Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Lelang SUN Bisa Angkat Posisi Rupiah

Written By Smart Solusion on Monday, October 22, 2012 | 8:06 PM



PASAR MODAL


Lelang SUN Bisa Angkat Posisi Rupiah





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Selasa, 23 Oktober 2012 | 09:44 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com- Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya atas dollar AS, Selasa (23/10/2012). Lelang surat utang negara atau SUN hari ini, diharapkan dapat mengangkat posisi rupiah. Senin kemarin, rupiah ditutup melemah di level Rp 9.605 per dollar AS dari level pembukaan di Rp 9.590 per dollar AS. Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.590-Rp 9.605 per dollar AS. Ditutupnya bursa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin sore di zona hijau memberikan sentimen positif bagi rupiah di tengah tingginya permintaan valas oleh importir menjelang akhir bulan.


Riset BNI Treasury memperkirakan hari ini rupiah bergerak konsolidatif dengan kencenderungan melemah. Non Deliverable Forward satu bulan di pasar offshore pagi ini dibuka menguat di level Rp 9.640-Rp 9.650 per dollar AS, diharapkan dapat menahan tekanan dollar AS terhadap rupiah hari ini. Kementerian Keuangan akan mengadakan lelang SBN dengan target Rp 6 triliun hari ini dengan di dalamnya terdapat seri baru FR0066 (6 tahun). Hal ini diharapkan akan memberikan sentiment positif terhadap pergerakan rupiah hari ini.


Ikuti liputan khusus Cerdas Berasuransi






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja















8:06 PM | 0 komentar | Read More

Tanpa Baju Dinas, Jokowi Pimpin Rapim di Balaikota

Written By Smart Solusion on Sunday, October 21, 2012 | 8:38 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dijadwalkan akan memimpin Rapat Pimpinan di Balaikota DKI. Sementara itu, menurut pantauan, para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk Kepala Dinas sudah berkumpul di dalam ruang rapat pimpinan.


Dengan menggunakan jas berwarna hitam, kemeja putih, berdasi, dan celana bahan. Dikatakan oleh Jokowi, agenda hari ini adalah memimpin Rapim, Sidang Paripurna DPRD, dan bertemu dengan Ditlantas dan Kapolda.


"Ada banyak. Dengan dewan (DPRD DKI), Ditlantas, dan dengan Kapolda juga," kata Jokowi, saat ditemui di Balaikota DKI, Jakarta, Senin, (22/10/2012).


Selain itu, untuk Rapim yang akan diselenggarakan pagi ini, Jokowi mengatakan akan membahas persiapan di tahun 2013. "Intinya dalam waktu yang pendek ini kami mau mengubah pola, mengubah tradisi-tradisi yang ada di Balaikota. Golnya yah birokrasi yang melayani kepada siapapun," kata Jokowi.


Saat ditanyakan, kenapa sampai di hari ketujuh dia bekerja setelah pelantikan, Jokowi belum mengenakan baju dinasnya, padahal, Basuki sudah menggunakan baju seragam dinasnya. Dikatakan olehnya, seragam dinasnya ukurannya terlalu kecil.


"Iya kekecilan, gimana setelah bajunya kering ternyaya kekecilan. Itu baru mau saya gedein," kata Jokowi.


Berdasar pantauan, para SKPD sudah berkumpul di ruang Rapim. Selain itu, pihak MRT Jakarta juga tampak berada di luar Ruang Rapim. Hingga pukul 09.00 WIB, Rapim belum juga dimulai. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kompas.com, agenda sementara Jokowi hari ini adalah menghadiri Rapim pukul 08.00 WIB, Sidang DPRD pukul 10.00 WIB, bertemu dengan Polda dan Pangdam Jaya, namun waktunya masih belum diketahui.


Berita terkait dapat diikuti di topik : 100 HARI JOKOWI-BASUKI






Editor :


Hertanto Soebijoto









8:38 PM | 0 komentar | Read More

Sehat dan Ceria dengan Golf


TAK hanya orang yang mahir saja bisa menikmati golf. Pemula sekalipun bisa memukul bola putih tersebut. Cobalah sensasi baru menikmati akhir pekan bersama keluarga di lapangan latihan golf. Selain badan sehat, jiwa disegarkan pemandangan hamparan hijau rumput.


Memang susah-susah gampang mengayunkan tongkat golf. Begitu posisi kaki benar, mata fokus pada bola, lalu tubuh berayun seirama dengan tongkat golf, maka ayunan memukul bola menjadi terasa ringan. Bola pun melambung jauh.


Lapangan golf tidak selamanya hanya untuk pegolf tangguh. Di sebagian lapangan golf juga tersedia area latihan atau driving range yang bisa menjadi ”bengkel” untuk memperbaiki posisi tubuh ataupun ayunan golf. Driving range ini bisa jadi tempat yang asyik untuk wisata akhir pekan.


Jakarta Golf Club di Rawamangun, Jakarta Timur, juga menyediakan driving range yang cukup luas. Disediakan 54 tempat berlatih di lapangan golf tertua di Jakarta yang sudah berdiri sejak tahun 1937 tersebut. Di akhir pekan, tak hanya kalangan eksekutif muda dan orang tua yang berlatih di sini, tetapi juga keluarga yang membawa serta anak-anaknya.


Salah satunya Jeni (60). Dia selalu memboyong anak, menantu, dan dua cucunya berlatih golf di driving range Jakarta Golf Club setiap akhir pekan. Katanya, biar anak dan cucunya juga bisa bermain golf. Dalam sepekan, nenek yang masih cantik ini bisa dua sampai tiga kali berlatih golf di sana.


”Kalau bawa anak dan cucunya, kan, jadi lebih seru. Bisa kumpul keluarga, sekaligus olahraga,” kata Jeni.


Di Jakarta Golf Club, biaya berlatih di driving range bervariasi, mulai dari Rp 40.000 hingga Rp 75.000, tergantung dari lama jam berlatih. Setiap orang akan diberi 50 sampai 100 bola.


Bagi yang serius berlatih golf, di area ini juga disediakan jasa untuk menyetel tongkat golf sehingga tongkat yang digunakan nyaman digunakan. Disediakan pula toko-toko yang menjual peralatan golf dengan produk yang beragam.


Pada hari biasa, seusai pulang kerja, beberapa pengunjung memanfaatkan suasana tenang driving range untuk duduk dan ngobrol santai bersama teman. Segelas es teh manis menyempurnakan latihan golf di sore Jakarta yang hangat.


Bagi yang telah ahli bermain golf bisa langsung menuju arena permainan golf sesungguhnya, yang juga dikenal sebagai lapangan golf Rawamangun. Areal golf seluas 40 hektar ini dilengkapi 18 hole sambil menikmati taman dan pepohonan yang ditata apik.


Didirikan di masa kolonial


Dengan pemandangan alam yang indah, Bogor Golf Club di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, bisa juga menjadi pilihan menarik. Terletak di sisi utara Gunung Salak, dengan hawa sejuk, berlatih golf tak hanya untuk olahraga, tetapi juga relaksasi. Saat cuaca cerah, kemegahan Gunung Salak dapat dinikmati dari area Bogor Golf Club ini.


Bagi pemula, tempat golf ini juga menyediakan penyewaan tongkat golf. Namun, pengunjung harus membawa sarung tangan atau bisa membeli di lokasi ini.


Luas Bogor Golf Club 9 hektar dengan 9 hole. Tersedia 7 driving range. Lapangan golf ini terbilang cukup tua karena pertama kali didirikan tahun 1935 semasa kolonial Belanda.


”Tapi, bangunan kunonya sudah habis semua. Hanya ada pohon-pohon besar peninggalan dulu,” kata Awih (50), pelatih di golf di Bogor Golf Club, Kamis (18/10/2012).


Untuk setiap 100 bola, pengunjung harus membayar Rp 40.000 dan Rp 25.000 untuk pemungut bola. Satu set tongkat golf disewakan Rp 150.000. Namun, jika pengunjung hanya ingin menyewa tongkat Iron 7 dan Drive 1, bisa dengan biaya Rp 100.000. Pengunjung bisa menggunakan tongkat itu seharian.


Yang berada di Kota Tangerang, Banten, dapat menikmati latihan golf di Padang Golf Modern and Country Club. Padang golf ini berada di tengah kawasan Perumahan Kota Modern. Tempat ini juga terbuka bagi mereka yang ingin ikut latihan dalam kawasan khusus driving range. Di tempat ini, lokasi driving range berada dalam satu kawasan dengan lapangan golf.


Lahannya terbuka dan kontur tanah yang lebih datar. Lapangan golf di tempat ini memiliki bungker yang lebih dalam dibandingkan dengan lapangan golf yang ada di Indonesia.


Bagi yang ingin berlatih golf, cukup datang ke lokasi. Di tempat ini tersedia stik yang bisa disewa Rp 150.000 per stik. Setiap orang bisa menghabiskan satu atau dua kantong yang masing-masing berisi 50 bola. Harga untuk menyewa bola golf Rp 35.000 per kantong.


Bagi yang membutuhkan jasa pelatih, mereka harus mengeluarkan uang Rp 300.000. Pelatihan di bawah pendampingan berlangsung selama 1 jam. Selamat berceria di lapangan golf. (Pinkan Elita Dundu/Antony Lee/Madina Nusrat)












8:32 PM | 0 komentar | Read More

Perempuan dan Korupsi


Oleh Ani Soetjipto


Pemberitaan media massa dalam setahun terakhir kuyup dengan deretan tersangka korupsi berjenis kelamin perempuan. Mereka dikenal sebagai sosialita, figur publik, dan pemegang jabatan terhormat di institusi pengambilan keputusan negeri ini.


Gejala itu memunculkan hujatan, kecaman, sekaligus mematahkan argumen dan teori yang pernah jadi referensi. Studi Universitas Maryland (1999), Bank Dunia (1999), Transparency International (TI) Kenya (2001), Universitas Queensland (tanpa tahun), dan Ricol, Lasterie & Associatés (2007) menyatakan bahwa perempuan membayar suap lebih jarang dan korupsi akan turun kalau lebih banyak perempuan terwakili di parlemen.


Pada spektrum berbeda tersua studi dan kajian yang menunjukkan temuan berbeda. Penelitian Universitas Sussex (tanpa tahun), Dewan Eropa (2004), TI (2007), dan GTZ (2004) menunjukkan pengaruh jender pada korupsi tak universal dan tak ada hubungan kausalitas antara peningkatan partisipasi perempuan dan penurunan korupsi. Jika akses terhadap kekuasaan dibuka, belum tentu perempuan tak korupsi dan lebih tak korup.


Jender dan korupsi


Kelemahan utama kajian perempuan dan korupsi adalah cara pandang yang melihat perempuan dari identitas jenis kelamin yang homogen. Kategori ini sering dikatakan bersifat esensialis. Identitas jender perempuan sesungguhnya sangat majemuk: kelas sosial, ideologi, afiliasi politik, pendidikan, akses pada sumber daya, kepentingan, dan lain-lain.


Melihat gejala korupsi dan perempuan hanya dari lensa analisis jenis kelamin sungguh sangat menyesatkan. Analisis ini mengasumsikan bahwa perempuan, karena identitas seksualnya secara biologis, di mana pun sama. Maka, mereka akan berperilaku dan berpikir serta mempunyai kepentingan sama.


Dengan lensa ini, hubungan korupsi dan perempuan menghasilkan temuan yang sifatnya esensialis: biasanya dengan menyebut bahwa perempuan lebih bersih, lebih tidak suka menyuap, dan sifat moral yang lebih baik. Kaitan perempuan dan korupsi lewat analisis jender akan lebih menjelaskan gejala ini lebih jernih. Analisis jender selalu melihat relasi antara perempuan dan laki-laki; tak melihat perempuan sebagai identitas jender tunggal. Jender perempuan tidak dengan sendirinya akan selalu menjadi kelompok yang teropresi.


Perempuan dengan kelas sosial tinggi juga bisa lebih opresif terhadap laki laki dan terhadap perempuan dengan kelas sosial yang lebih rendah di jabatan yang sama. Analisis kelas, jender, sosial, maupun analisis politik dibutuhkan ketika kita ingin melihat lebih jernih gejala perempuan dan korupsi di Indonesia.


Jadi, perempuan dan laki laki sama-sama berpotensi menjadi pelaku, aktor korupsi, dan korban perilaku koruptif. Menelisik kasus Angelina Sondakh, Wa Ode Nurhayati, Miranda Goeltom, dan Nunun Nurbaeti, media telah menyajikan beragam modus korupsi yang dituduhkan. Lebih jauh bisa diketahui pemeran utama dan pemeran pembantu dari kasus yang menjerat mereka.


Tidak demokratis


Pola rekrutmen dan nominasi serta promosi di partai politik atas kandidat perempuan masih menunjukkan pola yang tak demokratis dan tak terinstitusiona- lisasi. Ruang korupsi sudah terbuka sejak mereka mengajukan diri menjadi kandidat atau ingin dinominasikan. Ruang korupsi itu terbentang lewat jaringan kekerabatan, modal ekonomi karena kelas sosial yang lebih tinggi, maupun lewat jalur afiliasi organisasi keagamaan, dan jalur kedaerahan. Arena politik yang dibangun lewat patronase politik sangat rentan korupsi.


Di arena politik formal seperti parlemen, perempuan lebih belakangan masuk. Pertimbangannya tak selalu kepentingan perempuan dan kepentingan publik. Namun, juga ada pertimbangan lain: identitas jender beragam dengan kepentingan beragam pula.


Pilihan sebagian besar perempuan dalam institusi politik formal adalah ikut arus. Namun, sebagai pihak yang rentan dalam relasi kuasa yang timpang dan jumlahnya kecil (dalam lembaga politik), perempuan adalah pihak pertama yang dikorbankan melindungi kepentingan politik yang lebih besar, yang berpotensi menjerat pemain utama dalam kasus megakorupsi.


Kita semua sepakat, korupsi adalah kejahatan berat yang harus ditindak tegas. Siapa pun pelakunya, lelaki atau perempuan, layak mendapat hukuman setimpal. Namun, masalah perempuan dan korupsi harus dilihat jernih dan tidak asal menggeneralisasi lewat kasus yang terjadi.


Agenda antikorupsi tak relevan dikaitkan dengan agenda peningkatan representasi perempuan di arena politik. Peningkatan representasi perempuan menyangkut soal HAM dan prinsip keadilan demokrasi. Perempuan penting hadir dalam institusi pengambilan keputusan mewakili kategori kelompok yang jumlahnya sangat besar dengan pengalaman khas yang hanya bisa dipahami sesama perempuan.


Ani Soetjipto Pengajar di FISIP UI; Board Member Indonesian Corruption Watch dan TI Indonesia






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









8:17 PM | 0 komentar | Read More

Erik Morales Mulai Pikirkan Pensiun



Tinju


Erik Morales Mulai Pikirkan Pensiun





Senin, 22 Oktober 2012 | 10:03 WIB













TIJUANA, KOMPAS.com - Setelah mengalami masalah dituding menggunakan doping plus kalah KO di ronde empat dari petinju AS, Danny Garcia, Erik Morales mulai memikirkan pensiun. Namun dia masih ingin melakoni satu pertarungan lagi yang akan digelar di kampung halamannya, Tijuana, Meksiko. Setelah itu baru dia pensiun.


Morales merupakan petinju yang pernah menjuarai empat kelas berbeda. Dia pernah jadi raja di kelas bantam, bulu, super bulu, dan welter. Dalam beberapa pertarungan terakhir, performanya mengalami penurunan. Ia kalah dalam tiga laga di empat laga terakhir yang dijalani.


Terakhir, petinju AS, Danny "Swift" Garcia, berhasil memukul KO Morales, Minggu (21/10/2012) kemarin. Satu pukulan hook kiri yang sempurna di ronde keempat berhasil menjungkalkan lawannya di pertarungan mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBC dan WBA yang digelar di Barclays Center, Brooklyn, New York, AS.


Pertarungan lawan Garcia ini merupakan pertarungan Morales pertama di zona daerah East Coast. Karena laga ini menandai kembalinya daerah Brooklyn menjadi tempat digelarnya tinju dunia setelah 80 tahun.


Dulu, di Brooklyn, daerah kampung halaman Mike Tyson dan Zab Judah itu adalah kawasan yang punya sejarah tinju. Di antarnya pertarungan kelas berat ringan yang digelar di sana 5 Agustus 1931. Saat Maxie Rosenbloom mempertahankan gelar juaranya dalam pertarungan 15 ronde lawan Jimmy Slattery.



















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Uni Eropa Sepakati Unifikasi Perbankan



Pasar Modal


Uni Eropa Sepakati Unifikasi Perbankan





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 22 Oktober 2012 | 09:34 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com -Pertemuan pimpinan Uni Eropa di Brussels, Belgia, pada 18-19 Oktober 2012 pekan lalu menyepakati unifikasi perbankan termasuk pengawasan tunggal perbankan di zona euro yang akan dilakukan oleh bank sentral UE (ECB). Pengawasan ini akan dimulai pada 1 Januari 2013. Menurut ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Senin (22/10/2012), pengawasan tunggal ini memungkinkan ECB menyuntik langsung perbankan yang bermasalah tanpa melalui pemerintah. Ada sejumlah 6.000 bank di zona euro yang akan masuk dalam pengawasan tunggal secara bertahap itu.


Namun, Jerman masih menolak penjaminan simpanan bersama. Dari Amerika Serikat, data consumer spending untuk triwulan ketiga kemungkinan akan naik 2,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), dari triwulan sebelumnya 1,5 persen yoy. Median hasil survei Bloomberg memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh 1,8 persen yoy, naik dari 1,3 persen yoy pada kuartal kedua tahun ini. Kedua data tersebut, menurut Lana, akan diumumkan pada 26 Oktober mendatang. Consumer spending menyumbang sekitar 70 persen dari produk domestik brutto nominal di Amerika Serikat.






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja















8:06 PM | 0 komentar | Read More

Sejuta Pesona dari Banda

Written By Smart Solusion on Saturday, October 20, 2012 | 8:32 PM


KAWANAN lumba-lumba tiba-tiba muncul di samping kapal, seakan hendak menyambut, saat kapal mendekati Kepulauan Banda, Maluku. Gunung Api yang menjulang setinggi 670 meter di atas permukaan laut dengan sepuluh pulau kecil di sekitarnya yang masuk dalam Kepulauan Banda pun kian jelas terlihat.


Panorama alam Banda melenyapkan semua lelah yang membebani tubuh setelah menempuh perjalanan laut tujuh jam dari Ambon, ibu kota Maluku. Pulau-pulau tertutup vegetasi yang lebat dengan pasir putih di pesisirnya dan nyiur kelapa yang menaunginya.


Di perairan di antara pulau-pulau tersebut, aktivitas nelayan menangkap ikan dengan perahu tradisional kian menambah pesona panorama yang disuguhkan.


Di bawah laut, pesona tak kalah indah. Lautan biru yang jernih memungkinkan terumbu karang dengan ikan-ikan karang aneka warna yang berenang di antaranya bisa terlihat jelas dari permukaan atau dengan snorkeling.


Dengan menyelam, keragaman hayati bawah laut bisa lebih terlihat. Ada sedikitnya sepuluh titik penyelaman yang tersebar di Banda dengan kedalaman maksimal 35 meter. Tidak perlu khawatir dengan peralatan selam karena sudah ada operator selam, yaitu Bandarin Divers, yang menyewakan peralatan selam sekaligus mengantarkan ke titik-titik selam.


Tidak heran, dengan pesona yang ada, tokoh internasional seperti Mick Jagger (vokalis Rolling Stones), mendiang Lady Diana, dan Princess of York, Sarah Ferguson, tertarik berwisata di Banda. Ditambah lagi, ratusan wisatawan mancanegara yang sering menghabiskan waktu berlibur di Banda setiap tahun.


Namun, semua panorama alam yang ada itu hanya sebagian dari pesona yang bisa memikat wisatawan datang ke Banda.


Kepulauan Banda yang berada di tengah Laut Banda menjadi tempat ”pelarian” yang sempurna dari hiruk-pikuk perkotaan. Udaranya bersih, suasananya sepi. Tidak banyak kendaraan bermotor lalu lalang di Banda. Masyarakatnya lebih memilih menggunakan sepeda atau berjalan kaki daripada dengan sepeda motor karena memang jaraknya berdekatan.


Begitu pula wisatawan yang datang. Dengan berjalan kaki, keramahan masyarakat Banda akan lebih terasa. Senyum dan sapa dari warga setiap kali berpapasan adalah hal yang biasa terjadi. Bahkan, tidak jarang, warga mengajak masuk ke rumah mereka untuk makan atau sekadar minum teh atau kopi.


Berjalan kaki sambil melihat bangunan-bangunan berarsitektur Eropa peninggalan Belanda di kiri-kanan jalan, lalu singgah di bangunan-bangunan itu yang beberapa di antaranya difungsikan warga menjadi kafe, juga akan membuat pengalaman berlibur lebih berkesan. Suasana yang ada akan membawa ke tempo dulu, sekitar abad ke-17.


Ya, Banda juga tersohor dengan bangunan-bangunan berarsitektur Eropa pada abad ke-17 yang berpilar besar di bagian depannya dan langit-langit bangunan yang tinggi.


Bangunan ini banyak terdapat di Pulau Naira. Bangunan yang dulu kebanyakan digunakan oleh pemilik kebun pala itu kini digunakan warga menjadi kafe, motel, dan tempat tinggal meski ada pula di antaranya yang dibiarkan tak berpenghuni.


Di Pulau Naira juga terdapat bangunan peninggalan Belanda yang warga sebut Istana Mini. Istana yang dibangun tahun 1622 ini pernah menjadi tempat kediaman tiga gubernur jenderal VOC yang bertugas di Banda setelah Banda ditetapkan sebagai ibu kota provinsi, yaitu disebut Government van Banda.


Arsitektur istana ini mirip dengan istana negara di Bogor yang dibangun tahun 1745 sehingga banyak yang menduga arsitektur Istana Mini menjadi contoh Istana Bogor.


Selain itu, terdapat pula lima benteng yang pernah difungsikan untuk pertahanan dan perang. Benteng-benteng ini ada yang dibuat oleh Belanda dan Inggris, ada pula yang dibuat Portugis. Kelima benteng itu adalah Benteng Holandia, Belgica, Nassau, Revenge, dan Concordia.


Namun, yang paling mengesankan sekaligus masih utuh dari semua benteng ini adalah Belgica di Pulau Naira. Benteng yang dibangun tahun 1617 oleh Pieter Both ini berbentuk persegi lima dan berada di atas bukit sehingga memungkinkan untuk melihat hampir seluruh Banda dari atasnya.


Adanya bangunan peninggalan bangsa Eropa di kawasan tersebut tak terlepas dari arti penting Banda saat itu. Banda menjadi magnet yang begitu kuat bagi bangsa Eropa karena menjadi satu-satunya daerah penghasil pala (Myristica fragrans) dan fuli atau bunga pala di dunia. Itulah rempah untuk bahan penyedap, pengawet, parfum, dan kosmetik.


Tidak hanya mencari pala, mereka pun berperang untuk menguasai Banda. Bahkan, Belanda rela menukar koloninya di Amerika, yaitu Pulau Nieuw Amsterdam atau sekarang Manhattan dengan Run, salah satu pulau di Banda yang dikuasai Inggris. Pertukaran tersebut dibuat dalam Perjanjian Breda tahun 1667.


Di Museum Budaya di Pulau Naira, barang-barang peninggalan sejumlah bangsa Eropa itu bisa dilihat. Begitu pula informasi dan lukisan yang menggambarkan perlawanan masyarakat, juga penyiksaan terhadap orang-orang Banda oleh penjajah.


Pala yang menjadi daya tarik bangsa-bangsa Eropa pada saat itu pun kini masih tumbuh subur di Banda. Pala terbanyak terdapat di Pulau Banda Besar. Wisatawan juga bisa melihat perkebunan pala yang rimbun di sana sambil minum jus pala yang banyak dijual masyarakat Banda. Saat masa panen, bulan Juli-Agustus dan November-Desember, aktivitas petani memanen pala bisa menjadi salah satu pemandangan menarik.


Satu lagi yang membuat Banda menarik adalah Banda merupakan kepingan penting sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sebelum Indonesia merdeka, tokoh-tokoh perjuangan, Bung Hatta, Sutan Sjahrir, Dr Tjipto Mangunkusumo, dan Iwa Kusuma Sumantri, pernah diasingkan di Pulau Naira.


Bangunan tempat mereka tinggal kini dijadikan museum dengan alat peraganya berupa barang-barang yang pernah mereka gunakan selama tinggal di sana. Di bekas kediaman Hatta, misalnya, bisa terlihat meja-kursi dari kayu dan papan tulis tempat Hatta mengajar anak-anak Banda setiap sore hari.


Sejuta pesona memang ditawarkan dari Banda. Sejuta pesona yang bisa menyegarkan pikiran dan memulihkan stamina sebelum kemudian kembali lagi ke rutinitas pekerjaan. Sampai berjumpa di Banda! (A Ponco Anggoro)












8:32 PM | 0 komentar | Read More

Jumhur: Tak Ada Penyanderaan TKI di Bandara


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengatakan, tidak ada "penyanderaan" terhadap seorang TKI bernama Ika Purwaningsih, di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (20/10/2012) malam. Ia membantah informasi yang beredar di media dan pesan berantai yang menyebutkan Ika (23), TKI asal Desa Lempuyang Rt 02/01, Kecamatan Anjatan, Indramayu, Jawa Barat "disandera" di bandara.

Ika Purwaningsih tiba dari Singapura pada Sabtu malam, sekitar pukul 21.00 WIB, dengan pesawat Tiger Airways TR 2276. Menurut Jumhur, ia sudah berbicara via telepon dengan Ika pada pukul 22.40 WIB, malam tadi.

 "Saya sudah bicara langsung per telepon dengan Ika yang disambungkan lewat petugas BNP2TKI yang ada di Bandara Soetta yaitu Saudara Ramli Taher. Ika menyatakan kaget dengan menyebarnya berita ataupun isu bahwa dirinya disandera di Terminal 2 Bandara Soetta," kata Jumhur.

Berdasarkan pengakuan Ika, kata Jumhur, ia tiga di Bandara Soekarno Hatta dalam keadaan baik. Menurut informasi yang beredar, Ikan tersandera di Bandara karena tak mampu membayar "ongkos siluman" sebesar Rp 600.000. Kepada Jumhur, Ika mengaku tak mengalami pemerasan atau untuk keperluan apapun atas permintaan oknum di Bandara.

Jumhur mengatakan, terkait ihwal penjemputan di bandara, Ika mengaku memang dijemput oleh supir perusahaan yang memberangkatkannya ke luar negeri.

"Terus terang, saya mencurigai modus penjemputan TKI oleh perusahaan ini sebagai bentuk yang mengarah pada tindakan human trafficking ataupun secara sengaja untuk membuat praktik daur ulang pada TKI agar bisa diberangkatkan lagi ke luar negeri oleh perusahaan pengirimnya," katanya.

Ika merupakan TKI yang diberangkatkan kerja ke Singapura oleh PT Ansprida Family, Jakarta, pada 10 Februari 2012 dan tergolong sebagai TKI tidak berhasil memenuhi kontrak, karena hanya bekerja selama delapan bulan.

Menurut Jumhur, setibanya di Tanah Air, Ika langsung diantar ke Gedung Balai Pendataan Kepulangan TKI di Selapajang, Tangerang, Banten untuk pendataan diri maupun permasalahannya.

"Ika dipulangkan ke daerah asalnya oleh pemerintah atau melalui fasilitas BNP2TKI secara gratis pada Sabtu malam juga," ujarnya.

Jumhur menjelaskan, sesuai aturan, maka ketibaan para TKI yang melalui Bandara Soekarno-Hatta akan melalui Gedung BPK TKI yang dikelola BNP2TKI sampai diberlakukannya Permenakertrans Nomor 16/2012 tentang Tata Cara Kepulangan TKI Secara Mandiri yang ditetapkan 26 September 2012. Pelaksanaan Permenakertrans itu dimulai tiga bulan ke depan atau 26 Desember 2012.

"Sebelum berlakunya Permenakertrans itu, penjemputan kedatangan TKI oleh keluarga dan apalagi perusahaan tidak diperkenankan," kata Jumhur.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa seorang TKI bernama Ika "disandera" di Ruang TKI Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta karena tak sanggup membayar "uang siluman" sebesar Rp 600.000.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









8:17 PM | 0 komentar | Read More

Indonesia Incar Emas Ganda Putra




Indonesia Incar Emas Ganda Putra





Minggu, 21 Oktober 2012 | 09:26 WIB












JAKARTA, Kompas.com - Nomor ganda putra menjadi andalan Indonesia untuk mendulang medali emas perorangan pada turnamen World Junior Championships 2012 yang akan digelar di Chiba, Jepang, pada 25 Oktober – 3 November 2012. Bukannya tak beralasan, Indonesia memang memiliki materi pemain yang kuat di sektor ganda putra.

“Nomor ganda putra ditargetkan untuk meraih medali emas di perorangan. Melihat grafik penampilan para pasangan ganda putra kita, saya cukup optimis” kata Sigit Budiarto, pelatih ganda putra yang akan mendampingi tim junior ke Chiba, Jepang.

Pasangan Arya Aldiartama/Edi Subaktiar berhasil membuktikan diri menjadi pasangan ganda putra junior terkuat se-Asia setelah berhasil meraih gelar Asia Junior Championships 2012 di Korea Selatan pada Juli lalu. Kemenangan ini membuat Arya/Edi berdiri kokoh di puncak tertinggi daftar rangking dunia junior yang dirilis oleh World Badminton Federation (BWF).
 
Meskipun menyabet gelar juara, bukan berarti tak ada evaluasi dari apa yang diraih Arya/Edi di Asia Junior Championships 2012. Sigit mengatakan bahwa masih banyak yang harus diperbaiki dari kedua anak didiknya tersebut.
 
“Banyak hal, mulai dari teknik seperti service dan defense semua harus lebih baik lagi. Secara fisik, power mereka juga harus ditambah” ujar Sigit yang merupakan juara All England 2003 bersama Candra Wijaya.
 
Selain Arya/Edi, Indonesia masih memiliki dua pasangan ganda putra kuat lainnya. Mereka adalah Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma dan Kevin Sanjaya Sukamulyo/Rafiddias Akhdan Nugroho. Pada kejuaraan Indonesia Open Grand Prix Gold 2012 di Palembang bulan lalu, Hafiz/Putra mampu menjajaki babak semifinal sebelum akhirnya terhenti ditangan seniornya, Angga Pratama/Rian Agung Saputro. Sementara Kevin/Rafiddias merupakan runner-up Tangkas Specs Junior Challenge Open Badminton Championships 2012.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Lukisan Barong untuk Keluarga Kalla



60 Tahun Kalla Group


Lukisan Barong untuk Keluarga Kalla





Penulis : Didit Putra Erlangga Rahardjo | Minggu, 21 Oktober 2012 | 09:18 WIB













Kompas/Didit Putra Erlangga


Penyerahan lukisan barong pada malam peringatan ulang tahun ke-60 Kalla Group, Sabtu (20/10/2012) di Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan.




TERKAIT:





MAKASSAR, KOMPAS.com -- Jusuf Kalla beserta Kalla Group mendapatkan hadiah dari mitra bisnis mereka yakni Toyota dalam acara peringatan 60 tahun Kalla Group di Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/10). Hadiah tersebut berupa lukisan berukuran 2x3 meter bergambar barong.


"Semoga barong ini menjadi pertanda agar Kalla Group selalu dilindungi," ujar Presiden Direktur Toyota, Johnny Dharmawan, setelah menyerahkan lukisan tersebut.


Sebelumnya, dia meminta seluruh pemegang saham maupun direksi Kalla Group untuk naik panggung. Tidak ketinggalan pula cucu-cucu Jusuf Kalla.


Di panggung, sudah menanti bungkusan kain hitam yang saat disibak adalah lukisan barong. Menurut Johnny, lukisan tersebut dibuat oleh seniman muda, yang ia tidak sebut namanya.


Berdasarkan mitologi masyarakat Bali, Barong adalah roh baik berwujud singa yang melambangkan kebaikan. Dia digambarkan melawan unsur kebalikannya, yakni Rangda.


Kalla Group merayakan ulang tahun ke-60, yang jatuh pada 18 Oktober. Kisah Kalla Group diawali dari pendirian perusahaan dagang milik Hadji Kalla, ayah Jusuf Kalla, pada tahun 1952.


















8:06 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger