Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Disidak Jokowi, Pegawai Kelurahan Senen Panik

Written By Smart Solusion on Monday, October 22, 2012 | 8:38 PM





Disidak Jokowi, Pegawai Kelurahan Senen Panik





Penulis : Kurnia Sari Aziza | Selasa, 23 Oktober 2012 | 10:11 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com Pagi ini, Selasa (23/10/2012), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua kelurahan dan satu kecamatan. Dalam sidaknya itu, Jokowi tidak menemukan keberadaan lurah dan camatnya. Jokowi menggunakan jas hitam, kemeja berwarna putih, dan dasi berwarna merah marun. Jokowi sidak ke Kelurahan Senen, Kelurahan Cempaka Putih Timur, dan Kecamatan Cempaka Putih.


Dari ketiga instansi pemerintah itu, pimpinan mereka tidak ada di tempat, hanya ada pegawai dan staf. Saat Jokowi sidak ke Kelurahan Senen, semua ruangannya masih dikunci. Lalu, Jokowi menanyakan keberadaan lurah tersebut.


"Ini lurahnya ke mana?" tanya Jokowi di Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, Selasa.


Staf kelurahan itu menjawab, lurahnya sedang ke wilayah. Tetapi, saat Jokowi memeriksanya, semua ruangan dari lantai dua sampai bawah masih dalam keadaan terkunci. Kunjungan Jokowi ke Kelurahan Senen itu hanya sekitar dua sampai tiga menit.


Setelah itu, Jokowi akan menyidak Kelurahan Cempaka Putih Timur dan Kecamatan Cempaka Putih. Setelah itu, Jokowi dijadwalkan kembali ke Balaikota DKI Jakarta untuk menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.


Berita terkait dapat diikuti di topik :


100 HARI JOKOWI-BASUKI






Editor :


Hertanto Soebijoto














8:38 PM | 0 komentar | Read More

Menikmati Asrinya, Mencicipi Kelezatannya





Menikmati Asrinya, Mencicipi Kelezatannya





Selasa, 23 Oktober 2012 | 08:22 WIB













LAPANGAN golf tidak hanya berfungsi untuk menjajal keahlian bermain golf, tetapi juga dapat dinikmati keasriannya. Jakarta Golf Club di Rawamangun, Jakarta Timur, yang luasnya 40 hektar, misalnya, memiliki lapangan rumput yang tertata apik dan asri.


Rumput hijau yang menghampar luas, dengan pepohonan rindang yang tertata rapi, menjadi oase di tengah hiruk-pikuk dan padatnya permukiman Kota Jakarta.


Tersedia juga kafe dan restoran di lapangan golf ini. Kursi dan mejanya disusun menghadap lapangan golf sehingga bisa menikmati makan dan minum sambil memandangi lapangan golf yang asri.


Berbagai macam menu masakan Indonesia disediakan di restoran di lapangan golf ini. Disajikan pula beberapa menu makanan Jepang. Maklum, lapangan golf ini kerap dikunjungi warga asing asal Jepang.


Jika sekadar ingin duduk santai dan menikmati keindahan taman golf, bisa memesan lopis dengan teh hangat. Jika ingin makan besar, bisa memesan tongseng iga sapi dengan racikan bumbu dan santan yang menggoyang lidah.


Kalau ke Padang Golf Modern and Country Club di Kota Tangerang, Banten, cobalah mencicipi makan siang di tempat ini. Ada menu makanan berat yang lezat, seperti nasi timbel bakar, nasi goreng buntut bakar, serta kerapu cabe ijo dan bebek cabe ijo. Ada juga menu ringan, seperti pisang goreng yang diselimuti keju dan dihiasi vla susu. Lengkapi juga hidangan makan siang dengan segelas jus buah segar, seperti sirsak dan jeruk.


General Manager Padang Golf Modern, Feliks Hariyanto mengatakan, lapangan golf yang mulai dioperasikan secara komersial pada Juni 1994 ini merupakan padang golf pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan sarana olahraga dan rekreasi. Tersedia juga kolam renang, lapangan tenis, squash, lapangan bulu tangkis, dan pusat kebugaran. Juga disediakan restoran bertaraf internasional dan ruang-ruang pertemuan. (MDN/PIN)



















8:32 PM | 0 komentar | Read More

Masih Ada 8 Eks Terpidana Korupsi yang Jadi Pejabat


BATAM, KOMPAS.com — Mantan terpidana korupsi alih fungsi hutan lindung Bintan, Azirwan, akhirnya mengundurkan diri sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Riau. Dengan pengunduran diri itu, masih ada delapan mantan terpidana korupsi menjadi kepala dinas di Kepulauan Riau.

Pengunduran diri Azirwan diumumkan Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, Senin (22/10) sore, di Graha Kepri, Batam. Namun, Sani yang didampingi Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo tidak menjelaskan alasan pengunduran diri Azirwan. ”Kami akan proses penggantinya,” ujarnya.


Azirwan terlihat hadir di Graha Kepri sebelum pengumuman itu. Namun, Azirwan tidak terlihat saat Sani mengumumkan pengunduran diri mantan Sekretaris Daerah Bintan itu. Sani tidak bersedia memberikan penjelasan lain, termasuk soal mantan terpidana korupsi yang masih menjadi kepala dinas di empat kabupaten/kota di Kepri.


Sani menyampaikan hal itu kepada Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Senin. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Reydonnyzar Moenek menjelaskan, Gamawan sudah membahas kasus Azirwan dengan Sani pada 11 Oktober. Mendagri memberikan arahan agar gubernur melihat konteks kekinian dan kepatutan dalam mengangkat pejabat. Hal itu disampaikan Gamawan lagi kepada Sani, Kamis (18/10).


Namun, anggota Badan Pekerja ICW, Emerson Yuntho, mengatakan, Sani tidak cukup memproses pengunduran diri Azirwan. Harus dipastikan mantan terpidana itu dipecat sebagai PNS. ”Rakyat jangan dibebani dengan menggaji (birokrat) koruptor,” ujarnya.


Selanjutnya, mantan terpidana korupsi itu harus diberhentikan dengan tidak hormat atau dipecat dari PNS sesuai ketentuan Pasal 23 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas UU No 8/1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian.


Azirwan memang masih PNS. Sebab, menurut Donny, dalam UU No 43/1999, PNS diberhentikan tidak dengan hormat bila dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap karena pidana dengan ancaman hukuman empat tahun atau lebih. Adapun Azirwan hanya dituntut 3 tahun dan divonis 2,5 tahun.


Dengan pengunduran diri Azirwan, masih ada delapan mantan terpidana korupsi menjadi kepala dinas. Di Karimun, Yan Indra menjabat kepala dinas pemuda dan olahraga. Indra pernah divonis 1,5 tahun penjara karena terlibat korupsi pembebasan lahan untuk PT Saipem Indonesia tahun 2007. Kasus itu merugikan negara Rp 1,2 miliar.


Di Tanjung Pinang, Raja Faisal Yusuf yang pernah divonis 2,5 tahun karena merugikan negara Rp 1,2 miliar masih jadi kepala badan pelayanan perizinan terpadu. Bupati Natuna Ilyas Sabli mengangkat Senagip sebagai kepala badan keselamatan bangsa, dan Yusrizal sebagai kepala dinas pariwisata. Padahal, mereka pernah divonis 30 bulan penjara karena terlibat korupsi dana bagi hasil migas. Kasus mereka berkaitan dengan dua mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi dan Hamid Rizal yang divonis bersalah dalam kasus sama.


Adapun Bupati Lingga Daria mengangkat empat mantan terpidana korupsi sebagai kepala dinas atau kepala badan, yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Iskandar Ideris, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Dedy ZN, Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Jabar Ali, dan Kepala Satpol Pamong Praja Togi Simanjuntak.


Iskandar dan Togi dipidana dalam kasus korupsi pembangunan Dermaga Rejai. Dedy dipenjara 16 bulan karena merugikan negara Rp 1,3 miliar dalam kasus pencetakan sawah di Singkep Barat. Jabar Ali dipenjara 20 bulan karena terlibat korupsi proyek gedung di dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga.


Untuk para mantan terpidana korupsi itu, menurut Donny, Gamawan sudah meminta sani agar memberi arahan kepada para bupati supaya menempuh hal serupa. (RAZ/INA/WHY)

Ikuti kontroversi seputar bekas terpidana kasus korupsi yang jadi pejabat dalam topik:
Bekas Koruptor Jadi Pejabat







Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









8:17 PM | 0 komentar | Read More

Ferrari Uji Pebalap Muda Spanyol



Formula 1


Ferrari Uji Pebalap Muda Spanyol





Selasa, 23 Oktober 2012 | 09:32 WIB













HOCKENHEIM, KOMPAS.com - Juara Formula 3 Eropa, Daniel Juncadella akan melakukan debut test drive Formula 1 untuk Ferrari di Sirkuit Vallelunga, Italia, bulan depan.

Pebalap Spanyol berusia 20 tahun itu dijadwalkan melakukan test drive untuk tim berlogo kuda jingkrak itu pada 9 November sebagai bentuk hadiah setelah dia berhasil memastikan diri menjadi juara di Sirkuit Hockenheim, Jerman, pekan lalu.

Juncadella mengatakan meski dia belum berharap banyak uji coba ini akan menuntunnya ke jenjang yang lebih tinggi, tetap saja dia merasa "gatal" untuk segera duduk di belakang kemudi sebuah mobil Formula 1.

"Ini (mencoba Formula 1) adalah keinginan semua pebalap muda, sejak hari pertama menginjak sirkuit," kata Juncadera.

"Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan," tambah dia.

"Sejak hadiah uji coba ini diumumkan sejak awal tahun ini, maka itu adalah yang sangat saya inginkan," ujarnya.

Juncadella, juga melakukan uji coba di Formula 2, Formula Renault 3,5 dan DTM sebagai hadiah dari keberhasilannya. Selain itu, Juncadella juga akan melakukan uji coba dengan Rapak di GP2 akhir bulan ini.

"Saya sangat senang bisa ambil bagian di test GP2. Saya kira, ini adalah mobil yang sangat bertenaga yang bisa saya persiapkan untuk masa depan karir saya," Juncadella menegaskan.



















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Lelang SUN Bisa Angkat Posisi Rupiah



PASAR MODAL


Lelang SUN Bisa Angkat Posisi Rupiah





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Selasa, 23 Oktober 2012 | 09:44 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com- Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya atas dollar AS, Selasa (23/10/2012). Lelang surat utang negara atau SUN hari ini, diharapkan dapat mengangkat posisi rupiah. Senin kemarin, rupiah ditutup melemah di level Rp 9.605 per dollar AS dari level pembukaan di Rp 9.590 per dollar AS. Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.590-Rp 9.605 per dollar AS. Ditutupnya bursa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin sore di zona hijau memberikan sentimen positif bagi rupiah di tengah tingginya permintaan valas oleh importir menjelang akhir bulan.


Riset BNI Treasury memperkirakan hari ini rupiah bergerak konsolidatif dengan kencenderungan melemah. Non Deliverable Forward satu bulan di pasar offshore pagi ini dibuka menguat di level Rp 9.640-Rp 9.650 per dollar AS, diharapkan dapat menahan tekanan dollar AS terhadap rupiah hari ini. Kementerian Keuangan akan mengadakan lelang SBN dengan target Rp 6 triliun hari ini dengan di dalamnya terdapat seri baru FR0066 (6 tahun). Hal ini diharapkan akan memberikan sentiment positif terhadap pergerakan rupiah hari ini.


Ikuti liputan khusus Cerdas Berasuransi






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja















8:06 PM | 0 komentar | Read More

Tanpa Baju Dinas, Jokowi Pimpin Rapim di Balaikota

Written By Smart Solusion on Sunday, October 21, 2012 | 8:38 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dijadwalkan akan memimpin Rapat Pimpinan di Balaikota DKI. Sementara itu, menurut pantauan, para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk Kepala Dinas sudah berkumpul di dalam ruang rapat pimpinan.


Dengan menggunakan jas berwarna hitam, kemeja putih, berdasi, dan celana bahan. Dikatakan oleh Jokowi, agenda hari ini adalah memimpin Rapim, Sidang Paripurna DPRD, dan bertemu dengan Ditlantas dan Kapolda.


"Ada banyak. Dengan dewan (DPRD DKI), Ditlantas, dan dengan Kapolda juga," kata Jokowi, saat ditemui di Balaikota DKI, Jakarta, Senin, (22/10/2012).


Selain itu, untuk Rapim yang akan diselenggarakan pagi ini, Jokowi mengatakan akan membahas persiapan di tahun 2013. "Intinya dalam waktu yang pendek ini kami mau mengubah pola, mengubah tradisi-tradisi yang ada di Balaikota. Golnya yah birokrasi yang melayani kepada siapapun," kata Jokowi.


Saat ditanyakan, kenapa sampai di hari ketujuh dia bekerja setelah pelantikan, Jokowi belum mengenakan baju dinasnya, padahal, Basuki sudah menggunakan baju seragam dinasnya. Dikatakan olehnya, seragam dinasnya ukurannya terlalu kecil.


"Iya kekecilan, gimana setelah bajunya kering ternyaya kekecilan. Itu baru mau saya gedein," kata Jokowi.


Berdasar pantauan, para SKPD sudah berkumpul di ruang Rapim. Selain itu, pihak MRT Jakarta juga tampak berada di luar Ruang Rapim. Hingga pukul 09.00 WIB, Rapim belum juga dimulai. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kompas.com, agenda sementara Jokowi hari ini adalah menghadiri Rapim pukul 08.00 WIB, Sidang DPRD pukul 10.00 WIB, bertemu dengan Polda dan Pangdam Jaya, namun waktunya masih belum diketahui.


Berita terkait dapat diikuti di topik : 100 HARI JOKOWI-BASUKI






Editor :


Hertanto Soebijoto









8:38 PM | 0 komentar | Read More

Sehat dan Ceria dengan Golf


TAK hanya orang yang mahir saja bisa menikmati golf. Pemula sekalipun bisa memukul bola putih tersebut. Cobalah sensasi baru menikmati akhir pekan bersama keluarga di lapangan latihan golf. Selain badan sehat, jiwa disegarkan pemandangan hamparan hijau rumput.


Memang susah-susah gampang mengayunkan tongkat golf. Begitu posisi kaki benar, mata fokus pada bola, lalu tubuh berayun seirama dengan tongkat golf, maka ayunan memukul bola menjadi terasa ringan. Bola pun melambung jauh.


Lapangan golf tidak selamanya hanya untuk pegolf tangguh. Di sebagian lapangan golf juga tersedia area latihan atau driving range yang bisa menjadi ”bengkel” untuk memperbaiki posisi tubuh ataupun ayunan golf. Driving range ini bisa jadi tempat yang asyik untuk wisata akhir pekan.


Jakarta Golf Club di Rawamangun, Jakarta Timur, juga menyediakan driving range yang cukup luas. Disediakan 54 tempat berlatih di lapangan golf tertua di Jakarta yang sudah berdiri sejak tahun 1937 tersebut. Di akhir pekan, tak hanya kalangan eksekutif muda dan orang tua yang berlatih di sini, tetapi juga keluarga yang membawa serta anak-anaknya.


Salah satunya Jeni (60). Dia selalu memboyong anak, menantu, dan dua cucunya berlatih golf di driving range Jakarta Golf Club setiap akhir pekan. Katanya, biar anak dan cucunya juga bisa bermain golf. Dalam sepekan, nenek yang masih cantik ini bisa dua sampai tiga kali berlatih golf di sana.


”Kalau bawa anak dan cucunya, kan, jadi lebih seru. Bisa kumpul keluarga, sekaligus olahraga,” kata Jeni.


Di Jakarta Golf Club, biaya berlatih di driving range bervariasi, mulai dari Rp 40.000 hingga Rp 75.000, tergantung dari lama jam berlatih. Setiap orang akan diberi 50 sampai 100 bola.


Bagi yang serius berlatih golf, di area ini juga disediakan jasa untuk menyetel tongkat golf sehingga tongkat yang digunakan nyaman digunakan. Disediakan pula toko-toko yang menjual peralatan golf dengan produk yang beragam.


Pada hari biasa, seusai pulang kerja, beberapa pengunjung memanfaatkan suasana tenang driving range untuk duduk dan ngobrol santai bersama teman. Segelas es teh manis menyempurnakan latihan golf di sore Jakarta yang hangat.


Bagi yang telah ahli bermain golf bisa langsung menuju arena permainan golf sesungguhnya, yang juga dikenal sebagai lapangan golf Rawamangun. Areal golf seluas 40 hektar ini dilengkapi 18 hole sambil menikmati taman dan pepohonan yang ditata apik.


Didirikan di masa kolonial


Dengan pemandangan alam yang indah, Bogor Golf Club di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, bisa juga menjadi pilihan menarik. Terletak di sisi utara Gunung Salak, dengan hawa sejuk, berlatih golf tak hanya untuk olahraga, tetapi juga relaksasi. Saat cuaca cerah, kemegahan Gunung Salak dapat dinikmati dari area Bogor Golf Club ini.


Bagi pemula, tempat golf ini juga menyediakan penyewaan tongkat golf. Namun, pengunjung harus membawa sarung tangan atau bisa membeli di lokasi ini.


Luas Bogor Golf Club 9 hektar dengan 9 hole. Tersedia 7 driving range. Lapangan golf ini terbilang cukup tua karena pertama kali didirikan tahun 1935 semasa kolonial Belanda.


”Tapi, bangunan kunonya sudah habis semua. Hanya ada pohon-pohon besar peninggalan dulu,” kata Awih (50), pelatih di golf di Bogor Golf Club, Kamis (18/10/2012).


Untuk setiap 100 bola, pengunjung harus membayar Rp 40.000 dan Rp 25.000 untuk pemungut bola. Satu set tongkat golf disewakan Rp 150.000. Namun, jika pengunjung hanya ingin menyewa tongkat Iron 7 dan Drive 1, bisa dengan biaya Rp 100.000. Pengunjung bisa menggunakan tongkat itu seharian.


Yang berada di Kota Tangerang, Banten, dapat menikmati latihan golf di Padang Golf Modern and Country Club. Padang golf ini berada di tengah kawasan Perumahan Kota Modern. Tempat ini juga terbuka bagi mereka yang ingin ikut latihan dalam kawasan khusus driving range. Di tempat ini, lokasi driving range berada dalam satu kawasan dengan lapangan golf.


Lahannya terbuka dan kontur tanah yang lebih datar. Lapangan golf di tempat ini memiliki bungker yang lebih dalam dibandingkan dengan lapangan golf yang ada di Indonesia.


Bagi yang ingin berlatih golf, cukup datang ke lokasi. Di tempat ini tersedia stik yang bisa disewa Rp 150.000 per stik. Setiap orang bisa menghabiskan satu atau dua kantong yang masing-masing berisi 50 bola. Harga untuk menyewa bola golf Rp 35.000 per kantong.


Bagi yang membutuhkan jasa pelatih, mereka harus mengeluarkan uang Rp 300.000. Pelatihan di bawah pendampingan berlangsung selama 1 jam. Selamat berceria di lapangan golf. (Pinkan Elita Dundu/Antony Lee/Madina Nusrat)












8:32 PM | 0 komentar | Read More

Perempuan dan Korupsi


Oleh Ani Soetjipto


Pemberitaan media massa dalam setahun terakhir kuyup dengan deretan tersangka korupsi berjenis kelamin perempuan. Mereka dikenal sebagai sosialita, figur publik, dan pemegang jabatan terhormat di institusi pengambilan keputusan negeri ini.


Gejala itu memunculkan hujatan, kecaman, sekaligus mematahkan argumen dan teori yang pernah jadi referensi. Studi Universitas Maryland (1999), Bank Dunia (1999), Transparency International (TI) Kenya (2001), Universitas Queensland (tanpa tahun), dan Ricol, Lasterie & Associatés (2007) menyatakan bahwa perempuan membayar suap lebih jarang dan korupsi akan turun kalau lebih banyak perempuan terwakili di parlemen.


Pada spektrum berbeda tersua studi dan kajian yang menunjukkan temuan berbeda. Penelitian Universitas Sussex (tanpa tahun), Dewan Eropa (2004), TI (2007), dan GTZ (2004) menunjukkan pengaruh jender pada korupsi tak universal dan tak ada hubungan kausalitas antara peningkatan partisipasi perempuan dan penurunan korupsi. Jika akses terhadap kekuasaan dibuka, belum tentu perempuan tak korupsi dan lebih tak korup.


Jender dan korupsi


Kelemahan utama kajian perempuan dan korupsi adalah cara pandang yang melihat perempuan dari identitas jenis kelamin yang homogen. Kategori ini sering dikatakan bersifat esensialis. Identitas jender perempuan sesungguhnya sangat majemuk: kelas sosial, ideologi, afiliasi politik, pendidikan, akses pada sumber daya, kepentingan, dan lain-lain.


Melihat gejala korupsi dan perempuan hanya dari lensa analisis jenis kelamin sungguh sangat menyesatkan. Analisis ini mengasumsikan bahwa perempuan, karena identitas seksualnya secara biologis, di mana pun sama. Maka, mereka akan berperilaku dan berpikir serta mempunyai kepentingan sama.


Dengan lensa ini, hubungan korupsi dan perempuan menghasilkan temuan yang sifatnya esensialis: biasanya dengan menyebut bahwa perempuan lebih bersih, lebih tidak suka menyuap, dan sifat moral yang lebih baik. Kaitan perempuan dan korupsi lewat analisis jender akan lebih menjelaskan gejala ini lebih jernih. Analisis jender selalu melihat relasi antara perempuan dan laki-laki; tak melihat perempuan sebagai identitas jender tunggal. Jender perempuan tidak dengan sendirinya akan selalu menjadi kelompok yang teropresi.


Perempuan dengan kelas sosial tinggi juga bisa lebih opresif terhadap laki laki dan terhadap perempuan dengan kelas sosial yang lebih rendah di jabatan yang sama. Analisis kelas, jender, sosial, maupun analisis politik dibutuhkan ketika kita ingin melihat lebih jernih gejala perempuan dan korupsi di Indonesia.


Jadi, perempuan dan laki laki sama-sama berpotensi menjadi pelaku, aktor korupsi, dan korban perilaku koruptif. Menelisik kasus Angelina Sondakh, Wa Ode Nurhayati, Miranda Goeltom, dan Nunun Nurbaeti, media telah menyajikan beragam modus korupsi yang dituduhkan. Lebih jauh bisa diketahui pemeran utama dan pemeran pembantu dari kasus yang menjerat mereka.


Tidak demokratis


Pola rekrutmen dan nominasi serta promosi di partai politik atas kandidat perempuan masih menunjukkan pola yang tak demokratis dan tak terinstitusiona- lisasi. Ruang korupsi sudah terbuka sejak mereka mengajukan diri menjadi kandidat atau ingin dinominasikan. Ruang korupsi itu terbentang lewat jaringan kekerabatan, modal ekonomi karena kelas sosial yang lebih tinggi, maupun lewat jalur afiliasi organisasi keagamaan, dan jalur kedaerahan. Arena politik yang dibangun lewat patronase politik sangat rentan korupsi.


Di arena politik formal seperti parlemen, perempuan lebih belakangan masuk. Pertimbangannya tak selalu kepentingan perempuan dan kepentingan publik. Namun, juga ada pertimbangan lain: identitas jender beragam dengan kepentingan beragam pula.


Pilihan sebagian besar perempuan dalam institusi politik formal adalah ikut arus. Namun, sebagai pihak yang rentan dalam relasi kuasa yang timpang dan jumlahnya kecil (dalam lembaga politik), perempuan adalah pihak pertama yang dikorbankan melindungi kepentingan politik yang lebih besar, yang berpotensi menjerat pemain utama dalam kasus megakorupsi.


Kita semua sepakat, korupsi adalah kejahatan berat yang harus ditindak tegas. Siapa pun pelakunya, lelaki atau perempuan, layak mendapat hukuman setimpal. Namun, masalah perempuan dan korupsi harus dilihat jernih dan tidak asal menggeneralisasi lewat kasus yang terjadi.


Agenda antikorupsi tak relevan dikaitkan dengan agenda peningkatan representasi perempuan di arena politik. Peningkatan representasi perempuan menyangkut soal HAM dan prinsip keadilan demokrasi. Perempuan penting hadir dalam institusi pengambilan keputusan mewakili kategori kelompok yang jumlahnya sangat besar dengan pengalaman khas yang hanya bisa dipahami sesama perempuan.


Ani Soetjipto Pengajar di FISIP UI; Board Member Indonesian Corruption Watch dan TI Indonesia






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









8:17 PM | 0 komentar | Read More

Erik Morales Mulai Pikirkan Pensiun



Tinju


Erik Morales Mulai Pikirkan Pensiun





Senin, 22 Oktober 2012 | 10:03 WIB













TIJUANA, KOMPAS.com - Setelah mengalami masalah dituding menggunakan doping plus kalah KO di ronde empat dari petinju AS, Danny Garcia, Erik Morales mulai memikirkan pensiun. Namun dia masih ingin melakoni satu pertarungan lagi yang akan digelar di kampung halamannya, Tijuana, Meksiko. Setelah itu baru dia pensiun.


Morales merupakan petinju yang pernah menjuarai empat kelas berbeda. Dia pernah jadi raja di kelas bantam, bulu, super bulu, dan welter. Dalam beberapa pertarungan terakhir, performanya mengalami penurunan. Ia kalah dalam tiga laga di empat laga terakhir yang dijalani.


Terakhir, petinju AS, Danny "Swift" Garcia, berhasil memukul KO Morales, Minggu (21/10/2012) kemarin. Satu pukulan hook kiri yang sempurna di ronde keempat berhasil menjungkalkan lawannya di pertarungan mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBC dan WBA yang digelar di Barclays Center, Brooklyn, New York, AS.


Pertarungan lawan Garcia ini merupakan pertarungan Morales pertama di zona daerah East Coast. Karena laga ini menandai kembalinya daerah Brooklyn menjadi tempat digelarnya tinju dunia setelah 80 tahun.


Dulu, di Brooklyn, daerah kampung halaman Mike Tyson dan Zab Judah itu adalah kawasan yang punya sejarah tinju. Di antarnya pertarungan kelas berat ringan yang digelar di sana 5 Agustus 1931. Saat Maxie Rosenbloom mempertahankan gelar juaranya dalam pertarungan 15 ronde lawan Jimmy Slattery.



















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Uni Eropa Sepakati Unifikasi Perbankan



Pasar Modal


Uni Eropa Sepakati Unifikasi Perbankan





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 22 Oktober 2012 | 09:34 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com -Pertemuan pimpinan Uni Eropa di Brussels, Belgia, pada 18-19 Oktober 2012 pekan lalu menyepakati unifikasi perbankan termasuk pengawasan tunggal perbankan di zona euro yang akan dilakukan oleh bank sentral UE (ECB). Pengawasan ini akan dimulai pada 1 Januari 2013. Menurut ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Senin (22/10/2012), pengawasan tunggal ini memungkinkan ECB menyuntik langsung perbankan yang bermasalah tanpa melalui pemerintah. Ada sejumlah 6.000 bank di zona euro yang akan masuk dalam pengawasan tunggal secara bertahap itu.


Namun, Jerman masih menolak penjaminan simpanan bersama. Dari Amerika Serikat, data consumer spending untuk triwulan ketiga kemungkinan akan naik 2,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), dari triwulan sebelumnya 1,5 persen yoy. Median hasil survei Bloomberg memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh 1,8 persen yoy, naik dari 1,3 persen yoy pada kuartal kedua tahun ini. Kedua data tersebut, menurut Lana, akan diumumkan pada 26 Oktober mendatang. Consumer spending menyumbang sekitar 70 persen dari produk domestik brutto nominal di Amerika Serikat.






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja















8:06 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger