Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Sebelum Tusuk Polisi, Pelaku Tusuk Sopir

Written By Smart Solusion on Wednesday, January 2, 2013 | 7:38 PM


JAKARTA, KOMPAS.com — Penusukan yang dilakukan terhadap anggota kepolisian, Bripka Ridwan Simanungkalit (36), oleh tiga pria rupanya bukan kali pertama. Pada hari yang sama, ketiga pelaku juga melakukan hal serupa terhadap seorang sopir angkutan kota di area Terminal Pondok Kopi.


"Iya, sebelum nusuk polisi, saya nusuk sopir, namanya Rio. Biasa, karena ada dendam pribadi," ujar Sulistiono (19), salah seorang pelaku saat ditanya wartawan di ruangan Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit, Kamis (3/1/2013).


Kejadian penusukan terhadap polisi terjadi pada Rabu sekitar pukul 12.30 WIB di terminal bayangan Pondok Kopi. Sementara aksi penusukan kepada sopir angkot M25 jurusan Pondok Kopi-Kampung Melayu bernama Rio terjadi pada pagi harinya di lokasi yang sama.


Ketiga tersangka diketahui bernama Sulistiono (19) dan Rifal Efendi (20), warga Kampung Rawadas RT 02 RW 03, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, serta Ilham Aditya (19) warga Bintara, Bekasi, Jawa Barat. Sulistiono dan Rizal diketahui merupakan kakak-adik.


Saat ditemui di Polsek Duren Sawit, Rifal Efendi mengungkapkan, dendam pribadi yang dikatakan sang adik sebenarnya merupakan selisih paham antara mereka dan sang sopir. Pemicunya sederhana, yakni ketiga preman itu tidak terima nyaris disenggol oleh angkutan kota yang dibawa oleh sang sopir saat sedang nongkrong.


"Gara-garanya itu, kami disenggol dan hampir ketabrak. Kita malah dikatain anjing. Adik saya sama saya nggak terima, ya sudah berantem," ujar Rifal.


Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur membenarkan perihal penusukan sopir angkutan kota tersebut. Menurut Mulyadi, kedua kejadian tersebut saling terkait. Setelah ketiga pelaku menusuk sopir, Bripka Ridwan mengantar sang sopir ke RS Persahabatan untuk dirawat intensif. Setelah selesai mengantar sopir, Bripka Ridwan pun kembali ke Pos Polisi Pondok Kopi, tempat sehari-hari Bripka Ridwan bertugas. Pada saat itulah, ia menerima informasi bahwa tiga pelaku melakukan pemalakan terhadap sopir-sopir di lokasi yang sama dengan penusukan sebelumnya. Saat itulah, ia ditusuk oleh pelaku.


"Jadi, mereka dikenakan lagi Pasal 170 KUHP, ancamannya 12 tahun penjara. Beda dengan pasal peristiwa menusuk Polisi, Pasal 351 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Berbeda laporan, jadi hukumannya nanti diakumulatif," ujar Mulyadi.


Kini, tiga orang pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Tahanan Markas Kepolisian Sektor Duren Sawit sambil menjalani pemerikaan lebih lanjut. Adapun Bripka Ridwan masih dirawat intensif di RS Polri. Kondisinya diketahui semakin membaik.












7:38 PM | 0 komentar | Read More

Coba Memotret Bieber, Seorang Paparazzi Tewas


Justin Bieber saat menerima penghargaan dalam American Music Awards 2012, Minggu (18/11)

Justin Bieber saat menerima penghargaan dalam American Music Awards 2012, Minggu (18/11) (sumber: AFP)






Paparazzi itu tewas tertabrak kendaraan lain saat ia tengah mencoba memfoto Ferrari milik Justin Bieber.



Seorang fotografer harus kehilangan nyawanya saat mencoba mengabadikan Justin Bieber yang tengah berada dalam Ferrari putih miliknya. 



Menurut sumber kepolisian, Ferrari putih milik Bieber sempat dihentikan karena melebihi batas kecepatan di rute 405 di daerah California. Bieber sendiri tak mengemudikan Ferrari tersebut saat dihentikan di dekat Getty Center di Los Angeles.



Pihak kepolisian meminta pengemudi untuk menepi di daerah Sepulveda Boulevard.



Seorang paparazzi yang mengikuti Ferrari itu mencoba mengambil gambar Bieber saat petugas melakukan upaya pemeriksaan.



Ia menyeberang jalan Sepulveda untuk mengambil gambar. Pihak kepolisian sudah dua kali memeringatkannya untuk kembali ke mobilnya yang ada di seberang jalan. 



Ketika ia mencoba menyeberang kembali ke mobilnya, ia tertabrak sebuah mobil dan tewas di tempat kejadian.



Menurut sumber yang dikutip TMZ obat-obatan maupun alkohol bukanlah penyebab terjadinya kecelakaan itu. Saat ini pihak kepolisian LA tengah menyelidiki insiden kecelakaan tersebut.



7:32 PM | 0 komentar | Read More

Pagi Ini, Angie Bacakan Pembelaan




Dugaan Suap


Pagi Ini, Angie Bacakan Pembelaan





Penulis : Icha Rastika | Kamis, 3 Januari 2013 | 09:32 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus dugaan penerimaan suap kepengurusan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan Nasional Angelina Sondakh dijadwalkan membacakan nota pembelaan atau pledoin dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (3/1/2013). Nota pembelaan juga akan disampaikan tim pengacara Angelina sebagai kontra atas tuntutan jaksa.

"Nanti pukul 09.00 WIB," kata salah satu pengacara Angelina, Tengku Nasrullah.

Sayangnya, Nasrullah tidak menjelaskan lebih jauh mengenai garis besar isi nota pembelaan yang akan disampaikan kliennya.

Dalam persidangan sebelumnya, tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut Angelina atau Angie dihukum 12 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta yang dapat diganti dengan kurungan enam bulan. Selaku anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus anggota Komisi X DPR, Angie dianggap terbukti menerima suap senilai total Rp 12,58 miliar dan 2.350.000 dollar AS dari Grup Permai secara bertahap. Uang tersebut merupakan imbalan karena Angie telah mengusahakan agar anggaran proyek perguruan tinggi di Kemendikas dan wisma atlet di Kemenpora dapat disesuaikan dengan permintaan Grup Permai.

Selain itu, tim jaksa KPK menuntut agar Angie dijatuhi hukuman tambahan dengan membayar denda uang pengganti senilai suap yang diterimanya dari Grup Permai. Jaksa menilai, Angie patut mengganti kerugian negara karena uang senilai Rp 12,58 miliar dan 2.350.000 dollar AS yang diambil dari kas Grup Permai tersebut patut diduga berasal dari tindak pidana korupsi yang merugikan negara. Apabila uang pengganti tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, Angie dapat menggantinya dengan tambahan pidana satu tahun penjara.

Berita terkait kasus Angie dapat diikuti dalam topik:
Dugaan Suap Angelina Sondakh






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary















7:17 PM | 0 komentar | Read More

Mundur di Brisbane, Sharapova Berharap Tampil di Australia Terbuka


BRISBANE, KOMPAS.com - Tahun lalu, Maria Sharapova juga tidak sempat berlatih lama, namun mampu melaju sampai ke final Australia Terbuka. Di tahun 2013, hal yang sama terulang lagi dimana cedera tulang leher membuatnya mengundurkan diri dari turnamen Brisbane Internasional.


Petenis nomor dua dunia ini mengundurkan diri dari Brisbane, dengan alasan cedera yang sama dimana dia juga mundur dari pertandingan eksibisi di Korea Selatan minggu lalu. Sharapova sedianya akan bertanding hari Selasa (1/1) melawan petenis tuan rumah Jarmila Gajdosova.


Menurut Brisbane Times, dalam jumpa pers, Sharapova dengan cepat mengatakan bahwa cedera tidak akan menjadi masalah untuk tampil di Australia Terbuka yang dimulai 17 Januari di Melbourne. Tahun lalu, Sharapova juga sempat menderita cedera pergelangan kaki, dan tidak terjun di turnamen pemanasan, namun maju ke final.


Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L. Sastra Wijaya, Sharapova sekarang akan langsung ke Melbourne untuk mempersiapkan diri.


"Saya masih punya waktu untuk mempersiapkan diri. Saya sudah di jalur yang benar, latihan berjalan baik, dan saya tidak mau mengalami kemunduran dari persiapan yang sudah saya lakukan selama ini." kata petenis asal Rusia tersebut.


Sharapova sudah mengadakan konsultasi dengan dokternya di New York, yang menyarankan agar dia melanjutkan penyembuhan cedera tulang lehernya, dari pada terjun di Brisbane dimana 8 dari 10 petenis terbaik putri dunia berlaga.


Dia mengatakan hasil di Australia tahun lalu dimana dia kalah di final dari Victoria Azarenka, membuktikan bahwa dia tidak perlu harus turun di turnamen pemanasan sebelum terjun di turnamen grandslam.


"Yang lebih penting adalah saya sehat dan fit, daripada terjun di pertandingan pemanasan." kata Sharapova.


"Tahun lalu di Melbourne, menjadi contoh bagus dan itu bukan yang pertama kali. Yang penting bagi saya adalah terjun di turnamen seperti Australia Terbuka, penuh percaya diri bahwa saya sehat dan fit. Saya tidak perlu terjun di lima turnamen untuk merasakan hal tersebut." kata Sharapova lagi.












7:14 PM | 0 komentar | Read More

Rawan Ambil Untung, IHSG Diperkirakan Stagnan





Rawan Ambil Untung, IHSG Diperkirakan Stagnan





Penulis : Didik Purwanto | Kamis, 3 Januari 2013 | 09:36 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (3/1/2013), diperkirakan stagnan. Volume perdagangan yang masih belum tinggi menjadi penyebabnya. Analis Trust Securities Reza Priyambada menjelaskan, IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan hanya akan bergerak pada level support 4.312-4.323 dan resistance 4.358-4.367.


"Meski positif di awal perdagangan perdana kemarin, perdagangan tidak sepenuhnya didukung oleh volume," kata Reza di Jakarta, Kamis (3/1/2012).


Menurut Reza, hal itu akan menjadi rentan dan bisa dimanfaatkan untuk ambil untung (profit taking) jika terdapat sentimen negatif. Namun, karena harga komoditas masih dimungkinkan untuk rebound dan masih adanya ekspektasi positif January Effect, maka IHSG diharapkan masih dapat bertahan di zona hijau.


Di sisi lain, inflasi tahunan 2012 yang hanya 4,3 persen (yoy) diharapkan dapat menjadi katalis IHSG hari ini. Namun, rilis negatif dari neraca perdagangan Indonesia sempat menghadang laju rupiah yang sempat terimbas positif dari rilis kenaikan data-data manufaktur di China dan Korea Selatan.


Selain itu, nilai tukar rupiah yang melemah disebabkan karena pelaku pasar masih melihat adanya ganjalan dalam persoalan fiscal cliff. Sebelumnya, para pengambil kebijakan AS menyepakati pajak naik tapi hanya untuk masyarakat golongan berpendapatan 400.000 dollar AS ke atas dan kenaikan ini bersifat permanen.


Namun, ternyata masih ada kekhwatiran seiring Parlemen AS yang belum menyetujui kenaikan batas atas penerbitan utang AS (debt ceiling) sehingga akan berpengaruh nantinya pada rencana penerbitan obligasi pemerintah AS. Sementara bursa Asia juga bergerak naik setelah merespon tercapainya kesepakatan fiscal cliff. Sementara pilihan saham yang bisa dikoleksi hari ini adalah ADRO 1.580-1.780, INDY 1.400-1.590, HERO 4.250-4.600, MEDC 1.620-1.680 dan SUGI 325-380.  






Editor :


Hertanto Soebijoto
















7:07 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Megapolitan

Written By Smart Solusion on Tuesday, January 1, 2013 | 7:38 PM

KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comPolisi Rekomendasikan Pencabutan Izin Trayek Angkot yang Tak DisiplinAda yang Beda di Balaikota DKI Hari Ini ...Optimisme Jokowi Atasi Kebakaran di Ibu KotaPolisi Tangkap Dua Perusak Warung RokokSejumlah Kejanggalan di Balik Insiden BMW MautAtasi Kebakaran, Jokowi Uji Coba "Pawang Geni""Car Free Night" Hasilkan 600 Ton SampahJokowi: Harus Ada Terobosan Hadapi KebakaranTabrak Korban hingga Tewas, Rasyid Trauma PsikologisMalam Ini, Hatta Temui Keluarga Almarhum HarunHatta Rajasa Pasrahkan Proses Hukum Anaknya kepada PolisiHatta Rajasa: Kami Sangat Terpukul...Hasil Tes Urin Rasyid Rajasa Belum KeluarSetiap Enam Jam, Terjadi Satu Kejahatan di Kabupaten BekasiTewaskan 2 Orang, Rasyid Rajasa Trauma


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 02 Jan 2013 10:15:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/10070486/Polisi.Rekomendasikan.Pencabutan.Izin.Trayek.Angkot.yang.Tak.Disiplin Wed , 02 Jan 2013 10:07:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/4819732t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polres Jaktim merekomendasikan pencabutan izin trayek angkutan kota yang tidak disiplin. Salah satunya, karena menggunakan sopir tembak. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/10070486/Polisi.Rekomendasikan.Pencabutan.Izin.Trayek.Angkot.yang.Tak.Disiplin">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/10070486/Polisi.Rekomendasikan.Pencabutan.Izin.Trayek.Angkot.yang.Tak.Disiplin http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09385041/Ada.yang.Beda.di.Balaikota.DKI.Hari.Ini.... Wed , 02 Jan 2013 09:38:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/02/0923541-pns-balaikota-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rabu awal tahun ini, PNS yang bekerja di lingkungan Balaikota Jakarta menggunakan baju khas betawi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09385041/Ada.yang.Beda.di.Balaikota.DKI.Hari.Ini....">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09385041/Ada.yang.Beda.di.Balaikota.DKI.Hari.Ini.... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09244344/Optimisme.Jokowi.Atasi.Kebakaran.di.Ibu.Kota Wed , 02 Jan 2013 09:24:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/0110188-jokowi-di-bundaran-hi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, harus ada terobosan untuk menanggulangi kebakaran di Ibu Kota. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09244344/Optimisme.Jokowi.Atasi.Kebakaran.di.Ibu.Kota">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09244344/Optimisme.Jokowi.Atasi.Kebakaran.di.Ibu.Kota http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09003125/Polisi.Tangkap.Dua.Perusak.Warung.Rokok Wed , 02 Jan 2013 09:00:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/04/1506385t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aparat Polsek Metro Tanah Abang menangkap dua laki-laki perusak warung rokok di Jalan Kebon Kacang 9, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09003125/Polisi.Tangkap.Dua.Perusak.Warung.Rokok">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09003125/Polisi.Tangkap.Dua.Perusak.Warung.Rokok http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/08301655/Sejumlah.Kejanggalan.di.Balik.Insiden.BMW.Maut Wed , 02 Jan 2013 08:30:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1808203-rasyid-amrullah-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ada sejumlah kejanggalan dalam proses terhadap kasus kecelakaan BMW maut yang dikemudikan putra Hatta Rajasa, M Rasyid Amirullah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/08301655/Sejumlah.Kejanggalan.di.Balik.Insiden.BMW.Maut">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/08301655/Sejumlah.Kejanggalan.di.Balik.Insiden.BMW.Maut http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/07234387/Atasi.Kebakaran..Jokowi.Uji.Coba.Pawang.Geni Wed , 02 Jan 2013 07:23:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/31/1019156-jokowi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jokowi telah menguji coba dua alat ringkas yang disebut pawang geni untuk pertolongan pertama pemadaman kebakaran sebelum petugas damkar datang. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/07234387/Atasi.Kebakaran..Jokowi.Uji.Coba.Pawang.Geni">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/07234387/Atasi.Kebakaran..Jokowi.Uji.Coba.Pawang.Geni http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/03400195/Car.Free.Night.Hasilkan.600.Ton.Sampah Wed , 02 Jan 2013 03:40:01 UTC+0700Perayaan malam pergantian tahun yang dipusatkan pada car free night ternyata telah meninggalkan 600 ton sampah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/03400195/Car.Free.Night.Hasilkan.600.Ton.Sampah">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/03400195/Car.Free.Night.Hasilkan.600.Ton.Sampah http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/01345160/Jokowi.Harus.Ada.Terobosan.Hadapi.Kebakaran Wed , 02 Jan 2013 01:34:51 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1646583-jokowi-dikerubuti-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Untuk menghadapi ancaman kebakaran di permukiman padat, Jokowi akan mendorong penyediaan alat pemadaman sementara yang bisa dioperasikan warga. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/01345160/Jokowi.Harus.Ada.Terobosan.Hadapi.Kebakaran">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/01345160/Jokowi.Harus.Ada.Terobosan.Hadapi.Kebakaran http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/23073251/Tabrak.Korban.hingga.Tewas..Rasyid.Trauma.Psikologis Tue , 01 Jan 2013 23:07:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/2304347-kecelakaan-maut-putra-hatta-rajasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hatta Rajasa mengatakan, Rasyid Rajasa mengalami trauma psikologis setelah menabrak Daihatsu Luxio dan menyebabkan dua orang di antaranya tewas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/23073251/Tabrak.Korban.hingga.Tewas..Rasyid.Trauma.Psikologis">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/23073251/Tabrak.Korban.hingga.Tewas..Rasyid.Trauma.Psikologis http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/2253251/Malam.Ini..Hatta.Temui.Keluarga.Almarhum.Harun Tue , 01 Jan 2013 22:53:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/2210508-kecelakaan-maut-putra-hatta-rajasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Selasa malam ini, tengah menuju rumah almarhum Harun 57, korban tewas kecelakaan lalu lintas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/2253251/Malam.Ini..Hatta.Temui.Keluarga.Almarhum.Harun">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/2253251/Malam.Ini..Hatta.Temui.Keluarga.Almarhum.Harun http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/22150636/Hatta.Rajasa.Pasrahkan.Proses.Hukum.Anaknya.kepada.Polisi Tue , 01 Jan 2013 22:15:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/2210508-kecelakaan-maut-putra-hatta-rajasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa akan menyerahkan segala proses hukum anaknya, M Rasyid Amrullah Rajasa, kepada pihak kepolisian. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/22150636/Hatta.Rajasa.Pasrahkan.Proses.Hukum.Anaknya.kepada.Polisi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/22150636/Hatta.Rajasa.Pasrahkan.Proses.Hukum.Anaknya.kepada.Polisi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21364772/Hatta.Rajasa.Kami.Sangat.Terpukul... Tue , 01 Jan 2013 21:36:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1842303-rasyid-hatta-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Perekonomian Republik Indonesia Hatta Rajasa mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpa putranya Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21364772/Hatta.Rajasa.Kami.Sangat.Terpukul...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21364772/Hatta.Rajasa.Kami.Sangat.Terpukul... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21224021/Hasil.Tes.Urin.Rasyid.Rajasa.Belum.Keluar Tue , 01 Jan 2013 21:22:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1808203-rasyid-amrullah-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rasyid Rajasa telah menjalani tes urin. Namun, hasil tes tersebut baru dapat diketahui dalam waktu 1-2 hari ke depan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21224021/Hasil.Tes.Urin.Rasyid.Rajasa.Belum.Keluar">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21224021/Hasil.Tes.Urin.Rasyid.Rajasa.Belum.Keluar http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21203924/Setiap.Enam.Jam..Terjadi.Satu.Kejahatan.di.Kabupaten.Bekasi. Tue , 01 Jan 2013 21:20:39 UTC+0700Terjadi 1.463 kasus kejahatan di Kabupaten Bekasi kurun 2012. Dengan demikian, rata-rata ada satu tindak pidana setiap enam jam. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21203924/Setiap.Enam.Jam..Terjadi.Satu.Kejahatan.di.Kabupaten.Bekasi.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21203924/Setiap.Enam.Jam..Terjadi.Satu.Kejahatan.di.Kabupaten.Bekasi. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21063234/Tewaskan.2.Orang..Rasyid.Rajasa.Trauma Tue , 01 Jan 2013 21:06:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1808203-rasyid-amrullah-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah menabrak Daihatsu Luxio, Selasa 1/1/2013, Rasyid Rajasa dikatakan trauma. Dua orang tewas saat Rasyid menabrak Daihatsu tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21063234/Tewaskan.2.Orang..Rasyid.Rajasa.Trauma">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21063234/Tewaskan.2.Orang..Rasyid.Rajasa.Trauma


KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comPolisi Rekomendasikan Pencabutan Izin Trayek Angkot yang Tak DisiplinAda yang Beda di Balaikota DKI Hari Ini ...Optimisme Jokowi Atasi Kebakaran di Ibu KotaPolisi Tangkap Dua Perusak Warung RokokSejumlah Kejanggalan di Balik Insiden BMW MautAtasi Kebakaran, Jokowi Uji Coba "Pawang Geni""Car Free Night" Hasilkan 600 Ton SampahJokowi: Harus Ada Terobosan Hadapi KebakaranTabrak Korban hingga Tewas, Rasyid Trauma PsikologisMalam Ini, Hatta Temui Keluarga Almarhum HarunHatta Rajasa Pasrahkan Proses Hukum Anaknya kepada PolisiHatta Rajasa: Kami Sangat Terpukul...Hasil Tes Urin Rasyid Rajasa Belum KeluarSetiap Enam Jam, Terjadi Satu Kejahatan di Kabupaten BekasiTewaskan 2 Orang, Rasyid Rajasa Trauma


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 02 Jan 2013 10:15:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/10070486/Polisi.Rekomendasikan.Pencabutan.Izin.Trayek.Angkot.yang.Tak.Disiplin Wed , 02 Jan 2013 10:07:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/4819732t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polres Jaktim merekomendasikan pencabutan izin trayek angkutan kota yang tidak disiplin. Salah satunya, karena menggunakan sopir tembak. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/10070486/Polisi.Rekomendasikan.Pencabutan.Izin.Trayek.Angkot.yang.Tak.Disiplin">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/10070486/Polisi.Rekomendasikan.Pencabutan.Izin.Trayek.Angkot.yang.Tak.Disiplin http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09385041/Ada.yang.Beda.di.Balaikota.DKI.Hari.Ini.... Wed , 02 Jan 2013 09:38:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/02/0923541-pns-balaikota-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rabu awal tahun ini, PNS yang bekerja di lingkungan Balaikota Jakarta menggunakan baju khas betawi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09385041/Ada.yang.Beda.di.Balaikota.DKI.Hari.Ini....">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09385041/Ada.yang.Beda.di.Balaikota.DKI.Hari.Ini.... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09244344/Optimisme.Jokowi.Atasi.Kebakaran.di.Ibu.Kota Wed , 02 Jan 2013 09:24:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/0110188-jokowi-di-bundaran-hi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, harus ada terobosan untuk menanggulangi kebakaran di Ibu Kota. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09244344/Optimisme.Jokowi.Atasi.Kebakaran.di.Ibu.Kota">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09244344/Optimisme.Jokowi.Atasi.Kebakaran.di.Ibu.Kota http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09003125/Polisi.Tangkap.Dua.Perusak.Warung.Rokok Wed , 02 Jan 2013 09:00:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/04/1506385t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aparat Polsek Metro Tanah Abang menangkap dua laki-laki perusak warung rokok di Jalan Kebon Kacang 9, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09003125/Polisi.Tangkap.Dua.Perusak.Warung.Rokok">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/09003125/Polisi.Tangkap.Dua.Perusak.Warung.Rokok http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/08301655/Sejumlah.Kejanggalan.di.Balik.Insiden.BMW.Maut Wed , 02 Jan 2013 08:30:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1808203-rasyid-amrullah-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ada sejumlah kejanggalan dalam proses terhadap kasus kecelakaan BMW maut yang dikemudikan putra Hatta Rajasa, M Rasyid Amirullah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/08301655/Sejumlah.Kejanggalan.di.Balik.Insiden.BMW.Maut">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/08301655/Sejumlah.Kejanggalan.di.Balik.Insiden.BMW.Maut http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/07234387/Atasi.Kebakaran..Jokowi.Uji.Coba.Pawang.Geni Wed , 02 Jan 2013 07:23:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/31/1019156-jokowi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jokowi telah menguji coba dua alat ringkas yang disebut pawang geni untuk pertolongan pertama pemadaman kebakaran sebelum petugas damkar datang. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/07234387/Atasi.Kebakaran..Jokowi.Uji.Coba.Pawang.Geni">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/07234387/Atasi.Kebakaran..Jokowi.Uji.Coba.Pawang.Geni http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/03400195/Car.Free.Night.Hasilkan.600.Ton.Sampah Wed , 02 Jan 2013 03:40:01 UTC+0700Perayaan malam pergantian tahun yang dipusatkan pada car free night ternyata telah meninggalkan 600 ton sampah. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/03400195/Car.Free.Night.Hasilkan.600.Ton.Sampah">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/03400195/Car.Free.Night.Hasilkan.600.Ton.Sampah http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/01345160/Jokowi.Harus.Ada.Terobosan.Hadapi.Kebakaran Wed , 02 Jan 2013 01:34:51 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1646583-jokowi-dikerubuti-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Untuk menghadapi ancaman kebakaran di permukiman padat, Jokowi akan mendorong penyediaan alat pemadaman sementara yang bisa dioperasikan warga. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/01345160/Jokowi.Harus.Ada.Terobosan.Hadapi.Kebakaran">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/02/01345160/Jokowi.Harus.Ada.Terobosan.Hadapi.Kebakaran http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/23073251/Tabrak.Korban.hingga.Tewas..Rasyid.Trauma.Psikologis Tue , 01 Jan 2013 23:07:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/2304347-kecelakaan-maut-putra-hatta-rajasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hatta Rajasa mengatakan, Rasyid Rajasa mengalami trauma psikologis setelah menabrak Daihatsu Luxio dan menyebabkan dua orang di antaranya tewas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/23073251/Tabrak.Korban.hingga.Tewas..Rasyid.Trauma.Psikologis">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/23073251/Tabrak.Korban.hingga.Tewas..Rasyid.Trauma.Psikologis http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/2253251/Malam.Ini..Hatta.Temui.Keluarga.Almarhum.Harun Tue , 01 Jan 2013 22:53:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/2210508-kecelakaan-maut-putra-hatta-rajasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Selasa malam ini, tengah menuju rumah almarhum Harun 57, korban tewas kecelakaan lalu lintas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/2253251/Malam.Ini..Hatta.Temui.Keluarga.Almarhum.Harun">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/2253251/Malam.Ini..Hatta.Temui.Keluarga.Almarhum.Harun http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/22150636/Hatta.Rajasa.Pasrahkan.Proses.Hukum.Anaknya.kepada.Polisi Tue , 01 Jan 2013 22:15:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/2210508-kecelakaan-maut-putra-hatta-rajasa-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa akan menyerahkan segala proses hukum anaknya, M Rasyid Amrullah Rajasa, kepada pihak kepolisian. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/22150636/Hatta.Rajasa.Pasrahkan.Proses.Hukum.Anaknya.kepada.Polisi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/22150636/Hatta.Rajasa.Pasrahkan.Proses.Hukum.Anaknya.kepada.Polisi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21364772/Hatta.Rajasa.Kami.Sangat.Terpukul... Tue , 01 Jan 2013 21:36:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1842303-rasyid-hatta-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Perekonomian Republik Indonesia Hatta Rajasa mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpa putranya Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21364772/Hatta.Rajasa.Kami.Sangat.Terpukul...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21364772/Hatta.Rajasa.Kami.Sangat.Terpukul... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21224021/Hasil.Tes.Urin.Rasyid.Rajasa.Belum.Keluar Tue , 01 Jan 2013 21:22:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1808203-rasyid-amrullah-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Rasyid Rajasa telah menjalani tes urin. Namun, hasil tes tersebut baru dapat diketahui dalam waktu 1-2 hari ke depan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21224021/Hasil.Tes.Urin.Rasyid.Rajasa.Belum.Keluar">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21224021/Hasil.Tes.Urin.Rasyid.Rajasa.Belum.Keluar http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21203924/Setiap.Enam.Jam..Terjadi.Satu.Kejahatan.di.Kabupaten.Bekasi. Tue , 01 Jan 2013 21:20:39 UTC+0700Terjadi 1.463 kasus kejahatan di Kabupaten Bekasi kurun 2012. Dengan demikian, rata-rata ada satu tindak pidana setiap enam jam. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21203924/Setiap.Enam.Jam..Terjadi.Satu.Kejahatan.di.Kabupaten.Bekasi.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21203924/Setiap.Enam.Jam..Terjadi.Satu.Kejahatan.di.Kabupaten.Bekasi. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21063234/Tewaskan.2.Orang..Rasyid.Rajasa.Trauma Tue , 01 Jan 2013 21:06:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/01/1808203-rasyid-amrullah-rajasa-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah menabrak Daihatsu Luxio, Selasa 1/1/2013, Rasyid Rajasa dikatakan trauma. Dua orang tewas saat Rasyid menabrak Daihatsu tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21063234/Tewaskan.2.Orang..Rasyid.Rajasa.Trauma">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/01/01/21063234/Tewaskan.2.Orang..Rasyid.Rajasa.Trauma


7:38 PM | 0 komentar | Read More

D'Masiv Belum Ingin Rilis Album Recycle


Album terbaru D'masiv berjudul,

Album terbaru D'masiv berjudul, "Persiapan"




Grup yang sukses dengan lagu Cinta Ini Membunuhku itu belum tertarik melansir album daur ulang berisi lagu-lagu lawas.

Memasukkan sebuah lagu daur ulang berjudul Pergilah Kasih yang sebelumnya dipopulerkan oleh almarhum Chrisye, grup musik D'Masiv melalui vokalis mereka, Rian, menjelaskan  bahwa lagu tersebut telah memberikan dampak positif bagi bandnya.

"Kita bisa melebarkan sayap juga, banyak tawaran di acara gathering dan kementrian, karena yang nonton itu usianya rata-rata 40 tahunan. Semoga lagu itu membawa keberuntungan bagi D'masiv," terangnya saat dijumpai di kawasan Ancol hari Minggu (30/12).

Lebih lanjut dijelaskan Rian bahwa Pergilah Kasih mendapat respon yang cukup positif dari para penikmat musik tanah air. Namun, kedepannya grup pelantun Cinta Ini Membunuhku itu belum ingin membuat sebuah album yang berisi lagu-lagu daur ulang.

"Ini lagu pertama D'Masiv mendaur ulang lagu orang. Kebetulan dapatnya lagu legendaris om Chrisye," paparnya.

7:32 PM | 0 komentar | Read More

Kabinet Profesional Akan Cegah Terjadi Korupsi





Kabinet Profesional Akan Cegah Terjadi Korupsi





Penulis : Suhartono | Rabu, 2 Januari 2013 | 09:12 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com -Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Laode Ida menyatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya mempertimbangkan saran perombakan kabinet koalisi partai politik dengan kabinet profesional. Tujuannya, agar pemerintahan yang berjalan nantinya bisa fokus.


Terlebih dari itu pula, pemerintah yang ada bisa mengurangi, bahkan mencegah terjadinya praktik korupsi di tahun politik 2013 hingga 2014 ini.


"Jika tidak dalam bentuk kabinet profesional, maka sulit menghindari terjadinya praktik busuk di kurun waktu kurang dari dua tahun pemerintahan ini," tandas Laode saat menghubungi Kompas, Rabu (2/1/2012) pagi ini.


Menurut Laode lagi, jika ini yang terjadi, pada akhirnya pemerintah yang punya sisa waktu dua tahun ini akan sulit meninggalkan warisan yang baik, yaitu pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.


"Kita semua tahu bahwa disamping kesibukan mengurus parpol asal, sebagian anggota kabinet dikhawatirkan juga akan berupaya untuk memperkuat dan mengisi pundi-pundi parpolnya di mana jabatan dan kewenangan menteri itu sangat potensial disalahgunakan. Namun, tentu saja itu semua tergantung dari apakah Presiden SBY masih berkomitmen dengan janji-janji politiknya untuk memberantas korupsi? Karena, pembentukan kabinet pada dasarnya merupakan hak prerogatif Presiden," tambahnya.


Laode mengatakan, ia perlu mengingatkan hal itu karena selama ini, menteri asal parpol bisa tergelincir dengan tuduhan-tuduhan korupsi seperti yang sudah terjadi baru-baru ini.


















7:17 PM | 0 komentar | Read More

Mundur di Brisbane, Sharapova Berharap Tampil di Australia Terbuka


BRISBANE, KOMPAS.com - Tahun lalu, Maria Sharapova juga tidak sempat berlatih lama, namun mampu melaju sampai ke final Australia Terbuka. Di tahun 2013, hal yang sama terulang lagi dimana cedera tulang leher membuatnya mengundurkan diri dari turnamen Brisbane Internasional.


Petenis nomor dua dunia ini mengundurkan diri dari Brisbane, dengan alasan cedera yang sama dimana dia juga mundur dari pertandingan eksibisi di Korea Selatan minggu lalu. Sharapova sedianya akan bertanding hari Selasa (1/1) melawan petenis tuan rumah Jarmila Gajdosova.


Menurut Brisbane Times, dalam jumpa pers, Sharapova dengan cepat mengatakan bahwa cedera tidak akan menjadi masalah untuk tampil di Australia Terbuka yang dimulai 17 Januari di Melbourne. Tahun lalu, Sharapova juga sempat menderita cedera pergelangan kaki, dan tidak terjun di turnamen pemanasan, namun maju ke final.


Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L. Sastra Wijaya, Sharapova sekarang akan langsung ke Melbourne untuk mempersiapkan diri.


"Saya masih punya waktu untuk mempersiapkan diri. Saya sudah di jalur yang benar, latihan berjalan baik, dan saya tidak mau mengalami kemunduran dari persiapan yang sudah saya lakukan selama ini." kata petenis asal Rusia tersebut.


Sharapova sudah mengadakan konsultasi dengan dokternya di New York, yang menyarankan agar dia melanjutkan penyembuhan cedera tulang lehernya, dari pada terjun di Brisbane dimana 8 dari 10 petenis terbaik putri dunia berlaga.


Dia mengatakan hasil di Australia tahun lalu dimana dia kalah di final dari Victoria Azarenka, membuktikan bahwa dia tidak perlu harus turun di turnamen pemanasan sebelum terjun di turnamen grandslam.


"Yang lebih penting adalah saya sehat dan fit, daripada terjun di pertandingan pemanasan." kata Sharapova.


"Tahun lalu di Melbourne, menjadi contoh bagus dan itu bukan yang pertama kali. Yang penting bagi saya adalah terjun di turnamen seperti Australia Terbuka, penuh percaya diri bahwa saya sehat dan fit. Saya tidak perlu terjun di lima turnamen untuk merasakan hal tersebut." kata Sharapova lagi.












7:14 PM | 0 komentar | Read More

Wapres Buka Perdagangan Bursa





Wapres Buka Perdagangan Bursa





Penulis : Tomy Trinugroho A. | Rabu, 2 Januari 2013 | 09:04 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono, Rabu (2/1/2013), meresmikan pembukaan perdagangan hari pertama tahun 2013 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Boediono menekan layar sentuh tanda peresmian tepat pada pukul 09.00 WIB, dengan didampingi Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.


Wapres menuturkan, ia dan Presiden menyampaikan apresiasi kepada para pelaku pasar modal. Di tengah ketidakpastian global, mereka mampu mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk tumbuh menggembirakan.


Agus mengatakan, kesungguhan pelaku bursa diperlukan untuk pertahankan kinerja positif dan menjadi yang terbaik di tahun 2013.


Ketua Otoritas Jasa Keuangan Mulyaman Hadad mengungkapkan, mulai 1 Januari 2013, OJK ditugaskan untuk mengawasi lembaga keuangan bukan bank. "Kami telah siap. Dengan dukungan Anda, kami siap menjaga kredibilitas industri keuangan," ujarnya.



















7:06 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger