Powered by Blogger.

Popular Posts Today

KOMPAS.com - Megapolitan

Written By Smart Solusion on Sunday, February 10, 2013 | 7:38 PM

KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comPenumpang Loncat, Ini Jawaban Sopir AngkotPondok Payung Mas Masih TergenangEmpat SMS Beruntun dan Telepon Kepanikan dari AnnisaJalur Dalam Kota Jakarta Pagi Ini Alami KemacetanTebing Perumahan Nerada LongsorSistem Pompa Thamrin Tak LayakDinas Kebersihan Masih Minim FasilitasPolisi Tangkap Tiga Pengedar GanjaWarga Tionghoa Padati Vihara di Jakarta BaratJenazah Annisa Dibawa ke Kampung HalamanKeluarga: Semoga Tidak Ada "Annisa-annisa" LainMisa Bernuansa Imlek di Gereja CijantungJenazah Annisa Dibawa ke BukittinggiKronologi Loncatnya Annisa dari AngkotTakut Diculik, Mahasiswi UI Tewas akibat Loncat dari Angkot


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 11 Feb 2013 10:30:16 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/10112225/Penumpang.Loncat..Ini.Jawaban.Sopir.Angkot Mon , 11 Feb 2013 10:11:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/11/1008498-mendisiplinkan-para-sopir-angkutan-umum-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jamal bin Jamsuri 37, sopir angkot U10 jurusan Muara Angke - Sunter ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya mahasiswi UI Annisa Azward. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/10112225/Penumpang.Loncat..Ini.Jawaban.Sopir.Angkot">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/10112225/Penumpang.Loncat..Ini.Jawaban.Sopir.Angkot http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/09270073/Pondok.Payung.Mas.Masih.Tergenang Mon , 11 Feb 2013 09:27:00 UTC+0700Perumahan Pondok Payung Mas, Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, hingga Senin 11/2/2013 pagi masih tergenang banjir. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/09270073/Pondok.Payung.Mas.Masih.Tergenang">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/09270073/Pondok.Payung.Mas.Masih.Tergenang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/0844397/Empat.SMS.Beruntun.dan.Telepon.Kepanikan.dari.Annisa Mon , 11 Feb 2013 08:44:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1303016-20130210mknjenazah-ica-dibawa-ke-agam-sumatera-barat-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Empat pesan Annisa Azwar 20 beruntun masuk ke nomor Refniati Zaina 51, warga Pademangan, Jakarta Utara, Rabu 6/2 sore. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/0844397/Empat.SMS.Beruntun.dan.Telepon.Kepanikan.dari.Annisa">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/0844397/Empat.SMS.Beruntun.dan.Telepon.Kepanikan.dari.Annisa http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/07581684/Jalur.Dalam.Kota.Jakarta.Pagi.Ini.Alami.Kemacetan Mon , 11 Feb 2013 07:58:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/07/1143448-uki--macet-akibat-banjir--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Senin pagi, arus lalu lintas di dalam kota Jakarta mulai mengalami kemacetan. Antrian kendaraan mobil pribadi maupun angkutan umum merata. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/07581684/Jalur.Dalam.Kota.Jakarta.Pagi.Ini.Alami.Kemacetan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/07581684/Jalur.Dalam.Kota.Jakarta.Pagi.Ini.Alami.Kemacetan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/23215433/Tebing.Perumahan.Nerada.Longsor Sun , 10 Feb 2013 23:21:54 UTC+0700Hujan deras yang mengguyur di kawasan Ciputat dan sekitarnya di Kota Tangerang Selatan, Minggu sore, mengakibatkan tebing Kali Ciputat longsor. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/23215433/Tebing.Perumahan.Nerada.Longsor">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/23215433/Tebing.Perumahan.Nerada.Longsor http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/20142260/Sistem.Pompa.Thamrin.Tak.Layak Sun , 10 Feb 2013 20:14:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/18/1102492-set-kawasan-bundaran-hotel-indonesia-dan-jalan-mh-thamrin-jakarta-terendam-banjir-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sistem pompa air kawasan Jalan Thamrin Jakarta Pusat tidak layak lagi menampung hujan lebat di wilayah itu. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/20142260/Sistem.Pompa.Thamrin.Tak.Layak">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/20142260/Sistem.Pompa.Thamrin.Tak.Layak http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/19581464/Dinas.Kebersihan.Masih.Minim.Fasilitas.... Sun , 10 Feb 2013 19:58:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/28/1123028-set-membersihkan-sampah-banjir--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Volume sampah di Jakarta semasa banjir pertengahan Januari lalu naik 25 persen, dari 6.000 meter kubik menjadi 6.300 meter kubik. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/19581464/Dinas.Kebersihan.Masih.Minim.Fasilitas....">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/19581464/Dinas.Kebersihan.Masih.Minim.Fasilitas.... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1813223/Polisi.Tangkap.Tiga.Pengedar.Ganja. Sun , 10 Feb 2013 18:13:22 UTC+0700Satuan Narkotika Polrestro Jakarta Timur meringkus tiga orang pengedar ganja saat tengah mengedarkan barang haram pada Sabtu 9/2/2013 malam. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1813223/Polisi.Tangkap.Tiga.Pengedar.Ganja.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1813223/Polisi.Tangkap.Tiga.Pengedar.Ganja. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/14172593/Warga.Tionghoa.Padati.Vihara.di.Jakarta.Barat Sun , 10 Feb 2013 14:17:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1358117-perayaan-imlek-di-petak-sembilan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ratusan hingga ribuan warga Tionghoa silih berganti memadati sejumlah vihara yang terletak di kawasan Kota, Jakarta Barat, Minggu 10/2/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/14172593/Warga.Tionghoa.Padati.Vihara.di.Jakarta.Barat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/14172593/Warga.Tionghoa.Padati.Vihara.di.Jakarta.Barat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13044957/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Kampung.Halaman Sun , 10 Feb 2013 13:04:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1303016-20130210mknjenazah-ica-dibawa-ke-agam-sumatera-barat-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Annisa Azwar alias Ica 20, yang diduga menjadi korban kekerasan di angkutan kota angkot, dibawa ke kampung halamannya di Agam, Sumatera Barat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13044957/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Kampung.Halaman">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13044957/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Kampung.Halaman http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13004744/Keluarga.Semoga.Tidak.Ada.Annisa.annisa.Lain Sun , 10 Feb 2013 13:00:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/4819732t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kakak Annisa, Rika, mengatakan, keluarga berharap polisi segera mengusut sopir yang mengendarai angkot tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13004744/Keluarga.Semoga.Tidak.Ada.Annisa.annisa.Lain">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13004744/Keluarga.Semoga.Tidak.Ada.Annisaannisa.Lain http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1208219/Misa.Bernuansa.Imlek.di.Gereja.Cijantung Sun , 10 Feb 2013 12:08:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1137378-misa-bernuansa-gong-xi-fat-cai-di-gereja-cijantung-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Semarak Hari Raya Tahun Baru Imlek 2564 juga hadir di perayaan ekaristi di Gereja Santo Aloysius Gonzaga, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1208219/Misa.Bernuansa.Imlek.di.Gereja.Cijantung">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1208219/Misa.Bernuansa.Imlek.di.Gereja.Cijantung http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/12001747/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Bukittinggi Sun , 10 Feb 2013 12:00:17 UTC+0700Jenazah Annisa, mahasiswa UI, yang tewas saat melompat dari angkot karena takut diculik. Angkot yang ditumpanginya tak melewati jalur seharusnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/12001747/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Bukittinggi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/12001747/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Bukittinggi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/10313328/Kronologi.Loncatnya.Annisa.dari.Angkot Sun , 10 Feb 2013 10:31:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/10/1145398t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Annisa Azward 20, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia semester empat, hendak mengunjungi kerabat di kawasan Pademangan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/10313328/Kronologi.Loncatnya.Annisa.dari.Angkot">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/10313328/Kronologi.Loncatnya.Annisa.dari.Angkot http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/09471165/Takut.Diculik..Mahasiswi.UI.Tewas.akibat.Loncat.dari.Angkot Sun , 10 Feb 2013 09:47:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/06/1759567t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Merasa takut dan menduga diculik, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Annisa Azward 20, memilih loncat dari angkot. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/09471165/Takut.Diculik..Mahasiswi.UI.Tewas.akibat.Loncat.dari.Angkot">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/09471165/Takut.Diculik..Mahasiswi.UI.Tewas.akibat.Loncat.dari.Angkot


KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comPenumpang Loncat, Ini Jawaban Sopir AngkotPondok Payung Mas Masih TergenangEmpat SMS Beruntun dan Telepon Kepanikan dari AnnisaJalur Dalam Kota Jakarta Pagi Ini Alami KemacetanTebing Perumahan Nerada LongsorSistem Pompa Thamrin Tak LayakDinas Kebersihan Masih Minim FasilitasPolisi Tangkap Tiga Pengedar GanjaWarga Tionghoa Padati Vihara di Jakarta BaratJenazah Annisa Dibawa ke Kampung HalamanKeluarga: Semoga Tidak Ada "Annisa-annisa" LainMisa Bernuansa Imlek di Gereja CijantungJenazah Annisa Dibawa ke BukittinggiKronologi Loncatnya Annisa dari AngkotTakut Diculik, Mahasiswi UI Tewas akibat Loncat dari Angkot


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 11 Feb 2013 10:30:16 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/10112225/Penumpang.Loncat..Ini.Jawaban.Sopir.Angkot Mon , 11 Feb 2013 10:11:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/11/1008498-mendisiplinkan-para-sopir-angkutan-umum-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jamal bin Jamsuri 37, sopir angkot U10 jurusan Muara Angke - Sunter ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya mahasiswi UI Annisa Azward. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/10112225/Penumpang.Loncat..Ini.Jawaban.Sopir.Angkot">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/10112225/Penumpang.Loncat..Ini.Jawaban.Sopir.Angkot http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/09270073/Pondok.Payung.Mas.Masih.Tergenang Mon , 11 Feb 2013 09:27:00 UTC+0700Perumahan Pondok Payung Mas, Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, hingga Senin 11/2/2013 pagi masih tergenang banjir. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/09270073/Pondok.Payung.Mas.Masih.Tergenang">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/09270073/Pondok.Payung.Mas.Masih.Tergenang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/0844397/Empat.SMS.Beruntun.dan.Telepon.Kepanikan.dari.Annisa Mon , 11 Feb 2013 08:44:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1303016-20130210mknjenazah-ica-dibawa-ke-agam-sumatera-barat-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Empat pesan Annisa Azwar 20 beruntun masuk ke nomor Refniati Zaina 51, warga Pademangan, Jakarta Utara, Rabu 6/2 sore. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/0844397/Empat.SMS.Beruntun.dan.Telepon.Kepanikan.dari.Annisa">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/0844397/Empat.SMS.Beruntun.dan.Telepon.Kepanikan.dari.Annisa http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/07581684/Jalur.Dalam.Kota.Jakarta.Pagi.Ini.Alami.Kemacetan Mon , 11 Feb 2013 07:58:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/07/1143448-uki--macet-akibat-banjir--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Senin pagi, arus lalu lintas di dalam kota Jakarta mulai mengalami kemacetan. Antrian kendaraan mobil pribadi maupun angkutan umum merata. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/07581684/Jalur.Dalam.Kota.Jakarta.Pagi.Ini.Alami.Kemacetan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/11/07581684/Jalur.Dalam.Kota.Jakarta.Pagi.Ini.Alami.Kemacetan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/23215433/Tebing.Perumahan.Nerada.Longsor Sun , 10 Feb 2013 23:21:54 UTC+0700Hujan deras yang mengguyur di kawasan Ciputat dan sekitarnya di Kota Tangerang Selatan, Minggu sore, mengakibatkan tebing Kali Ciputat longsor. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/23215433/Tebing.Perumahan.Nerada.Longsor">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/23215433/Tebing.Perumahan.Nerada.Longsor http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/20142260/Sistem.Pompa.Thamrin.Tak.Layak Sun , 10 Feb 2013 20:14:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/18/1102492-set-kawasan-bundaran-hotel-indonesia-dan-jalan-mh-thamrin-jakarta-terendam-banjir-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sistem pompa air kawasan Jalan Thamrin Jakarta Pusat tidak layak lagi menampung hujan lebat di wilayah itu. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/20142260/Sistem.Pompa.Thamrin.Tak.Layak">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/20142260/Sistem.Pompa.Thamrin.Tak.Layak http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/19581464/Dinas.Kebersihan.Masih.Minim.Fasilitas.... Sun , 10 Feb 2013 19:58:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/28/1123028-set-membersihkan-sampah-banjir--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Volume sampah di Jakarta semasa banjir pertengahan Januari lalu naik 25 persen, dari 6.000 meter kubik menjadi 6.300 meter kubik. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/19581464/Dinas.Kebersihan.Masih.Minim.Fasilitas....">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/19581464/Dinas.Kebersihan.Masih.Minim.Fasilitas.... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1813223/Polisi.Tangkap.Tiga.Pengedar.Ganja. Sun , 10 Feb 2013 18:13:22 UTC+0700Satuan Narkotika Polrestro Jakarta Timur meringkus tiga orang pengedar ganja saat tengah mengedarkan barang haram pada Sabtu 9/2/2013 malam. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1813223/Polisi.Tangkap.Tiga.Pengedar.Ganja.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1813223/Polisi.Tangkap.Tiga.Pengedar.Ganja. http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/14172593/Warga.Tionghoa.Padati.Vihara.di.Jakarta.Barat Sun , 10 Feb 2013 14:17:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1358117-perayaan-imlek-di-petak-sembilan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ratusan hingga ribuan warga Tionghoa silih berganti memadati sejumlah vihara yang terletak di kawasan Kota, Jakarta Barat, Minggu 10/2/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/14172593/Warga.Tionghoa.Padati.Vihara.di.Jakarta.Barat">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/14172593/Warga.Tionghoa.Padati.Vihara.di.Jakarta.Barat http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13044957/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Kampung.Halaman Sun , 10 Feb 2013 13:04:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1303016-20130210mknjenazah-ica-dibawa-ke-agam-sumatera-barat-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Annisa Azwar alias Ica 20, yang diduga menjadi korban kekerasan di angkutan kota angkot, dibawa ke kampung halamannya di Agam, Sumatera Barat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13044957/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Kampung.Halaman">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13044957/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Kampung.Halaman http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13004744/Keluarga.Semoga.Tidak.Ada.Annisa.annisa.Lain Sun , 10 Feb 2013 13:00:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/4819732t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kakak Annisa, Rika, mengatakan, keluarga berharap polisi segera mengusut sopir yang mengendarai angkot tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13004744/Keluarga.Semoga.Tidak.Ada.Annisa.annisa.Lain">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/13004744/Keluarga.Semoga.Tidak.Ada.Annisaannisa.Lain http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1208219/Misa.Bernuansa.Imlek.di.Gereja.Cijantung Sun , 10 Feb 2013 12:08:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/10/1137378-misa-bernuansa-gong-xi-fat-cai-di-gereja-cijantung-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Semarak Hari Raya Tahun Baru Imlek 2564 juga hadir di perayaan ekaristi di Gereja Santo Aloysius Gonzaga, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1208219/Misa.Bernuansa.Imlek.di.Gereja.Cijantung">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/1208219/Misa.Bernuansa.Imlek.di.Gereja.Cijantung http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/12001747/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Bukittinggi Sun , 10 Feb 2013 12:00:17 UTC+0700Jenazah Annisa, mahasiswa UI, yang tewas saat melompat dari angkot karena takut diculik. Angkot yang ditumpanginya tak melewati jalur seharusnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/12001747/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Bukittinggi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/12001747/Jenazah.Annisa.Dibawa.ke.Bukittinggi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/10313328/Kronologi.Loncatnya.Annisa.dari.Angkot Sun , 10 Feb 2013 10:31:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/10/1145398t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Annisa Azward 20, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia semester empat, hendak mengunjungi kerabat di kawasan Pademangan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/10313328/Kronologi.Loncatnya.Annisa.dari.Angkot">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/10313328/Kronologi.Loncatnya.Annisa.dari.Angkot http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/09471165/Takut.Diculik..Mahasiswi.UI.Tewas.akibat.Loncat.dari.Angkot Sun , 10 Feb 2013 09:47:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/06/1759567t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Merasa takut dan menduga diculik, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Annisa Azward 20, memilih loncat dari angkot. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/09471165/Takut.Diculik..Mahasiswi.UI.Tewas.akibat.Loncat.dari.Angkot">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/02/10/09471165/Takut.Diculik..Mahasiswi.UI.Tewas.akibat.Loncat.dari.Angkot


7:38 PM | 0 komentar | Read More

Hari Ini, Desta Eks Club 80's Lamar Natasha Rizki


Merasa dunia musik kurang menghasilkan, Desta ingin lebih fokus sebagai penyiar dan pemain film

Merasa dunia musik kurang menghasilkan, Desta ingin lebih fokus sebagai penyiar dan pemain film (sumber: yanuar/beritasatu.com)




Tangerang - kabar gembira datang dari ranah hiburan tanah air.

Pasalnya, hari ini, Minggu (10/2), Desta Eks Club 80'S datang bersama keluarga besarnya ke rumah kekasihnya Natasha Rizki di kawasan Bintaro. Sebelumnya memang sudah beredar informasi di kalangan wartawan, Desta akan melangsungkan lamaran dengan kekasihnya itu.

Berdasarkan pantauan wartawaan yang hadir di kediaman Natasha Rizki di Jalan Rajawali 6, HD 7 Nomor 5, Bintaro Sektor 9, sudah disediakan kursi
hias sejak sore tadi. Namun beberapa kerabatnya yang berpakaian seragam berwarna ungu enggan menjelaskan maksud dari diletakkannya kursi-kursi tersebut.

Sekitar pukul 18.30 WIB, Desta datang menggunakan mobil BMW berpelat B 80 DES. Desta yang memakai batik berwarna cokelat dan berkacamata datang bersama keluarga besarnya membawa seserahan.

"Wah ada apa nih rame banget," ujar Desta ketika banyak wartawan dan sorotan kamera yang mengarah kepadanya.

Ketika para wartawan meminta Desta melambaikan tangan dan mengucap kata 'halo', Desta langsung menyambut "Mang mau telepon apa pakai halo-halo segala," ujarnya sambil tersenyum.

Selepas itu, ia dan keluarga besarnya langsung masuk ke dalam rumah Natasha. Terlihat pula beberapa selebriti ikut hadir dalam acara penting Desta dan Natasha itu.

Desta diketahui menjalin kasih dengan aktris Natasha Rizki sejak November 2012. Sebelumnya ia berpacaran dengan Gisel namun akhirnya bubar. Dan kini Gisel telah bertunangan dengan Gading Marten. Sempat tersiar kabar bahwa bulan Februari ini Desta dan Natasha akan melangsungkan lamaran.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi baik dari keluarga Desta atau Natasha mengenai kabar membahagiakan ini.


7:32 PM | 0 komentar | Read More

Redupnya Semangat "Justice Collaborator"


AMIR SODIKIN


"Kalian nanti tunggu saja di sidang-sidang saya. Saya akan ungkap semuanya siapa yang terlibat. Ini kasus besar kalau diungkap. Akan saya beberkan nama-nama besar yang terlibat. Saya sudah siap segalanya termasuk nyawa saya,” kata Kosasih Abbas kepada wartawan sekitar akhir 2012.


Kosasih adalah mantan Kepala Subdirektorat Usaha Energi Baru dan Terbarukan Ditjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia bersama atasannya, mantan Dirjen LPE Jacob Purwono, didakwa korupsi pengadaan dan pemasangan listrik pedesaan atau solar home system 2007-2008 yang dibiayai Kementerian ESDM.


Media sempat meremehkan koar-koar Kosasih karena kasus ini tak menyangkut orang penting. Saat pemeriksaan saksi-saksi, Kosasih selalu mencoba menjelaskan lebih gamblang, termasuk mau menyebutkan siapa-siapa yang terlibat. Namun, kesempatan itu selalu dipotong majelis hakim karena memang belum pada tempatnya. ”Nanti kalau pas pemeriksaan terdakwa, silakan manfaatkan sepuasnya,” kata Ketua Majelis Hakim Sudjatmiko.


Berbulan-bulan telah lewat, sampailah pada pemeriksaan terdakwa dan di situlah akhirnya Kosasih menyebutkan beberapa nama penting yang menitipkan perusahaannya agar dimenangkan dalam tender. Orang-orang besar, mulai dari jenderal polisi, aparat Badan Intelijen Negara, anggota DPR, dan keluarga pejabat (menteri) ia sebut. Padahal, ia tahu risiko bagi dirinya dan keluarganya sangat tinggi.


Rabu (6/2) adalah hari terakhir baginya di Pengadilan Tipikor Jakarta. Ia menghitung detik demi detik yang sangat bersejarah karena hari itu majelis hakim akan memvonis dirinya bersama atasannya, Jacob.


Semangatnya masih ada, tetapi tampak tertutupi kegelisahannya. Saat pledoi sepekan sebelumnya, ia ”diserang” kubu Jacob. Ia dianggap tak layak menyandang predikat justice collaborator karena dianggap pelaku utamanya adalah Kosasih, bukan Jacob. Juga seharusnya penetapan justice collaborator harus dari awal kasus, bukan saat kasus berjalan di pengadilan.


Kosasih ditetapkan sebagai justice collaborator oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dan juga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Karena itu, publik berharap, hari itu akan ada yurisprudensi tentang bagaimana vonis seorang pelaku yang mau bekerja sama.


Sidang akhirnya dimulai setelah molor lima jam lebih. Sudjatmiko mulai membacakan putusan. Di luar dugaan banyak pihak, majelis hakim menyatakan mereka tak terbukti melanggar dakwaan primer (Pasal 2 Ayat 1 UU Tipikor), melainkan melanggar dakwaan subsider (Pasal 3 UU Tipikor).


Di belakang barisan pengunjung, wartawan sibuk melihat pasal-pasal itu. Tersua fakta menarik, yaitu pada ketentuan Pasal 3, hukuman maksimal adalah 20 tahun sedangkan minimalnya 1 tahun. Untuk Pasal 2, maksimal 20 tahun dan minimal 4 tahun.


Hakim pun sampai pada vonis. Dan, di luar dugaan, hukuman Kosasih tetap 4 tahun, seperti tuntutan jaksa KPK. Sementara Jacob hukumannya turun dari 12 tahun menjadi 9 tahun. Dari 1.200 halaman putusan hakim, tak ada satu kata pun terkait justice collaborator.


Semangat pupus


Malam itu, suasana seusai sidang hening. Tak ada suara derai tangis dari keluarga para terdakwa. Wartawan juga tenang seolah kehilangan judul berita mereka. Ketika majelis hakim menanyakan tanggapan para terdakwa, lama sekali para terdakwa berkonsultasi dengan penasihat hukumnya hingga diperingatkan hakim untuk segera. ”Kami pikir-pikir,” begitu kata Jacob dan Kosasih.


Sidang pun ditutup. Beberapa wartawan mendekati Kosasih untuk menanyakan tanggapannya. Lama sekali Kosasih keluar dari area dalam sidang. Ia keluar tanpa ada semangat seperti biasanya. Kekecewaannya tak bisa ia tutupi. ”Ketika hakim lebih memilih Pasal 3, dalam hati saya gembira. Pasti hakim akan mempertimbangkan posisi saya sebagai justice collaborator. Ternyata tak ada apresiasi untuk justice collaborator,” katanya.


”Coba bayangkan, terdakwa 1 (Jacob) yang tidak kooperatif vonisnya malah turun. Saya malah tetep. Dia turunnya tiga tahun, saya tetep saja segitu. Okelah kalau pakai Pasal 2 kan minimumnya 4 tahun, tapi kalau yang dipakai Pasal 3 kan minimumnya 1 tahun. Harusnya hukuman saya bisa turun minimal dua pertiga dari tuntutan 4 tahun,” kata Kosasih.


Sampai di situ, Kosasih yang tampak lelah tak mau dimintai komentar lagi apakah akan banding atau tidak. Semangatnya dulu yang berapi-api ketika diajak bicara sudah tak tampak lagi. ”Tanyakan saja ke penasihat hukum saya,” katanya.


Penasihat hukum Kosasih, Hudy Jusuf, juga kecewa. ”Sangat kami sayangkan, kok yang mau berkolaborasi dengan penegak hukum sama sekali tak diapresiasi,” kata Hudy. Sebelumnya, kubu Jacob protes penetapan Kosasih sebagai justice collaborator karena penetapan itu tidak dilakukan sejak awal, tetapi ketika yang bersangkutan sudah menjadi terdakwa.


Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Oce Madril, menjelaskan, menjadi justice collaborator tak harus dari awal. Bisa saja ia ditetapkan saat di penyidikan, saat masuk persidangan, saat menjelang tuntutan, bahkan ada juga yang sudah dihukum baru mau menjadi justice collaborator.


”Ini pelajaran yang sangat berharga bagi dunia peradilan kita. Ini bukan masalah justice collaborator-nya, tapi karena hakim belum memiliki perspektif soal justice collaborator,” kata Hudy.







Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









7:17 PM | 0 komentar | Read More

LeBron Hanguskan Lakers



NBA


LeBron Hanguskan Lakers





Senin, 11 Februari 2013 | 09:41 WIB












MIAMI, Kompas.com - Lebron James  menghasilkan 32 poin saat Miami Heat mengalahkan Los Angeles Lakers 107-97 dan mencatat kemenangan kelima berturutan di ajang NBA.

Ini juga merupakan game kelima secara berturutan dengan LeBron menghasilkan lebih dari 30 poin. Di lima pertandinghan tersebut, LeBron mencatat keberhasilan lebih dari 60 persen untuk tembakannya.

Dalam pertandingan menghadapi Lakers, Mario Chalmers menghasilkan 13 poin sementara Chris Bosh menambahkan 12 poin buat Heat.

Di pihak Lakers, Kobe Bryant menghasilkan 28 poin dan 9 asssist ditambah 18 poin dari Earl Clark. Sementara Dwight "Superman" Howard dan Steve Nash masing-masing menghasilkan 15 poin.

Dengan kemenangan ini, Heat mendekati posisi New York Knicks di posisi puncak wilayah timur. Knicks dikalahkan LA Clippers, Minggu.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















7:14 PM | 0 komentar | Read More

Dibuka Naik, IHSG ke Level 4.500 Lagi




Pasar Modal


Dibuka Naik, IHSG ke Level 4.500 Lagi





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 11 Februari 2013 | 09:18 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat dan kembali menginjak level 4.500, Senin (11/2/2013). Indeks menguat 17,988 poin atau sekitar 0,40 persen ke level 4.509,265.


Indeks LQ45 dibuka bertambah 4,347 poin (0,57 persen) ke level 773,192. Memasuki lima menit perdagangan, IHSG bertambah 20,507 poin (0,46 persen) ke level 4.511,808.


Indeks mencoba menembus rekor kembali di tengah tekanan ambil untung investor asing. Namun, pergerakan positif bursa global pada akhir pekan lalu menyemangati investor dan pelaku pasar di awal pekan ini.


Kenaikan indeks terjadi di tengah liburnya sebagian besar bursa di kawasan regional Asia karena memeringati Tahun Baru China atau Imlek. Bursa-bursa yang tutup antara lain China, Hong Kong, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan.



















7:07 PM | 0 komentar | Read More

Takut Diculik, Mahasiswi Tewas akibat Loncat dari Angkot

Written By Smart Solusion on Saturday, February 9, 2013 | 7:38 PM




Upaya Penculikan


Takut Diculik, Mahasiswi Tewas akibat Loncat dari Angkot





Penulis : Agnes Rita Sulistyawaty | Minggu, 10 Februari 2013 | 09:47 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Merasa takut dan menduga diculik, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Annisa Azward (20), memilih loncat dari angkutan kota (angkot) U10 di kawasan Jembatan Lima, Jakarta Barat. Akibatnya, Annisa terluka parah dan akhirnya mengembuskan napas terakhir.


Asep Kambali, kawan korban, mengatakan korban loncat karena angkot tidak berjalan sesuai trayek.


"Dia ketakutan, karena angkot tidak di trayeknya," kata Asep, Minggu (10/2/2013).


Dia mengatakan, kejadian ini merupakan preseden buruk bagi pengguna transportasi publik di Jakarta. Saat ini, jenazah Annisa disemayamkan di kamar jenazah RSUD Koja, Jakarta Utara.


















7:38 PM | 0 komentar | Read More

Elton John dan Sting Tampil Memukau di Acara Amal


Elton John saat tampil di Beijing, 25 November 2012

Elton John saat tampil di Beijing, 25 November 2012 (sumber: AFP)




Dihadiri sejumlah undangan artis ternama.



Los Angeles - Ada yang menarik dalam perhelatan penghormatan terhadap Bruce Sprinmgsteen di Los Angeles, Sabtu (9/2) malam waktu setempat. Sejumlah artis ternama datang ke acara amal tersebut.



Elton John hadir di karpet merah dan langsung menyapa sejumlah penggemar serta menemui beberapa rekannya, termasuk Sting. 



Dalam perhelatan tersebut, sejumlah bintang hadir seperti Katy Perry yang datang menggoda dengan gaun warna oranye.



Katy juga sempat menyapa Elton dan kemudian berpose bersama.



Yang tidak kalah menyita perhatian adalah kehadiran Johnny Deep yang datang dengan dandanan ala Jack Sparrow.



Para tamu undangan yang hadir disuguhkan penampilan memukau Elton dan Sting, John Legend, Ben Harper, Tim McGraw, Faith dan Neil Young.


7:32 PM | 0 komentar | Read More

Malam Ini, SBY Kumpulkan Ketua DPD Demokrat


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah mengumpulkan jajaran Majelis Tinggi dan para menteri asal Partai Demokrat, Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumpulkan seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/2/2013) malam.


Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Demokrat Saan Mustopa mengatakan, SBY akan memberikan pengarahan kepada seluruh pengurus daerah terkait masalah di internal Demokrat.

"Dalam rangka konsolidasi internal," kata Saan ketika dihubungi, Minggu.


Para pengurus DPP tidak diundang dalam pertemuan nanti. Ketika ditanya hal itu, Saan beralasan pengurus DPP sudah diwakilkan Ketua Umum DPP Anas Urbaningrum. "Nanti Anas hadir," ujar dia.


Sebelumnya, Majelis Tinggi Demokrat memutuskan sejumlah kebijakan untuk mengatasi merosotnya elektabilitas Demokrat seperti terlihat dalam hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Elektabilitas Partai Demokrat disebut tinggal 8,3 persen.


Solusi itu, pertama, SBY bertugas, berwenang, dan bertanggung jawab memimpin penyelamatan dan konsolidasi Demokrat. Kedua, segala keputusan dan tindakan Demokrat ditentukan dan dijalankan Majelis Tinggi yang juga mengambil keputusan dan arahan penting dan strategis.


Ketiga, elemen-elemen partai berada dalam kendali dan bertanggung jawab langsung kepada Majelis Tinggi. Keempat, Majelis Tinggi melakukan penataan dan penertiban organisasi partai, integritas, kredibilitas, dan kinerja.


Kelima, keputusan Majelis Tinggi mutlak diindahkan dan dijalankan. Sanksi tegas untuk yang tidak menjalankan. Keenam, penataan, penertiban, dan konsolidasi partai yang dipimpin dan dikendalikan SBY berakhir setelah nama baik dan kondisi pulih. Ketujuh, Anas tetap menjadi Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai. Anas diberi kesempatan menghadapi masalah hukum yang ditangani KPK.


Kedelapan, Demokrat mengutamakan penataan, penertiban, dan pembersihan partai dari unsur- unsur negatif. Setelah itu, baru melakukan ikhtiar untuk Pemilu 2014 . Mereka yang tidak suka terhadap kebijakan dan penyelamatan Demokrat yang dipimpin SBY dipersilakan meninggalkan untuk diisi pejabat baru.

Baca juga:
JK: Presiden Tidak Boleh Lebih Pentingkan Parpol

Politisi Golkar Yakin SBY Tak Akan Fokus Urus Rakyat
Presiden Seharusnya Tidak "Nyambi"

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Demokrat "Terjun" Bebas






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









7:17 PM | 0 komentar | Read More

Usain Bolt Kalah di Kandang




Usain Bolt Kalah di Kandang





Minggu, 10 Februari 2013 | 08:20 WIB












KINGSTON, Kompas.com - Juara Olimpiade, Usain Bolt kalah dalam lomba pertamanya pada 2013 pada lomba di Kingston, Jamaika, Sabtu (9/2).

Peraih tiga medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012 ini kalah di nomor 400 meter. Ia mencatat waktu 46.71 detik namun menempati posisi tiga di belakang rekan senegaranya, Warren Weir dan yohan Blake.

Weir, yang menempati posisi tiga di belakang Bolt dan Blake di nomor 200 meter di Olimpiade London, menorehkan catatan waktu terbaik 46.21 detik. Sementara Blake yang berlari di heat yang sama dengan Weir mencatat waktu 46.64 detik.

Bolt sendiri turun di heat yang berbeda dengan dua pesaingnya tersebut. Lomba yang diselenggarakan racers Track Club ini memang tidak mempertandingkan nomor final.

Bolt merupakan pemegang rekor dunia dan juara Olimpiade di dua nomor yaitu 100 dan 200 meter. Namun ia kerap menjadikan nomor 400 meter sebagai ajang pemanasan sebelum turun di dua nomor spesialisasinya.

Tahun ini ia menargetkan juara di kejuaraan dunia di Moskwa, Rusia.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















7:14 PM | 0 komentar | Read More

Jelang Imlek, BNI Manjakan Nasabah





Jelang Imlek, BNI Manjakan Nasabah





Penulis : Didik Purwanto | Sabtu, 9 Februari 2013 | 23:42 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) ikut menyemarakkan Tahun Baru China 2564. Beberapa hal dilakukan BNI untuk menyemarakkan moment spesial tersebut.


Corporate Secretary BNI Tribuana Tunggadewi menjelaskan hal ini dilakukan untuk meningkatkan hubungan yang baik dengan nasabah, khususnya nasabah BNI Emerald.


"Kami ingin menjaga interaksi yang berkesinambungan dengan para nasabah melalui cara yang positif, khususnya nasabah keturunan Tionghoa yang merayakan Imlek ini," kata Tribuana dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (9/2/2013).


Kegiatan yang dilakukan BNI untuk merayakan imlek tersebut adalah seluruh outlet BNI yang berada di kawasan perdagangan atau Pecinan dihias dengan ornamen Imlek, misalnya lampion merah dan pohon angpao sepanjang 1-18 Fabruari 2013.


Dibeberapa outlett BNI juga menyediakan suguhan panganan khas Imlek. Selain itu, BNI juga mencetak dan mengirimkan kartu ucapan Imlek pada nasabah yang merayakan Imlek 2564.


Ketiga, BNI mengundang pemain Barongsai sebagai bentuk apresiasi terhadap kebudayaan yang sudah tumbuh di Indonesia dan sangat relevan sebagai simbol kemeriahan Tahun Baru Imlek.


Pertunjukan Barongsai digelar di lobby Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada 7 Februari 2013 lalu. Khusus nasabah kaya BNI (BNI Emerald), BNI akan memberikan layanan yaitu tetap membuka pelayanan di outlet weekend banking pada Minggu (10/2/2013).


Seluruh Outlet Weekend Banking tetap beroperasi seperti biasa, dengan jam operasional sebagaimana yang telah ditetapkan.



















7:07 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger