Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Tak Ada Istilah Libur bagi Presiden

Written By Smart Solusion on Tuesday, February 19, 2013 | 7:17 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden merupakan pemegang kekuasaan pemerintahan. Dengan posisinya itu, Presiden mestinya tak mengenal libur akhir pekan.


”Kalau mau libur akhir pekan mengurus parpol, dia sebaiknya mengajukan pemberitahuan cuti akhir pekan untuk mengurus parpol kepada MPR sebagai representasi rakyat,” ujar pakar hukum Andi Irmanputra Sidin, Selasa (19/2) siang.


Seperti diberitakan, Sekretaris Kabinet Dipo Alam menyebutkan, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan aktivitas terkait Partai Demokrat, hal itu dilaksanakan pada akhir pekan. Dipo juga membantah anggapan bahwa Presiden tidak lagi fokus pada pemerintahan sejak memutuskan memimpin gerakan penyelamatan dan pembersihan Partai Demokrat.


Menurut Irman, Undang-Undang Pemilu Presiden perlu mengatur secara jelas, pasangan calon presiden-wakil presiden terpilih yang merupakan anggota atau pengurus parpol secara otomatis lepas keanggotaannya dari partai yang bersangkutan.


Sementara itu, Hakim Konstitusi Akil Mochtar mengusulkan agar larangan rangkap jabatan partai dengan presiden itu diwujudkan dalam bentuk surat pernyataan untuk melepas jabatannya di partai jika terpilih menjadi calon presiden. Surat pernyataan itu perlu dijadikan salah satu syarat untuk maju sebagai calon presiden/wakil presiden.


Pengajar Hukum Ketatanegaraan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Umbu Rauta, mengatakan, karena tidak ada aturannya, seseorang seharusnya secara sukarela mundur dari jabatan strategis di parpol. ”Hal itu akan menjadi preseden yang baik dan lama-kelamaan akan menjadi aturan tidak tertulis dalam dunia politik,” kata Umbu.


Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat dan Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman) Indonesia Fadjroel Rachman mengatakan, Presiden RI harus dipisahkan dari urusan operasional parpol. Jika perlu, aturan ini dituangkan ke dalam undang-undang.


Presiden, kata Fadjroel, boleh saja punya hubungan dengan partai, tetapi hanya memberikan pertimbangan, tidak kemudian turun tangan langsung mengurus operasional partai. Contohnya, presiden pertama RI, Soekarno, yang mendirikan Partai Nasional Indonesia, tetapi mendudukkan dirinya berada di atas semua partai. Dengan kualitas kepemimpinannya, dia sebagai kepala negara dan pemerintahan yang berdiri di atas semua partai, kelompok, dan golongan.


Di Boyolali, Jawa Tengah, Wakil Ketua DPRD Boyolali yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Boyolali Sujadi mengatakan, tidak ada aturan di dalam partai yang mengharuskan seorang pengurus mundur ketika terpilih menjadi pejabat publik.


Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro kemarin juga menepis tudingan bahwa pemerintahan Yudhoyono tidak bekerja karena disibukkan oleh politik.(IAM/DIK/ANA/UTI/EDN)







Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









7:17 PM | 0 komentar | Read More

Anak dan Cucu Maradona Bermain Bersama Anak Messi




Anak dan Cucu Maradona Bermain Bersama Anak Messi





Rabu, 20 Februari 2013 | 08:50 WIB












BUENOS AIRES, Kompas.com - Legenda sepakbola Diego Maradona bermimpi suatu saat puteranya, Diego Fernando akan bermain bersama putra Lionel Messi dan Sergio Aguero.

Maradona baru saja mendapat seorang putra dari mantan kekasihnya, Victoria Ojeda yang diberi nama Diego Fernando.

Putra Messi, Thiago saat ini berusia 3 tahun enam bulan sementara putera Aguero berusia empat tahun. Putera Aguero, Benjamin yang adalah juga cucu Maradona dari  Aguero dengan puterinya, Giannina.

"Salah satu dari mereka akan bermain sebagai pemain tengah. Thiago (Messi) akan menjadi kapten dan bermain bersama Dieguito Fernando (putra Maradona). Benjamain (Aguero) akan menempatkan posisi di depan," ungkap Maradona dalam wawancara radio di Dubai.

Maradona mengaku ingin segera terbang ke Argentina untuk menjenguk anaknya yang baru lahir. "Saya masih terikat kontrak di Dubai hingga Juni.  Baru saya akan pergi ke Argentina, meski hanya sebentar," kata mantan kapten dan pelatih timnas Argentina ini.

"Saya akan mengurus dan menyediakan semua kebutuhan dia (Diego Fernando)," lanjutnya.

Maradona memiliki dua puteri, Dalma dan Giannina dari mantan isterinya, Claudia Villafane. Ia juga memiliki seorang putera, Diego Jr dari hubungan singkatnya dengan seorang wanita di Napoli pada 1980-an.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















7:14 PM | 0 komentar | Read More

Rupiah di Rp 9.690-Rp 9.710 Per Dollar AS




NILAI TUKAR


Rupiah di Rp 9.690-Rp 9.710 Per Dollar AS





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Rabu, 20 Februari 2013 | 09:00 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar rupiah atas dollar AS masih dalam posisi tertekan. Rentang rupiah pada perdagangan Rabu (20/2/2013) ini berada di level Rp 9.690-Rp 9.710 per dollar AS. Kemarin rupiah ditutup melemah 24 poin (0,25 persen) di level Rp 9.709 per dollar AS (kurs tengah Bloomerg).


Adapun bursa Asia ditutup variatif. Untuk bursa Indonesia (IHSG) melemah tipis, ditutup di level 4.602,06 (0,22 persen). Harga minyak mentah juga ditutup variatif.


Harga WTI naik menjadi 96,66 dollar AS per barrel. Namun, harga Brent turun menjadi 117,23 dollar AS per barrel. Pasar utama global ditutup menguat kemarin, sedangkan indeks future Asia variatif untuk hari ini.


Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, memperkirakan rupiah dapat terangkat karena sentimen positif itu. "Untuk rupiah kami perkirakan antara Rp 9.690-Rp 9.710 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg)," kata Lana.



















7:06 PM | 0 komentar | Read More

Lima Tahun Cabuli Anak Kandung, Pria Ini Ditangkap

Written By Smart Solusion on Monday, February 18, 2013 | 7:38 PM





Lima Tahun Cabuli Anak Kandung, Pria Ini Ditangkap





Penulis : Lariza Oky Adisty | Selasa, 19 Februari 2013 | 09:32 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Pria berinisial DP diringkus penyidik Polrestro Jakarta Timur di rumahnya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (18/2/2013). Pria yang sehari-hari bekerja serabutan ini diadukan oleh putri kandungnya, DI (18), atas tindakan pelecehan seksual yang telah berlangsung selama lima tahun.


Menurut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Mapolrestro Jakarta Timur Ajun Komisaris Endang, DI yang tamatan SMA itu tidak pernah memberitahukan perbuatan ayahnya tersebut karena diancam. "Tapi dia kemudian memutuskan untuk mengadu ke kakaknya karena sudah tidak tahan lagi, akibat selalu dimanfaatkan," kata Endang, Senin malam.


Setelah DI mengadukan perbuatan sang ayah kepada kakaknya, DI didampingi keluarganya segera melapor ke Mapolrestro Jakarta Timur. Setelah DI menjalani berita acara pemeriksaan (BAP), penyidik segera beranjak ke rumah DI untuk menangkap DP. Hingga saat ini DP masih ditahan di Mapolrestro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan.






Editor :


Hertanto Soebijoto















7:38 PM | 0 komentar | Read More

Keluarga Judika-Duma Serius Bahas Konsep Pernikahan


Jakarta - Terjawab sudah doa dan harapan penyanyi Judika. Jerih payahnya meyakinkan orang tua Duma Riris, sang kekasih, akhirnya mendapat restu dari calon mertua (camer). Hubungan cinta Judika dan Duma pun menemui titik terang. Saat ini, pendekatan antarkedua orang tua sudah mulai berjalan lancar.

"Dulu kan saya tunggu restu dari orang tuanya Duma. Sekarang sudah dapat. Jadi, kita tinggal berpikir untuk urusan nikah. Kalau dibilang buru-buru juga tidak, karena secara umur kita sudah pantes untuk menikah. Cuma, waktu dan urusan gimana-gimananya, ini yang harus dibicarakan lebih lanjut," ucap jebolan Indonesian Idol itu, di Jakarta, Senin (18/2).

Diakui penyanyi bersuara tenor itu, sudah ada pertemuan pihak orang tua guna membahas hubungan mereka ke depan. Bapak-ibunya Judika sendiri kini sedang berada di Medan, bertemu dengan orang tua Duma, untuk membicarakan langkah selanjutnya. Nantinya setelah itu, menurut Judika, akan ada poin-poin ke depan untuk langkah selanjutnya, seperti halnya susunan acara, adat dan lainnya.

Pria kelahiran Sumatera Utara, 31 Agustus 1978 itu sendiri, mengaku tidak ingin berlama-lama untuk segera meminang pujaan hatinya. Baginya, ia telah menemukan sosok wanita yang akan menjadi pasangan hidupnya.

"Kelamaan pacaran juga ngapain. Kalau udah cocok, ya, married aja. Kalau kemaren itu kan mikirin persetujuannya," jawab Judika yang mengaku sebelumnya sempat terkendala belum mendapatkan restu.

Hanya saja, vokalis band Mahadewa itu kini mengaku masih menunggu waktu yang tepat untuk dapat menikahi Duma. Yang jelas, dengan kedua keluarga sudah mulai mengonsep pernikahan mereka, rencananya pasangan artis itu melangsungkannya di kampung halaman, antara pertengahan hingga akhir tahun ini.

"Rencananya di dekat Danau Toba, Sumut. Kita rencana lagi nyari bulan (antara) 8 sampai 10. Orang tua lagi ngobrolin dengan orang tua Duma. Nanti kita masih rembuk lagi," ujar Judika.

Sementara itu, kesibukan Judika sendiri sebagai penyanyi solo dan vokalis band Mahadewa, diakuinya sering bentrok. Pemilik nama lengkap Judika Nalon Abadi Sitohang itu mengaku sering mengalami jadwal manggung yang hampir bersamaan. Namun begitu, ia sejauh ini merasa tidak kesulitan jika mendapatkan tawaran manggung bersamaan, karena band Mahadewa bekerja sama dengan pihak Sony Music.

"Saya (solo) juga kontraknya sama Sony Music. Jadi secara personal, tidak ada permasalahan. Karena kalau Mahadewa ingin konser, saya selalu mengecek jadwal ke perusahaan rekaman saya di Sony Music Entertainment. Jadi kalau ada yang sudah booking saya, Mahadewa nggak bisa konser atau tampil, dan sebaliknya," ungkapnya.

Pelantun lagu "Aku yang Tersakiti" itu kini memang memiliki jadwal cukup padat, karena harus mempromosikan album terbarunya bersama Mahadewa. Belakangan ia sibuk mengisi acara off air dan on-air bersama bandnya, sekaligus dalam rangka persiapan album pertama.


7:32 PM | 0 komentar | Read More

Hary Tanoe Masuk, Hanura Targetkan Menang Pemilu


JAKARTA, KOMPAS.com - Masuknya bos MNC Grup Hary Tanoesoedibjo ke Partai Hanura mengubah target partai bentukan Wiranto itu dalam Pemilu 2014 mendatang. Tak tanggung-tanggung, Hanura menargetkan memenangi Pemilu 2014. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Fraksi Partai Hanura Saleh Husin, Selasa (19/2/2013), di Jakarta.

"Sekarang diskusinya sudah mau menang Pemilu. Kalau sebelumnya target hanya satu digit, sekarang sudah dua digit perolehan suara, ya minimal 10 persen," ujarnya.

Sementara, hasil survei sejumlah lembaga masih menempatkan Hanura pada posisi paling buncit, dengan elektabilitas hanya di kisaran 1 persen. Namun, menurut Saleh, Hanura yang awalnya hanya menargetkan perolehan 5-6 persen suara, sudah menunjukkan perubahan besar. Setidaknya, kata dia, hal itu tergambar dari survei internal yang dilakukan partai.

"Makanya, ini harus dibarengi dengan kerja nyata di bawah. Kalau hanya mengandalkan dari iklan dan pemberitaan saya rasa enggak bisa," kata Saleh.

Dengan bergabungnya Hary Tanoe, sejumlah mantan pengurus Partai Nasdem juga merapat ke Hanura. Seperti diketahui, sebelum berlabuh di Hanura, Hary Tanoe merupakan petinggi Partai Nasdem. Ia memutuskan hengkang dari Nasdem karena tak sejalan dengan Surya Paloh.

"Dari daerah pemilihan luar negeri yang dari partai sebelumnya juga akhirnya gabung dengan kami. Bahkan, kantor partai di luar negeri itu sudah jadi kantor Hanura seperti di Hongkong dan Singapura," ucap Saleh.

Hary Tanoe, yang kini menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura, menyatakan kesiapannya memberikan bantuan tenaga hingga finansial bagi partainya. Bantuan finansial yang dimaksud mulai dari bantuan biaya bagi para calon legislatif hingga iklan dan pemberitaan di media massa yang dikuasainya. 

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Geliat Politik Jelang 2014






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









7:17 PM | 0 komentar | Read More

Roy Suryo: Peraturan Kongres PSSI Terlanggar, Kita Harus Maklumi




Roy Suryo: Peraturan Kongres PSSI Terlanggar, Kita Harus Maklumi





Selasa, 19 Februari 2013 | 05:40 WIB













KOMPAS/LASTI KURNIA


Dari kiri ke kanan, perwakilan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), La Nyalla Mattalitti, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin, Ketua Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo, dan Menpora Roy Suryo menunjukkan surat hasil perundingan antara PSSI dan KPSI, di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (18/2). Kedua organisasi tersebut bersepakat untuk mengakhiri konflik dan akan melaksanakan Kongres PSSI pada 17 Maret 2013 di Jakarta.




TERKAIT:





JAKARTA,KOMPAS.com — PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin berdasarkan kesepakatan dengan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dan Kemenpora diminta menggelar kongres pada 17 Maret 2013 guna menyelesaikan polemik kepengurusan. Kongres yang direncanakan berlangsung di Jakarta ini dipastikan bakal melanggar beberapa aturan terkait penyelenggaraan Kongres PSSI.


"Kita harus maklumi (adanya beberapa pelanggaran aturan penyelenggaraan kongres) karena ini adalah kejadian tidak normal. Makanya, kami akan koordinasi dengan AFC dan FIFA," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo di Jakarta, Senin (18/2/2013). Kongres menjelang batas akhir dari FIFA ini, menurut dia, memang bakal melanggar aturan tentang persiapan Kongres PSSI. Aturan yang terlanggar, sebut dia, misalnya adalah pemberitahuan yang semestinya dilakukan enam pekan sebelum penyelenggaraan.


Sebelumnya, FIFA memberikan tenggat waktu bagi PSSI untuk menyelesaikan persoalan internal mereka hingga 20 Maret 2013. "Pemerintah akan mendukung penuh kongres dengan memenuhi empat syarat sesuai dengan MoU," kata Roy.


Roy Suryo menambahkan, PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin diharapkan bisa membuat persiapan kongres sebaik mungkin. Namun, imbuh dia, pelaksanaan kongres akan dikendalikan bersama-sama oleh PSSI, KPSI, dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).  "Jika kongres nanti berjalan lancar, insya Allah polemik sepak bola akan tuntas. Selain itu, secara otomatis, KPSI akan bubar," kata Roy.


Perwakilan KPSI, La Nyalla Mattalitti, menyambut baik kesepakatan yang dilakukan dengan PSSI yang difasilitasi Menpora dan KOI. Menurut dia, dengan adanya kesepakatan itu, permasalahan cepat selesai. "Coba ini dilakukan sejak dulu. Tetapi, untuk masalah voters, itu soal nama. Jika ada yang masa baktinya berakhir, saya masih bisa memaklumi. Untuk yang caretaker, yang patut dipertanyakan," katanya seusai pertemuan. Berdasarkan MoU Kuala Lumpur yang ditandatangani pada 7 Juni 2012, peserta kongres adalah voters yang menggunakan hak pilihnya pada Kongres Luar Biasa (KLB) Solo pada 9 Juli 2011.  (B016/M008/B Kunto Wibisono)







Editor :


Palupi Annisa Auliani
















7:14 PM | 0 komentar | Read More

Ada Apa dengan Grup Bakrie


JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan keluarga Bakrie saat ini dikabarkan sedang menjual beberapa aset unggulnya. Apakah ini mengindikasikan bisnis keluarga Bakrie terpuruk?


Pakar pengelolaan perusahaan keluarga AB Susanto menyayangkan apa yang telah dilakukan keluarga Bakrie selama ini. Padahal bisnis keluarga Bakrie ini sudah menggurita di semua lini bisnis.


"Ada miss match manajemen di perusahaan keluarga Bakrie, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan. Ini yang seharusnya tidak perlu terjadi," kata Susanto kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (19/2/2013).


Menurut Susanto, pengelolaan keuangan yang dinilai tidak tepat ini disebabkan karena perusahaan memakai utang jangka panjang untuk membiayai usaha yang memiliki jangka pendek. Begitu pula sebaliknya.


Susanto menganggap, hal tersebut lumrah dijalankan oleh perusahaan-perusahaan keluarga Bakrie, khususnya di zaman Orde Baru. Di zaman itu, model-model bisnis seperti ini berkembang pesat. Namun bila diterapkan di zaman demokrasi seperti saat ini, kondisi tersebut sudah kurang tepat.


"Mereka juga terlalu berspekulasi tinggi. Ini yang berbahaya," tambahnya.


Solusinya, keluarga Bakrie harus segera merevitalisasi keuangannya agar bisnis secara sehat.


Seperti diberitakan, Grup Bakrie telah menetapkan niat hengkang dari Bumi Plc. Namun, ada masalah lagi yang melanda, sebab Grup Bakrie harus menyediakan dana 278 juta dollar AS untuk membeli kembali saham (buyback) PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik Bumi Plc.


Pembayaran buyback harus sudah selesai sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bumi Plc pada 21 Februari. Karena alasan tersebut, Grup Bakrie gencar mencari dana.


PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) melalui PT Bakrie Swastika Utama dikabarkan menjual lahan di Rasuna Epicentrum. Total nilainya Rp 2,5 triliun. Selain itu, ELTY juga telah menjual Bakrie Toll Road (BTR) dan Lido senilai Rp 3 triliun.  Kemudian PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) telah menjual lahan sawit seluas 16.000 hektar. UNSP juga ingin menjual perusahaan olekimia Grup Domba Mas 470 juta dollar AS. Bakrie juga dikabarkan ingin menjual 51 persen saham di PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).


Ikuti perkembangannya di Topik Kisruh Bumi


Baca juga:
Hary Tanoe Beli Saham Bumi Plc
Langkah Kuda Grup Bakrie Menjelang RUPSLB Bumi Plc
Ical: VIVA Tidak Akan Dijual!
Hary Tanoe Mengincar Media Milik Bakrie?






Editor :


Erlangga Djumena









7:07 PM | 0 komentar | Read More

RDTR DKI 2030 Segera Disahkan Menjadi Perda

Written By Smart Solusion on Sunday, February 17, 2013 | 7:38 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tata Ruang Provinsi DKI Jakarta Gamal Sinurat mengatakan, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 2010-2030 ditargetkan rampung dan disahkan DPRD sekitar Juni atau Juli 2013. Setelah disahkan, RDTR itu akan menjadi Peraturan Daerah (Perda) karena bereperan vital dalam pembangunan Ibu Kota sesuai Undang-Undang Nomor 26/2007 Tentang Tata Ruang dan Rencana Tata Ruang Wilayah.


Gamal mengatakan, Perda RDTR menjadi prioritas utama karena merupakan payung hukum dalam pembangunan dan upaya melayani masyarakat. Sampai saat ini, proses pembahasannya baru sekitar 80 persen. "Perhitungan saya Juni-Juli bisa disahkan. Itu kan pedoman untuk melakukan layanan kepada masyarakat, kami fokus di situ," kata Gamal, saat dihubungi wartawan, Senin (28/2/2013) pagi.


Di dalamnya, kata Gamal, tercantum juga aturan mengenai sumur resapan yang menjadi syarat utama untuk mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). "Sudah dicantumkan, tinggal dilaksanakan saja," ujarnya.


Sebelumnya, rencana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama melakukan berbagai perubahan di Jakarta bisa terbelenggu RDTR DKI Jakarta 2030. Draf RDTR menunjukkan banyak pasal yang belum sinkron dengan berbagai rencana yang pernah disampaikan pemimpin baru Jakarta itu.


Rencana Jokowi-Basuki mengembangkan transportasi massal, misalnya, belum sinkron dengan draf RDTR 2030. Jika tidak ada penyesuaian naskah RDTR dan kemudian naskah itu disetujui untuk disahkan DPRD DKI, langkah pembenahan transportasi Jokowi-Basuki bisa terganjal. Draf RDTR DKI Jakarta ini dipersiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masa sebelumnya dan sudah disampaikan kepada DPRD DKI.


Semula ditargetkan akan disahkan pada Desember 2012. RDTR merupakan produk hukum turunan dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI Jakarta 2030 yang sudah disahkan pada 24 Agustus 2011. RTRW dan RDTR akan menjadi pedoman penataan wajah Kota Jakarta hingga tahun 2030.


Pada draf RDTR disebutkan bahwa jalur bus transjakarta pada 2030 berjumlah 15 koridor, padahal saat ini transjakarta sudah melayani 12 koridor. Artinya, hanya akan ada tambahan tiga koridor selama 18 tahun. Jalur pada tiga koridor yang akan ditambah juga belum dirinci melewati daerah mana saja, termasuk lokasi halte yang akan dibangun.


Selain koridor transjakarta, dalam RDTR tercantum juga rencana mengenai monorel, mass rapid transit (MRT), dan pembangunan jalan tol. Sebagian perencanaan dalam rancangan RDTR sudah diatur secara detail, tetapi sebagian lagi masih sangat umum.


Berita terkait, baca :


GEBRAKAN JOKOWI






Editor :


Hertanto Soebijoto









7:38 PM | 0 komentar | Read More

Mantan Pacar dan Produser Pertama Madonna Meninggal


Madonna.

Madonna. (sumber: celebrityhaircolorguide)




Kalau bukan karena Kamins, Madonna mungkin tak akan memiliki karier menyanyi.

New York - Mantan produser sekaligus mantan pacar ratu pop dunia, Madonna, meninggal pada umur 57 tahun karena serangan jantung.

Mark Kamins adalah seorang DJ sekaligus produser yang pertama kali menemukan bakat Madonna sebelum penyanyi kontroversial itu menandatangani kontrak dengan label rekaman yang akhirnya melambungkan namanya.

Seorang sumber yang dekat dengan Kamins sudah mengonfirmasi kematian mantan produser Madonna itu.

Berdasarkan berbagai laporan yang dilansir Billboard, Kamins mengalami serangan jantung saat berada Guadalajara, Meksiko, tempat ia mengajar.

Kamins diduga memang sedang berjuang melawan sakit jantungnya sejak beberapa bulan belakangan ini.

Madonna pertama kali mulai diorbitkan oleh Kamins pada tahun 1982 dengan mengirimkan demo lagunya ke pimpinan Sire Records, Seymour Stein, yang kemudian langsung setuju mengontrak Madonna, yang telah mencatat sejarah penting dalam industri musik.

Kamins, yang juga memproduseri single pertama Madonna berjudul "Everybody", juga merupakan orang pertama yang memiliki hubungan asmara dengan Madonna.

Tak heran jika Madonna juga merasa terpukul saat mendengar kematian Kamins. "Saya belum pernah bertemu dia selama bertahun-tahun tapi kalau bukan karena dia, saya mungkin tidak akan memiliki karier menyanyi," kata Madonna pada The Hollywood Reporter.

Dalam pernyataannya, Madonna mengakui bahwa Kamins merupakan DJ pertama yang mau memainkan demo musiknya sebelum ia mendapat kontrak dari label manapun.

"Dia percaya kepada saya sebelum orang lain melakukan hal itu. Saya berutang banyak kepadanya. Semoga ia dapat beristirahat dengan tenang," kata Madonna.


7:32 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger