Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Dishub DKI Tidak Serius Menata Bajaj

Written By Smart Solusion on Wednesday, February 20, 2013 | 7:38 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta dinilai tidak serius menata moda transportasi bajaj di Ibu Kota. Sebab, harga bajaj dianggap mahal dan termasuk barang mewah sehingga terkena pajak tinggi.




Sungguh keterlaluan Dishub DKI Jakarta, masa menetapkan harga bajaj Rp 59,4 juta per unit. Lebih konyol lagi bajaj masuk kategori barang mewah sehingga kena pajak impor 25 persen


-- Djoko Setijowarno




"Sungguh keterlaluan Dishub DKI Jakarta, masa menetapkan harga bajaj Rp 59,4 juta per unit. Lebih konyol lagi bajaj masuk kategori barang mewah sehingga kena pajak impor 25 persen," kata pengamat transportasi Djoko Setijowarno kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (21/2/2013).


Menurut Djoko, tahun 2004 harga bajaj di Semarang masih Rp 17 juta. Hanya dalam waktu tujuh tahun, harga bajaj tersebut sudah melonjak tajam. Di akhir 2011 lalu, memang harga bajaj sudah meroket hingga Rp 55 juta per unit.


"Jika pemerintah serius menata angkutan umum, mestinya bajaj bebas pajak impor. Jika harga bajaj murah, bisa menggantikan bajaj butut di Jakarta," ujarnya.


Jika di daerah, bajaj juga bisa digunakan untuk menggantikan keberadaan ojek dan becak bermotor yang jelas-jelas ilegal. Bajaj khususnya berbahan gas juga cocok digunakan di daerah pegunungan dan tentu saja moda transportasi ini lebih ramah lingkungan.


Sekadar catatan, pada era orde baru, cucu mantan Presiden Soeharto, Ari Sigit memiliki perusahaan importir tunggal pemegang merk bajaj dari India. Namun, setelah 15 tahun berjalan dan terbit Undang-Undang Monopoli, maka bisnis tersebut dilepas. Kini dengan kemampuan anak bangsa yang sudah bisa membuat mobil sendiri, maka kendaraan bajaj tidak seharusnya diimpor complete knock down (CKD). Tapi impornya hanya komponennya saja.


"Sementara chasis, rangka dan komponen tambahan hingga perakitan bisa diproduksi sendiri oleh anak negeri. Jadi pajaknya cuma ada di bahan baku, jasa pabriksi dan perakitan saja. Sehingga pajak impor komponen utama menjadi kecil," kata Djoko.


Masalahnya, proses seperti ini memang agak sedikit rumit dan memerlukan waktu lama. "Pemerintah mungkin ogah mengurus proses ini karena ribet dan duitnya kecil. Kalau sudah seperti ini, bagaimana Indonesia mau maju," ujarnya.


Seperti diberitakan, sekitar separuh bajaj yang beroperasi di DKI tidak laik jalan dan tidak dilengkapi surat-surat resmi. Pemerintah Provinsi DKI berencana meremajakan bajaj-bajaj itu dan menggantinya dengan bajaj berbahan bakar gas. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menjelaskan, saat ini ada 14.424 bajaj yang beroperasi di Jakarta.


"Lebih kurang separuhnya bodong (tidak memiliki surat-surat) dan tidak laik jalan," ujarnya.


Jumlah bajaj tersebut, menurut dia, tidak boleh bertambah, hanya boleh diremajakan. Satu bajaj baru, satu bajaj hilang. Nantinya, semua bajaj di Jakarta pun berbahan bakar gas.


Berita terkait, baca :


GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI






Editor :


Hertanto Soebijoto









7:38 PM | 0 komentar | Read More

Nadia Mulya Ikut Enam Arisan Sekaligus


Jakarta - Banyak orang yang suka mengikuti arisan, karena bisa berkumpul dan berbagi cerita. Itu pulalah yang dialami artis Nadia Mulya yang mengaku mengikuti enam arisan sekaligus.

Menurut Nadia, arisan bukan sekadar ajang kumpul-kumpul sambil mengundi siapa yang menang tiap bulannya. Kegiatan itu menurutnya bisa menjadi alat untuk menjalin silaturahim, sekaligus tempat yang baik untuk saling berbagi informasi.

Presenter yang juga pemain sinetron ini memang mengaku dirinya sampai mengikuti enam arisan. Hal itu dilakukannya, saking senangnya berkumpul dengan teman-teman sosialitanya. Diakui Nadia, ia mengikuti arisan karena ingin bersosialisasi dan mendapatkan informasi terbaru dari rekan-rekannya.

"Tapi karena sibuk, sudah hukum alam, kalau kita cocok, kita akan lanjut terus arisannya. Kalau nggak cocok, kita akan mundur sendiri. Tentunya kalau berkumpul, menghasilkan sesuatu yang positif. Banyak manfaatnya, selama kita mematuhi rambu-rambu," tutur Nadia di Jakarta, Rabu (20/2).

Dari beberapa kegiatan arisan yang diikuti, Nadia mengaku akhirnya mulai selektif memilih arisan. Wanita kelahiran 19 Februari 1980 itu sengaja berpandai-pandai memilih arisan, karena baginya arisan tidak sekadar untuk hadir berkumpul dan menyetor uang.

"Saya ikut arisan sekolahan, ada arisan dengan sesama presenter juga. Banyak banget manfaatnya. Di beberapa kalangan, arisan menjadi ajang untuk beramal juga lho. Banyak sosialita kita, meski kerjanya arisan, tapi baik banget, membangun yayasan juga. Kami ingin masyarakat dibuka pikirannya, bahwa arisan itu dimensinya banyak sekali, dan bisa membantu orang juga," ungkapnya.

Pada akhirnya, Nadia menyimpulkan bahwa arisan itu lebih banyak positifnya daripada negatifnya. Di mana selain dapat menghasilkan uang, kegiatan itu juga dapat menjadi ajang membahas kondisi lingkungan sekitar. Nadia sendiri, yang jelas mengaku berusaha menghindari hal-hal yang negatif, seperti halnya penipuan.

Lebih jauh, menurut perempuan blasteran Jawa Belgia itu, berkat arisan juga dirinya akhirnya dapat menulis buku. Dalam hal ini, demi mendapatkan data yang lengkap, Nadia pun sengaja mewawancarai beberapa narasumber.

"Aku punya stigma. Akhirnya, kami bikin buku, arisan itu apa. Dari situ kita kenalan dengan narasumber. Ini menceritakan jenis-jenis arisan, misalnya arisan berdasarkan profesi dan orang ketiga (suami atau anak yang bersekolah). Juga menyoroti tipe-tipe arisan yang saya ikuti berdasarkan usia," jelasnya.


7:32 PM | 0 komentar | Read More

Pengusaha Masuk Partai, Tak Usah Korupsi Lagi





Pengusaha Masuk Partai, Tak Usah Korupsi Lagi





Penulis : Sabrina Asril | Kamis, 21 Februari 2013 | 09:48 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat melihat fenomena masuknya pengusaha ke dalam dunia politik adalah hal yang positif. Ia pun mengatakan masuknya pengusaha akan menambah pundi-pundi partai, sehingga partai tak perlu lagi korupsi melalui berbagai proyek Badan Anggaran di DPR.

"Ini fenomena baru. Selama ini politik dijauhi oleh pengusaha karena politik dianggap memihak pada satu kekuatan politik," ujar Martin, Kamis (21/2/2013), di Jakarta.

Menurutnya, dengan masuknya pengusaha, seharusnya partai politik tak lagi mengandalkan pembiayaan partai dari para kadernya di DPR. "Kan kalau sudah ada pengusaha masuk ke partai-partai, tidak perlu korupsi lagi. Maka, partai itu harus mendeklarasikan diri pada zero korupsi," katanya.

Pernyataan Martin ini merespons masuknya pengusaha Hary Tanoesoedibjo ke Partai Hanura. Hary sebelumnya memutuskan keluar dari Partai Nasdem karena berseberangan dengan Surya Paloh, pendiri partai itu. Di Hanura, Hary kini menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura. Saat resmi bergabung, Hary menyatakan kesiapannya memberikan bantuan tenaga hingga finansial bagi partainya. Bantuan finansial yang dimaksud mulai dari bantuan biaya para calon legislatif Hanura hingga iklan dan pemberitaan di media massa yang dikuasainya.

Tidak hanya menambah kekuatan finansial, pindahnya Hary Tanoe ke Partai Hanura juga menambah kekuatan kader partai itu. Sebab, tak hanya Hary Tanoe yang bergabung, sejumlah pengurus Partai Nasdem juga memutuskan keluar dan mengikuti jejaknya bergabung dengan Hanura.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary















7:17 PM | 0 komentar | Read More

Bimasakti Gagal di Kandang



NBL Indonesia


Bimasakti Gagal di Kandang





Penulis : Wisnu Aji Dewabrata | Kamis, 21 Februari 2013 | 06:17 WIB











MALANG, KOMPAS.com -- Tim tuan rumah Bimasakti Nikko Steel Malang gagal meraih kemenangan pada lanjutan laga liga basket Speedy NBL Indonesia Seri III di GOR Bimasakti, Malang, Jawa Timur, Rabu (20/2/2013), setelah digulung Hangtuah Sumsel Indonesia Muda 81-77. Pemain Bimasakti meninggalkan lapangan yang merupakan tempat mereka berlatih sehari-hari dengan wajah murung.


Kemenangan Bimasakti nyaris menjadi kenyataan jika pada detik-detik terakhir pemain Bimasakti lebih tenang serta tidak membuat kesalahan. Hanya dalam waktu 30 detik, skor yang semula seimbang 77-77 berakhir dengan kemenangan Hangtuah. Ironinya, pada pertengahan kuarter keempat, Bimasakti sempat memimpin beberapa poin.


Pelatih Bimasakti, William McCammon terlihat sangat kesal usai pertandingan. Ia ogah-ogahan melayani pertanyaan wartawan, bahkan sempat mengomeli wartawan yang mewawancarainya. "Pemain melakukan kesalahan-kesalahan yang semestinya tidak mereka lakukan. Saya menjadi pelatih Bimasakti bukan untuk melihat tim ini di peringkat bawah," katanya.


Hasil pertandingan lain pada Rabu, Satria Muda Britama menang mudah atas NSH GMC Riau, 92-68. Galank Gunawan, Bonanza Siregar, Kevin Sitorus, Bayu Anggara, Frida Susanto sangat produktif. Galank mencetak poin 17, Bonanza 18, sedangkan Kevin, Bayu, dan Frida masing-masing meraih 10 poin.


Pertandingan terakhir Rabu malam adalah Stadium Jakarta kontra Satya Wacana Angsapura LBC Salatiga, 62-49. Teriakan para supporter Satya Wacana dari tribun tidak mampu mendongkrak penampilan tim dari Salatiga, Jawa Tengah itu.



















7:14 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIHSG Dibuka Turun Searah AsiaRahmi Sukses Menjadi Juragan Sekolah AnakRentang IHSG di 4.609-4.650Hari Ini, IHSG Siap-siap TurunKemenkeu Ingin Kelola Sebagian Kas NegaraWall Street Turun Setelah The Fed Rilis RisalahPemerintah Lambat Kembangkan Energi TerbarukanBuruh Tolak Denny Indrayana Jadi Komut JamsostekMenteri Perdagangan Kunjungi Sentra Tahu-TempeMari Pangestu "Kampanye" ke PolandiaHarga Patokan Kedelai Masih Tunggu PerpresGaruda dan GE Kembangkan GMFBanjir Jakarta Tak Pengaruhi Asuransi KerugianIHSG Jajal Level Resistance BaruEnam Saham Grup Bakrie Tersungkur


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 21 Feb 2013 10:00:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/09385391/IHSG.Dibuka.Turun.Searah.Asia Thu , 21 Feb 2013 09:38:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan dibuka terpangkas 12,927 poin atau sekitar 0,28 persen ke level 4.621,524, Kamis 21/2/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/09385391/IHSG.Dibuka.Turun.Searah.Asia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/09385391/IHSG.Dibuka.Turun.Searah.Asia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/0918430/Rahmi.Sukses.Menjadi.Juragan.Sekolah.Anak Thu , 21 Feb 2013 09:18:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/21/0916157-rahmi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Berawal dari niat untuk membantu ekonomi keluarga, Rahmi Salviviani 30 kini sukses menjadi pengusaha di bidang pendidikan di Pekanbaru, Riau. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/0918430/Rahmi.Sukses.Menjadi.Juragan.Sekolah.Anak">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/0918430/Rahmi.Sukses.Menjadi.Juragan.Sekolah.Anak http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08442680/Rentang.IHSG.di.4.609.4.650 Thu , 21 Feb 2013 08:44:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0920283t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah, Kamis 21/2/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08442680/Rentang.IHSG.di.4.609.4.650">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08442680/Rentang.IHSG.di.4.6094.650 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08402484/Hari.Ini..IHSG.Siap.siap.Turun. Thu , 21 Feb 2013 08:40:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/20/1223051t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan melemah, Kamis 21/2/2013. Investor asing bakal siap-siap melepas saham-sahamnya di bursa. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08402484/Hari.Ini..IHSG.Siap.siap.Turun.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08402484/Hari.Ini..IHSG.Siapsiap.Turun. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07502329/Kemenkeu.Ingin.Kelola.Sebagian.Kas.Negara Thu , 21 Feb 2013 07:50:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/12/1316412-pri-uang-rupiah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dana pemerintah yang selama ini ditempatkan di Bank Indonesia BI, sebagian akan ditempatkan dalam berbagai portofolio. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07502329/Kemenkeu.Ingin.Kelola.Sebagian.Kas.Negara">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07502329/Kemenkeu.Ingin.Kelola.Sebagian.Kas.Negara http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07242419/Wall.Street.Turun.Setelah.The.Fed.Rilis.Risalah Thu , 21 Feb 2013 07:24:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/02/1522334t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Saham-saham di Wall Street turun, setelah risalah Federal Reserve menunjukkan perpecahan atas pembelian aset. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07242419/Wall.Street.Turun.Setelah.The.Fed.Rilis.Risalah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07242419/Wall.Street.Turun.Setelah.The.Fed.Rilis.Risalah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2219269/Pemerintah.Lambat.Kembangkan.Energi.Terbarukan Wed , 20 Feb 2013 22:19:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/23/4950814t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menurunnya produksi minyak Indonesia seharusnya bisa ditutupi energi terbarukan. Namun, pemerintah belum serius memproduksi energi alternatif ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2219269/Pemerintah.Lambat.Kembangkan.Energi.Terbarukan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2219269/Pemerintah.Lambat.Kembangkan.Energi.Terbarukan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2207055/Buruh.Tolak.Denny.Indrayana.Jadi.Komut.Jamsostek Wed , 20 Feb 2013 22:07:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/05/29/1158338t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebelumnya, sempat beredar kabar mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil dan mantan Direktur Utama Jamsostek yang bakal mengisi posisi komisaris utama. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2207055/Buruh.Tolak.Denny.Indrayana.Jadi.Komut.Jamsostek">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2207055/Buruh.Tolak.Denny.Indrayana.Jadi.Komut.Jamsostek http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20222872/Menteri.Perdagangan.Kunjungi.Sentra.Tahu.Tempe Wed , 20 Feb 2013 20:22:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/17/1759584t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah tengah berupaya mengatur tata niaga kedelai melalui program Stabilisasi Harga Kedelai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20222872/Menteri.Perdagangan.Kunjungi.Sentra.Tahu.Tempe">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20222872/Menteri.Perdagangan.Kunjungi.Sentra.TahuTempe http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2012086/Mari.Pangestu.Kampanye..ke.Polandia Wed , 20 Feb 2013 20:12:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/09/1945497t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai perdagangan Indonesia dan Polandia pada Januari-Oktober 2012 tercatat 417,9 juta dollar AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2012086/Mari.Pangestu.Kampanye..ke.Polandia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2012086/Mari.Pangestu.Kampanye..ke.Polandia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20042235/Harga.Patokan.Kedelai.Masih.Tunggu.Perpres. Wed , 20 Feb 2013 20:04:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/14/1401402t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah akan menetapkan dua HPP, yakni HPP pembelian dan HPP penjualan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20042235/Harga.Patokan.Kedelai.Masih.Tunggu.Perpres.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20042235/Harga.Patokan.Kedelai.Masih.Tunggu.Perpres. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17345095/Garuda.dan.GE.Kembangkan.GMF Wed , 20 Feb 2013 17:34:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/28/0652208-penilaian-media-australia-atas-layanan-garuda--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai Garuda Indonesia dan General Electric, Rabu 20/2/2013 meluncurkan engine test cell untuk Garuda Maintenance Facility GMF Aero Asia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17345095/Garuda.dan.GE.Kembangkan.GMF">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17345095/Garuda.dan.GE.Kembangkan.GMF http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17184229/Banjir.Jakarta.Tak.Pengaruhi.Asuransi.Kerugian. Wed , 20 Feb 2013 17:18:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/21/1106342-rad-kawasan-grogol-masih-tergenang--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tingkat penetrasi asuransi rendah di Indonesia, yaitu kurang dari 2 persen dari produk domestik bruto. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17184229/Banjir.Jakarta.Tak.Pengaruhi.Asuransi.Kerugian.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17184229/Banjir.Jakarta.Tak.Pengaruhi.Asuransi.Kerugian. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17123971/IHSG.Jajal.Level.Resistance.Baru Wed , 20 Feb 2013 17:12:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah kemarin sempat melemah tipis, Indeks Harga Saham Gabungan IHSG pada perdagangan Rabu 20/2/2013 bertambah 32 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17123971/IHSG.Jajal.Level.Resistance.Baru">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17123971/IHSG.Jajal.Level.Resistance.Baru http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17045541/Enam.Saham.Grup.Bakrie.Tersungkur Wed , 20 Feb 2013 17:04:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/22/1157332-pri-ihsg-melemah-25-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan IHSG hari ini ditutup menguat 32,39 poin 0,7 persen ke level 4.634,45. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17045541/Enam.Saham.Grup.Bakrie.Tersungkur">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17045541/Enam.Saham.Grup.Bakrie.Tersungkur


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIHSG Dibuka Turun Searah AsiaRahmi Sukses Menjadi Juragan Sekolah AnakRentang IHSG di 4.609-4.650Hari Ini, IHSG Siap-siap TurunKemenkeu Ingin Kelola Sebagian Kas NegaraWall Street Turun Setelah The Fed Rilis RisalahPemerintah Lambat Kembangkan Energi TerbarukanBuruh Tolak Denny Indrayana Jadi Komut JamsostekMenteri Perdagangan Kunjungi Sentra Tahu-TempeMari Pangestu "Kampanye" ke PolandiaHarga Patokan Kedelai Masih Tunggu PerpresGaruda dan GE Kembangkan GMFBanjir Jakarta Tak Pengaruhi Asuransi KerugianIHSG Jajal Level Resistance BaruEnam Saham Grup Bakrie Tersungkur


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 21 Feb 2013 10:00:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/09385391/IHSG.Dibuka.Turun.Searah.Asia Thu , 21 Feb 2013 09:38:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan dibuka terpangkas 12,927 poin atau sekitar 0,28 persen ke level 4.621,524, Kamis 21/2/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/09385391/IHSG.Dibuka.Turun.Searah.Asia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/09385391/IHSG.Dibuka.Turun.Searah.Asia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/0918430/Rahmi.Sukses.Menjadi.Juragan.Sekolah.Anak Thu , 21 Feb 2013 09:18:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/21/0916157-rahmi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Berawal dari niat untuk membantu ekonomi keluarga, Rahmi Salviviani 30 kini sukses menjadi pengusaha di bidang pendidikan di Pekanbaru, Riau. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/0918430/Rahmi.Sukses.Menjadi.Juragan.Sekolah.Anak">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/0918430/Rahmi.Sukses.Menjadi.Juragan.Sekolah.Anak http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08442680/Rentang.IHSG.di.4.609.4.650 Thu , 21 Feb 2013 08:44:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0920283t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah, Kamis 21/2/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08442680/Rentang.IHSG.di.4.609.4.650">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08442680/Rentang.IHSG.di.4.6094.650 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08402484/Hari.Ini..IHSG.Siap.siap.Turun. Thu , 21 Feb 2013 08:40:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/20/1223051t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan melemah, Kamis 21/2/2013. Investor asing bakal siap-siap melepas saham-sahamnya di bursa. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08402484/Hari.Ini..IHSG.Siap.siap.Turun.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/08402484/Hari.Ini..IHSG.Siapsiap.Turun. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07502329/Kemenkeu.Ingin.Kelola.Sebagian.Kas.Negara Thu , 21 Feb 2013 07:50:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/12/1316412-pri-uang-rupiah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dana pemerintah yang selama ini ditempatkan di Bank Indonesia BI, sebagian akan ditempatkan dalam berbagai portofolio. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07502329/Kemenkeu.Ingin.Kelola.Sebagian.Kas.Negara">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07502329/Kemenkeu.Ingin.Kelola.Sebagian.Kas.Negara http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07242419/Wall.Street.Turun.Setelah.The.Fed.Rilis.Risalah Thu , 21 Feb 2013 07:24:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/02/1522334t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Saham-saham di Wall Street turun, setelah risalah Federal Reserve menunjukkan perpecahan atas pembelian aset. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07242419/Wall.Street.Turun.Setelah.The.Fed.Rilis.Risalah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/21/07242419/Wall.Street.Turun.Setelah.The.Fed.Rilis.Risalah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2219269/Pemerintah.Lambat.Kembangkan.Energi.Terbarukan Wed , 20 Feb 2013 22:19:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/23/4950814t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menurunnya produksi minyak Indonesia seharusnya bisa ditutupi energi terbarukan. Namun, pemerintah belum serius memproduksi energi alternatif ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2219269/Pemerintah.Lambat.Kembangkan.Energi.Terbarukan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2219269/Pemerintah.Lambat.Kembangkan.Energi.Terbarukan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2207055/Buruh.Tolak.Denny.Indrayana.Jadi.Komut.Jamsostek Wed , 20 Feb 2013 22:07:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/05/29/1158338t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebelumnya, sempat beredar kabar mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil dan mantan Direktur Utama Jamsostek yang bakal mengisi posisi komisaris utama. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2207055/Buruh.Tolak.Denny.Indrayana.Jadi.Komut.Jamsostek">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2207055/Buruh.Tolak.Denny.Indrayana.Jadi.Komut.Jamsostek http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20222872/Menteri.Perdagangan.Kunjungi.Sentra.Tahu.Tempe Wed , 20 Feb 2013 20:22:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/17/1759584t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah tengah berupaya mengatur tata niaga kedelai melalui program Stabilisasi Harga Kedelai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20222872/Menteri.Perdagangan.Kunjungi.Sentra.Tahu.Tempe">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20222872/Menteri.Perdagangan.Kunjungi.Sentra.TahuTempe http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2012086/Mari.Pangestu.Kampanye..ke.Polandia Wed , 20 Feb 2013 20:12:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/09/1945497t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai perdagangan Indonesia dan Polandia pada Januari-Oktober 2012 tercatat 417,9 juta dollar AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2012086/Mari.Pangestu.Kampanye..ke.Polandia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/2012086/Mari.Pangestu.Kampanye..ke.Polandia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20042235/Harga.Patokan.Kedelai.Masih.Tunggu.Perpres. Wed , 20 Feb 2013 20:04:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/14/1401402t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah akan menetapkan dua HPP, yakni HPP pembelian dan HPP penjualan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20042235/Harga.Patokan.Kedelai.Masih.Tunggu.Perpres.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/20042235/Harga.Patokan.Kedelai.Masih.Tunggu.Perpres. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17345095/Garuda.dan.GE.Kembangkan.GMF Wed , 20 Feb 2013 17:34:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/28/0652208-penilaian-media-australia-atas-layanan-garuda--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai Garuda Indonesia dan General Electric, Rabu 20/2/2013 meluncurkan engine test cell untuk Garuda Maintenance Facility GMF Aero Asia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17345095/Garuda.dan.GE.Kembangkan.GMF">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17345095/Garuda.dan.GE.Kembangkan.GMF http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17184229/Banjir.Jakarta.Tak.Pengaruhi.Asuransi.Kerugian. Wed , 20 Feb 2013 17:18:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/21/1106342-rad-kawasan-grogol-masih-tergenang--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tingkat penetrasi asuransi rendah di Indonesia, yaitu kurang dari 2 persen dari produk domestik bruto. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17184229/Banjir.Jakarta.Tak.Pengaruhi.Asuransi.Kerugian.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17184229/Banjir.Jakarta.Tak.Pengaruhi.Asuransi.Kerugian. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17123971/IHSG.Jajal.Level.Resistance.Baru Wed , 20 Feb 2013 17:12:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah kemarin sempat melemah tipis, Indeks Harga Saham Gabungan IHSG pada perdagangan Rabu 20/2/2013 bertambah 32 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17123971/IHSG.Jajal.Level.Resistance.Baru">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17123971/IHSG.Jajal.Level.Resistance.Baru http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17045541/Enam.Saham.Grup.Bakrie.Tersungkur Wed , 20 Feb 2013 17:04:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/22/1157332-pri-ihsg-melemah-25-poin--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan IHSG hari ini ditutup menguat 32,39 poin 0,7 persen ke level 4.634,45. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17045541/Enam.Saham.Grup.Bakrie.Tersungkur">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/20/17045541/Enam.Saham.Grup.Bakrie.Tersungkur


7:06 PM | 0 komentar | Read More

Waspada! Rampok Teror Jakarta Timur

Written By Smart Solusion on Tuesday, February 19, 2013 | 7:38 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah Jakarta Timur, harus meningkatkan kewaspadaannya terhadap tindak kriminalitas. Sebab, aksi perampokan beberapa hari terakhir, tampaknya menjadikan Jakarta Timur sebagai sasaran empuk pelaku beraksi.


Data dari pemberitaan Kompas.com dari kurun Januari 2013 hingga kini, tercatat telah terjadi 16 kali pencurian disertai aksi kekerasan yang terjadi di Jakarta Timur. Dari jumlah itu, hanya tiga kasus yang pelakunya tertangkap. Bahkan, dalam kurun itu, pada Jumat (15/2/2013) terdapat tiga kali perampokan. Dari 16 kali aksi perampokan tersebut, para pelaku yang seluruhnya berkelompok cenderung tak kenal kata tega pada korbannya.


Jika pelaku merasa tersudut atas tingkah korban, pelaku tak segan-segan melukai korbannya. Terlebih, para pelaku kebanyakan mempersenjatai diri dengan berbagai macam alat, mulai dari pistol hingga parang. Tercatat, dari 16 perampokan, 7 di antaranya mengakibatkan korban luka. Sebanyak 1 kasus dibacok, 5 kasus ditembak dan 1 kasus dibacok dan ditembak. Beruntung tak ada korban jiwa.


Ironisnya, dari jumlah tersebut, kebanyakan aksi perampokan terjadi di siang hari. Tercatat 9 kali aksi perampokan dilakukan pada siang hari, yaitu antara pukul 10.00 WIB dan pukul 12.00 WIB, sebanyak 5 kasus perampokan terjadi malam hari antara pukul 21.00 WIB dan pukul 00.00 WIB. Sebanyak dua kasus terjadi antara pukul 03.00 WIB dan 05.00 WIB.


Kurang Patroli, Kurang Kepercayaan


Kriminolog dari Universitas Indonesia, Thomas Sunaryo mengungkapkan, terdapat dua pemicu mengapa aksi perampokan marak terjadi di Jakarta Timur. Pertama, wilayah yang luas dan bersinggungan dengan perbatasan. Kondisi itu memiliki keterkaitan dengan faktor kedua, yakni lemahnya pengawasan aparat keamanan pada daerah-daerah tertentu, terutama yang rawan.


"Patroli kontrol petugas sepertinya longgar, apalagi sebagian besar penghuninya adalah warga menengah ke bawah," ujarnya.


Thomas mengatakan, beberapa kasus yang menjadi trend yakni merampok nasabah bank. Menurut dia, kondisi itu bisa terjadi lantaran kepercayaan masyarakat kepada kepolisian rendah. Kondisi ini lah yang menjadi celah bagi pelaku perampokan leluasa menjalankan aksinya lantaran tingkat risiko tertangkap, minim. Meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan, penyuluhan dan sosialisasi tentang adanya jasa pelayanan bagi mereka yang membutuhkan adalah salah satu kunci aparat kepolisian menjaga titik rawan aksi kriminalitas.


Masyarakat Nekat


Menanggapi hal tersebut, Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur, Komisaris Didik Haryadi mengatakan, petugas kepolisian tengah melakukan penyelidikan pada rentetan perampokan yang terjadi di wilayah hukumnya. Penyelidikan tersebut pun melibatkan pihak lain.


Didik memprediksi, para perampok yang beraksi di wilayah hukumnya terdiri dari profesional yang telah merencanakan aksinya jauh-jauh hari. Hal tersebut dapat dilihat dari modus serta pola kejahatannya yang cenderung rapi. Diduga, rentetan perampokan tersebut pun dilakukan oleh kelompok pelaku yang sama.


"Tentunya bisa dikatakan mereka orang-orang-orang yang sama kalau dilihat modusnya. Dan pastinya orang profesional," ujarnya.


Terkait longgarnya pengawasan kepolisian pada titik rawan, Didik membantahnya. Menurut dia, petugas kepolisian telah maksimal menjalankan patroli di titik-titik rawan kejahatan. Masalahnya, kata Didik, intensitas komunikasi antara masyarakat dan petugas kepolisian sangat rendah. Itulah sebabnya, mereka yang mengambil uang dalam jumlah besar, nekat tak memakai pengawalan hingga akhirnya berujung pada aksi perampokan.


"Kan kalau sudah kejadian, kami lagi yang disalahkan. Padahal bagi mereka yang melakukan penyetoran uang dalam jumlah besar, bisa meminta pengawalan polisi, gratis," ujarnya.


Jika ada polisi yang meminta uang dalam upaya pengamanan, kata Didik, agar melaporkannya ke kantor polisi terdekat.


Teror Jumat


Diberitakan sebelumnya, Jumat (15/2/2013), wilayah Jakarta Timur bagai mendapat teror dari pelaku perampokan. Sebanyak tiga aksi perampokan terjadi dan satu kasus di antaranya mengakibatkan korban mengalami luka serius.


1. Pukul 02.30 WIB, seorang karyawan swasta bernama Nurhalimah (15) dan rekannya Nurul Awaliyah (19) nyaris menjadi korban perampokan di Jalan Tugas, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Beruntung para pelaku yang sudah membawa lari dompet milik korban berisi uang tunai sekitar Rp 100.000, berhasil dibekuk petugas yang sedang patroli di sekitar lokasi.


2. Pukul 11.00 WIB, sekitar 6 orang perampok merampas uang senilai Rp 115 juta dan Giro Rp 7 juta hasil penjualan SPBU 34.13403, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur yang akan disetorkan ke Bank Mandiri yang berada tepat di seberang SPBU. Dalam melancarkan aksinya, pelaku membacok dan menembak satu pegawai SPBU, Iim Permana, hingga luka serius.


3. Tak sampai dua jam, pukul 12.15 WIB, para perampok yang diperkirakan berjumlah delapan orang membawa kabur tas berisi uang tunai sejumlah Rp 40.719.000 dan Giro senilai Rp 3. 850.000, milik karyawan PT Indomarco Adi Prima bernama Manuala Manik (49). Pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam dan senjata api sambil menodongkan ke korban. Tak berdaya, korban pasrah uang milik perusahaan digasak.






Editor :


Hertanto Soebijoto









7:38 PM | 0 komentar | Read More

Mayangsari Prihatin Ashanty Sakit Radang Selaput Otak


Jakarta - Artis dan penyanyi Ashanty kini hanya bisa tergolek lemas di ruang perawatan di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan.

Sakitnya istri dari Anang Hermansyah ini pun mendapatkan simpati dan keprihatinan dari banyak pihak. Salah satunya adalah artis Mayangsari, yang datang menjenguk Selasa (19/2) malam. Menurut Mayangsari, dirinya prihatin dengan penyakit yang diderita oleh sahabatnya itu.

"Prihatin-lah. Siapa sih orang mau sakit? Kita kan maunya sehat," ungkap Mayangsari, saat menjenguk Ashanty di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/2) malam.

Pelantun lagu "Harus Malam Ini" itu pun mengaku tidak banyak mengobrol dengan Ashanty, karena istri Anang itu tengah beristirahat. "Saya tadi ngelihat dia lagi istirahat, yah. Tidak terlalu banyak bicara dengan dia ya," jelas istri dari Bambang Trihatmodjo itu.

Mayangsari pun mengaku berharap agar Ashanty bisa cepat sembuh dan kembali menjalani aktivitasnya seperti sedia kala. "Yang jelas, saya mewakili teman-teman, berharap semoga Ashanty cepat sehat. Banyak istirahat, jangan capek-capek dulu," ujarnya.

Ashanty sendiri, menurut penuturan Anang Hermansyah sebelumnya, didiagnosa menderita penyakit radang selaput otak, sehingga mengharuskan Ashanty menjalani terapi dan istirahat total.


7:32 PM | 0 komentar | Read More

Tak Ada Istilah Libur bagi Presiden


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden merupakan pemegang kekuasaan pemerintahan. Dengan posisinya itu, Presiden mestinya tak mengenal libur akhir pekan.


”Kalau mau libur akhir pekan mengurus parpol, dia sebaiknya mengajukan pemberitahuan cuti akhir pekan untuk mengurus parpol kepada MPR sebagai representasi rakyat,” ujar pakar hukum Andi Irmanputra Sidin, Selasa (19/2) siang.


Seperti diberitakan, Sekretaris Kabinet Dipo Alam menyebutkan, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan aktivitas terkait Partai Demokrat, hal itu dilaksanakan pada akhir pekan. Dipo juga membantah anggapan bahwa Presiden tidak lagi fokus pada pemerintahan sejak memutuskan memimpin gerakan penyelamatan dan pembersihan Partai Demokrat.


Menurut Irman, Undang-Undang Pemilu Presiden perlu mengatur secara jelas, pasangan calon presiden-wakil presiden terpilih yang merupakan anggota atau pengurus parpol secara otomatis lepas keanggotaannya dari partai yang bersangkutan.


Sementara itu, Hakim Konstitusi Akil Mochtar mengusulkan agar larangan rangkap jabatan partai dengan presiden itu diwujudkan dalam bentuk surat pernyataan untuk melepas jabatannya di partai jika terpilih menjadi calon presiden. Surat pernyataan itu perlu dijadikan salah satu syarat untuk maju sebagai calon presiden/wakil presiden.


Pengajar Hukum Ketatanegaraan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Umbu Rauta, mengatakan, karena tidak ada aturannya, seseorang seharusnya secara sukarela mundur dari jabatan strategis di parpol. ”Hal itu akan menjadi preseden yang baik dan lama-kelamaan akan menjadi aturan tidak tertulis dalam dunia politik,” kata Umbu.


Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat dan Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman) Indonesia Fadjroel Rachman mengatakan, Presiden RI harus dipisahkan dari urusan operasional parpol. Jika perlu, aturan ini dituangkan ke dalam undang-undang.


Presiden, kata Fadjroel, boleh saja punya hubungan dengan partai, tetapi hanya memberikan pertimbangan, tidak kemudian turun tangan langsung mengurus operasional partai. Contohnya, presiden pertama RI, Soekarno, yang mendirikan Partai Nasional Indonesia, tetapi mendudukkan dirinya berada di atas semua partai. Dengan kualitas kepemimpinannya, dia sebagai kepala negara dan pemerintahan yang berdiri di atas semua partai, kelompok, dan golongan.


Di Boyolali, Jawa Tengah, Wakil Ketua DPRD Boyolali yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Boyolali Sujadi mengatakan, tidak ada aturan di dalam partai yang mengharuskan seorang pengurus mundur ketika terpilih menjadi pejabat publik.


Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro kemarin juga menepis tudingan bahwa pemerintahan Yudhoyono tidak bekerja karena disibukkan oleh politik.(IAM/DIK/ANA/UTI/EDN)







Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









7:17 PM | 0 komentar | Read More

Anak dan Cucu Maradona Bermain Bersama Anak Messi




Anak dan Cucu Maradona Bermain Bersama Anak Messi





Rabu, 20 Februari 2013 | 08:50 WIB












BUENOS AIRES, Kompas.com - Legenda sepakbola Diego Maradona bermimpi suatu saat puteranya, Diego Fernando akan bermain bersama putra Lionel Messi dan Sergio Aguero.

Maradona baru saja mendapat seorang putra dari mantan kekasihnya, Victoria Ojeda yang diberi nama Diego Fernando.

Putra Messi, Thiago saat ini berusia 3 tahun enam bulan sementara putera Aguero berusia empat tahun. Putera Aguero, Benjamin yang adalah juga cucu Maradona dari  Aguero dengan puterinya, Giannina.

"Salah satu dari mereka akan bermain sebagai pemain tengah. Thiago (Messi) akan menjadi kapten dan bermain bersama Dieguito Fernando (putra Maradona). Benjamain (Aguero) akan menempatkan posisi di depan," ungkap Maradona dalam wawancara radio di Dubai.

Maradona mengaku ingin segera terbang ke Argentina untuk menjenguk anaknya yang baru lahir. "Saya masih terikat kontrak di Dubai hingga Juni.  Baru saya akan pergi ke Argentina, meski hanya sebentar," kata mantan kapten dan pelatih timnas Argentina ini.

"Saya akan mengurus dan menyediakan semua kebutuhan dia (Diego Fernando)," lanjutnya.

Maradona memiliki dua puteri, Dalma dan Giannina dari mantan isterinya, Claudia Villafane. Ia juga memiliki seorang putera, Diego Jr dari hubungan singkatnya dengan seorang wanita di Napoli pada 1980-an.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















7:14 PM | 0 komentar | Read More

Rupiah di Rp 9.690-Rp 9.710 Per Dollar AS




NILAI TUKAR


Rupiah di Rp 9.690-Rp 9.710 Per Dollar AS





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Rabu, 20 Februari 2013 | 09:00 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar rupiah atas dollar AS masih dalam posisi tertekan. Rentang rupiah pada perdagangan Rabu (20/2/2013) ini berada di level Rp 9.690-Rp 9.710 per dollar AS. Kemarin rupiah ditutup melemah 24 poin (0,25 persen) di level Rp 9.709 per dollar AS (kurs tengah Bloomerg).


Adapun bursa Asia ditutup variatif. Untuk bursa Indonesia (IHSG) melemah tipis, ditutup di level 4.602,06 (0,22 persen). Harga minyak mentah juga ditutup variatif.


Harga WTI naik menjadi 96,66 dollar AS per barrel. Namun, harga Brent turun menjadi 117,23 dollar AS per barrel. Pasar utama global ditutup menguat kemarin, sedangkan indeks future Asia variatif untuk hari ini.


Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, memperkirakan rupiah dapat terangkat karena sentimen positif itu. "Untuk rupiah kami perkirakan antara Rp 9.690-Rp 9.710 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg)," kata Lana.



















7:06 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger