Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Tren Pelemahan Masih Membayangi Rupiah

Written By Smart Solusion on Thursday, March 14, 2013 | 8:06 PM




Nilai Tukar


Tren Pelemahan Masih Membayangi Rupiah





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Jumat, 15 Maret 2013 | 09:51 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Tren pelemahan nilai tukar rupiah pada dollar AS diperkirakan masih membayangi, termasuk di perdagangan akhir pekan ini.


Membaiknya perekonomian Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu penanda hal itu. Nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 9.702,50 per dollar AS dari saat dibuka di level Rp 9.690 per dollar AS, Kamis (14/3/2013). Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.690-9.710 per dollar AS.


Aksi ambil untung kembali terjadi di pasar bursa saham domestik yang ditutup di zona merah kemarin. Kekhawatiran terhadap naiknya inflasi, diperkirakan mendorong beberapa pelaku pasar melakukan aksi ambil untung di portofolionya dan diperkirakan mendorong rupiah melemah menjelang penutupan kemarin.


Riset BNI Treasury memperkirakan, hari ini rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah kembali. Rilis data pengajuan klaim jaminan sosial (initial jobless claim) di AS, di mana lebih baik dari ekspektasi (332k vs 342k) diproyeksikan akan mengeskalasi dollar AS terhadap rupiah hari ini.


Bank Indonesia pun diproyeksikan akan terus mengawasi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini.



















8:06 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Megapolitan

Written By Smart Solusion on Wednesday, March 13, 2013 | 8:38 PM

KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comKorban Mutilasi Sempat Minta Izin Istri Menagih UtangGadis di Jaktim Diduga Diperkosa Kenalan FacebookAyah Perkosa Anak Dilimpahkan ke Kejari JaktimTKP Gadis Diperkosa Sering Dijadikan Tempat MesumIni Penyebab Jakarta Semakin PanasMayat Terpotong-potong Itu adalah TonnyDua Tersangka Pembunuh Wanudya DitangkapCegah Kebakaran, Jokowi Desak PLN Putus Aliran Listrik LiarPenemuan Korban Mutilasi Ancol, Bermula dari BauCiri Korban Mutilasi Ancol Mirip Laporan KehilanganDitemukan Potongan Tubuh Manusia di AncolSetelah Gelar Perkara, Korban Seks Oral Akan Dipanggil LagiKorban Tertabrak Transjakarta Itu Pasangan Suami IstriSetelah Hamili Pacar, Siswa Ini Malah MenyiksanyaPenjual Makanan Menghemat Bawang atau Naikkan Harga


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 14 Mar 2013 10:30:25 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/10134186/Korban.Mutilasi.Sempat.Minta.Izin.Istri.Menagih.Utang Thu , 14 Mar 2013 10:13:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/05/1339358-ambulans-t.gif" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tonny Arufin Djomin 45, korban mutilasi yang ditemukan di kawasan ruko Hotel Marina, Ancol sempat meminta izin istri untuk menagih utang. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/10134186/Korban.Mutilasi.Sempat.Minta.Izin.Istri.Menagih.Utang">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/10134186/Korban.Mutilasi.Sempat.Minta.Izin.Istri.Menagih.Utang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09472885/Gadis.di.Jaktim.Diduga.Diperkosa.Kenalan.Facebook Thu , 14 Mar 2013 09:47:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/14/1852476t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gadis berinisial N 15 diduga menjadi korban tindak kekerasan seksual hingga trauma di RS Polri oleh seorang pria yang dikenalnya di facebook. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09472885/Gadis.di.Jaktim.Diduga.Diperkosa.Kenalan.Facebook">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09472885/Gadis.di.Jaktim.Diduga.Diperkosa.Kenalan.Facebook http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09231649/Ayah.Perkosa.Anak.Dilimpahkan.ke.Kejari.Jaktim Thu , 14 Mar 2013 09:23:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/07/1726255-jokowi-melayat-ri-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polrestro Jakarta Timur telah merampungkan berkas Sunoto 55, tersangka kasus kekerasan seksual anaknya sendiri, RI 11. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09231649/Ayah.Perkosa.Anak.Dilimpahkan.ke.Kejari.Jaktim">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09231649/Ayah.Perkosa.Anak.Dilimpahkan.ke.Kejari.Jaktim http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0857039/TKP.Gadis.Diperkosa.Sering.Dijadikan.Tempat.Mesum Thu , 14 Mar 2013 08:57:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/21/1023236-pelecehan-seksual-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lahan yang diduga menjadi tempat belasan pria melakukan tindakan pemerkosaan pada gadis N 15 di Jakarta Timur, memang dikenal rawan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0857039/TKP.Gadis.Diperkosa.Sering.Dijadikan.Tempat.Mesum">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0857039/TKP.Gadis.Diperkosa.Sering.Dijadikan.Tempat.Mesum http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/08325158/Ini.Penyebab.Jakarta.Semakin.Panas Thu , 14 Mar 2013 08:32:51 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/15/1402493-set--waspadai-cuaca-ekstrem--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Beberapa hari belakangan ini cuaca di Jakarta semakin panas. Masyarakat merasakan suhu udara panas lebih tinggi dan lebih terik dari sebelumnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/08325158/Ini.Penyebab.Jakarta.Semakin.Panas">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/08325158/Ini.Penyebab.Jakarta.Semakin.Panas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07483912/Mayat.Terpotong.potong.Itu.adalah.Tonny Thu , 14 Mar 2013 07:48:39 UTC+0700Mayat laki-laki yang ditemukan terpotong-potong dalam tiga wadah adalah Tonny Arufin Djomin 45. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07483912/Mayat.Terpotong.potong.Itu.adalah.Tonny">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07483912/Mayat.Terpotongpotong.Itu.adalah.Tonny http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07201557/Dua.Tersangka.Pembunuh.Wanudya.Ditangkap Thu , 14 Mar 2013 07:20:15 UTC+0700Polisi menangkap Erlangga Bakti 27 dan Arfan Makmur 29, dua tersangka pembunuh Wanudya Minaula Ginting 25, Rabu 13/3/2013 malam. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07201557/Dua.Tersangka.Pembunuh.Wanudya.Ditangkap">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07201557/Dua.Tersangka.Pembunuh.Wanudya.Ditangkap http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06541441/Cegah.Kebakaran..Jokowi.Desak.PLN.Putus.Aliran.Listrik.Liar Thu , 14 Mar 2013 06:54:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/13/1436468-jokowi-kebakaran-carolus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mencegah terus berulangnya kebakaran yang dipicu korsleting listrik dari jaringan ilegal, Jokowi akan menemui PLN untuk penertiban instalasi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06541441/Cegah.Kebakaran..Jokowi.Desak.PLN.Putus.Aliran.Listrik.Liar">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06541441/Cegah.Kebakaran..Jokowi.Desak.PLN.Putus.Aliran.Listrik.Liar http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06254827/Penemuan.Korban.Mutilasi.Ancol..Bermula.dari.Bau Thu , 14 Mar 2013 06:25:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/05/1308268t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penemuan potongan tubuh manusia di Ancol bermula dari bau yang mencurigakan dari kardus dan tas di sebuah gudang kantor percetakan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06254827/Penemuan.Korban.Mutilasi.Ancol..Bermula.dari.Bau">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06254827/Penemuan.Korban.Mutilasi.Ancol..Bermula.dari.Bau http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0515136/Ciri.Korban.Mutilasi.Ancol.Mirip.Laporan.Kehilangan Thu , 14 Mar 2013 05:15:13 UTC+0700Ciri-ciri potongan jasad korban mutilasi di Ancol mirip dengan laporan perempuan yang mencari suaminya, Senin 11/3/2013, ke Polsek Pademangan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0515136/Ciri.Korban.Mutilasi.Ancol.Mirip.Laporan.Kehilangan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0515136/Ciri.Korban.Mutilasi.Ancol.Mirip.Laporan.Kehilangan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/04285084/Ditemukan.Potongan.Tubuh.Manusia.di.Ancol Thu , 14 Mar 2013 04:28:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/26/2215343-ilustrasi-pembunuhan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Potongan jenazah ditemukan petugas keamanan di kawasan ruko Hotel Marina, Rabu 13/3/2013 malam, diduga korban pembunuhan dan mutilasi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/04285084/Ditemukan.Potongan.Tubuh.Manusia.di.Ancol">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/04285084/Ditemukan.Potongan.Tubuh.Manusia.di.Ancol http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22375076/Setelah.Gelar.Perkara..Korban.Seks.Oral.Akan.Dipanggil.Lagi Wed , 13 Mar 2013 22:37:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/05/2134053-ma-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penyidik Polda Metro Jaya akan kembali memanggil siswi korban pelecehan seksual di Jakarta Timur setelah gelar perkara itu selesai. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22375076/Setelah.Gelar.Perkara..Korban.Seks.Oral.Akan.Dipanggil.Lagi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22375076/Setelah.Gelar.Perkara..Korban.Seks.Oral.Akan.Dipanggil.Lagi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22113789/Korban.Tertabrak.Transjakarta.Itu.Pasangan.Suami.Istri Wed , 13 Mar 2013 22:11:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/13/2108256-busway-tabrak-motor-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Korban tertabrak transjakarta koridor VIII Lebak Bulus-Harmoni bernomor polisi B 7045 IV di atas flyover Permata Hijau adalah suami-istri. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22113789/Korban.Tertabrak.Transjakarta.Itu.Pasangan.Suami.Istri">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22113789/Korban.Tertabrak.Transjakarta.Itu.Pasangan.Suami.Istri http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22033364/Setelah.Hamili.Pacar..Siswa.Ini.Malah.Menyiksanya Wed , 13 Mar 2013 22:03:33 UTC+0700Seorang siswa SMK berinisial AP diringkus oleh Polresta Tangerang karena menganiaya mantan kekasihnya hingga korban nyaris tewas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22033364/Setelah.Hamili.Pacar..Siswa.Ini.Malah.Menyiksanya">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22033364/Setelah.Hamili.Pacar..Siswa.Ini.Malah.Menyiksanya http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/21452415/Penjual.Makanan.Menghemat.Bawang.atau.Naikkan.Harga Wed , 13 Mar 2013 21:45:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/13/1106043-pasokan-bawang-berkurang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Akibat melonjaknya harga bawang dalam sepekan terakhir, para pedagang makanan terpaksa menaikkan harga jual dagangan mereka. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/21452415/Penjual.Makanan.Menghemat.Bawang.atau.Naikkan.Harga">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/21452415/Penjual.Makanan.Menghemat.Bawang.atau.Naikkan.Harga


KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comKorban Mutilasi Sempat Minta Izin Istri Menagih UtangGadis di Jaktim Diduga Diperkosa Kenalan FacebookAyah Perkosa Anak Dilimpahkan ke Kejari JaktimTKP Gadis Diperkosa Sering Dijadikan Tempat MesumIni Penyebab Jakarta Semakin PanasMayat Terpotong-potong Itu adalah TonnyDua Tersangka Pembunuh Wanudya DitangkapCegah Kebakaran, Jokowi Desak PLN Putus Aliran Listrik LiarPenemuan Korban Mutilasi Ancol, Bermula dari BauCiri Korban Mutilasi Ancol Mirip Laporan KehilanganDitemukan Potongan Tubuh Manusia di AncolSetelah Gelar Perkara, Korban Seks Oral Akan Dipanggil LagiKorban Tertabrak Transjakarta Itu Pasangan Suami IstriSetelah Hamili Pacar, Siswa Ini Malah MenyiksanyaPenjual Makanan Menghemat Bawang atau Naikkan Harga


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 14 Mar 2013 10:30:25 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/10134186/Korban.Mutilasi.Sempat.Minta.Izin.Istri.Menagih.Utang Thu , 14 Mar 2013 10:13:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/05/1339358-ambulans-t.gif" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tonny Arufin Djomin 45, korban mutilasi yang ditemukan di kawasan ruko Hotel Marina, Ancol sempat meminta izin istri untuk menagih utang. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/10134186/Korban.Mutilasi.Sempat.Minta.Izin.Istri.Menagih.Utang">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/10134186/Korban.Mutilasi.Sempat.Minta.Izin.Istri.Menagih.Utang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09472885/Gadis.di.Jaktim.Diduga.Diperkosa.Kenalan.Facebook Thu , 14 Mar 2013 09:47:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/14/1852476t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gadis berinisial N 15 diduga menjadi korban tindak kekerasan seksual hingga trauma di RS Polri oleh seorang pria yang dikenalnya di facebook. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09472885/Gadis.di.Jaktim.Diduga.Diperkosa.Kenalan.Facebook">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09472885/Gadis.di.Jaktim.Diduga.Diperkosa.Kenalan.Facebook http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09231649/Ayah.Perkosa.Anak.Dilimpahkan.ke.Kejari.Jaktim Thu , 14 Mar 2013 09:23:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/07/1726255-jokowi-melayat-ri-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Polrestro Jakarta Timur telah merampungkan berkas Sunoto 55, tersangka kasus kekerasan seksual anaknya sendiri, RI 11. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09231649/Ayah.Perkosa.Anak.Dilimpahkan.ke.Kejari.Jaktim">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/09231649/Ayah.Perkosa.Anak.Dilimpahkan.ke.Kejari.Jaktim http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0857039/TKP.Gadis.Diperkosa.Sering.Dijadikan.Tempat.Mesum Thu , 14 Mar 2013 08:57:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/21/1023236-pelecehan-seksual-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lahan yang diduga menjadi tempat belasan pria melakukan tindakan pemerkosaan pada gadis N 15 di Jakarta Timur, memang dikenal rawan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0857039/TKP.Gadis.Diperkosa.Sering.Dijadikan.Tempat.Mesum">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0857039/TKP.Gadis.Diperkosa.Sering.Dijadikan.Tempat.Mesum http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/08325158/Ini.Penyebab.Jakarta.Semakin.Panas Thu , 14 Mar 2013 08:32:51 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/15/1402493-set--waspadai-cuaca-ekstrem--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Beberapa hari belakangan ini cuaca di Jakarta semakin panas. Masyarakat merasakan suhu udara panas lebih tinggi dan lebih terik dari sebelumnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/08325158/Ini.Penyebab.Jakarta.Semakin.Panas">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/08325158/Ini.Penyebab.Jakarta.Semakin.Panas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07483912/Mayat.Terpotong.potong.Itu.adalah.Tonny Thu , 14 Mar 2013 07:48:39 UTC+0700Mayat laki-laki yang ditemukan terpotong-potong dalam tiga wadah adalah Tonny Arufin Djomin 45. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07483912/Mayat.Terpotong.potong.Itu.adalah.Tonny">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07483912/Mayat.Terpotongpotong.Itu.adalah.Tonny http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07201557/Dua.Tersangka.Pembunuh.Wanudya.Ditangkap Thu , 14 Mar 2013 07:20:15 UTC+0700Polisi menangkap Erlangga Bakti 27 dan Arfan Makmur 29, dua tersangka pembunuh Wanudya Minaula Ginting 25, Rabu 13/3/2013 malam. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07201557/Dua.Tersangka.Pembunuh.Wanudya.Ditangkap">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/07201557/Dua.Tersangka.Pembunuh.Wanudya.Ditangkap http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06541441/Cegah.Kebakaran..Jokowi.Desak.PLN.Putus.Aliran.Listrik.Liar Thu , 14 Mar 2013 06:54:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/13/1436468-jokowi-kebakaran-carolus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mencegah terus berulangnya kebakaran yang dipicu korsleting listrik dari jaringan ilegal, Jokowi akan menemui PLN untuk penertiban instalasi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06541441/Cegah.Kebakaran..Jokowi.Desak.PLN.Putus.Aliran.Listrik.Liar">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06541441/Cegah.Kebakaran..Jokowi.Desak.PLN.Putus.Aliran.Listrik.Liar http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06254827/Penemuan.Korban.Mutilasi.Ancol..Bermula.dari.Bau Thu , 14 Mar 2013 06:25:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/05/1308268t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penemuan potongan tubuh manusia di Ancol bermula dari bau yang mencurigakan dari kardus dan tas di sebuah gudang kantor percetakan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06254827/Penemuan.Korban.Mutilasi.Ancol..Bermula.dari.Bau">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/06254827/Penemuan.Korban.Mutilasi.Ancol..Bermula.dari.Bau http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0515136/Ciri.Korban.Mutilasi.Ancol.Mirip.Laporan.Kehilangan Thu , 14 Mar 2013 05:15:13 UTC+0700Ciri-ciri potongan jasad korban mutilasi di Ancol mirip dengan laporan perempuan yang mencari suaminya, Senin 11/3/2013, ke Polsek Pademangan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0515136/Ciri.Korban.Mutilasi.Ancol.Mirip.Laporan.Kehilangan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/0515136/Ciri.Korban.Mutilasi.Ancol.Mirip.Laporan.Kehilangan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/04285084/Ditemukan.Potongan.Tubuh.Manusia.di.Ancol Thu , 14 Mar 2013 04:28:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/26/2215343-ilustrasi-pembunuhan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Potongan jenazah ditemukan petugas keamanan di kawasan ruko Hotel Marina, Rabu 13/3/2013 malam, diduga korban pembunuhan dan mutilasi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/04285084/Ditemukan.Potongan.Tubuh.Manusia.di.Ancol">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/14/04285084/Ditemukan.Potongan.Tubuh.Manusia.di.Ancol http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22375076/Setelah.Gelar.Perkara..Korban.Seks.Oral.Akan.Dipanggil.Lagi Wed , 13 Mar 2013 22:37:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/05/2134053-ma-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penyidik Polda Metro Jaya akan kembali memanggil siswi korban pelecehan seksual di Jakarta Timur setelah gelar perkara itu selesai. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22375076/Setelah.Gelar.Perkara..Korban.Seks.Oral.Akan.Dipanggil.Lagi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22375076/Setelah.Gelar.Perkara..Korban.Seks.Oral.Akan.Dipanggil.Lagi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22113789/Korban.Tertabrak.Transjakarta.Itu.Pasangan.Suami.Istri Wed , 13 Mar 2013 22:11:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/13/2108256-busway-tabrak-motor-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Korban tertabrak transjakarta koridor VIII Lebak Bulus-Harmoni bernomor polisi B 7045 IV di atas flyover Permata Hijau adalah suami-istri. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22113789/Korban.Tertabrak.Transjakarta.Itu.Pasangan.Suami.Istri">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22113789/Korban.Tertabrak.Transjakarta.Itu.Pasangan.Suami.Istri http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22033364/Setelah.Hamili.Pacar..Siswa.Ini.Malah.Menyiksanya Wed , 13 Mar 2013 22:03:33 UTC+0700Seorang siswa SMK berinisial AP diringkus oleh Polresta Tangerang karena menganiaya mantan kekasihnya hingga korban nyaris tewas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22033364/Setelah.Hamili.Pacar..Siswa.Ini.Malah.Menyiksanya">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/22033364/Setelah.Hamili.Pacar..Siswa.Ini.Malah.Menyiksanya http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/21452415/Penjual.Makanan.Menghemat.Bawang.atau.Naikkan.Harga Wed , 13 Mar 2013 21:45:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/13/1106043-pasokan-bawang-berkurang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Akibat melonjaknya harga bawang dalam sepekan terakhir, para pedagang makanan terpaksa menaikkan harga jual dagangan mereka. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/21452415/Penjual.Makanan.Menghemat.Bawang.atau.Naikkan.Harga">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/13/21452415/Penjual.Makanan.Menghemat.Bawang.atau.Naikkan.Harga


8:38 PM | 0 komentar | Read More

Gandeng Tyas Mirasih, Dion Putus dengan Agni Pratistha?


Jakarta - Kisah cinta pasangan selebriti Agni Pratistha dan Dion Wiyoko, dikabarkan telah berakhir. Kabar yang berkembang, jalinan cinta yang mereka bangun itu harus kandas lantaran ada orang ketiga di tengah hubungan mereka, yakni artis Tyas Mirasih.


Saat ditemui di lokasi syuting di kawasan Bintaro, Tanggerang, Selasa (12/3) lalu, hal itu dibantah oleh Dion. "Enggak. Kemarin memang lagi jalan, lagi break. Kebetulan dia (Tyas) suka nonton, jadi janjian saja," ujarnya.


Namun begitu, Dion tak memungkiri bahwa dirinya telah mengenal Tyas sejak lama. Dion pun berpendapat bahwa Tyas adalah sosok teman yang baik dan menyenangkan.


"Kenal sudah lama. Kemarin lagi ngobrol film, terus janjian aja. Tyas teman yang baik. Teman nonton yang asyik, teman ngobrol yang asyik," puji Dion.


Sementara itu, Agni Pratistha sendiri, saat ditemui di acara media gathering film "9 Summers 10 Autumns", di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/3), enggan berkomentar soal kabar putusnya dirinya dengan Dion itu.


"Aduh, aku gak mau jawab kalo soal itu. Kita bahas tentang film aja yah. Maaf yah," ungkapnya mengelak.



8:32 PM | 0 komentar | Read More

KPK Kembali Periksa Mirwan Amir


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Mirwan Amir terkait penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah, Kamis (14/3/2013). Mirwan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka ketiga kasus itu, Haris Surahman.

“Saya diperiksa sebagai saksi untuk Haris Andi Surahman,” kata Mirwan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Dia tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.20 WIB dengan mengenakan safari abu-abu. Kepada wartawan, Mirwan mengaku tidak tahu peran Haris dalam kasus ini. Dia hanya memenuhi panggilan pemeriksaan KPK seperti halnya pimpinan Badan Anggaran DPR lain. Saat kasus ini terjadi, Mirwan masih menjabat unsur pimpinan Banggar dari fraksi Partai Demokrat. “Pimpinan Banggar semuanya dipanggil kan, jadi hanya minta klarifikasi,” ujarnya.

Saat ditanya lebih jauh mengenai daerah-daerah yang hilang dalam daftar alokasi DPID, Mirwan mengaku tida tahu. Dia pun membantah terlibat mengurus alokasi DPID untuk kabupaten tertentu. “Saya enggak ikut DPID,” ucap Mirwan.  

Dalam kasus DPID ini, Haris merupakan tersangka ketiga. Penetapan Haris sebagai tersangka ini merupakan pengembangan penyidikan perkara anggota DPR  Wa Ode Nurhayati dan politikus muda Partai Golkar Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq. Adapun Wa Ode divonis enam tahun penjara karena dianggap terbukti menerima uang korupsi DPID dan melakukan tindak pidana pencucian uang. Sementara Fahd divonis dua tahun enam bulan penjara.

KPK menduga Haris bersama,-sama Fahd memberikan hadiah uang kepada Wa Ode terkait kepengurusan alokasi DPID untuk sejumlah kabupaten. Kasus DPID ini juga menyeret nama sejumlah nama pimpinan Badan Anggaran DPR, termasuk Mirwan. Saat masih menjadi pimpinan Banggar, Mirwan beberapa kali diperiksa.

Beberapa waktu lalu Wa Ode pernah mengungkapkan kejanggalan dalam penetapan alokasi DPID ini. Menurut Wa Ode, pimpinan Banggar menyalahi prosedur dan menentukan sendiri daerah-daerah yang mendapat jatah DPID. Wa Ode mengungkapkan, ada 126 daerah yang sedianya mendapatkan jatah DPID, namun tidak jadi masuk dalam daftar penerima dana transfer daerah tersebut.
Mirwan Disebut

Nama Mirwan pernah disebut dalam persidangan Wa Ode beberapa waktu lalu. Saat menjadi saksi, Fahd mengungkapkan bahwa kepengurusan alokasi DPID tahun anggaran 2011 untuk tiga Kabupaten di Aceh, sudah menjadi jatah pimpinan Banggar. Adalah Wakil Ketua Banggar DPR, Tamsil Linrung yang menurut Fahd mengurusi alokasi DPID untuk Kabupaten Pidie Jaya. Sementara untuk Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Besar, katanya, menjadi jatah Mirwan Amir.

Terkait penyidikan kasus ini, KPK hari ini juga memanggil unsur pimpinan Banggar DPR Olly Dondokambey untuk diperiksa sebagai saksi. Kemarin, KPK memeriksa mantan pimpinan Banggar Melchias Markus Mekeng dan Wa Ode sebagai saksi Haris.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









8:17 PM | 0 komentar | Read More

Aspac Mantapkan Diri di Puncak Klasemen



NBL Indonesia


Aspac Mantapkan Diri di Puncak Klasemen





Penulis : Emilius Caesar Alexey | Kamis, 14 Maret 2013 | 06:54 WIB











SOLO, KOMPAS.com -- Dell Aspac Jakarta melumat NSH GMC Riau dengan skor telak 93-44, dalam lanjutan NBL Indonesia, Rabu (13/3/2013) di Solo. Dengan kemenangan ini, Aspac memantapkan diri di puncak klasemen.


Aspac langsung dominan sejak awal. Bermain dengan starter utama, Aspac tidak memberikan nafas bagi NSH GMC. Prastawa yang masuk menggantikan Mario Gerungan, menambah tekanan pada NSH GMC. Melepaskan lima tembakan tiga angka, Prastawa memasukkan tiga diantaranya.


Kondisi NSH GMC semakin sulit ketika tembakan-tembakan Xaverius Prawiro dan Pringgo Regowo juga dengan mudahnya menemui sasaran.


Di kuarter pertama, Aspac dominan dengan keunggulan 34-12. NSH GMC yang sadar memiliki kekuatan di bawah Aspac memanfaatkan potensi bigman-nya dengan maksimal. Ryan Febriyan dan Max Yanto selalu menjadi tujuan akhir bola sebelum dieksekusi. Dampaknya signifikan. Max berhasil mencetak enam angka dan Ryan lima angka di kuarter kedua.


Secara total, NSH GMC menambah 15 poin. Walau tentu saja Aspac masih lebih banyak dengan tambahan 20 poin. Kombinasi Muhammad Irman dan Rizky Efendi menghasilkan 14 poin di antaranya.


Perlawanan ketat diberikan oleh NSH GMC terhadap Aspac yang mulai menurunkan para pemain mudanya. Prastawa yang tidak bermain di kuarter kedua kembali sangar di kuarter ketiga dengan menambah lima poin lagi.


Laga memang berjalan ketat, tetapi Aspac tetap unggul 19-16 dan mempertahankan keunggulan keseluruhan 71-43. Celah NSH GMC untuk menambah angka dari tembakan di lapangan benar-benar tertutup di kuarter terakhir. NSH GMC hanya berhasil menambah satu angka buah dari tembakan bebas Andi Amier. Sementara itu Aspac melaju dengan tambahan 22 poin. Total 24 poin


Prastawa menjadikannya pengumpul angka terbanyak di laga ini. Forward Pringgo Regowo juga ganas dengan mencetak 15 poin dan 17 rebound, mencatatkan double-double ke-20-nya sepanjang karir di NBL Indonesia.



















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Ikuti Asia, IHSG Dibuka Melemah




Pasar Modal


Ikuti Asia, IHSG Dibuka Melemah





Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Kamis, 14 Maret 2013 | 09:33 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan terhadap bursa saham di Asia pun mengimbas pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Kamis (14/3/2013). IHSG Dibuka melemah 8,266 poin, atau sekitar 0,17 persen ke level 4.827,233.


Indeks LQ45 dibuka lebih tertekan dengan melemah 2,145 poin (0,26 persen) ke level 825,263. Pada pukul 09.24 WIB, JATS IHSG melemah 21 poin (0,44 persen) ke level 4.814.


Sentimen negatif terlihat di pasar Asia di saat Bursa saham di AS menguat, dan menembus rekor lagi semalam waktu Indonesia. Hanya bursa saham Jepang yang menguat pagi ini.


Indeks Nikkei 225 menguat 53,79 poin (0,44 persen) ke level 12.293,95.Indeks Komposit Shanghai melemah signifikan 22,64 poin (0,99 persen) ke level 2.263,97. Indeks Hang Seng anjlok 333,95 poin (1,46 persen) ke level 22.556,65.



















8:07 PM | 0 komentar | Read More

Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Anak Buah Hercules

Written By Smart Solusion on Tuesday, March 12, 2013 | 8:38 PM





Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Anak Buah Hercules





Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Rabu, 13 Maret 2013 | 10:19 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 anak buah Hercules Rosario Marcal (46) dilimpahkan ke Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur. Ke-10 anak buah Hercules itu merupakan tersangka kasus pemerasan dan penghasutan pengusaha di Jakarta Barat. Di sel, mereka diperlakukan seperti layaknya tahanan pada umumnya.


"Tidak ada (perlakuan khusus), sama saja. Tidak juga (membuat onar), baik-baik saja," ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (12/3/2013).


Mulyadi menjelaskan, kesepuluh tersangka yang ditempatkan dalam dua ruangan tahanan itu berstatus tahanan titipan biasa. Polres Metro Jakarta Timur pun tidak berwenang melakukan penyidikan terhadap mereka. Sebab, proses penyidikan dilakukan oleh Polda Metro Jaya. "Jika sewaktu-waktu dipanggil oleh Polda Metro Jaya untuk proses penyidikan, ya mereka dijemput ke sana," ujarnya.


Terkait antisipasi aktivitas premanisme, Mulyadi menjelaskan, Polres Metro Jakarta Timur telah melakukan sejumlah langkah, yaitu pendataan preman dan pengamen di semua tempat kategori rawan di Jakarta Timur. Tempat itu termasuk tiga terminal bus dan satu stasiun.


Jika petugas kepolisian telah melakukan fungsinya menjaga keamanan dan ketertiban seperti langkah yang diambil, kata Mulyadi, tinggal masyarakat mengambil peran untuk ikut serta berperan aktif dalam upaya tersebut. "Harapan saya, informasi dari masyarakat sangat kami butuhkan. Masyarakat jangn malas melapor ke Polisi apabila terjadi gejala-gejala gangguan Kamtibnas," ujar Mulyadi.


Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya secara resmi menahan Hercules Rozario Marcal beserta 47 anak buahnya dan menetapkan mereka sebagai tersangka. Hercules dan anak buahnya ditangkap saat terjadi keributan di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (8/3/2013).


Berita terkait, baca :


KELOMPOK HERCULES DITANGKAP






Editor :


Hertanto Soebijoto















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Hal Wajib bagi Feby Febiola Seusai Mandi


Jakarta - Sebagai wanita, wajib hukumnya untuk tampil cantik dan wangi. Artis Feby Febiola pun membagi tips sederhana, agar selalu tampil segar dan percaya diri. Baginya, ada hal penting yang harus dilakukan usai mandi. Apa itu?


Menurut bintang sinetron Tersanjung itu, saban kali setelah mandi, dirinya wajib memakai parfum.


"Jadi, habis mandi, pori-pori kulit akan terbuka. Nah, itu waktu yang paling tepat. Tapi sebaikya pakai lotion dulu, jangan langsung semprot parfum. Kalau ada lotion di tubuh, jadi parfumnya menempel dan wanginya tahan lama," ungkap Feby, di Lotus, Plaza Cibubur, Senin (11/3), saat meluncurkan produk wewangian terbarunya bernama Febiola Secret Body Mist.


Feby sendiri mengaku tidak menyukai parfum dengan wangi yang terlalu menyengat. Baginya, akan lebih baik wangi yang ringan dan menyatu dengan tubuh, serta dapat bertahan lama. Lagi pula baginya, wewangian itu tergantung aroma badan.


Menurut Feby, produk body mist-nya ini menyasar konsumen remaja, karena harganya lebih terjangkau dibanding parfum. Terutama untuk anak sekolah, mahasiswa, ataupun wanita di awal kariernya. Jika parfum adalah untuk ibu-ibu, maka body mist merupakan produk untuk remaja, namun wanginya tetap terasa mahal. Untuk itu, Feby menyarankan pilih wangi yang lebih berkelas elegan.


"Body mist ini lebih segar, karena memiliki bahan campuran buah dan bunga. Ada tiga jenis Febiola Secret Body Mist, yakni orange, green dan purple. Aromanya pun lebih cepat menyatu dengan kulit, sehingga aromanya tidak menyengat. Wewangiannya beda. Kita enggak mau ikutin yang ada. Wangi yang ada di pasaran terlalu ringan, sintetis, mudah hilang. Ini kalau dipakai di kulit, seakan-akan nyatu sama kulit," ungkap dia.


Tiga jenis aroma wewangian body mist miliknya, yaitu Purple, Orange dan Green, masing-masing diberi harga Rp90.000 per kemasan 100 ml. Produk itu bisa didapatkan sementara di department store.


Bagi artis dan model itu, body mist jualannya bisa dikatakan sepenting kebutuhan pulsa telepon genggam. "Wanita, kebutuhan akan pulsa dan kecantikan itu sama. Lagi pula ini enggak terlalu mahal. Jadi, selain bisa beli pulsa, ini juga bisa kebeli. Dan karena murah, mereka bisa beli tiga. Jadi Senin beda, Selasa beda, nanti Rabu beda lagi," ucapnya berpromosi.


Aktris yang sekaligus menjadi brand ambassador Febiola Secret Body Mist itu mengatakan, produknya memiliki aroma yang lembut dan bisa digunakan sepanjang hari, karena lebih tahan lama dibanding body mist biasa. Hal itu terasa cocok digunakan untuk beraktivitas tiap hari.


Sementara itu, CEO PT Yabeta Indonesia yang meluncurkan Febiola Secret Body Mist, dr Juliana Pateh, menuturkan bahwa Feby Febiola memang sangat cocok mewakili tiga varian baru body mist itu. Feby dinilai bisa tampil tetap segar, sesuai dengan aroma Febiola Secret Body Mist Green.


"Febby ini wanita yang multitalenta, aktif. Feby juga bisa peka dengan aroma-aroma dari buah-buah dan bunga. Body mist ini mengambil aroma. Wewangiannya segar, seperti Febiola Secret Body Mist green yang segar. Seperti Feby yang selalu tampil fresh dalam kondisi apa pun," kata Juliana pula.


Juliana menuturkan, pihaknya sendiri melakukan riset dan pengembangan terhadap produk "Febiola", agar dapat diterima semua kalangan. Pastinya, produk tersebut ditujukan terutama untuk remaja dan kaum wanita yang berjiwa muda.



8:31 PM | 0 komentar | Read More

Kastorius: SBY Siapkan Gita Wirjawan Capres 2014


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Demokrat Kastorius Sinaga mengungkapkan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempersiapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan sebagai calon presiden 2014. Menurutnya, SBY sudah merestui Gita bertarung sebagai capres, tetapi tetap mempertimbangkan tingkat elektabilitas. 


"Gita masuk bursa Ketua Umum Partai Demokrat dan sasaran akhir untuk Gita sebenarnya capres 2014," kata Kastorius, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (13/3/2013). 

Ia mengatakan, nama Gita kini telah masuk sebagai salah satu calon presiden dalam sejumlah survei yang dilakukan berbagai lembaga. Dengan hasil sejumlah survei, menurutnya, SBY yakin memberikan restu kepada Gita. "Seperti yang dilakukan oleh LSI, SMRC, Politicalwave dan survei persepsi dri 100 opinion maker yang dilakukan LSI Burhan Muhtadi Desember tahun lalu untuk menjaring Capres 2014 dari sisi kualitas," katanya. 


Mengapa Gita? Kastorius mengatakan, Gita dianggap merepresentasikan figur pemimpin masa depan Indonesia pasca-SBY. Selama dua periode kepemimpinan SBY, ia dianggap salah satu tokoh di balik keberhasilan tim ekonomi SBY.

"Saat ini, sebagai Mendag berani dan berhasil melawan gempuran impor asing lewat kebijakan-kebijakan pro rakyat seperti penerapan HPP garam, pembatasan impor hortukultura dan penerapan sistem HPP Kedelai," kata Kastorius.


Intinya, lanjut dia, narasi besar Indonesia ada di bidang ekonomi. "Untuk mengemban ini, Gita layak karena dia sangat disegani dan sekaligus disenangi stakeholder ekonomi dunia," katanya.


Alasan lain, kata Kastorius, Gita tergolong masih muda dan berasal dari generasi muda yang mewakili pemilih pemul yang akan menjadi mayoritas voters pada Pemilu 2014.


"Sebagai tokoh muda, dibanding dengan tokoh-tokoh lain, Gita relatif terbebas dari beban sejarah kelam masa lalu. Artinya, Gita menjadi sangat layak untuk membawa layar Indonesia semakin berkembang di domestik dan global," kata Kastorius.

Sebagai calon ketua umum, nama Gita memang mulai disebut sejumlah elit Demokrat, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Ramadhan Pohan. Ia mengaku menyukai Gita Wirjawan. Selain bersih, merakyat, dan tidak aneh-aneh, Gita juga seniman dan sosoknya sangat komunikatif.







Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









8:17 PM | 0 komentar | Read More

Tontowi/Liliyana Hadapi Ganda Jerman



Swiss Terbuka GP Gold


Tontowi/Liliyana Hadapi Ganda Jerman





Rabu, 13 Maret 2013 | 07:16 WIB












JAKARTA, Kompas.com - Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan memulai usaha mempertahankan gelar juara Swiss Terbuka GP Gold dengan menghadapi ganda Jerman, Peter Kaesbauer/Isabel Herttrich.

Ini merupakan pertemua pertama Towi/Butet dengan ganda Jerman ini. Pasangan Indonesia ini pekan lalu mempertahankan gelar juara All England di Birmingham.

Sementara itu Indonesia juga meloloskan satu wakil dari babak kualifikasi, Rabu WIB dinihari.   Di nomor ganda campuran, Alvent Yulianto Chandra/Rizki Amelia Pradipta, berhasil melangkah ke babak utama dalam pertandingan di  St Jakobshalle, Basel, Swiss.
    
Pasangan non-pelatnas yang harus melalui babak kualifikasi itu berhasil melewatinya setelah menumbangkan pasangan berasal dari Malaysia, Tan Wee Kiong Tan/Vivian Hoo Kah Mun 21-19, 18-21, dan 21-13.
    
Pada putaran pertama mendatang, mereka langsung ditantang unggulan ketujuh, Sudket Prapakamol/Kunchala Voravichitchaikul berasal dari Thailand.

Di nomor tunggal putra Dionysius Hayom Rumbaka, berhasil melaju ke putaran kedua turnamen Swiss Terbuka Grand Prix Gold, di St Jakobshalle, Basel, Swiss, Selasa malam waktu setempat (Rabu dini hari WIB).
    
Hayom, pemain peringkat 25 dunia itu membutuhkan tiga game untuk mengamankan tiket ke putaran kedua dari lawannya berasal dari India, Sourabh Varma, dengan skor 11-21, 21-18, dan 23-21. hayom akan menghadapi pemain Republik Czech, Petr Koukal.

Sayang tunggal putra Indonesia lainnya, Andre Kurniawan Tedjono gagal ke babak kedua setelah disingkirkan pemain Hong Kong, Wong Wing Ki. Andre kalah rubber game 11-21, 21-17, 11-21.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















8:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger