Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Marc Marquez Kuasai Latihan Ketiga

Written By Smart Solusion on Friday, April 5, 2013 | 8:14 PM


DOHA, KOMPAS.com — Pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, tampil sempurna dalam latihan ketiga MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Sabtu (6/4/2013) dini hari WIB.


Dengan menjadi yang terdepan dalam latihan ketiga ini, Marquez yang juga unggul di latihan kedua semakin dijagokan untuk menempati posisi pemuncak dalam balapan yang akan digelar pada akhir pekan ini.

Marquez dengan gemilang mencatatkan waktu sepeseribu detik lebih cepat dari pebalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, yang harus puas di posisi kedua.

Posisi ketiga ditempati pebalap Inggris, Cal Crutchlow, dari Monster Yamaha Tech 3; dan rekan satu tim Lorenzo, Valentino Rossi, sekaligus memastikan tiga Yamaha berada di posisi empat tercepat dalam latihan ketiga ini.

Sementara itu, rekan satu tim Marquez, Dani Pedrosa, tampaknya harus memperbaiki penampilannya untuk mendapatkan posisi terbaik dalam balapan nanti. Di latihan ketiga ini, Pedrosa harus puas berada di posisi keenam, ketinggalan 0,418 detik dari Marquez.

Berikut hasil lengkap latihan ketiga Moto2 di Sirkuit Losail, Qatar:




Pos  Rider             Team/Bike             Time       Gap


 1.  Marc Marquez      Honda                 1m56.084s


 2.  Jorge Lorenzo     Yamaha                1m56.085s  + 0.001s


 3.  Cal Crutchlow     Tech 3 Yamaha         1m56.326s  + 0.242s


 4.  Valentino Rossi   Yamaha                1m56.416s  + 0.332s


 5.  Andrea Dovizioso  Ducati                1m56.417s  + 0.333s


 6.  Dani Pedrosa      Honda                 1m56.502s  + 0.418s


 7.  Alvaro Bautista   Gresini Honda         1m56.572s  + 0.488s


 8.  Nicky Hayden      Ducati                1m56.670s  + 0.586s


 9.  Bradley Smith     Tech 3 Yamaha         1m56.901s  + 0.817s


10.  Stefan Bradl      LCR Honda             1m56.984s  + 0.900s


11.  Andrea Iannone    Pramac Ducati         1m57.169s  + 1.085s


12.  Ben Spies         Pramac Ducati         1m57.308s  + 1.224s


13.  Aleix Espargaro   Aspar Aprilia         1m57.420s  + 1.336s


14.  Hector Barbera    Avintia FTR-Kawasaki  1m57.956s  + 1.872s


15.  Yonny Hernandez   PBM Aprilia           1m58.211s  + 2.127s


16.  Randy de Puniet   Aspar Aprilia         1m58.396s  + 2.312s


17.  Colin Edwards     Forward FTR-Kawasaki  1m58.863s  + 2.779s


18.  Karel Abraham     Cardion Aprilia       1m59.180s  + 3.096s


19.  Hiroshi Aoyama    Avintia FTR-Kawasaki  1m59.212s  + 3.128s


20.  Danilo Petrucci   Ioda-Suter-BMW        1m59.755s  + 3.671s


21.  Bryan Staring     Gresini FTR-Honda     1m59.758s  + 3.674s


22.  Lukas Pesek       Ioda-Suter-BMW        1m59.837s  + 3.753s


23.  Michael Laverty   PBM-Aprilia           2m00.080s  + 3.996s


24.  Claudio Corti     Forward FTR-Kawasaki  2m00.439s  + 4.355s


 














8:14 PM | 0 komentar | Read More

Pelni Gunakan Pelumas Pertamina





Pelni Gunakan Pelumas Pertamina





Penulis : Angger Andreas | Jumat, 5 April 2013 | 22:04 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah penantian panjang selama 13 tahun, akhirnya produk pelumas Pertamina digunakan armada pelayaran PT Pelni. Lewat perjanjian yang ditandatangani Direktur Utama Pelni Jussabella Sahea dan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya di Jakarta, Jumat (5/4/2013), Pelni akan menggunakan produk pelumas milik Pertamina selama tiga tahun ke depan dengan total investasi kurang lebih Rp 100 miliar per tahunnya.


Dalam sambutannya Direktur Utama Pelni Jussabella Sahea berharap agar Pertamina tetap mengawasi distribusi Pelumas. "Semoga kendaraan pengangkut pelumas yang keluar dari gudang Pertamina tidak mampir ke mana-mana sebelum sampai pelumas itu benar-benar sampai ke Pelni," ujar Sahea yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah jajaran petinggi dua perusahaan milik BUMN tersebut.


Pelni merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi laut. Hingga saat ini Pelni memiliki 35 kapal yang terdiri dari 20 kapal penumpang dan 10 kapal pengangkut barang. "Kapal kami sudah mampu singgah di 19 pelabuhan di Indonesia," imbuhnya.


Adapun Pertamina sebagai perusahaan terbesar di Indonesia yang bergerak di industri minyak, berharap ke depan Pelni bisa mendukung distribusi barang-barang industri miliki Pertamina.





















8:07 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Megapolitan

Written By Smart Solusion on Thursday, April 4, 2013 | 8:38 PM

KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comAtasi Perlintasan Sebidang Cegah Korban JiwaJokowi Susur Sungai Ciliwung bersama KopassusTujuh Hutan Kota di Jaktim Di-"upgrade"Jokowi Tinjau TPST di Markas Kopassus di CijantungJokowi Keliling Markas Kopassus Naik Mobil TaktisPemda dan Kementerian PU Harus BerkontribusiUji Coba "Contra Flow", CMNP Ingatkan Kondisi JalanCatatan Duka atas Wafatnya Sahabat Saya, Abun SandaDinkes Temukan Indikasi 16 KTP Palsu Pengguna KJSSutiyoso Dukung Jokowi Lakukan Lelang JabatanJokowi dan Kopassus Akan Bersihkan Sungai CiliwungOrari Akan Gelar Ekspedisi Pulau TerluarDiserempat KRL Jabodetabek, Pengendara Motor TewasSedang Liputan, Mobil SCTV Dibobol PencuriKabel Listrik Ilegal, Aluminium Disepuh Tembaga


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 05 Apr 2013 10:30:14 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10042412/Atasi.Perlintasan.Sebidang.Cegah.Korban.Jiwa Fri , 05 Apr 2013 10:04:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/02/1749266-rlintasan-kereta-kalideres-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setiap kecelakaan di perlintasan sebidang mengganggu operasional perjalanan KA dan KRL. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10042412/Atasi.Perlintasan.Sebidang.Cegah.Korban.Jiwa">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10042412/Atasi.Perlintasan.Sebidang.Cegah.Korban.Jiwa http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10040429/Jokowi.Susur.Sungai.Ciliwung.bersama.Kopassus Fri , 05 Apr 2013 10:04:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0955253-jokowi-susur-ciliwung-ii-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Joko Widodo menyusuri Sungai Ciliwung bersama personel Kopassus, di Cijantung, Jakarta Timur, Jumat 5/4/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10040429/Jokowi.Susur.Sungai.Ciliwung.bersama.Kopassus">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10040429/Jokowi.Susur.Sungai.Ciliwung.bersama.Kopassus http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09501681/Tujuh.Hutan.Kota.di.Jaktim.Di.upgrade Fri , 05 Apr 2013 09:50:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0947492-hutan-kota-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemkot Jaktim berencana memperbarui tujuh hutan kota yang ada di wilayahnya dengan cara menambahkan beberapa fasilitas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09501681/Tujuh.Hutan.Kota.di.Jaktim.Di.upgrade">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09501681/Tujuh.Hutan.Kota.di.Jaktim.Diupgrade http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09153968/Jokowi.Tinjau.TPST.di.Markas.Kopassus.di.Cijantung Fri , 05 Apr 2013 09:15:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0846078-jokowi-mobil-kopassus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi markas Kopassus di Cijantung, Jumat 5/4/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09153968/Jokowi.Tinjau.TPST.di.Markas.Kopassus.di.Cijantung">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09153968/Jokowi.Tinjau.TPST.di.Markas.Kopassus.di.Cijantung http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09073518/Jokowi.Keliling.Markas.Kopassus.Naik.Mobil.Taktis Fri , 05 Apr 2013 09:07:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0846078-jokowi-mobil-kopassus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI diajak berkeliling markas Kopassus dengan mengendarai mobil taktis milik Kopassus bersama Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09073518/Jokowi.Keliling.Markas.Kopassus.Naik.Mobil.Taktis">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09073518/Jokowi.Keliling.Markas.Kopassus.Naik.Mobil.Taktis http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08532854/Pemda.dan.Kementerian.PU.Harus.Berkontribusi Fri , 05 Apr 2013 08:53:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1706247--truk-kecelakaan-di-rel-kereta-api-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penutupan pelintasan sebidang sangat bergantung pada kemampuan pemda dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membuat jalan layang atau underpass. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08532854/Pemda.dan.Kementerian.PU.Harus.Berkontribusi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08532854/Pemda.dan.Kementerian.PU.Harus.Berkontribusi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08472547/Uji.Coba.Contra.Flow..CMNP.Ingatkan.Kondisi.Jalan Fri , 05 Apr 2013 08:47:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/26/1137368-lks--contra-flow-grogol-slipi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Uji coba contra flow arus berlawanan yang dilakukan di Jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 0-200 Cawang hingga Km 6-00 Rawamangun Jumat 5/4 dimulai <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08472547/Uji.Coba.Contra.Flow..CMNP.Ingatkan.Kondisi.Jalan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08472547/Uji.Coba.Contra.Flow..CMNP.Ingatkan.Kondisi.Jalan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08354120/Catatan.Duka.atas.Wafatnya.Sahabat.Saya..Abun.Sanda Fri , 05 Apr 2013 08:35:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0836234-arya-gunawan-dan-abun-sanda-alm-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dari tempat saya yang jauh di Tehran, saya turut menyampaikan dukacita amat mendalam atas kepergian Abun Sanda, sahabat saya selama 25 tahun <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08354120/Catatan.Duka.atas.Wafatnya.Sahabat.Saya..Abun.Sanda">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08354120/Catatan.Duka.atas.Wafatnya.Sahabat.Saya..Abun.Sanda http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08291691/Dinkes.Temukan.Indikasi.16.KTP.Palsu.Pengguna.KJS Fri , 05 Apr 2013 08:29:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/27/1452455-public-hearing-kjs-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dinas Kesehatan DKI menemukan indikasi 16 KTP palsu pasien pengguna Kartu Jakarta Sehat. Kasus tersebut saat ini tengah didalami Dinas Kesehatan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08291691/Dinkes.Temukan.Indikasi.16.KTP.Palsu.Pengguna.KJS">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08291691/Dinkes.Temukan.Indikasi.16.KTP.Palsu.Pengguna.KJS http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0813083/Sutiyoso.Dukung.Jokowi.Lakukan.Lelang.Jabatan Fri , 05 Apr 2013 08:13:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/18/1451525-jokowisutiyoso-jokowi-sutiyoso-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan Gubernur DKI, Sutiyoso, ikut menanggapi sistem seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan yang digulirkan Gubernur DKI Jokowi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0813083/Sutiyoso.Dukung.Jokowi.Lakukan.Lelang.Jabatan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0813083/Sutiyoso.Dukung.Jokowi.Lakukan.Lelang.Jabatan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/07144048/Jokowi.dan.Kopassus.Akan.Bersihkan.Sungai.Ciliwung Fri , 05 Apr 2013 07:14:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/07144048/Jokowi.dan.Kopassus.Akan.Bersihkan.Sungai.Ciliwung">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/07144048/Jokowi.dan.Kopassus.Akan.Bersihkan.Sungai.Ciliwung http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0439231/Orari.Akan.Gelar.Ekspedisi.Pulau.Terluar Fri , 05 Apr 2013 04:39:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/2113483-sutiyoso-orari-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Orari berencana melakukan ekspedisi dan memasang pemancar radio amatir di pulau-pulau terluar Indonesia. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0439231/Orari.Akan.Gelar.Ekspedisi.Pulau.Terluar">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0439231/Orari.Akan.Gelar.Ekspedisi.Pulau.Terluar http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00372394/Diserempat.KRL.Jabodetabek..Pengendara.Motor.Tewas Fri , 05 Apr 2013 00:37:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/2357186-mobil-sctv-dirusak-maling-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terserempet KRL Jabodetabek di sebuah perlintasan kereta api di Jakarta Selatan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00372394/Diserempat.KRL.Jabodetabek..Pengendara.Motor.Tewas">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00372394/Diserempat.KRL.Jabodetabek..Pengendara.Motor.Tewas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00332136/Sedang.Liputan..Mobil.SCTV.Dibobol.Pencuri Fri , 05 Apr 2013 00:33:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0030539-ilustrasi-pencuri-mobil-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebuah mobil milik SCTV dibobol seorang pencuri saat para kru televisi itu tengah melakukan peliputan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00332136/Sedang.Liputan..Mobil.SCTV.Dibobol.Pencuri">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00332136/Sedang.Liputan..Mobil.SCTV.Dibobol.Pencuri http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/04/22303490/Kabel.Listrik.Ilegal..Aluminium.Disepuh.Tembaga Thu , 04 Apr 2013 22:30:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/1222064-kabel-ilegal-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kabel listrik palsu yang dibuat di Kabupaten Tangerang terbuat dari bahan aluminium yang disepuh dengan tembaga. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/04/22303490/Kabel.Listrik.Ilegal..Aluminium.Disepuh.Tembaga">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/04/22303490/Kabel.Listrik.Ilegal..Aluminium.Disepuh.Tembaga


KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comAtasi Perlintasan Sebidang Cegah Korban JiwaJokowi Susur Sungai Ciliwung bersama KopassusTujuh Hutan Kota di Jaktim Di-"upgrade"Jokowi Tinjau TPST di Markas Kopassus di CijantungJokowi Keliling Markas Kopassus Naik Mobil TaktisPemda dan Kementerian PU Harus BerkontribusiUji Coba "Contra Flow", CMNP Ingatkan Kondisi JalanCatatan Duka atas Wafatnya Sahabat Saya, Abun SandaDinkes Temukan Indikasi 16 KTP Palsu Pengguna KJSSutiyoso Dukung Jokowi Lakukan Lelang JabatanJokowi dan Kopassus Akan Bersihkan Sungai CiliwungOrari Akan Gelar Ekspedisi Pulau TerluarDiserempat KRL Jabodetabek, Pengendara Motor TewasSedang Liputan, Mobil SCTV Dibobol PencuriKabel Listrik Ilegal, Aluminium Disepuh Tembaga


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 05 Apr 2013 10:30:14 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10042412/Atasi.Perlintasan.Sebidang.Cegah.Korban.Jiwa Fri , 05 Apr 2013 10:04:24 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/02/1749266-rlintasan-kereta-kalideres-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setiap kecelakaan di perlintasan sebidang mengganggu operasional perjalanan KA dan KRL. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10042412/Atasi.Perlintasan.Sebidang.Cegah.Korban.Jiwa">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10042412/Atasi.Perlintasan.Sebidang.Cegah.Korban.Jiwa http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10040429/Jokowi.Susur.Sungai.Ciliwung.bersama.Kopassus Fri , 05 Apr 2013 10:04:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0955253-jokowi-susur-ciliwung-ii-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Joko Widodo menyusuri Sungai Ciliwung bersama personel Kopassus, di Cijantung, Jakarta Timur, Jumat 5/4/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10040429/Jokowi.Susur.Sungai.Ciliwung.bersama.Kopassus">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/10040429/Jokowi.Susur.Sungai.Ciliwung.bersama.Kopassus http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09501681/Tujuh.Hutan.Kota.di.Jaktim.Di.upgrade Fri , 05 Apr 2013 09:50:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0947492-hutan-kota-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemkot Jaktim berencana memperbarui tujuh hutan kota yang ada di wilayahnya dengan cara menambahkan beberapa fasilitas. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09501681/Tujuh.Hutan.Kota.di.Jaktim.Di.upgrade">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09501681/Tujuh.Hutan.Kota.di.Jaktim.Diupgrade http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09153968/Jokowi.Tinjau.TPST.di.Markas.Kopassus.di.Cijantung Fri , 05 Apr 2013 09:15:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0846078-jokowi-mobil-kopassus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi markas Kopassus di Cijantung, Jumat 5/4/2013. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09153968/Jokowi.Tinjau.TPST.di.Markas.Kopassus.di.Cijantung">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09153968/Jokowi.Tinjau.TPST.di.Markas.Kopassus.di.Cijantung http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09073518/Jokowi.Keliling.Markas.Kopassus.Naik.Mobil.Taktis Fri , 05 Apr 2013 09:07:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0846078-jokowi-mobil-kopassus-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI diajak berkeliling markas Kopassus dengan mengendarai mobil taktis milik Kopassus bersama Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09073518/Jokowi.Keliling.Markas.Kopassus.Naik.Mobil.Taktis">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/09073518/Jokowi.Keliling.Markas.Kopassus.Naik.Mobil.Taktis http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08532854/Pemda.dan.Kementerian.PU.Harus.Berkontribusi Fri , 05 Apr 2013 08:53:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1706247--truk-kecelakaan-di-rel-kereta-api-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penutupan pelintasan sebidang sangat bergantung pada kemampuan pemda dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membuat jalan layang atau underpass. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08532854/Pemda.dan.Kementerian.PU.Harus.Berkontribusi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08532854/Pemda.dan.Kementerian.PU.Harus.Berkontribusi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08472547/Uji.Coba.Contra.Flow..CMNP.Ingatkan.Kondisi.Jalan Fri , 05 Apr 2013 08:47:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/26/1137368-lks--contra-flow-grogol-slipi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Uji coba contra flow arus berlawanan yang dilakukan di Jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 0-200 Cawang hingga Km 6-00 Rawamangun Jumat 5/4 dimulai <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08472547/Uji.Coba.Contra.Flow..CMNP.Ingatkan.Kondisi.Jalan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08472547/Uji.Coba.Contra.Flow..CMNP.Ingatkan.Kondisi.Jalan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08354120/Catatan.Duka.atas.Wafatnya.Sahabat.Saya..Abun.Sanda Fri , 05 Apr 2013 08:35:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0836234-arya-gunawan-dan-abun-sanda-alm-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dari tempat saya yang jauh di Tehran, saya turut menyampaikan dukacita amat mendalam atas kepergian Abun Sanda, sahabat saya selama 25 tahun <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08354120/Catatan.Duka.atas.Wafatnya.Sahabat.Saya..Abun.Sanda">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08354120/Catatan.Duka.atas.Wafatnya.Sahabat.Saya..Abun.Sanda http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08291691/Dinkes.Temukan.Indikasi.16.KTP.Palsu.Pengguna.KJS Fri , 05 Apr 2013 08:29:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/27/1452455-public-hearing-kjs-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dinas Kesehatan DKI menemukan indikasi 16 KTP palsu pasien pengguna Kartu Jakarta Sehat. Kasus tersebut saat ini tengah didalami Dinas Kesehatan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08291691/Dinkes.Temukan.Indikasi.16.KTP.Palsu.Pengguna.KJS">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/08291691/Dinkes.Temukan.Indikasi.16.KTP.Palsu.Pengguna.KJS http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0813083/Sutiyoso.Dukung.Jokowi.Lakukan.Lelang.Jabatan Fri , 05 Apr 2013 08:13:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/18/1451525-jokowisutiyoso-jokowi-sutiyoso-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan Gubernur DKI, Sutiyoso, ikut menanggapi sistem seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan yang digulirkan Gubernur DKI Jokowi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0813083/Sutiyoso.Dukung.Jokowi.Lakukan.Lelang.Jabatan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0813083/Sutiyoso.Dukung.Jokowi.Lakukan.Lelang.Jabatan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/07144048/Jokowi.dan.Kopassus.Akan.Bersihkan.Sungai.Ciliwung Fri , 05 Apr 2013 07:14:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/24/1336112-jokowi-hadiri-rakernis-fungsi-lalu-lintas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/07144048/Jokowi.dan.Kopassus.Akan.Bersihkan.Sungai.Ciliwung">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/07144048/Jokowi.dan.Kopassus.Akan.Bersihkan.Sungai.Ciliwung http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0439231/Orari.Akan.Gelar.Ekspedisi.Pulau.Terluar Fri , 05 Apr 2013 04:39:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/2113483-sutiyoso-orari-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Orari berencana melakukan ekspedisi dan memasang pemancar radio amatir di pulau-pulau terluar Indonesia. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0439231/Orari.Akan.Gelar.Ekspedisi.Pulau.Terluar">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/0439231/Orari.Akan.Gelar.Ekspedisi.Pulau.Terluar http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00372394/Diserempat.KRL.Jabodetabek..Pengendara.Motor.Tewas Fri , 05 Apr 2013 00:37:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/2357186-mobil-sctv-dirusak-maling-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terserempet KRL Jabodetabek di sebuah perlintasan kereta api di Jakarta Selatan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00372394/Diserempat.KRL.Jabodetabek..Pengendara.Motor.Tewas">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00372394/Diserempat.KRL.Jabodetabek..Pengendara.Motor.Tewas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00332136/Sedang.Liputan..Mobil.SCTV.Dibobol.Pencuri Fri , 05 Apr 2013 00:33:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0030539-ilustrasi-pencuri-mobil-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebuah mobil milik SCTV dibobol seorang pencuri saat para kru televisi itu tengah melakukan peliputan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00332136/Sedang.Liputan..Mobil.SCTV.Dibobol.Pencuri">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/05/00332136/Sedang.Liputan..Mobil.SCTV.Dibobol.Pencuri http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/04/22303490/Kabel.Listrik.Ilegal..Aluminium.Disepuh.Tembaga Thu , 04 Apr 2013 22:30:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/04/1222064-kabel-ilegal-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kabel listrik palsu yang dibuat di Kabupaten Tangerang terbuat dari bahan aluminium yang disepuh dengan tembaga. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/04/22303490/Kabel.Listrik.Ilegal..Aluminium.Disepuh.Tembaga">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/04/22303490/Kabel.Listrik.Ilegal..Aluminium.Disepuh.Tembaga


8:38 PM | 0 komentar | Read More

Mengaku Dapat Hidayah, Jenny Cortez Setop Tampil Seksi


Jakarta - Jenny Cortez tiba-tiba menyatakan dirinya berhenti untuk mengumbar keseksiannya. Pengakuan artis bintang film Pokun Roxy tersebut terasa mengejutkan lantaran imej dirinya yang kadung dibilang seksi.


Selama ini, di setiap penampilan Jenny, artis yang mengawali kariernya sebagai model tersebut memang selalu mengenakan busana terbuka dan memperlihatkan lekuk tubuh indahnya. Dengan postur tinggi semampai, tak bisa dipungkiri, jika orang menganggapnya seksi.


"Di film Pokun Roxy adalah penampilan aku yang terakhir dengan busana seksi," tulis Jenny Cortez melalui BlackBerry Messenger (BBM).


Jenny mengisahkan, dirinya mendadak dapat hidayah agar tidak lagi tampil mengumbar keseksian.


"Aku merasa kalau baju terbuka sedikit jadi malu. Mungkin karena semakin bertambah umur," tulis Jenny


Tak ingin dibilang ucapannya hanya sebatas di bibir saja, Jenny pun mengungkapkan niatnya untuk berangkat ke tanah suci, menunaikan umrah.


"Aku pernah bilang, kalau akan berangkat umrah kalau hatiku sudah klik. Nah, sekarang sepertinya sudah dan aku sudah siap. Tidak lama lagi sepertinya," tulis Jenny.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Ciutkan Nyali Bangsa, Bangun Kartel Bersenjata


KOMPAS.com - "Misi Anda, kalau Anda bersedia melaksanakannya, melakukan penetrasi ke sel tahanan menembus Lembaga Pemasyarakatan Cebongan yang dijaga minimum dan habiskan empat orang di dalamnya yang dipindahkan hari ini. Laporan intelijen, tidak ada hambatan apa pun di LP. Misi harus dilakukan maksimum 15 menit. Untuk menghemat waktu, kami telah memilih tim bersenjata lengkap. Seperti biasa, jika Anda atau anggota tim tertangkap atau terbunuh, komandan akan mengingkari berbagai informasi dan pengetahuannya tentang aksi Anda….”




Tidak ada satu pun jenderal yang menulis buku biografi membahas soal petrus. Sebuah kejahatan negara atas bangsanya bisa lenyap dan tidak berbekas karena tidak ada yang mencoba menjelaskan apa yang terjadi, apalagi berani mempertanggungjawabkannya.




Ini mungkin skenario baru bagi film layar lebar Mission Impossible bagi operator agen rahasia Ethan Hunt yang diperankan Tom Cruise. Bedanya, kalau skenario LP Cebongan ditayangkan dalam layar lebar, penonton akan bingung karena terlalu banyak komentar, bantahan, skenario, aktor, surat kabar dan majalah, sutradara, dan sebagainya.


Dalam skenario LP Cebongan, misinya satu: membantai 4 tahanan untuk eksekusi tembak jarak dekat menggunakan peluru kaliber 7,62 mm. Anehnya, dari berbagai kebingungan atas serangan maut berdarah ke ranah hukum negara, tidak ada komentar yang menyebutkan adanya perang antarcenteng berebut lahan narkoba atau aktivitas kriminal haram lain.


Kita ingin mengingatkan, ketika kita menjadi bingung karena banyak komentar dan bantahan, tidak ada arahan jelas tentang upaya bersama menegakkan hukum di Indonesia. Upaya hukum kepolisian melalui penyidikan, rekonstruksi kejadian, uji coba balistik, visum, dan sebagainya ternyata tidak didukung penuh. Ada kecenderungan, mulai dari anggota Parlemen sampai aktivis kemanusiaan, melebarkan persoalan dan melecehkan upaya yang sedang dilakukan kepolisian mengusut pembantaian LP Cebongan.


Komandan tahu


Anehnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono malah memberikan dukungan atas dua tim investigasi Polri dan TNI AD untuk mengurai pembantaian LP Cebongan dan dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Kita harus sekali lagi menekankan, yang kita perlukan di alam demokrasi ini adalah penegakan hukum, bukan dukung sana dukung sini.


Bagi rakyat, yang diperlukan adalah bukti hukum ditegakkan, bukan restu atas berbagai tim investigasi dan mempertanggungjawabkan kepada rakyat.  Pertanggungjawaban dilakukan pemerintah di Parlemen atau pada pemilu nanti. Itu adalah esensi penting demokrasi.


Kita mengerti pernyataan KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo tentang penegakan hukum. Namun, kita tidak mengerti tentang tim investigasi internal yang dibentuk ketika Polri belum selesai melakukan tugasnya menegakkan hukum. Ketidakmengertian kita sama dengan pernyataan ”adanya indikasi keterlibatan oknum TNI AD”. Kenapa tidak langsung mengatakan ”adanya indikasi keterlibatan anggota TNI AD”? Di mana bedanya? Mereka yang berjuang menegakkan hukum pasti bisa membedakan mana ”oknum” dan mana ”anggota.”


Kita khawatir, ini akan menjadi tanda kebangkitan oligarki militer, seolah-olah keterlibatan anggota militer dalam pembunuhan di LP Cebongan harus diinvestigasi pihak militer juga. Bukannya militer memiliki perangkat intelijen yang jeli dan bisa diandalkan untuk mengetahui seluk-beluk kawan dan lawan? Atau memang aparat intelijen militer sudah tidak berfungsi sampai mata rantai komando paling bawah?


Semua matra TNI menjelang dan sesudah pembantaian LP Cebongan dalam posisi siaga 1 karena ada ancaman menurunkan Presiden Yudhoyono dari posisinya. Situasi siaga mengharuskan semua komandan di mana pun, melakukan apel berkala menjaga kesiapan personel, menghitung persenjataan, dan berbagai prosedur tetap militer. Tak ada aktivitas di markas yang tidak diketahui komandan.


Oligarki bersenjata


Pembantaian jadi bagian dari strategi budaya Indonesia sejak merdeka sampai Reformasi. Terlalu banyak darah mengalir yang menghina hak asasi manusia. Lihat saja Gerakan 30 September atau ”petrus” (penembakan misterius), yang sampai sekarang gelap gulita jumlahnya, orangnya, dan pelakunya.


Tidak ada satu pun jenderal yang menulis buku biografi membahas soal petrus. Sebuah kejahatan negara atas bangsanya bisa lenyap dan tidak berbekas karena tidak ada yang mencoba menjelaskan apa yang terjadi, apalagi berani mempertanggungjawabkannya.


Preferensi kita sebagai rakyat dan bangsa demokratis menjadi luntur dalam oligarki militer yang menganggap negara bisa dikangkangi. Menjelang Pemilu 2009, kita menulis soal politik kartel militer yang terbukti kalau para jenderal sebagai ”manajer baru” tidak bisa memperbaiki Indonesia.


Berbagai peristiwa kriminal, dari perampokan hingga pencurian, mulai menggunakan senjata dan setiap saat menghabisi nyawa rakyat. Kalau dulu kita mempertanyakan posisi para jenderal sebagai manajer baru, sekarang para prajurit mencontoh para jenderal dengan cara mereka sendiri, pakai senjata.


Pembantaian di LP Cebongan adalah Petrus 2.0 yang berbeda motivasi. Tujuannya mengukuhkan kekejaman dan membuat takut rakyat sekaligus pelan-pelan menghancurkan bangsa ini dalam rangka membangun oligarki bersenjata menguatkan kartel militer. (René L Pattiradjawane)


Baca juga:
Indonesia dalam Keadaan Bahaya
Kata Presiden, Negara Tidak Boleh Kalah

Rumah Pertobatan Dinodai Lumuran Darah ...
Jiwa Korsa Lahirkan Dendam Gerombolan













8:17 PM | 0 komentar | Read More

Setelah 25 Tahun, Rekor Lompat Tinggi Akhirnya Terpecahkan




Setelah 25 Tahun, Rekor Lompat Tinggi Akhirnya Terpecahkan





Penulis : Haris Firdaus | Jumat, 5 April 2013 | 09:33 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com — Rekor nasional lompat tinggi putri yunior akhirnya terpecahkan setelah hampir 25 tahun. Atlet lompat tinggi asal DKI Jakarta, Nadia Anggraini, berhasil meraih prestasi membanggakan itu dalam Kejuaraan Nasional Atletik Yunior dan Remaja 2013 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Pada babak final, gadis berusia 18 tahun itu berhasil memecahkan rekor lompat tinggi putri yunior yang dipegang Nini Patriona sejak 20 September 1988. Nadia berhasil melompat dengan tinggi 1,70 meter, hanya 1 sentimeter lebih tinggi dari capaian Nini (1,69 meter) hampir seperempat abad lalu.

Ditemui seusai lomba, Nadia mengaku tak menyangka bisa memecahkan rekor nasional lompat tinggi yunior itu. "Saya seneng banget dan nggak nyangka bisa mecahin rekor ini," ujar siswi kelas XII SMA 116 Ragunan, Jakarta, itu.

Setelah memecahkan rekor nasional kelas yunior, Nadia sempat hendak mencoba memecahkan rekor nasional lompat tinggi kelas senior yang juga dipegang Nini Patriona dengan tinggi lompatan 1,77 meter. Namun, setelah tiga kali mencoba, Nadia gagal memecahkan rekor yang dipegang Nini sejak 24 Agustus 1989 itu.



















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Mantan Bos GTIS Bawa Kabur Rp 1 Triliun Uang Nasabah


JAKARTA, KOMPAS.com — Teka-teki jumlah dana nasabah yang dibawa kabur oleh mantan direktur PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) akhirnya terkuak. Namun, proses pendataan aset, dana nasabah, dan bonus nasabah yang belum terbayar hingga kini masih terus berjalan.


Aziddin, Direktur Utama baru GTIS, menyatakan, berdasarkan penelusuran yang dilakukan manajemen GTIS, Michael Ong, mantan Direktur Utama GTIS, telah melarikan dana nasabah GTIS senilai Rp 1 triliun. Modus yang dilakukan Ong adalah mengambil sebagian dana transaksi dari skema nonfisik emas. "Dia melarikan dana nasabah secara bertahap semenjak GTIS berdiri supaya tidak ketahuan oleh kami," ungkap Aziddin kepada KONTAN, Kamis (5/4/2013).


Sejak berdiri pada Maret 2010, GTIS memang menawarkan produk jual beli emas berbalut investasi dalam dua skema. Pertama, skema dengan jaminan memegang fisik emas dengan return 1,5 persen-2,5 persen per bulan sesuai masa kontrak. Kedua, sistem non-jaminan emas fisik dengan return 4,5 persen-5,4 persen per bulan.


Meski begitu, Aziddin menjamin, GTIS masih mampu membayar semua kewajiban GTIS kepada nasabah. Ia berani menjamin karena emas fisik yang dipegang oleh nasabah cukup besar, yakni mencapai 2,5 ton.


Belum ada sanksi


Untuk menambal kerugian serta membayar bonus nasabah yang tertunggak, ia mengklaim, dana di rekening GTIS yang saat ini diblokir bank masih ada. Jaminan ketiga, ia mengaku ada investor besar yang bersedia menyuntikkan modal dan mendanai penggantian dana nasabah GTIS yang dibawa lari oleh Ong.


Sayang, Aziddin belum mau mengungkapkan besaran dana sisa nasabah GTIS yang masih terblokir di bank maupun mengungkap siapa investor besar yang dimaksud. "Setelah pengesahan akta pengurus baru GTIS di Kementerian Hukum dan HAM selesai, akan saya jelaskan," ujar Aziddin.


Bukan itu saja, pekerjaan rumah GTIS mengenai izin usaha hingga kini pun belum rampung. Selama beroperasi sejak 2010, GTIS ternyata hanya menjalankan usaha dengan izin perdagangan syariah yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Syarat perdagangan syariah dari MUI itu pun diselewengkan.


Adiwarman Karim, Wakil Ketua Dewan Syariah Nasional MUI, beberapa waktu lalu mengatakan, minimal ada dua penyimpangan izin praktik GTIS yang ditemukan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI saat rapat DSN awal Maret lalu. Pertama, penyalahgunaan surat rekomendasi MUI agar GTIS segera mengurus kelengkapan izin usaha ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti).


Kedua, terkait praktik usaha GTIS yang juga melayani investasi emas tanpa ada jaminan fisik yang dipegang nasabah. Anehnya, meski sudah menemukan penyelewengan, DSN MUI hingga saat ini belum menjatuhkan sanksi kepada perusahaan ini. Aziddin malah menjanjikan pengurus GTIS yang baru akan memperbaiki pengelolaan dana nasabah. (Agus Triyono/Kontan)


Simak artikel terkait di Topik Waspada Investasi Bodong


Baca juga:
Lion Air Thankyou
Dapat Tambahan Listrik, PLN Batalkan Pemadaman Bergilir




Sumber :


KONTAN



Editor :


Erlangga Djumena









8:07 PM | 0 komentar | Read More

Rebutan Penumpang, Sopir Angkot Berkelahi

Written By Smart Solusion on Wednesday, April 3, 2013 | 8:38 PM





Rebutan Penumpang, Sopir Angkot Berkelahi





Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Kamis, 4 April 2013 | 10:18 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pemuda sopir angkutan kota M 16 jurusan Kampung Melayu-Pasar Minggu, bernama Surtedi (18) dan Walid (19), terlibat perkelahian, Rabu (3/4/2013) tengah malam. Perkelahian itu adalah buntut dari saling rebutan penumpang di Terminal Kampung Melayu.


Roni (17), salah seorang penumpang yang jadi rebutan menuturkan, semula dia dan seorang penumpang lain hendak menaiki angkot M16 bernomor polisi B 1841 VT yang dikemudikan oleh Surtedi. Tiba-tiba dari arah belakang muncul sebuah angkot M16 bernomor polisi B 2386 WT yang dikemudikan oleh Walid.


"Saya sama satu penumpang sudah mau naik angkot yang pertama. Cuma angkot yang ke dua langsung motong begitu saja. Akhirnya sopirnya adu mulut, mulai dari situ," ujarnya kepada Kompas.com di Polsektro Jatinegara, Rabu malam.


Roni mengatakan, dia dan satu penumpang lainnya tetap menaiki angkot yang dikemudikan Surtedi. Namun, masalah belum selesai sampai di situ. Surtedi yang kepalang kesal dengan ulah Walid pun mengejar angkot Walid. Tak terima dengan sikap Surtedi, akhirnya kedua angkot tersebut pun saling kejar di sepanjang Jalan Ottista Raya.


Menurut Roni, aksi adu balap tersebut sangat mengganggu pengguna jalan lainnya. Bahkan, ulah kedua sopir yang tidak mengenakkan seragam tersebut sempat membahayakan kendaraan roda dua yang juga tengah melintas di jalan itu. Namun, keduanya tetap saja melampiaskan rasa kesal dengan saling balap dan saling serempet.


"Angkot yang saya tumpangi ketabrak bemper belakangnya. Akhirnya sopirnya sama-sama turun mau berantem. Untung ada polisi yang lagi jaga, semua dibawa ke kantor polisi," ujarnya.


Pantauan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsektro Jatinegara, kedua pemuda tersebut tampak saling memendam kekesalan. Meski telah menulis surat kesepakatan damai, kedua sopir itu masih tampak kesal. Bahkan mereka sempat menolak untuk berjabat tangan. Namun, setelah diberikan pengertian, akhirnya berjabat tangan.


Setelah ada perjanjian damai dan tidak akan mengulangi perbuatannya kembali di kemudian hari di depan saksi dan polisi, kedua sopir yang diketahui memiliki surat-surat lengkap tersebut diperbolehkan kembali menarik penumpang.






Editor :


Hertanto Soebijoto















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Acha Septriasa Kembali Jadi Remaja


Jakarta - Bintang film Acha Septriasa harus kembali menjadi remaja. Hal itu dilakukan pada film terbarunya yang berjudul “Bangun Lagi Dong Lupus”. Akhirnya, ia pun flashback ke masa lalu, guna menyatukan chemistry dengan lawan mainnya Migdad Addausy yang memerankan sosok Lupus.


“Pastinya gue harus melepas beban pikiran, agar muka nggak berkesan tua saat memerankan Poppie, seorang siswi di SMA Merah Putih. Minder karena di film sebelumnya Test Pack, gua jadi seorang isteri. Itu yang gampang-gampang susah, gimana melepas beban pikiran dan menjadi karakter yang super remaja lagi karena sudah tujuh tahun lepas dari seragam SMA,” ungkapnya di Jakarta, baru-baru ini.


Usianya yang kini 23 tahun termasuk umur yang sedang nanggung. Kadang Acha pun merasa minder. Tapi baginya tak ada peran yang sepele karena wajib menghargai peran yang diberikan.


Pemeran utama wanita terbaik pada ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2012 itu merasa salut dengan lawan mainnya karena aktingnya yang dianggap natural. Memiliki jiwa seni yang kuat, dapat bernyanyi dan main gitar. Suasana sebagai sahabat yang menjadi pacar pada film tersebut terasa chemistry-nya.


”Dia awalnya nggak berani mandang mata gua lho di lokasi syuting. Akting bareng dia malu-malu banget, kayak ada gejolak yang membuat dia enggak mau buka diri. Akhirnya gua minta dia misalnya anggeplah gua jadi cewek lo atau apalah, untuk membebaskan rasa canggung. Dia akhirnya cukup terbuka dan mau berinovasi dalam adegan. Cepat berubahlah akhirnya,” jelas mantan Irwansyah itu.


Selain itu, pelantun lagu ”Love is Cinta” itu juga terpaksa harus mengulang sampai 13 kali adegan romantis saat tokoh Poppy membuat balon permen karet bersama Lupus. Sutradara memintanya supaya terlihat lebih smooth dan tidak terlalu menye-menye karena permen karet mengalihkan ciuman mereka.


"Ada adegan romantis diulang sampai 13 kali, karena balon permen karetnya harus nyatu. Adegan romantis itu harus terlihat smooth. Jadi cukup sulit," kata Acha. [H-15]



8:32 PM | 0 komentar | Read More

Pacquiao Tertarik Bertarung di Singapura




Pacquiao Tertarik Bertarung di Singapura





Rabu, 3 April 2013 | 23:16 WIB












MANILA, Kompas.com - Legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao berencana naik ring lagi pada September mendatang namun menolak bertarung di AS karena masalah pajak.

Pacquiao direncanakan bertemu petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez yang memukul KO petinju Filipina ini Desember lalu.  Namun siapa lawan mau pun lokasi pertarungan belum ditentukan.

Menurut jurubicara Pacquiao, Rose Tamayo, Pacquiao baru akan memikirkan pertarungannya setelah pemilihan umum yang akan berlangsung pada 13 Mei mendatang. Pacquiao, 34, telah mengajukan diri untuk kembali terpilih sebagai anggota kongres.

"Pertarungan pasti berlangsung September mendatang. Namun kami baru akan menentukan lawan dan lokasi pertarungan setelah 13 Mei," kata Tamayo.  Menurutnya, Pacman memang menginginkan pertarungan di luar AS seperti yang selama ini dilakoninya dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia.

"Manny ingin pertarungan berlangsung di luar AS karena masalah pajak," katanya. Ia menyebut Singapura bisa menjadi pilihan. "Namun ia juga bisa bertarung di Macau atau Dubai."

Pacquiao merupakan juara dunia di delapan  kelas yang berbeda. Namun dalam dua pertarungannya yang terakhir, Pacquiao mengalami kekalahan. Pada Juni lalu ia kalah kontroversial dari Timothy Bradley, sementara pada Desember ia dipukul KO oleh Juan Manuel Marquez.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















8:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger