Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa

Written By Smart Solusion on Friday, June 28, 2013 | 8:07 PM


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:07 PM | 0 komentar | Read More

Christine Hakim Terpukau Film Korea

Written By Smart Solusion on Thursday, June 27, 2013 | 8:32 PM


Jakarta - Kesuksesan karya-karya film dari Korea tak bisa dipandang sebelah mata. Kualitasnya dinilai bisa bersaing di dunia perfilman internasional. Menanggapi hal ini, aktris senior Christine Hakim berharap, generasi muda Indonesia tak lagi hanya meniru gaya berpakaian ala K-pop, tapi juga menyerap ilmu dari sineasasal negara sana. 


“Wawasan mereka dalam film bisa diambil daripada hanya mengambil sisi budaya K-Pop nya saja. Dari segi wilayah secara geografis, Korea negara kecil jika dibandingkan dengan luas wilayah Indonesia. Tetapi mereka mampu membuat film yang hebat dari sisi cerita dan yang lainnya," katanya saat pembukaan Korean Film Festival, di Blitz Megaplex Grand Indonesia, baru-baru ini.


Salah satu film asal Korea yang cukup menuai sukses adalah “Boomerang Family”. Film ini mampu menembus daftar box office. Tak berhenti di situ, ada setidaknya sembilan judul film kreasi anak bangsa Korea yang berhasil menembus box office, itu merupakan prestasi membanggakan yang patut ditiru.


"Saya ada rencana bekerja sama dengan pihak Korea dari sisi film, namun untuk mencari cerita yang tepat tidak mudah. Banyak hal yang harus dipikirkan secara matang dan akan lebih mudah kalau buat filmnya di Indonesia saja, karena mereka juga butuh pemain lokal dan kru lokal kita kan?” urai Christine.


Pemain film “Cut Nyak Dien” itu mengatakan, mutu film Indonesia memang ada beberapa yang baik, namun banyak juga yang masih kalah jauh dengan mutu film Korea. Dari segi alur cerita, teknik pembuatan film, dan lainnya.


"Mutu film bangsa kita masih kalah jauh bersaing dengan mutu film bangsa Korea. Saya menilai film-film Korea itu ceritanya lebih membumi, dalam artian menyentuh kehidupan sehari-hari tanpa berlebihan. Beda sama kebanyakan film-film Indonesia,” terang dia.


Bukan tanpa alasan juri Festival Film Cannes ini menilai film Indonesia kurang bermutu. Waktu menjadi juri dalam festival film tersebut, semua juri dibuat terkesima dengan film Korea terakhir yang diputar.


"Pada waktu saya menjadi juri di Cannes, itu pas momen-momen terakhir kita menonton film dari Korea. Begitu kita semua nonton filmnya semua orang, bahkan kita termasuk para juri, dibuat terpukau dengan film tersebut. Berarti mereka diterima dengan baik. Kita harus melihat itu, inilah faktanya,” jelasnya.


Maka, dukungan dari pemerintah setempat dapat mendorong suksesnya film Indonesia. Oleh karena itu, tanpa adanya peran pemerintah kondisi perfilman Indonesia tidak akan pernah berubah.


"Perfilman Korea itu bisa maju berkat bantuan pemerintah. Pemerintahannya sendiri dalam memberikan bantuannya itu enggak sedikit jumlah uangnya. Seratus juta dollar dana yang mereka kucurkan untuk perfilman. Mau itu film-film Korea yang modelnya kayak sinetron ataupun yang beneran film, itu mereka support. Seharusnya pemerintah kita juga begitu sikapnya terhadap industri perfilman nasional untuk kemajuan film Tanah Air,” harap pemeran film "Sang Kiai" itu.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

KPK Akan Membuat Nazaruddin Miskin





JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi bertekad memiskinkan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, terpidana kasus korupsi. KPK bakal menjerat Nazaruddin dengan tindak pidana pencucian uang untuk semua fee yang diperoleh dari dugaan korupsi sejumlah proyek pemerintah dengan menggunakan Grup Permai.


Saat ini, KPK baru menjadikan Nazaruddin sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus pembelian saham Garuda Indonesia senilai Rp 300 miliar. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, KPK akan memiskinkan Nazaruddin dengan menjeratnya menggunakan pasal-pasal TPPU.


”Saya simpulkan kasus Nazaruddin ini sedang on-going process terkait dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU. Kalau basic faktanya sangat memungkinkan, TPPU ini sangat penting untuk memiskinkan semaksimal mungkin,” kata Busyro, Rabu (19/6/2013).


Kemarin, sejumlah lembaga swadaya masyarakat, seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dan Indonesia Legal Roundtable, menemui pimpinan KPK. Mereka mempertanyakan kemajuan pengusutan kasus TPPU terhadap Nazaruddin. Selain itu, mereka juga mengingatkan KPK soal dugaan ancaman kriminalisasi sejumlah saksi kunci dalam perkara korupsi dan TPPU yang melibatkan Nazaruddin.


Febri Diansyah dari ICW menyatakan, dalam fakta persidangan Nazaruddin terungkap, Grup Permai yang dikendalikan Nazaruddin memiliki 35 anak perusahaan dengan kegiatan terkait proyek pemerintah. Indikasi nilai proyek yang terkait dengan Grup Permai mencapai Rp 6,037 triliun. Febri mengatakan, KPK ternyata belum menyelesaikan sejumlah kasus korupsi besar yang diduga melibatkan Nazaruddin.


Pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Nazaruddin menyatakan bahwa Grup Permai dibentuk untuk mengurus dan mengumpulkan fee proyek. Tanggung jawab KPK masih banyak untuk menuntaskan skandal besar ini.


Busyro mengatakan, KPK masih terus mengembangkan penyidikan atas TPPU yang disangkakan kepada Nazaruddin. Soal sisa kasus Nazaruddin yang belum dituntaskan, menurut dia, ini karena sebagian anggota satuan tugas KPK yang menangani kasusnya juga menangani kasus lain. ”Menghimpunnya sangat susah secara teknis,” katanya.


Dia mengungkapkan, meski ada sejumlah kasus dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin, tidak semuanya ditangani KPK. Menurut Busyro, ada penyelidikan beberapa perkara dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin, tetapi oleh kepolisian dan kejaksaan status perkara tersebut telah dinaikkan ke penyidikan. (BIL)




Sumber : Kompas Cetak



Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
















8:17 PM | 0 komentar | Read More

Rafa "Hanya" Unggulan Lima Wimbledon





LONDON, Kompas.com — Petenis Spanyol, Rafael Nadal, diunggulkan di tempat kelima turnamen grand slam Wimbledon, di belakang David Ferrer yang pekan lalu dikalahkannya di final Perancis Terbuka.

Ferrer diunggulkan di tempat keempat, sementara tiga posisi unggulan pertama ditempati Novak Djokovic, Andy Murray, dan Roger Federer.

Wimbledon memang menggunakan hasil turnamen tahun lalu serta turnamen lapangan rumput sebelumnya untuk menentukan peringkat unggulan. Tahun lalu, Rafa mencatat hasil buruk di Wimbledon setelah tersingkir di babak kedua di tangan Lukas Rosol.

Sementara itu, Ferrer tahun lalu lolos ke perempat final. Ia juga menjuarai turnamen lapangan rumput s’Hertogenbosch yang merupakan turnamen pemanasan menjelang Wimbledon.

Dengan posisinya sebagai unggulan kelima, Rafa berisiko bertemu di babak awal dengan juara bertahan Novak Djokovic,  juara tujuh kali Roger Federer, serta petenis tuan rumah Andy Murray.

"Kalau boleh memilih, saya ingin bertemu Rafa di babak perempat final," kata Murray. "Jika saya bisa mengalahkannya, maka semua akan lebih mudah. Jika anda ingin menjuarai turnamen-turnamen terbesar, maka anda harus mengalahkan petenis-petenis terbaik."

Di nomor putri, petenis peringkat satu Serena Williams menempati unggulan pertama diikuti petenis Belarusia, Victoria Azarenka dan juara 2004 asal Rusia, Maria Sharapova.

Berikut daftar unggulan:
Putra:
Novak Djokovic (SRB x1),
Andy Murray (GBR x2),
Roger Federer (SUI x3),
David Ferrer (ESP x4),
Rafael Nadal (ESP x5),
Jo-Wilfried Tsonga (FRA x6),
Tomas Berdych (CZE x7),
Juan Martin del Potro (ARG x8),
Richard Gasquet (FRA x9),
Marin Cilic (CRO x10),
Stanislas Wawrinka (SUI x11),
Kei Nishikori (JPN x12),
Tommy Haas (GER x13),
Janko Tipsarevic (SRB x14),
Nicolas Almagro (ESP x15),
Philipp Kohlschreiber (GER x16),
Milos Raonic (CAN x17),
John Isner (USA x18),
Gilles Simon (FRA x19),
Mikhail Youzhny (RUS x20),
Sam Querrey (USA x21),
Juan Monaco (ARG x22),
Andreas Seppi (ITA x23),
Jerzy Janowicz (POL x24),
Benoit Paire (FRA x25),
Alexandr Dolgoplov (UKR x26),
Kevin Anderson (RSA x27),
Jeremy Chardy (FRA x28),
Grigor Dimitrov (BUL x29),
Fabio Fognini (ITA x30),
Julien Benneteau (FRA x31),
Tommy Robredo (ESP x32)

Putri:
Serena Williams (USA x1),
Victoria Azarenka (BLR x2),
Maria Sharapova (RUS x3),
Agnieszka Radwanska (POL x4),
Sara Errani (ITA x5),
Li Na (CHN x6),
Angelique Kerber (GER x7),
Petra Kvitova (CZE x8),
Caroline Wozniacki (DEN x9),
Maria Kirilenko (RUS x10),
Roberta Vinci (ITA x11),
Ana Ivanovic (SRB x12),
Nadia Petrova (RUS x13),
Samantha Stosur (AUS x14),
Marion Bartoli (FRA x15),
Jelena Jankovic (SRB x16),
Sloane Stephens (USA x17),
Dominika Cibulkova (SVK x18),
Carla Suarez Navarro (ESP x19),
Kirsten Flipkens (BEL x20),
Anastasia Pavlyuchenkova (RUS x21),
Sorana Cirstea (ROM x22),
Sabine Lisicki (GER x23),
Peng Shuai (CHN x24),
Ekaterina Makarova (RUS x25),
Svetlana Kuznetsova (RUS x26),
Varvara Lepchenko (USA x27),
Lucie Safarova (CZE x28),
Tamira Paszek (AUT x29),
Alize Cornet (FRA x30),
Mona Barthel (GER x31),
Romina Oprandi (SUI x32)




Sumber : AFP



Editor : A. Tjahjo Sasongko













8:14 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:06 PM | 0 komentar | Read More

Danielle Bradbery, dari Gadis Kebanyakan Jadi Bintang

Written By Smart Solusion on Wednesday, June 26, 2013 | 8:32 PM


Tiga bulan lalu ia bukan hanya gadis remaja seperti kebanyakan anak seusianya. Ia adalah perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dan mampu bernyanyi. Namun, setelah mengikuti ajang "The Voice" di Amerika Serikat, predikatnya berubah dari gadis kebanyakan menjadi seorang bintang. Ia adalah Danielle Bradbery, pemenang musim ke-4 dari ajang "The Voice" Amerika Serikat.


Kemunculan perdana Danielle di edisi blind audition, pada 25 Maret 2013 lalu mengejutkan banyak orang. Maklum saja, dari antara semua peserta yang lolos dalam audisi itu, hanya Danielle yang masih berusia di bawah 17 tahun. Pada usianya yang ke-16 tahun, ia sudah mampu menarik perhatian empat mentor "The Voice".


Pada audisi perdana itu, Danielle menyanyikan lagu "Mean" milik Taylor Swift. Berkat penampilannya yang sederhana namun khas country, Blake Shelton pun langsung memutar kursinya. Disusul dengan Adam Levine dan Usher yang tak mau ketinggalan berebut menjadikan Danielle sebagai anak didik dalam tim mereka.


Kecintaan Danielle pada sosok penyanyi country wanita Miranda Lambert sangat mempengaruhi pemilihan posisi mentor. Karena Danielle adalah penggemar berat Miranda Lambert, maka Blake Shelton -pasangan hidup Miranda Lambert- adalah mentor yang dipilihnya.


Selama hampir tiga bulan Danielle menjadi anak didik Blake. Setiap minggu, ia selalu menunjukkan perkembangan, baik dari segi vokal, penampilan, dan khususnya kepercayaan diri.


"Danielle memiliki suara khas country yang indah. Hanya saja ia suka menyembunyikan kelebihannya itu. Ia masih malu-malu ketika harus mengeluarkan suara tingginya. Tetapi aku yakin, ia mampu menjadi pemenang," lontar Blake sang mentor dalam rekaman video NBC di sesi 12 besar "The Voice".


Kepercayaan Blake yang besar pada Danielle terbukti. Pada babak final Danielle berhasil merebut posisi pertama. Ia mengungguli Michelle Chamuel dari tim Usher dan Swon Brothers yang juga menjadi rekan Danielle di tim Blake. Michelle harus puas dikalahkan Danielle di posisi kedua, sedangkan kakak-beradik Colton dan Zach Swon menikmati posisi ketiga.


"Aku tidak bisa berkata apa-apa. Aku kaget menerima piala kemenangan ini," ungkap Danielle usai menerima piala di atas panggung "The Voice".


Ekspresi kaget kala itu memang sangat terlihat di wajah dewasanya. Ia bahkan tak mampu lagi menyanyikan lagu kemenangan, saking terlalu senangnya, Danielle hanya terus tertawa sambil menangis kegirangan.


Untuk kemenangan besarnya ini, Danielle mendapat hadiah sebesar 100.000 dolar AS dan sebuah mobil. Tetapi yang paling terpenting dari semua hadiah itu adalah Danielle mendapat kesempatan untuk melakukan kontrak rekaman dengan Universal Music Group. "Aku merasakan aura ketenaran dari perjalanan ini. Aku siap dengan apa pun yang diberikan kepadaku. Aku ingin mengejar mimpiku seperti halnya para penyanyi country yang menjadi inspirasiku," kata juara termuda di ajang "The Voice" ini.


Tidak hanya mendapat kesempatan untuk rekaman dengan label besar, selang satu minggu setelah kemenangannya Danielle pun mendapat tawaran kerja sama dengan Big Machine Records. Hebatnya lagi, dalam label tersebut Danielle akan menjadi satu-satunya rekan wanita untuk penyanyi Taylor Swift. Melihat fakta tersebut, maka Danielle tidak mau membuang banyak waktu. Ia pun bersedia membuat album rekaman bersama dengan label tersebut. Dan siapa tahu saja, kelak Danielle akan menjadi "the next Taylor Swift".


Sementara itu, sang mentor Blake Shelton mengaku sangat bangga dengan anak didiknya. Bagi Blake, ini adalah kemenangan ketiganya dalam membawa anak didiknya ke posisi jawara. Blake hanya berharap Danielle bisa terus meniti kariernya di dunia musik, dan tetap mempertahankan keluguan yang sudah menjadi daya tariknya.



8:32 PM | 0 komentar | Read More

Rafa "Hanya" Unggulan Lima Wimbledon





LONDON, Kompas.com — Petenis Spanyol, Rafael Nadal, diunggulkan di tempat kelima turnamen grand slam Wimbledon, di belakang David Ferrer yang pekan lalu dikalahkannya di final Perancis Terbuka.

Ferrer diunggulkan di tempat keempat, sementara tiga posisi unggulan pertama ditempati Novak Djokovic, Andy Murray, dan Roger Federer.

Wimbledon memang menggunakan hasil turnamen tahun lalu serta turnamen lapangan rumput sebelumnya untuk menentukan peringkat unggulan. Tahun lalu, Rafa mencatat hasil buruk di Wimbledon setelah tersingkir di babak kedua di tangan Lukas Rosol.

Sementara itu, Ferrer tahun lalu lolos ke perempat final. Ia juga menjuarai turnamen lapangan rumput s’Hertogenbosch yang merupakan turnamen pemanasan menjelang Wimbledon.

Dengan posisinya sebagai unggulan kelima, Rafa berisiko bertemu di babak awal dengan juara bertahan Novak Djokovic,  juara tujuh kali Roger Federer, serta petenis tuan rumah Andy Murray.

"Kalau boleh memilih, saya ingin bertemu Rafa di babak perempat final," kata Murray. "Jika saya bisa mengalahkannya, maka semua akan lebih mudah. Jika anda ingin menjuarai turnamen-turnamen terbesar, maka anda harus mengalahkan petenis-petenis terbaik."

Di nomor putri, petenis peringkat satu Serena Williams menempati unggulan pertama diikuti petenis Belarusia, Victoria Azarenka dan juara 2004 asal Rusia, Maria Sharapova.

Berikut daftar unggulan:
Putra:
Novak Djokovic (SRB x1),
Andy Murray (GBR x2),
Roger Federer (SUI x3),
David Ferrer (ESP x4),
Rafael Nadal (ESP x5),
Jo-Wilfried Tsonga (FRA x6),
Tomas Berdych (CZE x7),
Juan Martin del Potro (ARG x8),
Richard Gasquet (FRA x9),
Marin Cilic (CRO x10),
Stanislas Wawrinka (SUI x11),
Kei Nishikori (JPN x12),
Tommy Haas (GER x13),
Janko Tipsarevic (SRB x14),
Nicolas Almagro (ESP x15),
Philipp Kohlschreiber (GER x16),
Milos Raonic (CAN x17),
John Isner (USA x18),
Gilles Simon (FRA x19),
Mikhail Youzhny (RUS x20),
Sam Querrey (USA x21),
Juan Monaco (ARG x22),
Andreas Seppi (ITA x23),
Jerzy Janowicz (POL x24),
Benoit Paire (FRA x25),
Alexandr Dolgoplov (UKR x26),
Kevin Anderson (RSA x27),
Jeremy Chardy (FRA x28),
Grigor Dimitrov (BUL x29),
Fabio Fognini (ITA x30),
Julien Benneteau (FRA x31),
Tommy Robredo (ESP x32)

Putri:
Serena Williams (USA x1),
Victoria Azarenka (BLR x2),
Maria Sharapova (RUS x3),
Agnieszka Radwanska (POL x4),
Sara Errani (ITA x5),
Li Na (CHN x6),
Angelique Kerber (GER x7),
Petra Kvitova (CZE x8),
Caroline Wozniacki (DEN x9),
Maria Kirilenko (RUS x10),
Roberta Vinci (ITA x11),
Ana Ivanovic (SRB x12),
Nadia Petrova (RUS x13),
Samantha Stosur (AUS x14),
Marion Bartoli (FRA x15),
Jelena Jankovic (SRB x16),
Sloane Stephens (USA x17),
Dominika Cibulkova (SVK x18),
Carla Suarez Navarro (ESP x19),
Kirsten Flipkens (BEL x20),
Anastasia Pavlyuchenkova (RUS x21),
Sorana Cirstea (ROM x22),
Sabine Lisicki (GER x23),
Peng Shuai (CHN x24),
Ekaterina Makarova (RUS x25),
Svetlana Kuznetsova (RUS x26),
Varvara Lepchenko (USA x27),
Lucie Safarova (CZE x28),
Tamira Paszek (AUT x29),
Alize Cornet (FRA x30),
Mona Barthel (GER x31),
Romina Oprandi (SUI x32)




Sumber : AFP



Editor : A. Tjahjo Sasongko













8:14 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi dan Basuki Bagi-bagi Tugas untuk Ziarah Makam

Written By Smart Solusion on Tuesday, June 25, 2013 | 8:38 PM





JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam ziarah makam jelang HUT ke-486 Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bagi-bagi tugas. Jokowi ke TMP Kalibata, sementara Basuki ke makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Dengan menggunakan pakaian seragam sadariah dibalut dengan sarung biru, Basuki tiba di pemakaman sekitar pukul 07.45 WIB. Basuki langsung disambut oleh Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah. Basuki pun didapuk sebagai pemimpin upacara penghormatan ziarah Makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Pria yang akrab disapa Ahok itu pun tampak khusuk saat berdoa di depan Makam Pangeran Wijaya Kusuma. "Kepada arwah Pangeran Wijaya Kusuma, beri hormat," kata Basuki seraya memimpin upacara di Makam Wijaya Kusuma, Tubagus Angke, Jakarta Barat, Kamis (20/6/2013).


Setelah berziarah dan tabur bunga ke makam Pangeran Wijaya Kusuma, Basuki atas nama Pemprov DKI memberikan santunan bagi juru kunci (kuncen) makam Pangeran Wijaya Kusuma, Hadidoyo (63). Kemudian, ia bersama Hadidoyo berkeliling menengok lingkungan makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Pangeran Wijaya Kusuma merupakan seorang pejuang yang memperjuangkan Jakarta dari tangan pemerintahan VOC Belanda. Selain Basuki, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dan Pemakaman Karet Bivak.


Setelah berziarah di Makam Pangeran Wijaya Kusuma, Basuki pun langsung meluncur ke acara groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Daan Mogot, Jakarta Barat.





Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Indah Dewi Pertiwi Jatuh Cinta pada Indonesia


Jakarta - Ada incaran baru yang kini sedang digila-gilai Indah Dewi Pertiwi. Bahkan demi incaran baru tersebut, Indah rela menyambangi enam kerajaan yang ada di Indonesia. Siapa sebenarnya incaran baru yang begitu dikejar-kejar pelantun lagu Hipnotis ini? Ternyata incaran baru itu namanya kebudayaan Indonesia.


Tidak ada kata terlambat untuk Indah dalam mempelajari budaya Indonesia. Meskipun banyak orang yang heran dengan aksi cinta budaya Indah, ia tetap pantang mundur dalam mendatangi enam kerajaan terbesar di Indonesia. Bahkan rencananya lagi, dalam waktu dekat ini Indah akan kembali mendatangi kerajaan besar lain di Indonesia.


"Aku jatuh cinta pada kebudayaan, tradisi, dan keindahan alam Indonesia. Setiap kali aku sampai di sebuah kerajaan baru, aku langsung terkesima dengan alam, keramahan, dan kebaikan hati masyarakatnya. Sekarang aku baru bisa mengerti, mengapa banyak sekali turis asing yang mencintai Indonesia. Aku pun sekarang benar-benar jatuh cinta pada Indonesia," ungkap Indah saat ditemui di Hotel Grand Mahakam, Minggu (23/6).


Enam kerajaan yang sudah dikunjungi Indah belum lama ini yakni Kerajaan Samudra Pasai di Lokhseumawe ( Aceh), Kerajaan Sriwijaya di Palembang (Sumatera Selatan), Kerajaan Kutai Kertanegara di Tenggarong (Kalimantan Timur), Kerajaan Mataram di Yogyakarta, Kerajaan Gowa di Makassar (Sulawesi Selatan), dan Kerajaan Raja Apat di Papua Barat.


Dalam setiap kunjungan Indah ke kerajaan, ia selalu membekali dirinya dengan pengetahuan tentang kebiasaan masyarakat setempat. Karena itu ketika sampai di sebuah kerajaan, biasaya Indah langsung bisa membaur dengan orang-orang di sekitarnya. Selain bersosialisasi, Indah juga mendapat kesempatan untuk belajar tari-tarian tradisional di setiap kerajaan.


Bukti dari pembelajaran tarian tradisional tersebut pernah ia tunjukkan dalam pertunjukan musik yang diselenggarakan SCTV. Saat itu, pada bulan April 2013 Indah menarikan Tari Bedoyo yang disambung dengan tari Reog Ponorogo.


Selain mempertunjukan kebolehannya menari, pada bulan Agustus mendatang Indah juga akan meluncukan sebuah acara khusus tentang perjalanannya ke enam kerajaan di Indonesia. Dalam acara yang juga akan dikemas menjadi video, ditampilkan tentang budaya Indonesia yang memikat, spiritual, dan istimewa.


"Pengalamanku selama mendatangi enam kerajaan kemarin akan diabadikan dalam bentuk video. Jadi semua orang bisa melihat betapa indahnya negeri kita ini," kata penyanyi kelahiran 30 Januari 1991 ini.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

KPK Akan Membuat Nazaruddin Miskin





JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi bertekad memiskinkan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, terpidana kasus korupsi. KPK bakal menjerat Nazaruddin dengan tindak pidana pencucian uang untuk semua fee yang diperoleh dari dugaan korupsi sejumlah proyek pemerintah dengan menggunakan Grup Permai.


Saat ini, KPK baru menjadikan Nazaruddin sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus pembelian saham Garuda Indonesia senilai Rp 300 miliar. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, KPK akan memiskinkan Nazaruddin dengan menjeratnya menggunakan pasal-pasal TPPU.


”Saya simpulkan kasus Nazaruddin ini sedang on-going process terkait dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU. Kalau basic faktanya sangat memungkinkan, TPPU ini sangat penting untuk memiskinkan semaksimal mungkin,” kata Busyro, Rabu (19/6/2013).


Kemarin, sejumlah lembaga swadaya masyarakat, seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dan Indonesia Legal Roundtable, menemui pimpinan KPK. Mereka mempertanyakan kemajuan pengusutan kasus TPPU terhadap Nazaruddin. Selain itu, mereka juga mengingatkan KPK soal dugaan ancaman kriminalisasi sejumlah saksi kunci dalam perkara korupsi dan TPPU yang melibatkan Nazaruddin.


Febri Diansyah dari ICW menyatakan, dalam fakta persidangan Nazaruddin terungkap, Grup Permai yang dikendalikan Nazaruddin memiliki 35 anak perusahaan dengan kegiatan terkait proyek pemerintah. Indikasi nilai proyek yang terkait dengan Grup Permai mencapai Rp 6,037 triliun. Febri mengatakan, KPK ternyata belum menyelesaikan sejumlah kasus korupsi besar yang diduga melibatkan Nazaruddin.


Pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Nazaruddin menyatakan bahwa Grup Permai dibentuk untuk mengurus dan mengumpulkan fee proyek. Tanggung jawab KPK masih banyak untuk menuntaskan skandal besar ini.


Busyro mengatakan, KPK masih terus mengembangkan penyidikan atas TPPU yang disangkakan kepada Nazaruddin. Soal sisa kasus Nazaruddin yang belum dituntaskan, menurut dia, ini karena sebagian anggota satuan tugas KPK yang menangani kasusnya juga menangani kasus lain. ”Menghimpunnya sangat susah secara teknis,” katanya.


Dia mengungkapkan, meski ada sejumlah kasus dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin, tidak semuanya ditangani KPK. Menurut Busyro, ada penyelidikan beberapa perkara dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin, tetapi oleh kepolisian dan kejaksaan status perkara tersebut telah dinaikkan ke penyidikan. (BIL)




Sumber : Kompas Cetak



Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
















8:17 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger