Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Tinggal Hanna yang Bertahan

Written By Smart Solusion on Thursday, July 11, 2013 | 8:14 PM





JAKARTA, KOMPAS.com — Hanna Ramadini menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang berhasil melaju ke putaran ketiga setelah menaklukkan pemain China, Ai Ninna Tan, dengan skor 21-10 dan 21-4 pada Kejuaraan Asia Junior 2013 di Kota Kinabalu, Malaysia.
    
Tiga wakil lainnya, yakni pebulu tangkis Intan Dwi Jayanti, Fitriani, dan Ruselli Hartawan, gagal merebut tiket kemenangan. Intan dan Fitri tak kuasa ditaklukkan pemain China, sementara Ruselli Hartawan gagal membalas kekalahan atas Kisona Selvaduray asal Malaysia yang harus takluk dengan skor 19-21 dan 13-21.
    
Intan Dwi Jayanti tak kuasa menahan laju Chen Yunfei dan menyerah 16-21 dan 19-21. Begitu juga dengan Fitriani yang harus mengakui keunggulan Wang Xinyuan, 21-16, 11-21, dan 17-21.
    
"Penampilan Fitri sudah maksimal, tetapi lawannya memang lebih bagus, serangannya lebih ada power-nya. Tipe permainan mereka juga sama-sama rally, tapi lawan lebih safe. Lawan sebetulnya sudah habis juga, tadi dia sering minta break dan ganti bola, dia pintar mengatur ritme," kata Enroe Suryanto, pelatih yang mendampingi Fitri, dikutip dari rilis PBSI, Kamis.
     
"Fitri mentalnya bagus. Walaupun melawan pemain China, dia bisa bermain tenang. Buktinya, dia bisa menerapkan strategi yang diinstruksikan pelatih. Sayang, Fitri terlalu buru-buru di game terakhir," tambahnya.
    
Bagi Fitriani dan Intan, pertandingan ini memang kali pertama mereka bermain melawan pemain asal China. Meskipun begitu, keduanya cukup bisa mengimbangi permainan lawan-lawannya tersebut.
    
"Ternyata tidak susah-susah banget melawan pemain China. Saya tadi malah sempat leading jauh, tetapi karena buat satu kesalahan jadi konsentrasinya buyar. Kalau ketemu dia lagi, saya harus lebih yakin dan jaga bola-bola bawah," ungkap Intan.
    
"Awalnya sempat grogi, tapi pas sudah di lapangan nggak juga sih. Saya bisa main lepas, makanya bisa menang di game pertama. Tetapi, saya terlalu buru-buru di game selanjutnya," tutur Fitri.
    
Dengan hasil ini, sektor tunggal putri hanya menyisakan Hanna Ramadini.



Editor : Tjahjo Sasongko















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:07 PM | 0 komentar | Read More

Richard Gere Siap Lanjutkan Karier ke TV Kabel

Written By Smart Solusion on Wednesday, July 10, 2013 | 8:32 PM


Los Angeles - Setelah berpuluh tahun berkarier di dunia perfilman, khususnya layar perak, aktor senior Richard Gere menyimpulkan, ke depannya, akan ada banyak proyek film bagus di layar kaca. Menurutnya, akan ada pergeseran lokasi tayang film bagus, dari layar lebar ke layar kaca.


Pemikirannya itu memberi perspektif tersendiri tentang keberadaan serial televisi. Bintang film "Pretty Woman" itu tidak segan-segan mengatakan, serial televisi sebagai salah satu pilihan bagus untuk melanjutkan karier.


Aktor pemenang penghargaan Golden Globe itu meyakini, ke depannya saluran televisi kabel, seperti HBO dan Showtime akan dibanjiri oleh film-film bagus yang kualitasnya tak kalah dengan film buatan studio besar Hollywood.


Pria yang kini berusia 63 tahun ini mengungkapkan, "Saluran televisi kabel mungkin bisa menjadi pilihan cerdas untuk pemutaran film-film bagus. Salah satu bukti pergeseran ini adalah hijrahnya beberapa aktor dan sineas bermutu untuk bermain dalam film televisi. Sutradara terbaik kita, penulis terbaik, dan juga aktor terbaik bakal berjalan pergi ke arah sana," jelasnya, seperti dikutip dari majalah Total Film.


Hal itu menyentil film "Arbitrage" yang merupakan film terbarunya. Richard mengungkapkan, awalnya ia tidak begitu tertarik untuk membintangi film layar lebar. Namun, usai berdiskusi beberapa kali dengan sang sutradara, Nick Jarecki, ia merasa naskah yang ditawarkan cukup bagus.


"Sebenarnya aku tak ingin melakukannya. Tetapi setelah membaca isi skripnya, aku menyadari jika dia (sutradara) memiliki seni yang tinggi di dalam darahnya. Akhirnya, kami pun bertemu dan membuat sebuah kesepakatan," ujar Gere.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Kader Demokrat Dukung Sri Mulyani Ikut Konvensi Capres






JAKARTA, KOMPAS.com
- Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didukung kader Demokrat untuk maju dalam konvensi capres yang mulai digelar Demokrat pada Agustus mendatang. Ia dianggap bisa mewakili kaum perempuan yang belum masuk dalam bursa capres Partai Demokrat.

"Sri Mulyani ini kan sudah pernah bikin partai, mungkin kalau ada keinginan bisa juga kita dorong untuk ikut konvensi," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, di Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Menurutnya, sangat disayangkan jika tidak ada perempuan yang maju sebagai kandidat capres dalam konvensi Partai Demokrat. Oleh karena itu, Nurhayati pun mendorong perempuan-perempuan di Tanah Air untuk memberanikan diri maju sebagai kandidat capres.

"Ini kan hanya masalah keberanian, belum ada bukan berarti kualitas pemimpin Indonesia dari perempuan jelek. Maka, saya yang paling depan untuk mendorong perempuan ikut konvensi Demokrat," katanya.

Semua kandidat, lanjut Nurhayati, tidak akan mendapatkan keistimewaan. Para kandidat akan diperlakukan sama sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan komite seleksi.

Terkait konvensi, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan tujuh butir pokok terkait konvensi Partai Demokrat pada Minggu (7/7/2013) malam.

Penjelasan SBY dilakukan karena dia menyadari banyak bias yang terjadi terkait konvensi capres Demokrat. SBY mengungkapkan, tujuh pokok terkait konvensi seperti penyusunan komite seleksi yang terdiri dari unsur internal dan independen. Komite seleksi ini juga yang akan menentukan kriteria dan juga mengumumkan peserta konvensi pada Agustus 2013 ini.

Sementara, peserta konvensi bisa berasal dari kader Partai Demokrat atau pun non-kader. Mereka yang lolos seleksi sebagai kandidat capres nantinya harus menjalani konvensi selama delapan bulan yang dibagi ke dalam dua tahapan. Mereka akan disurvei oleh tiga lembaga dan hasilnuya diumumkan ke publik. Setelah hasil pileg diketahui, Partai Demokrat baru akan mengumumkan kandidat capres yang diusungnya.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary




















8:17 PM | 0 komentar | Read More

Indonesia Siap Gelar Turnaman Basket 3x3 Internasional





JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan jadi tuan rumah turnamen FIBA 3X3 U-18 World Championships 2013. Turnamen yang akan dilaksanakan pada 26-29 Juli ini akan jadi turnamen basket 3X3 internasional pertama di Indonesia.


"Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Ini merupakan bukti nyata basket Indonesia telah mendapat pengakuan dan kepercayaan di tingkat dunia," kata Ketua Panitia Pelaksana FIBA 3X3 U-18 World Championships, Hasani Abdulgani, di Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013).


Basket 3X3 memiliki aturan yang sederhana dan sangat memungkinkan untuk dilakukan di luar lapangan. Event ini dilaksanan di tempat terbuka dengan memperlihatkan ikon negara atau daerah tersebut.


"Dengan pertimbangan tersebut, kami memutuskan untuk menggelar turnamen di Monas yang dianggap sebagai lambang kota Jakarta," lanjut Hasani.


Melihat kesuksesan pelaksanaan event perdana basket 3X3 pada Youth Olympic Games Singapore 2010, FIBA merasa perlu membawa event ini sebagai salah satu nomor resmi di cabang bola basket. Turnamen ini akan diikuti 32 tim putra dan 24 tim putri dari 44 negara, termasuk negara-negara dengan pebasket unggulan, di antaranya Amerika, Jepang, Australia, Selandia Baru, Spanyol, Turki, Taiwan, dan Jerman.


"Event ini bukan hanya akan memberi dampak positif bagi citra negara kita, tetapi juga dari sisi olahraga bola basket. Event ini dapat dijadikan sebuah kesempatan emas bagi tim Indonesia untuk bertanding di level tertinggi dan diharapkan akan memberi dampak positif bagi perkembangan basket Indonesia secara keseluruhan," tutur Sekjen PP PERBASI, Agus Mauro.





Editor : Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Karyawati Bohong \"Ngaku\" Diperkosa Akan Dites Kejiwaan

Written By Smart Solusion on Tuesday, July 9, 2013 | 8:38 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Dari hasil tes lie detector, karyawati berinisial MC (31) yang mengaku diperkosa diketahui berbohong. Penyidik berencana melakukan tes kejiwaan kepada wanita yang sudah bersuami itu.

Rencananya, penyidik dari Polres Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya akan menghadirkan psikiater untuk memeriksa MC pada Rabu (10/7/2013) ini.

"Kehadiran psikiater diharapkan dapat mengungkap kasus ini dan membuat MC mau berterus terang," kata Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Selasa (9/7/2013).

Hasil uji kebohongan dengan lie detector serta analisa konfrontasi keterangan MC dengan CK, rekan sekantor sekaligus selingkuhannya, menyimpulkan MC berbohong. MC banyak memberikan keterangan palsu, sehingga indikasi laporan palsu semakin menguat.

"Tes kebohongan itu bisa dipertanggungjawabkan dan dapat digunakan sebagai dasar hukum," ucap Herry.

Menurut Herry, sejak awal mendengar keterangannya, MC sudah berbohong. Di antaranya, dia mengaku pulang sendiri sebelum diperkosa di gang sempit di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. "Namun nyatanya dia pulang diantar CK, rekan sekantor dan juga ternyata selingkungannya," kata dia lagi.

Herry menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya enggan berasumsi terutama mengenai apa yang menyebabkan MC melakukan kebohongan. "Yang akan kami ungkap adalah fakta dan sebenarnya apa yang terjadi," ucapnya, yang menolak berasumsi MC berbohong untuk menutupi perselingkuhannya dengan CK.

Berdasarkan fakta di lapangan, kata Herry, pengakuan MC banyak yang terpatahkan. Misalnya, MC mengaku diperkosa, namun hasil laboratorium tidak menemukan adanya bekas sperma pada baju karyawati salah satu media tersebut. (bum)




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Li-Ning Rambah Dunia Basket Indonesia





JAKARTA, KOMPAS.com — Produsen alat-alat olahraga asal China, Li-Ning, kini resmi jadi sponsor dua klub bola basket Indonesia, Satria Muda (SM) BritAma dan Indonesia Warriors. Kontrak kerja sama ini ditandatangani oleh perwakilan dari Li-Ning dan PT Indonesia Sport Venture yang menaungi dua klub tersebut, Selasa (9/7/2013).

“Kami akan bekerja sama dalam waktu tiga tahun ke depan. Pihak Li-Ning akan menyiapkan semua kebutuhan perlengkapan latihan dan pertandingan serta bantuan dana. Saya tidak bisa membeberkan jumlah dananya, karena itu rahasia," kata Managing Director PT Indonesia Sport Venture, Andi Kurniawan, di Kota Kasablanka, Jakarta.

Bagi Li-Ning, merambah dunia basket adalah langkah baru. “Kami memang mulai masuk ke Indonesia lewat bulu tangkis. Tapi kami juga ingin melebarkan sayap dan bekerja sama dengan cabang olahraga lain seperti bola basket,” tambah Direktur Sunlight Sports Pte Ltd yang merupakan distributor Li-Ning, Mahender Kapoor.

Lucunya, para atlet basket yang tergabung dalam klub SM dan Indonesia Warriors terpaksa memakai jersey dengan tulisan “BADMINTON” di bagian depan, tepat di bawah tulisan Li-Ning.

Salah satu atlet SM BritAma, Rony Gunawan, tertawa saat ditanya kesannya mengenai jersey tersebut. “Tadi saya juga sempat tanya ke panitia, pakainya baju ini?” ujarnya setengah bercanda.

Sampai saat ini Li-Ning belum pernah memproduksi perlengkapan olahraga khusus untuk bola basket. Jadi maklum kalau masih belum 100 persen matching.

Atlet Indonesia Warriors, Christian Ronaldo Sitepu (Dodo), juga menunjukkan kekhasan bulu tangkis pada jersey tersebut. “Nih, yang lebih jelas lagi,” katanya seraya menunjukkan label di belakang jersey tersebut. “Ada gambar shuttlecock-nya,” tambah Dodo seraya tertawa.




Editor : Pipit Puspita Rini















8:34 PM | 0 komentar | Read More

Karakter Edna, Buat John Travolta Ingin Jadi Wanita


Los Angeles - Berkarier sebagai aktor, tentu harus sudah siap dengan segala peran yang diterima. Itulah yang dilakukan oleh aktor serba bisa Amerika Serikat (AS), John Travolta.


Guna menunjang profesionalitasnya, John Travolta bahkan rela berperan sebagai wanita. Seperti sosok Edna Turnblad, yang diperankan John Travolta untuk film musikal "Hairspray" pada 2007 lalu.


Dalam film itu, John Travolta begitu total mendalami perannya. Ia tampak begitu fasih berlenggak-lenggok, yang diikuti dengan goyangan pinggul. Seksi.


John memaparkan bahwa dirinya selalu di kelilingi oleh banyak wanita. Sehingga, mampu melihat detail cara menjadi seorang wanita, dan sukses memerankan tokoh Edna.


"Perempuan menjadi penting dalam hidup saya. Saya di kelilingi dan dibesarkan oleh wanita hebat. Dari situ saya belajar menjadi wanita. Bagaimana tingkah lakunya, gerak-geriknya, sehingga saya tidak perlu meminta istri saya mengajarkan bagaimana cara memainkan karakter menjadi seorang wanita," tuturnya.


Wanita Makhluk Erotis


Bagi John, wanita adalah makhluk erotis. Ia mengaku bahwa kemampuannya untuk memerankan karakter Edna juga terinspirasi oleh tubuh wanita.


"Saya memerankan karakter wanita juga karena terinspirasi oleh bentuk tubuh mereka. Dari dulu, saya suka melihat wanita tumbuh dewasa. Saya suka mengikuti perkembangan Sophia Loren, Anita Ekberg, Marilyn Monroe dan Elizabeth Taylor. Mereka erotis," katanya.


"Saking terinspirasinya, setelah memerankan tokoh Edna, saya pernah lebih suka untuk menjadi wanita," guraunya.


John membeberkan bahwa keluarganya sangat kagum melihatnya ketika memerankan tokoh wanita. "Istri saya (Kelly Preston-RED) sampai menangis karena tersentuh. Dia melihat saya begitu manis dan lucu," ujar ayah dari Ella Bleu (13) dan Benyamin (2) itu.


Karier dan Keluarga


Dalam kesempatan itu, John Travolta turut mengungkapkan soal karier dan keluarganya. Menurutnya, karier yang diraihnya selama ini adalah berkat. Sehingga, ia tak takut bila kariernya mulai meredup.


"Anda harus memahami asal-usul saya. Saya berasal dari keluarga kelas pekerja, kami tidak punya banyak uang, tapi kami punya seni. Anda sedang berbicara dengan seorang pria yang bekerja melakukan hal-hal yang ia cintai. Akting, bernyanyi dan menari. Jadi, karier naik dan turun tidak terlalu berarti bagi saya," jelasnya.


Sementara soal keluarga, pria 59 tahun itu mengakui bahwa hal yang paling memilukan baginya adalah kematian putranya, Jett (16) pada 2009 lalu. Jett menderita autisme dan meninggal dunia setelah kejang-kejang.


Selain Jett, John Travolta juga mengakui bahwa dirinya begitu kehilangan, James Gandolfini, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.


"Itu memiliki dampak bagi kehidupan saya," sambung aktor Pulp Fiction ini.


Penghargaan atas Karier Film John Travolta


Pada Sabtu (6/7) lalu, John Travolta bersama sutradara Oliver Stone mendapatkan penghargaan istimewa Lifetime Achievement Awards pada pergelaran Karlovy Vary International Film Festival ke-48 di Republik Ceska. Penghargaan itu khusus diberikan atas dedikasi John Travolta dan Oliver Stone dalam dunia perfilman.


"Saya merasa terhormat. Film selalu mengajarkanku banyak hal. Aku ingin terus membuat film, seperti yang kamu lihat dalam karyaku, ada banyak hal yang masuk belum kucapai. Penghargaan ini makin menyemangatiku untuk menemukan hal-hal baru dalam karierku. Aku berpesan kepada kamu generasi muda, jangan berhenti mengeksplorasi dirimu," tuturnya dalam pidato.


Dalam acara itu, John Travolta juga sempat mempromosikan film terbarunya berjudul Killing Season. Film yang bakal dirilis di Amerika 12 Juli mendatang itu juga akan dimainkan oleh Robert De Niro dan Milo Ventimiglia.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

KPK Pastikan Penuhi Undangan Rapat Timwas Century Hari Ini




Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, Abraham Samad, dan Zulkarnaen (kiri ke kanan) mengikuti rapat dengan Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2013). Agenda pertemuan adalah laporan perkembangan pemeriksaan tim penyidik KPK terhadap mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Amerika Serikat. KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN | HENDRA A SETYAWAN









JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan akan menghadiri rapat dengan Tim Pengawas Bank Century (Timwas Century) yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/7/2013). Rapat yang membahas perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi bailout Bank Century ini akan berlangsung secara tertutup.

“Besok (hari ini) ada pertemuan Timwas Century dengan Pimpinan KPK. Katanya, pertemuannya tertutup,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, di Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Namun, Johan mengaku belum tahu siapa saja unsur pimpinan KPK yang akan mengikuti rapat dengan Timwas Century.

Pekan lalu, pimpinan KPK tidak memenuhi undangan rapat Timwas Century. KPK beralasan, sebagian besar pimpinan tengah menghadiri acara lain yang sudah dijadwalkan lebih dulu. Itu merupakan yang ketiga kalinya KPK tak memenuhi panggilan Timwas Century.

Pada dua pekan lalu, Pimpinan KPK tidak bisa hadir karena banyak yang berada di luar kota. KPK juga tidak hadir pada panggilan awal Juni lalu, dengan alasan tidak bisa memenuhi undangan Timwas yang berniat menggali keterangan tentang hasil pemeriksaan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Washington DC, Amerika Serikat.

Karena KPK sudah tiga kali mangkir, Anggota Timwas Century dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, meminta DPR untuk segera memanggil paksa pimpinan KPK. Menurut Hendrawan, DPR berwenang memanggil paksa pimpinan KPK jika tiga kali berturut-turut mangkir dari panggilan Timwas Century.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary




















8:17 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:06 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger