Powered by Blogger.

Popular Posts Today

KPK Buru Jaringan Mafia Peradilan

Written By Smart Solusion on Saturday, July 27, 2013 | 8:17 PM




JAKARTA, KOMPAS —
  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memburu pelaku utama penyuapan terkait dengan pengurusan perkara yang masih dalam tahap kasasi di Mahkamah Agung. Dua orang tertangkap tangan KPK, yaitu pengacara pada kantor hukum Hotma Sitompoel & Associates, Mario C Bernardo, dan pegawai MA, Djodi Supratman, yang diyakini sebagai perantara dan bagian kecil dari jaringan mafia peradilan.


Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Jakarta, Sabtu (27/7/2013), mengungkapkan, sampai saat ini KPK terus mengembangkan hasil operasi tangkap tangan tersebut. KPK meyakini ada sejumlah pihak lain yang terlibat dalam kasus suap itu. Pihak lain tersebut bahkan diduga memiliki peran yang bisa menghubungkan keterlibatan sejumlah penegak hukum dalam jaringan mafia peradilan di Indonesia.


Pada Kamis lalu, KPK menangkap Djodi di sekitar kawasan Monas, Jakarta. Djodi diketahui merupakan mantan tenaga satpam MA yang kini tercatat sebagai pegawai di Badan Pendidikan dan Pelatihan MA di Megamendung, Bogor.


Seusai menangkap Djodi, KPK kemudian menangkap Mario di kantornya di Jalan Martapura, Nomor 3, Jakarta Pusat. Mario diduga memberikan uang suap kepada Djodi terkait dengan pengurusan perkara penipuan dengan terdakwa Hutomo Wijaya Ongowarsito yang masuk dalam tahap kasasi di MA. Namun, Mario ternyata bukan pengacara yang menangani perkara penipuan itu. ”Kasus ini tentu akan dikembangkan. Apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat,” kata Johan.


Ketua KPK Abraham Samad seusai penangkapan terhadap Mario dan Djodi juga memberikan sinyalemen bahwa pihaknya masih memburu pelaku lain. Menurut Abraham, tim lain sedang memburu pihak-pihak tersebut.


KPK bergerak cepat. Setelah menetapkan Mario dan Djodi sebagai tersangka pada Jumat siang, malam harinya sejumlah penyidik langsung menggeledah kantor hukum Hotma Sitompoel & Associates. Penggeledahan dilakukan sejak pukul 21.00 dan baru berakhir pada Sabtu dini hari. Penyidik membawa sejumlah dokumen dalam tiga kardus. Johan menyatakan masih belum tahu apa yang disita penyidik dalam penggeledahan tersebut.


Dugaan keterlibatan pihak lain yang merupakan penegak hukum dengan posisi penting mengemuka karena baik Djodi maupun Mario dinilai tidak punya peran langsung dalam memengaruhi perkara. Menurut mantan hakim Asep Iwan Iriawan, suap yang diduga dilakukan Mario kepada Djodi itu hanya bagian kecil dari mafia peradilan yang berlapis.


”Tidak logis kalau advokat tidak berhubungan dengan hakim. Ini bagian kecil yang berlapis selnya. Bagian besarnya harus dibongkar. Seorang advokat bermain-main dengan bekas satpam MA,” katanya.


Dari pengalamannya sebagai hakim, kata Asep, ada kecenderungan pihak-pihak yang bermain perkara tak terlalu mempermasalahkan hasil pengadilan tingkat pertama yang mengalahkan mereka. Mereka yang bermain perkara biasanya akan selalu mencari celah di tingkat kasasi.

”Ada kecenderungan, biarlah kalah di PN (pengadilan negeri) atau PT (pengadilan tinggi), tetapi main di MA,” katanya.


Pengacara yang juga pernah meneliti praktik mafia peradilan, Taufik Basari, mengatakan, meski tak ada kaitan dengan perkara secara langsung, pihak-pihak tertentu bisa terlibat dalam jaringan mafia peradilan.

”Pengacara itu biasanya investasi ke orang- orang tertentu,” katanya.


Namun, kuasa hukum Mario, Tommy Sihotang, mengatakan, ”Saya enggak yakin itu kasus suap dengan tiga alasan. Pertama, dia (Mario) lawyer, tapi bukan di kasus itu. Kedua, yang dihubungi itu kerja di Diklat MA dan enggak ada hubungannya dengan kasus. Ketiga, jumlah uangnya. Saya enggak yakin zaman segini masih ada hakim agung yang mau terima Rp 80 juta.”


Dia menduga, yang diberikan Mario kepada Djodi semacam tunjangan hari raya (THR). ”Ini, kan, belum jelas. Ini rezeki, bagi-bagi THR. Mario sial saja. Hakim agung itu minimal tiga (orang), mau dapat berapa?” katanya.


Tommy juga membantah kasus itu terkait dengan Hotma Sitompoel. ”Hotma mengaku tak tahu. Selain itu, tidak ada surat atau dokumen resmi dengan stempel Hotma Sitompoel & Associates,” katanya. (BIL)


8:17 PM | 0 komentar | Read More

Reli Amerika, Rifat Masuk Finish Ketiga




Pereli Rifat Sungkar melintasi Sirkuit Offroad Spring Hill, Kemiling, Kota Bandar Lampung, dalam ajang Kejuaraan Nasional GT Radial Savero Komodo Speed Offroad 2013, Minggu (7/4/2013). Dalam debutnya di ajang balap offroad ini, Rifat yang mengendarai Mitsubishi Pajero Sport berhasil menjuarai kelas Free for All 4 silinder (G3-1). | KOMPAS/YULVIANUS HARJONO









NEWRY, KOMPAS.com - Pereli nasional, Rifat Helmy Sungkar, dengan navigator Steve Lancaster (Inggris), yang tergabung dalam Fastron World Rally Team masuk finish pada urutan ketiga dalam New England Forest Rally (NEFR) 2013 di Newry, negara bagian Maine, Amerika Serikat (AS).

Dalam seri kelima Reli Amerika yang berakhir Sabtu (27/7/2013) petang atau Minggu pagi di Jakarta, Rifat/Steve mengendarai Mitsubishi Evolution X.

Pereli andalan AS, Ken Block/Alex Gelsomino dengan mobilnya Ford Fiesta memasuki finish di urutan pertama. Pereli Inggris David Higgins/Craig Drew yang memakai Subaru WRC memasuki finish di urutan kedua.

Rifat yakin, dengan keberhasilan itu, dan sesuai catatan waktunya, targetnya terpenuhi. Ia dan Steve menjadi juara ketiga di NEFR 2013.




Editor : Kistyarini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:07 PM | 0 komentar | Read More

Pedagang Minta Diizinkan Jualan Setelah Terminal Depok Ditata

Written By Smart Solusion on Friday, July 26, 2013 | 8:38 PM





JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pedagang di Terminal Depok, Jawa Barat, mengaku tidak keberatan dengan rencana Pemerintah Kota Depok menata terminal tersebut. Mereka hanya berharap diizinkan berdagang setelah terminal ditata.

"Saya sebagai pedagang belum tahu kepastian rencana penataan terminal ini. Saya sih baru denger-denger aja. Nggak tahu kalau yang punya kios ini sudah dapat surat. Saya sih setuju penataan, tapi berharap tetap bisa berjualan," kata Fredy (38), pedagang makanan di Terminal Depok, Jumat (26/7/2013).

Menurut Fredy, para pedagang berharap dibantu oleh pemerintah karena mereka memberi kontribusi ke negara.

"Kami minta jangan digusur aja, tapi diperhatikan juga. Kami minta direlokasi. Kami jangan dibiarkan seperti gembel," katanya.

Dikatakan Fredy, ia sudah enam tahun berjualan makanan dan kopi di Terminal Depok. Ia menyewa tempat Rp 600.000 per bulan. Setiap hari ia mendapatkan penghasilan di atas Rp 50.000.

"Untuk membiayai anak sekolah, Mas. Kalau nanti ditata terus saya nggak bisa jualan, gimana biayain sekolah anak saya," tutur bapak dua anak yang tinggal di Raden Saleh, Sukmajaya, Depok, itu.

Fredy menambahkan bahwa para pedagang di terminal juga berharap bisa berdagang. Fitri (35), pedagang nasi padang, juga tidak mengetahui kepastian penataan Terminal Depok.

"Saya tidak tahu soal apakah terminal mau dibangun apartemen dan pusat bisnis. Pemberitahuan secara resmi tidak ada. Saya aja baru denger dari pedagang sebelah," tutur ibu dua anak itu, yang sudah berdagang di Terminal Depok sejak tahun 1998.

Fitri menyatakan bahwa ia berharap tetap dapat berdagang walaupun terminal ditata. "Saya minta bisa jualan lagi. Dikasih tempat di mana gitu. Setahun saya menyewa kios ini Rp 10 juta," tuturnya.




Editor : Tjatur Wiharyo
















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Menguak Sisi Lain Bung Karno


Bogor - Kalimat “Jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah” (Jas Merah)” yang diucap saat pidato terakhir masa jabatan Bung Karno selaku mandataris MPRS pada 17 Agustus 1966, diingat benar oleh sutradara Hanung Bramantyo.


Menurutnya, begitu jelas maksud dan relevansinya. Soekarno sebagai seorang visioner, sadar, sejarah bangsa bukanlah sekadar masa lalu. Sejarah menjadi ukuran kemajuan suatu bangsa.


Negara-negara besar belajar dari segala kepahitan dan kegagalan sebelumnya. Sejarah mengajarkan untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu. Bung Karno, seorang pahlawan yang namanya dikenal melalui sejarah proklamasi Indonesia sekaligus menjadi presiden pertama Indonesia.


“Sosoknya biasa kita pandang sebagai seorang yang invincible. Beliau sering digambarkan sebagai seseorang yang sempurna di atas kertas yang bertuliskan sejarah Indonesia. Namun, saya berusaha menggambarkan beliau sebagai seorang manusia biasa dalam filmnya yang mengangkat tokoh Soekarno,” katanya di sela-sela syuting hari terakhir film Soekarno: Indonesia Merdeka! di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/7).


Hanung menambahkan, sejarah tak ubahnya fondasi sebuah bangunan. Tanpa fondasi, kemajuan yang dicapai satu bangsa sangatlah rapuh. Bung Karno adalah founding father, peletak dasar berdirinya bangsa ini, sudah selayaknya namanya dicatat dengan tinta emas. Perjuangan Bung Karno yang penuh dinamika, dari penjara ke penjara, bisa membangkitkan kesadaran berbangsa.


Namun, Bung Karno sebagai “Bapak Bangsa” tidak seharusnya dikultuskan atau menjadi mitos para pemuja ajaran Marhaen (kerakyatan). Bung Karno tidak hanya digambarkan dalam sejarah yang dangkal tanpa melihat cara pandangnya sebagai manusia dengan visi yang jauh ke depan.


“Lewat film, perjalanan dan perjuangan Bung Karno ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk terus mengobarkan mimpi menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar nan mandiri. Atas dasar pemikiran inilah film sejarah ini diproduksi. Rencananya film Soekarno: Indonesia Merdeka dirilis pada Desember 2013,” jelasnya.


Hal ini yang kemudian menjadi dasar Hanung menggarap film itu. Film Soekarno memberikan tafsir yang mungkin berbeda dengan buku-buku sejarah resmi. Ia mengambil dari banyak buku yang dipakai untuk referensi kedua tokoh tersebut.


Sosok Besar
Film ini dibintangi Ario Bayu yang berperan sebagai Soekarno, Lukman Sardi sebagai Muhammad Hatta, Maudy Koesnaedi (Inggit Garnasih), Tika Bravani (Fatmawati) dan Tanta Ginting (Syahrir). Film ini merupakan film produksi Multivision Plus (MVP) Pictures yang bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Soekarno.


Aktor Ario Bayu menyadari, harapan penonton terhadap dirinya cukup besar. Apalagi, dari skenario film, porsi Soekarno 90 persen merupakan tokoh yang diperankannya. Tapi harus dipahami, tanggung jawab peran Soekarno ada di tangan sutradara juga.


“Saya bisa menginterpretasikan sosok Soekarno melalui referensi video, dialog dengan keluarganya, orang-orang terdekat, maupun tokoh-tokoh lain yang pernah bersinggungan dengan beliau. Jadi, keberhasilan saya memerankan tokoh Soekarno ya harus didukung tim yang solid. Sampai syuting awal kemarin, saya melihat kerja keras dan soliditas tim produksi,” ungkap pria kelahiran Jakarta, 6 Februari 1985 itu.


Ario sadar, Soekarno adalah sosok besar dan memiliki pengagum yang luar biasa banyak. Menurutnya, mungkin 240 juta rakyat Indonesia nanti ingin melihat sosok Soekarno dalam film.


“Saya melihat urgensi kenapa film Soekarno harus dibuat. Bagaimanapun, Soekarno adalah tokoh yang layak dijadikan panutan, ideologinya, semangat kebangsaannya, kecintaannya pada negeri ini, hingga keberaniannya melawan penindasan, dan beliau harus hidup dari penjara dan penjara. Sampai ajal pun beliau juga harus dalam keadaan terpenjara,” jelas bintang film Java Heat dan Dead Mine itu.


Tokoh Soekarno di film tersebut benar-benar memperlihatkan sisi lain, yakni sosok manusianya. Ia bukan super hero. Soekarno bukan manusia sempurna. Dia womanizer (pencinta wanita) dan harus diakui punya sisi lemah dalam hidupnya.


“Ini yang harus kita pahami dan terima dari ketidaksempurnaan seorang Soekarno. Bahwa dia adalah Bapak Bangsa, pemimpin besar, dan Proklamator itu harus kita akui,” tutup dia. [H-15]


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Ramadhan di Lingkar Kutub Utara






Muh. Ma'rufin Sudibyo*

KOMPAS.com - Durasi puasa per hari yang cukup panjang dalam bulan suci Ramadhan 1434 H kali ini tak hanya dialami kawasan sub tropis belahan Bumi utara saja. Kawasan lingkar kutub utara yakni mulai dari garis lintang 66,4 LU hingga 90 LU pun mengalaminya. Bahkan, dalam tingkatan lebih tinggi.

Dengan awal bulan suci Ramadhan 1434 H hanya berselang 20 hari pasca Matahari menempatkan diri di atas garis 23,44 LU dalam gerak semu tahunannya, batas paling utara yang bisa dijangkau sang surya, maka kawasan lingkar kutub utara mengalami panjang siang hari yang demikian ekstrim. Bahkan, terdapat situasi di mana Matahari terus menerus berada di atas cakrawala hingga 24 jam penuh.

Selain terasa unik dan ajaib, di sisi lain karakteristik demikian berimplikasi pada menghilangnya sebagian dari lima waktu shalat, demikian pula dengan penanda untuk mengawali dan mengakhiri puasa dalam hari-hari di bulan suci Ramadhan.

Kita bisa melihat hal tersebut di kota Murmansk yang terletak di propinsi federal Murmansk Oblast (Rusia). Kota yang dilintasi garis lintang 68,97 LU ini merupakan pelabuhan penting bebas es bagi Rusia untuk kawasan Laut Barents seiring pengaruh arus teluk. Kota ini mengalami situasi di mana Matahari tidak pernah terbenam sempurna dan juga tak pernah terbit secara sempurna sepanjang 13 hari pertama di bulan suci Ramadhan 1434 H.

Maka, sepanjang rentang masa itu waktu Maghrib, Isya’ dan Shubuh aktual bagi Murmansk menghilang sehingga hanya menyisakan waktu Dhuhur dan ‘Ashar saja.

Mulai hari ke-14 Ramadhan hingga Idul Fitri kelak, barulah Matahari mengalami terbenam sempurna (di cakrawala antara barat laut dan utara Murmanks) dan sebaliknya terbit sempurna pula (di cakrawala antara utara dan timur laut Murmansk). Namun, tak pernah bisa mencapai posisi 15 derajat di bawah cakrawala sehingga waktu Shubuh dan Isya’ tetap menghilang.

Dengan demikian, sepanjang bulan suci Ramadhan 1434 H ini waktu Shubuh aktual (sebagai penanda mulai berpuasa) di Murmansk sepenuhnya menghilang. Sebaliknya, waktu Maghrib aktual (sebagai penanda berbuka puasa) hanya ada di separuh bulan kalender.

Kota Murmansk memang tergolong berpenduduk jarang dengan hanya ditinggali 307.000 orang berdasarkan sensus 2010. Namun, jumlah itu sudah menjadikannya kota terbesar di propinsi federal Murmansk Oblast. Dari jumlah populasinya sekitar 1 % di antaranya adalah komunitas Muslim. Dengan karakteristik penyinaran Matahari demikian unik, bagaimana Umat Islam di Murmansk menjalani ibadah puasa Ramadhannya kali ini?

Siang dan malam kutub

Kawasan lingkar kutub utara memang dikenal mengalami penyinaran Matahari yang ekstrim seiring posisinya yang berdekatan dengan kutub utara geografis dan turut terkena imbas gerak semu tahunan Matahari. Di kawasan ini, khususnya di musim panas, terdapat hari-hari saat Matahari terus terlihat di atas cakrawala selama 24 jam penuh, yang dikenal sebagai Matahari tengah malam atau siang kutub.

Sebaliknya, di musim dingin pun terdapat hari-hari di mana Matahari tak pernah menampakkan dirinya juga selama 24 jam penuh, dalam fenomena yang dinamakan malam kutub.

Dalam tahun ini, kota Murmansk mengalami periode siang kutub semenjak 12 Juni hingga 3 Juli 2013, sementara malam kutubnya bakal terjadi pada 13 hingga 30 Desember 2013 mendatang.
Situasi serupa pun dialami kawasan lingkar kutub selatan meski periodenya berkebalikan dari utara. Sehingga, kala lingkar kutub utara dengan menjalani siang kutub dan musim panasnya, maka bagi lingkar kutub selatan yang terjadi adalah malam kutub dan musim dingin.

Demikian sebaliknya kala lingkar kutub utara menjalani malam kutub, maka lingkar kutub selatan menjalani siang kutub. Namun, lingkar kutub selatan hanyalah mencakup benua Antartika dan sekitarnya yang bukan tempat hunian permanen bagi manusia.

Berbeda dengan lingkar kutub utara yang dihuni lebih dari setengah juta manusia yang terbagi-bagi dalam sejumlah kota di AS, Canada, Norwegia, Finlandia, Denmark dan Rusia dengan Murmansk sebagai kota yang terbesar. Inilah yang menjadikan situasi kawasan lingkar kutub utara berbeda dengan selatan.

Solusi

Seiring menghilangnya sebagian waktu shalat dan puasa secara aktual, sementara, di sisi lain,  lima waktu shalat (dan juga puasa) harus tetap tersedia sepanjang hari, maka pendekatan bagi kawasan lingkar kutub utara sedikit berbeda dibanding kawasan subtropis. Keputusan bersama Komisi Fatwa MWL (Moslem World League) dan ICOP (International Crescent Observation Project) tak bisa diberlakukan di sini mengingat panjang malam Murmansk tak terdefinisi akibat tiadanya Matahari terbit/terbenam pada periode malam/siang kutub.

Pendekatan yang lebih disarankan mayoritas cendekiawan Muslim adalah mengacu kepada titik lain yang masih segaris bujur, namun lebih ke selatan dibanding kawasan lingkar kutub utara, di mana pada titik lain itu waktu shalat aktualnya masih terdefinisi.

Sementara, cendekiawan Muslim lainnya lebih menyarankan untuk langsung mengacu kepada waktu shalat di kotasuci Makkah, namun ini merupakan pendapat minoritas.

Dengan mengacu pendapat mayoritas, maka selama bulan suci Ramadhan 1434 H kali ini, waktu shalat dan puasa di kota Murmansk tak lagi menggunakan posisi garis lintangnya sendiri, melainkan menggunakan garis lintang lain yang jauh di selatan keluar dari batas lingkar kutub utara. Misalnya garis lintang 58 LU, yang terletak 1.210 km di sebelah selatan Murmansk.

Dengan cara demikian, waktu shalat di Murmansk menjadi terdefinisi meski durasi berpuasanya cukup panjang yakni antara 17 hingga 19 jam atau hampir sama dengan situasi kota Liverpool (Inggris).

Seiring gerak semu tahunan Matahari, seluruh kawasan lingkar kutub utara dan sub tropis belahan Bumi utara takkan selalu mengalami puasa Ramadhan yang berdurasi cukup panjang seperti kali ini. Jika bulan suci Ramadhan bertepatan dengan bulan Desember dalam kalender Masehi (Tarikh Umum), seperti terjadi pada 1420 H (2000) lalu dan bakal berulang kembali pada 1452 H (2031) mendatang, maka seluruh kawasan lingkar kutub utara dan sub tropis belahan Bumi utara akan mengalami puasa Ramadhan yang durasinya cukup pendek.

Bagi Murmansk, hari-hari puasa Ramadhan 1452 H akan dijalani dengan durasi puasa setiap harinya hanya antara 9 hingga 10 jam, persis seperti yang dialami Auckland (Selandia Baru) pada Ramadhan 1434 H ini.

* Muh Ma'rufin Sudibyo, Koordinator Riset Jejaring Rukyatul Hilal Indonesia & Ketua Tim Ahli Badan Hisab dan Rukyat Daerah Kebumen.




Editor : Erlangga Djumena


















8:17 PM | 0 komentar | Read More

Pemain Spanyol Berlatih di Indonesia





JAKARTA, KOMPAS.com — Jelang World Championships 2013, pebulu tangkis muda asal Spanyol, Carolina Marin, menjalani latihan di pelatnas Cipayung. Pemain tunggal putri peringkat ke-25 dunia ini berlatih bersama dengan timnas tunggal putri Indonesia, terhitung sejak 25 Juli 2013 lalu, bersama rekannya, Beatriz Corralez.

"Saya berlatih di Indonesia untuk mempersiapkan diri jelang World Championships 2013. Ini pertama kalinya saya latihan di Indonesia. Saya senang bisa sparring dengan pemain-pemain putri yang bagus. Di Spanyol, saya biasa berlatih dengan pemain putra karena kami tidak punya pemain putri kecuali saya dan Beatriz,” ujar Carolina yang ditemui di sela-sela latihannya di pelatnas Cipayung, Jumat (26/7/2013).

Ternyata, ini bukan kali pertama bagi Carolina menjalani latihan di negeri orang. Pasca-Singapore Open Superseries 2013, ia juga berlatih bersama timnas Thailand di Bangkok.
 
Dengan kepribadiannya yang supel, Carolina tampak tak menemukan kesulitan menyesuaikan diri di tengah-tengah pemain Indonesia. Tak jarang ia bersenda gurau bersama para pemain tunggal putri di pelatnas Cipayung.
 
"Teman saya banyak di sini. Ini juga menjadi salah satu faktor mengapa saya menikmati latihan di Indonesia. Saya berteman dekat dengan Linda (Wenifanetri), Ulin (Muhammad Ulinnuha), dan masih banyak lagi. Cukup menyenangkan latihan di Jakarta, tapi kadang saya tidak tahan dengan cuaca yang panas dan macetnya," katanya seperti dikutip badmintonindonesia.

Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, Carolina menjadi satu-satunya pemain Spanyol yang cukup bersinar. Juara Finnish Open 2013 ini tercatat pernah mengalahkan pemain-pemain top dunia seperti Juliane Schenk (Jerman), Tine Baun (Denmark), dan Sayaka Takahashi (Jepang).




Editor : Tjahjo Sasongko















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:07 PM | 0 komentar | Read More

Penolak MRT Layang: Basuki Dipolisikan untuk Tradisi Baru

Written By Smart Solusion on Thursday, July 25, 2013 | 8:38 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli MRT melaporkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena melanggar janji kampanye. Menurut pihak penolak pembangunan jalur mass rapid transit (MRT) layang ini, langkah mereka melaporkan Basuki untuk membuat tradisi baru di perpolitikan Indonesia.

Salah satu anggota Masyarakat Peduli MRT, Lieus Sungkharisma mengatakan, sudah banyak pejabat di Indonesia yang melanggar janji kampanye saat telah terpilih. Untuk itu, sudah sepatutnya pejabat yang melanggar janji kampanye dilaporkan ke polisi.

"Banyak pejabat (kepala daerah), anggota DPR yang langgar janji kampanye. Biar enggak makin bahaya negeri ini, kita mau buat tradisi baru, yang melanggar janji kampanye langsung dilaporkan ke polisi," jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/7/2013).

Menurut Lieus, saat kampanye, Basuki menegaskan bahwa pembangunan jalur layang Mass Rapid Transit (MRT) dari Sisingamangaraja hingga Lebak Bulus tidak benar. Untuk itulah, sudah seharusnya MRT dibangun bawah tanah.

Perkataan Basuki itu ada dalam video dokumentasi warga yang berjudul "Ahok : Emang Gue Pikirin MRT, Pusat Aja Gendeng Bikin PT MRT".

"Ahok (sapaan Basuki) saat kampanye janjiinnya akan mengusahakan subway (bawah tanah), sekarang udah menjabat lain, tetap layang. Ini tentu enggak bisa dibiarin pejabat seperti ini, makanya kita laporkan," tegasnya.

Basuki dilaporkan Masyarakat Peduli MRT ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus tertanggal 22 Juli 2013 untuk kasus penyampaian berita bohong ke masyarakat dengan pengenaan Pasal 28 Ayat 1 UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Pada tanggal 18 Juli 2013 di Balai Kota, Basuki mengatakan saat kampanye dia tidak mengetahui segala informasi mengenai pembangunan MRT. Selain itu, dia juga merasa diberi informasi yang salah dari warga mengenai pembangunan MRT.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Rumah Budaya Fadli Zon Peringati 91 Tahun Chairil Anwar


Jakarta - Rumah Budaya Fadli Zon, Aie Angek Cottage, di Jl Raya Padang Panjang, Bukittinggi KM 6, Sumatera Barat, menggelar Peringatan 91 Tahun Chairil Anwar, penyair terkemuka Indonesia, Jumat (26/7) mulai pukul 15.30 WIB. Peringatan itu bertepatan dengan tanggal kelahiran Chairil pada 26 Juli 1922.


Dalam acara itu, Evawani Alissa Chairil Anwar, putri mendiang Chairil Anwar, meresmikan patung perunggu Chairil Anwar. Patung hasil karya Bambang Win itu akan dipajang di Rumah Budaya Fadli Zon.


Sejumlah tokoh penyair dan budayawan seperti Taufiq Ismail, Iman Sholeh, Joserizal Manua, Upita Agustin, Iyut Fitra, dan Fadli Zon dijadwalkan membacakan berbagai puisi karya Chairil Anwar. Selain itu, digelar juga musikalisasi puisi dari Jodhi Yudhono. Sedangkan puncak acara akan diisi konser mini “Shalawat” dari Maestro Biola Indonesia, Idris Sardi.


“Kegiatan ini salah satu bentuk apresiasi Rumah Budaya Fadli Zon terhadap Chairil Anwar yang sudah berjasa dalam dunia kesusasteraan Indonesia. Banyaknya tokoh dan seniman yang terlibat dalam kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Chairil Anwar sangat dicintai sampai saat ini,” ujar Fadli Zon yang juga pendiri Rumah Budaya Fadli Zon.


Selama hidupnya, Chairil Anwar telah menulis sekitar 94 karya, termasuk 70 puisi. Puisi terakhir berjudul Cemara Menderai Sampai Jauh, ditulis pada 1949. Karyanya yang paling terkenal berjudul Aku dan Krawang Bekasi. Karya kompilasi pertama berjudul Deru Campur Debu (1949), kemudian disusul oleh Kerikil Tajam Yang Terampas dan Yang Putus (1949), dan Tiga Menguak Takdir (1950), kumpulan puisi dengan Asrul Sani dan Rivai Apin).


Tak mengherankan jika Chairil Anwar bersama Asrul Sani dan Rivai Apin dinobatkan oleh HB Jassin sebagai pelopor Angkatan 45 dan juga pelopor puisi modern Indonesia. Chairil Anwar meninggal di Jakarta, 28 April 1949 pada usia 26 tahun.


Sementara itu, Direktur Rumah Budaya Fadli Zon Elvia Desita menyebutkan, Rumah Budaya Fadli Zon diresmikan pada 4 Juni 2011. Keberadaan bangunannya mengandung nilai sejarah dan menarik banyak perhatian berbagai kalangan dan menambah koleksi bangunan bersejarah di Minangkabau.


“Di Rumah Budaya Fadli Zon terdapat setidaknya lebih dari 100 keris Minangkabau yang dikumpulkan dari berbagai daerah di Sumatera Barat selama bertahun-tahun. Koleksi keris ini juga diresmikan keberadaannya di Rumah Budaya pada Minggu, 21 Mei 2011,” ujarnya didampingi Edin Hadzalic, Manajer The Aie Angek Cottage.


Selain itu, ada sekitar 700 judul buku bersejarah yang bertemakan Minang, dan berbagai koleksi peninggalan sejarah kuno, seperti Keris Luk Sembilan asal Pagaruyung yang dibuat pada abad 18, songket lama, serta sejumlah lukisan kuno.


“Termasuk fosil kerbau berusia dua juta tahun dan fosil-fosil kayu yang telah menjadi batu yang diletakkan di Rumah Budaya ini,” katanya.


8:32 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger