Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Miss Indonesia 2013 Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan Handuk

Written By Smart Solusion on Tuesday, July 30, 2013 | 8:32 PM


Jakarta - Sebagai perempuan yang peduli kecantikan dan kesehatan, Miss Indonesia 2013, Vania Larissa peduli akan kebersihan barang-barang dan produk yang digunakan. Terutama handuk yang dipakai setiap harinya usai mandi dan membersihkan diri.


Penanganan yang salah dalam kebersihan handuk, akan membuat handuk yang dipakai, menjadi sarang bakteri, kuman, dan jamur. Bila dipakai terus menerus, dapat membuat pemakainya menderita penyakit kulit dan penyakit lainnya yang berkaitan dengan jamur.


"Saya harus memperhatikan kebersihan handuk yang saya pakai 2 kali sehari. Caranya selalu membersihkan handuk, tiga hari sekali. Apalagi jelang ajang internasional Miss World 2013 di Indonesia pada September nanti, kebersihan kulit wajib dijaga," katanya belum lama ini.


Sebagai public figur, dirinya ia beruntung dapat mengetahui banyak tentang pentingnya kebersihan handuk dari pakar kesehatan. Karenanya, dia merasa perlu untuk membagikan informasi yang didapat kepada sejumlah orang yang ditemui.


Kampanye kesehatan yang dilakukuan bersama pihak Terry Palmer yakni "Cuci Handuk 3 hari Sekali", berguna untuk masyarakat demi mengubah pola kebiasaan dalam penggunaan handuk yang ideal. Diakui, ternyata masih banyak orang yang belum peduli terhadap kebersihan handuknya.


Saat ini masih banyak masyarakat menggunakan handuk hanya sekedar untuk mengeringkan badan setelah mandi tanpa memiliki pengetahuan mengenai kebersihan dan pemakaiannya yang baik. Untuk itulah, perempuan kelahiran Pontianak Kalimantan Barat, 18 November 1995 itu berusaha memberikan edukasi tentang kebiasaan penggunaan handuk.


"Beberapa karakter masyarakat Indonesia beragam kebiasaan dalam mengganti handuknya. Rata-rata mereka mengganti handuk ada yang satu minggu sekali, dua minggu sekali, bahkan 1 bulan sekali," ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Brand Manager Terry Palmer, Gustav Martono, mengatakan pihaknya ingin memberikan pengaruh besar untuk kebiasan hidup bersih dan menjadikan Indonesia sebagai masyarakat yang memiliki kepribadian personal hygiene khususnya dalam penggunaan handuk yang baik dan sehat dengan "Ayo Cuci Handuk 3 Hari Sekali"


Kampanye untuk mencuci handuk 3 hari sekali merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat yaitu dengan mengajak keluarga Indonesia untuk mencuci handuknya 3 Hari Sekali, karena handuk yang dipakai dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri atau kuman dan jamur penyebab kulit dan menyebabkan bau tidak sedap.


"Kuman pada handuk dapat berkembang berkali-kali lipat setiap menitnya dan kuman yang berkembang membuat unsur penyakit kulit seperti scabies (buduk) yang disebabkan oleh investasi dan sensitisasi terhadap tungau sarcoptes scabei varietas," ungkap Gustav.


Lebih lanjut dia menyatakan, hasil penelitian Departemen Kesehatan RI menyatakan, penyakit scabies menduduki urutan ke-3 dari 12 penyakit kulit tersering dan salah satu indikasinya adalah karena minimnya pola kehidupan yang bersih terhadap perorangan.


"Dengan adanya kampanye 'Ayo Cuci Handuk 3 Hari Sekali' diharapkan mampu merubah pola kebiasaan masyarakat dalam penggunaan handuk yang baik," pungkasnya.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Oegroseno Segera Gantikan Nanan Jadi Wakapolri






JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Jenderal (Pol) Oegroseno dipastikan akan dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Kepala Polri menggantikan Komisaris Jenderal Nanan Sukarna. Nanan akan pensiun besok, Kamis (1/8/2013).

"Amin, kalau tidak ada perubahan Insya Allah menjabat Wakapolri," kata Oegro saat dihubungi wartawan melalui telepon, Rabu (31/7/2013).

Oegroseno yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, sempat mengaku heran karena informasi yang menyebut namanya sebagai Wakapolri terpilih sudah beredar di kalangan wartawan. Padahal, menurutnya, keputusan ini seharusnya menjadi rahasia institusi.

Jika tidak ada perubahan, lanjut Oegro, serah terima jabatan rencananya akan dilakukan pada hari Jumat (2/8/2013).

Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai calon penggantinya sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Oegro hanya mengaku tidak tahu-menahu. Menurutnya, keputusan ada di tangan Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
"Kabaharkam yang baru, ya tergantung Kapolri," katanya.

Sebelumnya Oegroseno pernah menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah dan Kapolda Sumatera Utara. Ia juga dipercaya sebagai Kepala Divisi Propam Polri, dan Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian.

Meski demikian, masa jabatan Oegroseno sebagai Wakapolri ini tidak akan berlangsung lama. Pria kelahiran Pati, 17 Februari 1956 itu akan purnabhakti pada Februari 2014. Otomatis Polri akan kembali mencari figur penggantinya baik dari kalangan jenderal bintang tiga ataupun jenderal bintang dua (Irjen) pada Februari 2014 mendatang.




Editor : Caroline Damanik


















8:17 PM | 0 komentar | Read More

Valentino Rossi ke Suzuki?





JERMAN, KOMPAS.com - Kontrak Valentino Rossi bersama Yamaha akan habis akhir musim 2014. Sementara Suzuki sudah memastikan akan kembali ke MotoGP pada 2015, mundur semusim dari rencana sebelumnya.

Manajer tim Suzuki saat ini adalah Davide Brivio, yang dulunya adalah bos tim Rossi di Yamaha dan juga manajer pribadi The Doctor.

Fakta-fakta ini cukup untuk menunculkan rumor 'Rossi akan ke Suzuki'. Tapi juara dunia tujuh kali ini langsung menepis rumor tersebut. Dalam wawancara dengan media Jerman, Speedweek, Rossi berkata, "Ini (Yamaha) adalah tim saya dan M1 adalah motor saya. Selama bisa bersaing untuk podium dan kemenangan, saya akan lanjut dengan Yamaha."

Rossi kembali bergabung dengan Yamaha awal musim ini setelah menjalani dua musim tanpa kemenangan bersama Ducati. Pebalap Italia ini meraih kemenangan pertama pada GP Belanda, akhir Juni lalu, setelah terakhir melakukannya di Malayasia, Juni 2010.

Dari sembilan seri musim ini, Rossi sudah empat kali naik podium dan menempati posisi empat klasemen sementara.




Editor : Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:07 PM | 0 komentar | Read More

Satpol PP: PKL Pasar Minggu Bandel, Susah Ditertibkan

Written By Smart Solusion on Monday, July 29, 2013 | 8:38 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang bertugas Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Triyoto mengatakan, para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan itu susah ditertibkan. Untuk melakukan penertiban setiap harinya, diperlukan bantuan dari petugas Satpol PP daerah lainnya.

"Pasar Minggu ini daerah rawan, sulit untuk menertibkannya, apalagi pedagangnya bandel, sudah disediakan tempat tapi tidak mau ditempati," ujar Triyoto, saat dijumpai, Selasa (30/7/2013).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melihat masih ada PKL yang berjualan di kawasan badan jalan Pasar Minggu. Triyoto mengakui, hal itu karena ketidakawasan pihaknya.

"Satu biji keluar wajar lah, kadang juga petugas lengah. Tapi yang penting kita konsisten lah," ujar Triyoto.

Penertiban PKL ini dilaksanakan pukul 07.00-19.00 WIB. Triyoto mengakui, tindakan tegas terhadap para PKL, baru dilakukan dalam dua bulan terakhir.

"Memang sudah beberapa bulan ini dilakukan penertiban, selama itu kami diam aja menunggu dagangan kami di pinggir jalan tapi ditutupin. Kami tawarkan diam-diam ke pembeli, kami jualan kalau Satpol PP sudah enggak ada," ujar Miati, salah satu pedagang yang telah berjualan di kawasan itu selama 15 tahun.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Kisah Mengharukan Persahabatan Gorila dan Seorang Gadis di Mr Go


Ini merupakan film pertama tentang sosok gorila di Liga Baseball. Bagaimana bisa seorang gorila dapat merumput di Liga Baseball?


Inilah yang menarik dari film yang berjudul Mr Go. Kisahnya merupakan nama seekor gorila cerdas yang bersahabat dengan seorang gadis berusia 15 tahun. Kisah yang mengharukan ditunjukkan plot dari drama keluarga tersebut.


Kisahnya bermula saat seorang gadis ditinggal sendiri dengan seekor gorila. Sang kakek rupanya merupakan salah satu rombongan sirkus yang memiliki seekor gorila.


Sebelum pergi, sang kakek rupanya mengajarkan permainan baseball kepada gorila miliknya. Seorang agen baseball dari Korea Selatan kemudian melihat kemampuan sang gorila yang luar biasa dan mengontrak Ling Ling, nama gorila tersebut untuk bermain di liga baseball yang sedang digandrungi masyarakat di Korea Selatan.


Dengan cepat, Ling Ling mendapatkan perhatian dan menjadi seekor gorila superstar. Tim baseball lawan rupanya tidak mau kalah. Mereka pun melatih seekor gorila lainnya.


Lantas apa yang akan terjadi? Tentu saja jawabannya ada dalam film Mr Go yang dapat disaksikan di bioskop jaringan Blitz Megaplex.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

150 Ribu Aparat Disebar di Jalur Mudik






JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 150 ribu aparat gabungan akan mengamankan pelaksanaan mudik Lebaran yang diperkirakan jatuh pada 8 Agustus 2013. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik jalur mudik dan sejumlah objek vital.

Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Nanan Sukarna mengatakan, aparat gabungan ini terdiri dari beberapa unsur seperti Polri, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Hal ini bagian dari Operasi Ketupat 2013 yang akan dimulai sejak H-7 hingga H+7 ebaLran.

"Saya berharap agar seluruh stakeholder dapat bekerja sama, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat ini dapat berjalan lancar," kata Nanan, saat memberikan sambutan dalam apel gelar pasukan persiapan Operasi Ketupat 2013, di Lapangan Silang Monas, Jakart, Selasa (30/7/2013).

Nanan juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, kata dia, menjelang dan saat Lebaran aksi kriminalitas kerap terjadi. Tindak kejahatan tidak hanya terjadi terhadap para pemudik yang melakukan perjalanan, melainkan juga terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan oleh warga yang pulang mudik.

"Nantinya, setiap personel yang bertugas harus bisa melakukan upaya deteksi dini secara tepat dan akurat terhadap setiap gangguan kamtibmas," ujarnya.

Nanan menambahkan, setiap personel juga diwajibkan membangun komunikasi yang baik dengan petugas keamanan lingkungan tempatnya bertugas. Sehingga, pelaksanaan deteksi dini tersebut akan berjalan lebih optimal.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















8:17 PM | 0 komentar | Read More

Siman Sudartawa di Posisi 24





BARCELONA, KOMPAS.com — Perenang putra Indonesia, Gde Siman Sudartawa, gagal lolos ke semifinal nomor 100 meter gaya punggung di Kejuaraan Dunia Renang di Barcelona, Senin (29/7/2013).

Dalam babak kualifikasi yang berlangsung di Palau Saint Jordi, Senin pagi waktu setempat, Siman mencatat waktu 55.55 detik. Siman menduduki posisi 24 dari 53 peserta.

Ini sebenarnya merupakan catatan waktu terbaik Siman untuk perlombaan kualifikasi yang berlangsung pagi hari. Menurut pelatih Albert C Sutanto yang mendampingi para atlet di Spanyol, catatan waktu terbaik Siman pada lomba pagi hari adalah 56.25 detik yang dicatat di Universiade di Kazan, Rusia, pekan lalu.

Albert optimistis Siman yang dipersiapkan untuk SEA Games Myanmar, Desember mendatang, akan mampu memecahkan rekor sendiri bila bertanding pada pagi hari.

Di nomor 100 meter gaya punggung ini, dua atlet renang Jepang, Irie Ryosuke dan hagino Kosuke, berhasil lolos ke babak semifinal.

Di nomor tersebut, rekor dunia masih dipegang perenang AS, Aaron Peirsol, dengan 51.94 detik. Sementara rekor kejuaraan dunia juga atas nama Peirsol dengan torehan waktu 52.19 detik yang diciptakan di Roma pada 2009.




Editor : Tjahjo Sasongko















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


8:07 PM | 0 komentar | Read More

MRT dan Monorel Jalan, Jokowi Baru Bangun Enam Ruas Tol Dalam Kota

Written By Smart Solusion on Sunday, July 28, 2013 | 8:38 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta memastikan tetap membangun megaproyek enam ruas tol dalam kota. Direktur Utama PT Jakarta Tollroad Development Frans Sunito mengatakan, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, pelaksanaan pembangunan enam ruas tol akan dilaksanakan seusai megaproyek transportasi massal berbasis rel, Mass Rapid Transit (MRT) dan Monorel dimulai.

"Pak Gubernur sudah bilang MRT dan Monorel jalan dulu. Setelah dua proyek itu dimulai, Insya Allah-lah kita jalan," kata Frans, saat ditemui di Balaikota Jakarta, Senin (29/7/2013).

Frans menjelaskan kalau megaproyek senilai Rp 42 triliun itu telah dikomunikasikan dengan Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto. Artinya, kata dia, pembangunan enam ruas tol dalam kota tak ada hambatan lagi.

Selain itu, Frans juga menjelaskan kalau proyek pembangunan enam ruas tol dalam kota sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI 2012-2017.

"Mestinya sih sudah masuk RPJMD ya. Karena proyek ini juga sudah ditetapkan Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) nya," kata Frans.

Pembangunan megaproyek ini pun tak sedikit mendapat kecaman dari berbagai pihak karena ditengarai akan merusak tata kota Jakarta. Jokowi pun telah menggelar public hearing proyek itu dengan mengundang Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, para akademisi, dan pengamat perkotaan. Saat kampanye dan masih menjadi Calon Gubernur DKI, Jokowi menentang keras pembangunan enam ruas tol tersebut.

Megaproyek yang telah digagas sejak masa kepemimpinan Mantan Gubernur DKI Sutiyoso, dibagi dalam empat tahap yang rencananya selesai pada 2022. Pada tahap pertama akan dibangun ruas Semanan-Sunter sepanjang 20,23 kilometer dengan nilai investasi Rp 9,76 triliun dan Koridor Sunter-Pulo Gebang sepanjang 9,44 kilometer senilai Rp 7,37 triliun.

Pada tahap kedua, dilakukan pembangunan ruas Tol Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 12,65 kilometer dengan nilai investasi Rp 5,96 triliun dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,60 kilometer senilai Rp 6,95 triliun. Tahap ketiga meliputi pembangunan ruas tol koridor Ulujami-Tanah Abang dengan panjang 8,70 kilometer dan nilai investasi Rp 4,25 triliun.

Pada tahap terakhir akan dibangun ruas tol Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,15 kilometer dengan investasi Rp 5,71 triliun. Total panjang ruas enam tol dalam kota adalah sepanjang 69,77 kilometer. Jika sudah selesai, keenam ruas tol itu akan menjadi satu dengan tol lingkar luar milik PT JTD, tetapi tarifnya akan terpisah dari tol lingkar luar.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:38 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger