Powered by Blogger.

Popular Posts Today

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Smart Solusion on Thursday, August 29, 2013 | 8:07 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













8:07 PM | 0 komentar | Read More

Kasus Penembakan Polisi Mengerucut di Cipacing

Written By Smart Solusion on Wednesday, August 28, 2013 | 8:38 PM






JAKARTA, KOMPAS.com- Penyidik terus berupaya mengungkap siapa pelaku penembakan terhadap anggota Polri. Sejauh ini, kepolisian mengaku sudah 90 persen rampung mengungkap kasus yang menjadi sorotan publik tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, saat ini anggota di lapangan masih mengembangkan kasus tersebut dan sudah mulai mengerucut ke dua poin yakni penggunaan senjata yang diduga berasal dari Cipacing, Jawa Barat, dan siapa sebenarnya pemilik sepeda motor yang digunakan pelaku penembakan.


"Saat ini pelaku masih belum tertangkap, penyidik masih bergerak di lapangan. Sampai nanti ditemukan sinkron, siapa pemesan senpi di Cipacing dan siapa pemilik motor terakhir," kata Rikwanto, Kamis (29/8/2013).


Rikwanto menjelaskan, tim yang terdiri dari penyidik terbaik sudah dibentuk dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang menelusuri asal senpi hingga ke Cipacing dan kelompok yang mencari pemilik terakhir sepeda motor hingga ke Tasikmalaya, Jawa Barat.


Lalu saat ditanya apakah ada informasi mengenai sketsa dua pelaku yang telah disebar sejak beberapa minggu lalu, Rikwanto menjawab belum ada informasi signifikan yang diperoleh dari masyarakat mengenai sketsa tersebut.


"Pengungkapan tinggal sebentar lagi, sudah 90 persen. Tinggal menunggu waktu, biarkan tim bekerja di lapangan," kata Rikwanto.





Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Michael Douglas dan Catherine Zeta Jones Putuskan Berpisah


Kabar mengejutkan dari pasangan pasangan Michael Douglas dan Catherine Zeta Jones. Mereka memutuskan berpisah setelah menikah selama 13 tahun.


Keduanya memang belum mengajukan surat perceraian secara hukum. Tapi, pihak Catherine telah mengeluarkan pernyataan resmi.


"Catherine dan Michael berpisah untuk mengevaluasi pernikahan mereka," tulis publisis Catherine yang dikirimkan ke sejumlah media.


Hanya ada pernyataan singkat. Tak ada keterangan lebih lanjut maupun pernyataan langsung baik dari pihak Michael Douglas maupun Catherine Zeta Jones. aktor dan aktris ini sebelumnya memang dilanda masalah yang cukup pelik. Douglas divonis kanker tenggorokan dan Catherine mengalami gangguan psikologis, bipolar disorder.


Isu perceraian keduanya sudah santer terdengar cukup lama. Namun keduanya terlihat mesra dan saling mendukung saat Michael Dougles menjalani pengobatan kankernya. Menurut majalah People, pasangan ini tak pernah lagi terlihat bersama di acara Hollywood sejak 22 April.


Saat ini keduanya juga tidak berada di negara yang sama. Michael Douglas diketahui sedang berada di Prancis, sementara Catherine terlihat di New York.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Hari ini, Giliran Dahlan Iskan dan Mahfud MD Ikuti Prakonvensi Demokrat






JAKARTA, KOMPAS.com — Prakonvensi Calon Presiden Partai Demokrat terus belanjut. Hari ini, Kamis (29/8/2013), hanya ada dua kandidat yang akan menjalani tahapan prakonvensi. Mereka adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

"Hari ini Dahlan Iskan dan Mahfud MD," kata Juru Bicara Konvensi Demokrat Rully Charis saat dihubungi di Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Dahlan dijadwalkan pukul 11.30 WIB, sementara Mahfud pukul 16.00 WIB. Proses sharing dan diskusi antara peserta dan 17 anggota Komite Konvensi tersebut akan dilaksanakan di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pada Rabu (28/8/2013) kemarin, Komite Konvensi sudah mengundang lima peserta, yaitu Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Jenderal (Purn) TNI Pramono Edhie, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Anggota BPK Ali Masykur, dan Ketua DPR Marzukie Alie.

Sementara itu, nama lain yang telah menjalani prakonvensi adalah Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto, mantan Menpora Hayono Isman, dan Ketua DPD Irman Gusman.

Adapun yang belum mengikuti tahapan ini tersisa Bupati Kutai Timur Isran Noor, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih, dan Direktur Utama Lion Air Rusdi Kirana.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











8:17 PM | 0 komentar | Read More

Saina Nehwal Pimpin Hyderabad Hotshots ke Final




Tunggal putri India, Saina Nehwal, mengayunkan raket untuk mengembalikan shuttlecock pada Jualiane Schenk (Jerman), pada babak semifinal Indian Badminton League (IBL), di Hyderabad, India, Rabu (28/8/2013). | INDIANBADMINTONLEAGUE.CO








HYDERABAD, KOMPAS.com - Tunggal putri India, Saina Nehwal, menyumbang satu angka untuk tim Hyderabad Hotshots dengan mengalahkan tunggal Jerman, Juliane Schenk, dari tim Pune Pistons, pada partai kedua babak semifinal Indian Badminton League (IBL) yang berlangsung di Gachchibowli Indoor Stadium, Hyderabad, India, Rabu (28/8/2013).

Nehwal menguasai game pertama sepenuhnya. Unggul 10-3, Nehwal meningkatkan kecepatan dan menutup game ini dengan 21-10.

Schenk bangkit di awal game kedua. Skor kedua tunggal ini ketat hingga enam sama. Nehwal kemudian meninggalkan Schenk hingga 18-11. Schenk belum menyerah. Perubahan strategi dan pukulan yang lebih mematikan, membawa Schenk memenangi game kedua dengan 21-19.

Nehwal tak ingin terkecoh dua kali. Sejak awal game ketiga, ia langsung bermain cepat. Tak butuh waktu lama, Nehwal memastikan kemenangannya dengan 11-8.

"Saya kehilangan fokus di game kedua dan tidak bisa mengembalikan shuttlecock dengan baik. Schenk juga mengubah pukulannya menjadi lebih berbahaya. Tapi saya hanya memikirkan kemenangan dan kembali menyerang untuk memenangi pertandingan," kata Nehwal, usai pertandingan.

Semifinalis Olimpiade 2012 ini pun menambah angka untuk Hotshots menjadi 2-0 setelah sebelumnya unggul 1-0.

Pertandingan ketiga kembali memberi angka untuk Hotshots melalui ganda Malaysia, V Shem Goh/Khim Wah Lim, yang mengalahkan Joachim Fischer Nielsen (Denmark)/Thomas Sanave (India) dengan rubber game 16-21, 21-14, 11-7.

Hotshots dipastikan maju ke final untuk menghadapi pemenang antara Mumbai Masters dan Awadhe Warriors, yang akan bertanding malam ini.

Hyderabad Hotshots (HH) vs Pune Pinstons (PP), 3-0:
Tunggal Putra: Ajay Jayaram (India) (HH) v Nguyen Tien Minh (Vietnam) (PP) [21-17, 21-11]
Tunggal Putri: Saina Nehwal (India) (HH) v Jualiane Schenk (Jerman) (PP) [21-10, 19-21, 11-8]
Ganda Putra: V Shem Goh/Khim Wah Lim (Malaysia) (HH) v  Joachim Fischer Nielsen (Denmark)/Sanave Thomas  (India) (PP) [16-21, 21-14, 11-7]




Editor : Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













8:07 PM | 0 komentar | Read More

Motor Penembak Polisi Pondok Aren Punya Sejarah Panjang

Written By Smart Solusion on Tuesday, August 27, 2013 | 8:39 PM






JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi masih berupaya mengungkap pemilik terakhir Yamaha Mio D 6632 WD warna merah, yang dipakai penembak aparat Polsek Pondok Aren.

Saat ditanya perkembangan pencarian anggota di lapangan, mengenai siapa pemilik sepeda motor terakhir, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengaku hingga kini pihaknya belum mengetahui.


"Sejarah kepemilikan motor itu sangat panjang. Sudah berpindah tangan puluhan kali, dijual ke banyak orang," ucap Rikwanto, Rabu (28/8/2013).


Saat ditanya apakah nomor polisi sepeda motor tersebut palsu atau asli, Rikwanto menjawab bahwa nomor polisi tersebut asli. "Tim di lapangan masih mencari siapa pemilik terakhirnya. Tim masuk ke kampung-kampung untuk menelusuri ini," ujar Rikwanto.


Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Slamet Riyanto menuturkan, pihaknya kesulitan menelusuri pemilik terakhir Yamaha Mio D 6632 WD, yang dipakai penembak anggota Polsek Pondok Aren. Slamet memaparkan, sejauh ini seorang warga Tasikmalaya bernama Iwan Priadi (IP) yang ditangkap di Tasikmalaya, Minggu (18/8/2013) lalu, belum terkait kasus penembakan.


"Ini belum ada kaitan dengan pelaku. I sudah menjual motor itu ke A. Tapi, nama A ini kan banyak, dia sebagai tangan kanan leasing, lebih dari 400 kendaraan. Sedang dicari ke tangan siapa," paparnya.


Slamet menambahkan, I merupakan rentetan tangan kelima pemegang sepeda motor tersebut. Polisi kesulitan melacak pemilik terakhir karena pajak sepeda motor itu belum dibayar.


"Mau dilacak tidak bisa, belum bayar pajak dan belum balik nama. Masih atas nama pemilik pertama," ucap Slamet.





Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:39 PM | 0 komentar | Read More

Dokter Angelina Jolie Buka Suara Soal Operasi Payudara


Bulan Mei lalu Angelina Jolie membuat kaget publik dengan pengakuannya yang telah melakukan operasi pengangkatan kedua payudaranya (masektomi). Langkah esktrem ini dilakukan karena dari hasil pemeriksaan gen, Jolie berisiko tinggi mengalami kanker payudara. Mengingat sang ibu meninggal dunia karena kanker payudara.


Dokter Kristi Funk, yang menangani Jolie untuk menjalani masektomi ganda, baru-baru ini bercerita kalau bagi dirinya itu merupakan sebuah tantangan besar. Ia harus merekonstruksi payudara Angelina Jolie yang telah diangkat agar bentuknya tetap bagus.


"Aku mencari cara yang sedikit lebih kreatif daripada sebelumnya, apalagi ini sangat berpotensi mencuri perhatian publik. Aku mengembangkan beberapa perubahan yang benar-benar baru dan indah," kata dr. Funk, seperti dikutip dari Contactmusic.com


Menurutnya keputusan yang diambil Jolie untuk mengangkat kedua payudaranya adalah sangat tepat. Ini akan sangat mengurangi risiko terkena kanker payudara yang bisa merenggut nyawanya. Pengakuan Jolie ke publik, bagi dr. Funk juga berdampak besar pada masyarakat karena bisa meningkatkan kesadaran kesehatan payudara.


"Dia hanya seseorang yang ingin menyelamatkan hidupnya dan hidup banyak orang. Itu yang dilakukannya setiap hari," ujar dr. Funk.



8:32 PM | 0 komentar | Read More

Golkar Tak Akan Halangi JK Ikut Konvensi Demokrat






JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengatakan, partainya akan menghormati semua pilihan politik yang akan diambil Muhammad Jusuf Kalla, terkait tawaran mengikuti Konvensi Capres Demokrat. Setelah djumpai Komite Konvensi Demokrat, Selasa (27/8/2013), Kalla menyatakan akan mempertimbangkan mengikuti konvensi. 

Hajriyanto mengatakan, Kalla merupakan tokoh senior Golkar dan dikenal sebagai tokoh nasional karena pernah menjabat wakil presiden. Oleh karena itu, menurutnya, wajar bila ada tawaran dari partai lain untuk mengusungnya menjadi calon presiden.

"Golkar tak akan menghalangi Jusuf Kalla untuk maju mengikuti konvensi," kata Hajriyanto, saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (28/8/2013).

Akan tetapi, katanya, Golkar berharap Kalla tak tergiur tawaran mengikuti konvensi dan memperkuat pencalonan Aburizal Bakrie sebagai capres Golkar. 


"Keinginan subyektif Golkar tentu Pak JK (Jusuf Kalla) tak maju mengikuti konvensi, tapi kita tak akan menghalangi, tak akan memberikan sanksi karena menghormati ketokohan Pak JK," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Jusuf Kalla mengaku mempertimbangkan untuk mengikuti Konvensi calon presiden Partai Demokrat. Sejumlah aspek tengah ia telaah dan keputusannya akan diberikan dalam waktu dekat.

Pada Selasa (27/8/2013), Ketua Komite Konvensi Demokrat Maftuh Basyuni dan Wakil Ketua Taufiqurrahman Ruki mendatangi rumah Jusuf Kalla. Kedatangan kedua orang tersebut untuk memastikan kesediaan Jusuf Kalla mengikuti jalannya konvensi. Kedatangan tersebut merupakan yang ketiga kali.

Sebelumnya, pada tanggal 16 dan 22 Agustus lalu, komite sudah pernah mendatangi kediaman Jusuf Kalla untuk menanyakan hal yang sama. Sementara itu, ketika ditanya apa saja yang dibahas pada pertemuan malam ini, Jusuf Kalla masih enggan membeberkannya.

"Kami berbincang ke depannya apa, kemungkinannya apa," kata Jusuf Kalla singkat sembari masuk ke dalam rumah.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











8:17 PM | 0 komentar | Read More

Azarenka Menang 6-0, 6-0 di AS Terbuka






NEW YORK, Kompa
s.com - Unggulan kedua tunggal puteri, Victoria Azarenka maju ke babak kedua turnamen grand slam AS Terbuka, Selasa (Rabu WIB).

Di babak pertama, petenis asal Belarusia ini menyingkirkan petenis Jerman, Dinah Pfizenmaier. Azarenka menang telak 6-0, 6-0.

Azarenka merupakan finalis tahun lalu sebelum dikalahkan petenis AS, Serena Williams. Ia diperhitungkan akan mengulangi prestasi tahun lalu untuk menantang Serena Williams di final.

Di babak kedua, Azarenka akan bertemu petenis Kanada, Aleksandra Wozniak.




Editor : Tjahjo Sasongko















8:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger