Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Kevin/Masita Juara Tangkas Specs Junior Challenge

Written By Smart Solusion on Saturday, August 31, 2013 | 8:14 PM





  • Minggu, 1 September 2013 | 08:46 WIB






JAKARTA, Kompas.com - Pebulutangkis muda Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih gelar pertamanya di tahun ini lewat ajang Tangkas Specs Junior Challenge Badminton Championships 2013. Pada turnamen yang digelar di GOR Asia Afrika ini, Anthony menang atas Rico Hamdani yang juga wakil dari Indonesia, dengan skor 21-15, 17-21, 21-19.
 
“Ini adalah gelar pertama saya di tahun 2013, memang belum berani pasang target karena mau cari pengalaman dan memperbaiki permainan. Mental juga harus diuji karena gampang tegang” ujar Anthony, pemain asal PB SGS PLN Bandung yang kini menjadi penghuni Pelatnas Cipayung seperti dikutip badmintonindonesia.
 

“Banyak pelajaran yang bisa diambil di permainan kali ini, setelah kalah di game kedua saya tidak larut dan bisa bangkit di game ketiga. Pada game kedua saya salah strategi, seharusnya tidak meladeni lawan bermain di net” tambah Anthony, pemain kelahiran Cimahi, 26 Oktober 1996 ini.
 
Pasangan ganda campuran yang baru dipasangkan, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin juga mencatat prestasi gemilang di turnamen ini dengan naik podium juara. Masita bahkan memetik dua gelar, sebelumnya ia bersama Uswatun Khasanah meraih gelar di ganda putri.
 
“Hasil ini merupakan bekal untuk kami, sebagai bagian persiapan menuju World Junior Championships 2013” kata Kevin singkat.
 
Berikut hasil lengkap babak final Tangkas Specs Junior Challenge Badminton Championships 2013 :
 
Tunggal putra
Anthony Sinisuka Ginting (13)(INA) vs Rico Hamdani (10)(INA) 21-15, 17-21, 21-19
 
Tunggal putri
Fitriani (4)(INA) vs Gregoria Mariska (INA) 21-18, 21-16
 
Ganda putri
Uswatun Khasanah/Masita Mahmudin (4)(INA) vs Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Mapasa (3)(INA) 23-21, 16-21, 21-15
 
Ganda putra
Rizko Asuro/Wildan Atmaja (15)(INA) vs Muhammad Rian Ardianto/Clinton Hendrik (14)(INA) 25-23 21-18
 
Ganda campuran
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin (4)(INA) vs Ricky Alverino Sidharta/Ristya Ayu Nugraheny 21-19, 21-10




Editor : Tjahjo Sasongko





8:14 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













8:07 PM | 0 komentar | Read More

Petugas TPS Tak Tahu Ada Larangan Bawa HP ke Bilik Suara

Written By Smart Solusion on Friday, August 30, 2013 | 8:38 PM





TANGERANG, KOMPAS.com - Larangan membawa telepon genggam ke bilik suara di hari pemungutan suara pemilihan Wali Kota Tangerang, ternyata belum banyak diketahui masyarakat. Bahkan Petugas Pemungutan Suara (PPS) pun tidak mengetahui hal tersebut.

Hal ini seperti yang terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 di Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Sabtu (31/8/2013). Ketua PPS setempat, Niman Sulaiman mengatakan bahwa dia baru mengetahui jika ada aturan seperti itu. Menurutnya, saat dilaksanakan rapat bimbingan teknis di PPS Kelurahan Pinang, Rabu (28/8/2013), tidak ada pemberitahuan seperti itu.

"Saat itu rapat yang mimpin Mumu Rohimu (Ketua PPS Kelurahan Pinang). Tidak ada pemberitahuan yang demikian," jelasnya saat ditemui, Sabtu pagi.

Lebih lanjut, kata Niman, masyarakat yang tidak terdaftar masih dapat mencoblos dengan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Namun, tentunya alamat KTP harus sesuai dengan TPS tempat memilih.

"Kalau KTP beda, bukan warga sini ya enggak bakal kita terima," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di TPS 4 Kelurahan Pinang, memang tidak ada pemeriksaan telepon genggam bagi warga yang datang memilih. Seperti halnya anggota PPS, warga juga tidak tahu ada aturan semacam itu.

"Iya enggak tahu saya, ini tadi bawa HP kok," kata Eva (24), salah seorang warga usai mencoblos.

Larangan membawa telepon genggam dilontarkan Ketua Pokja Kampanye dan Sosialisasi KPUD Provinsi Banten Saiful Bahri, Sabtu pagi. Menurutnya, hal itu ditujukan agar tidak ada pemilih pascabayar, yaitu pemilih yang mengabadikan gambar kertas suaranya sebagai bukti telah memilih salah satu calon tertentu.

TPS 4 Kelurahan Pinang merupakan TPS tempat calon nomor dua, Abdul Syukur memilih. Di TPS ini terdapat 312 pemilih.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Perhelatan Dua Hari Indonesian Jass Festival


Jakarta - Indonesian Jass Festival digelar tahun ini untuk yang pertama kalinya. Pagelaran sendiri dipusatkan di Istora Senayan selama dua hari berturut-turut dari 30-31 Agustus 2013.


Banyak yang penasaran apa perbedaan Indonesian Jass Festival dengan festival musik jazz lainnya. Dan mengapa huruf Z dalam 'Jazz' diganti menjadi S pada penamaan festival ini?


Menurut salah satu panitia Indonesian Jass Festival, Reggie, acara yang bertajuk "Jass Up! Indonesia" dan memiliki slogan "Jass in Unity" ini merupakan festival musik Jazz yang memang dikemas berbeda. Mengumpulkan musisi jazz yang belum banyak dikenal.


"Jass Up! Indonesia adalah festival yang pertama kalinya mengumpulkan komunitas jazz dan kelompok musik jazz dari berbagai daerah di Indonesia, yang belum terlalu dikenal publik. Tujuan festival ini adalah untuk mengenalkannya ke publik dan kami harap bisa diterima oleh para penikmat jazz," kata Reggie di sela-sela acara.


Pada hari pertama perhelatan acara, yaitu Jumat (30/8), sederet musisi tampil mengisi enam panggung yang ada di Istoran Senayan, Jakarta. Panggung utama yang diberi nama IJF Stage, diisi oleh Ireng Maulana dan rekan-rekannya. Tak perlu ditanyakan lagi, hingga usia senjanya Ireng masih setia memainkan Jazz kontemporer dengan sesekali menyelipkan "Bossanova" ala Latin.


Di atas panggung Ireng ditemani oleh seorang pianis, pemain terompet, dan penyanyi swing. Malam itu adalah malamnya para penikmat Jazz, mereka larut dalam musik yang dibawakan Ireng Maulana tanpa memedulikan apakah jazz musik yang populer atau yang 'katanya' hanya untuk kalangan terbatas.


"Sudah selesai, ya?" kata Ireng dari atas panggung. Penonton yang kebanyakan berusia dewasa menjawab dengan teriakan, "Lagi! Lagi! Lagi", layaknya anak muda yang tidak ingin konser cepat berakhir. Ireng membalas dengan pura-pura bertanya dengan panitia. "Gimana nih panitia? Masih cukup satu lagu lagi? Oke? Mainkan!" kata Ireng bersemangat.


Penampilan Ireng ditutup dengan perkenalan para rekan band-nya. "Tidak ada konsep atau latihan khusus ketika mengisi festival ini," kata Ireng Maulana dalam konferensi pers seusai penampilannya di IJF Stage, Istora Senayan, Jakarta (30/8).


Ireng mengaku, dirinya senang festival musik Jazz di Indonesia semakin bertambah. Namun menurutnya, jumlah itu belum sebanyak negara lain. Ia mengambil contoh Belanda, yang menurutnya terdapat berbagai festival musik jazz di kota-kota kecil dan diisi kurang dari 20 kelompok musik selama dua hari berturut-turut.


Di panggung lain, artis Dik Doank bersama anak didiknya dari "Kandang Jurank Doank" menyuguhkan penampilan yang dinamis dan mengundang decak kagum. Mereka menyanyikan lagu anak-anak seperti "Cicak-cicak di Dinding" dengan gubahan aransemen baru bernuansa pop dan Jazz. Pada lagu terakhir, Dik Doank ikut ke atas panggung membawa gitarnya, dan membawakan lagu berjudul "Menari" hasil ciptaannya.


Sederet musisi lain juga mengisi panggung utama. Seperti Andien, Inna Kamarie, Doctor and The Professor, dan penampilan puncak diisi oleh Gugun Blues Shelter.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Bunda Putri dan \"Penjaga Surga\" di Kasus Daging Sapi






KOMPAS.com - Segala upaya dilakukan majelis hakim untuk membujuk saksi Ridwan Hakim agar jujur dalam sidang dugaan suap kuota impor daging sapi dengan terdakwa Ahmad Fathanah. Mulai dari mengingatkan terikat sumpah demi Allah yang diucapkan di bawah Al Quran hingga ancaman pidana penjara jika tak memberikan keterangan benar.

Usaha itu sia-sia. Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (29/8), Ridwan yang juga putra Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin tetap berbelit-belit. Ridwan tampak menutupi keterlibatan ayahandanya dalam tunggakan pembayaran komisi pengurusan kuota impor daging sapi dari PT Indoguna Utama pada masa lalu.

Jurus terakhir berupa tuturan kisah diterapkan Ketua Majelis Hakim Nawawi Pomolango untuk membujuk Ridwan. ”Ini jadinya antiklimaks. Saya cukup banyak kenal orang bernama Ridwan. Ridwan sang penjaga surga dan Ridwan tetangga saya,” kata Nawawi.

Dalam agama Islam, malaikat penjaga surga memang bernama Ridwan. ”Ridwan tetangga saya pernah telepon, ’Pak, rumah Bapak kemalingan.’ Saya pulang ternyata benar rumah saya kemalingan. Sejak saat itu saya percaya pada orang bernama Ridwan. Saya berharap Saudara bisa jadi Ridwan ketiga yang bisa saya percaya,” bujuk Nawawi.

Pertanyaan selanjutnya Nawawi adalah siapa Bunda Putri yang dalam rekaman percakapan digambarkan sebagai sosok penting yang bisa memengaruhi para pengambil kebijakan di negeri ini. Bunda Putri bisa memindahkan para pejabat di kementerian dan bahkan dalam percakapan bisa membuat ”lurah” pusing.

Namun, tetap saja Ridwan memilih melindungi Bunda Putri dan mengaku tak tahu jika ditanya maksud isi percakapan antara Luthfi Hasan Ishaaq dengan Bunda Putri dan dirinya. ”Bunda Putri itu mentor bisnis saya,” kata Ridwan.

Bisnis konfeksi



Ridwan, walaupun putra petinggi PKS, ia mengaku bukanlah anggota atau pengurus PKS. Bisnis yang ia tekuni adalah konfeksi. Ia mengaku pernah dikaitkan dalam bisnis kuota impor daging sapi tahun 2011 oleh sebuah media massa, tetapi ia membantah terlibat.

Kesaksiannya sudah dinantikan banyak pihak karena Ridwan disebut-sebut tahu bisnis kuota impor daging pada masa lalu dan masih memiliki tunggakan Rp 17 juta yang belum dibayarkan bos Indoguna, Maria Elisabeth Liman. Untuk membahas tunggakan itu, harus digelar pertemuan di Kuala Lumpur yang melibatkan Ridwan, makelar dan utusan Indoguna Elda Devianne, dan Fathanah.

Namun, semua dugaan itu dibantah. ”Pertemuan di Kuala Lumpur itu pertemuan tak terduga, tiba-tiba terdakwa (Fathanah) muncul,” kata Ridwan.

Ridwan mengaku ke Kuala Lumpur diajak Luthfi yang punya acara pertemuan dengan pengurus PKS di sana, sedangkan dirinya hanyalah main mengunjungi rekannya.

Namun, Ridwan mengakui jika pertemuan di Kuala Lumpur membahas soal kuota impor dan soal Indoguna. Ia membantah ada masalah tunggakan uang komisi yang belum dibayarkan PT Indoguna ke Hilmi.

Jaksa KPK lalu memutar rekaman percakapan antara Ridwan dan Fathanah, membahas tunggakan uang Rp 40 miliar. Dalam percakapan terdengar suara Ridwan paham soal perkara itu. ”Sudah beres 40 lebih dikirim lewat Sengman dan Hendra waktu itu,” kata Fathanah. ”Belum sampai bos,” Ridwan menjawab.

Utusan Presiden

Nama Sengman ini membuat hakim penasaran. Nawawi bertanya siapa Sengman. ”Itu nama orang. Dia utusan Pak Presiden kalau ke PKS,” jawab Ridwan.

Sementara Hendra adalah temannya Sengman. Ridwan mengatakan, ia sudah pernah menjelaskan kepada penyidik siapa Sengman ini. Diduga, Sengman inilah yang menggondol jatah komisi Rp 40 miliar yang harusnya untuk Hilmi.

Dari semua pengakuan Ridwan, hanya pengakuan terkait Sengman inilah yang ia ucapkan tegas. Kini, tinggal dua nama misterius, yaitu Sengman ”utusan presiden” dan Bunda Putri ”mentor Ridwan”. Dalam rekaman, tergambar jelas bagaimana sosok Bunda Putri ini yang bisa memanggil Luthfi ke rumahnya.

Nawawi berharap Ridwan bisa menjadi sosok ”Ridwan ketiga” yang dikenal dan bisa dipercaya untuk mengungkap misteri. (AMIR SODIKIN)




Editor : Caroline Damanik


















8:17 PM | 0 komentar | Read More

Andy Wibowo Targetkan Selesai Triatlon dalam 4,5 Jam





BINTAN, KOMPAS.com - Mantan perenang nasional, Andy Wibowo, memiliki target cukup berat pada  MetaMan Bintan Triathlon 2013 kategori half iron distance, di Pulau Bintan, Riau, Sabtu (31/8/2013). Andy ingin menyelesaikan tiga tantangan, yakni 1,9 kilometer berenang, 21 kilometer berlari, dan 90 kilometer bersepeda, dalam waktu 4,5 jam.


"Sebelumnya saya juga pernah ikut half iron distance di Bali Triathlon tahun lalu, tapi jaraknya tidak sepanjang ini. Kali ini targetnya bisa selesai dalam empat setengah atau lima jam," kata Andy sebelum bertanding.


MetaMan Bintan Triathlon 2013 adalah ajang triatlon kedelapan bagi Andy. Ia mulai menekuni olahraga ketahanan ekstrem ini sejak pensiun menjadi atlet renang pada 2009.


Di MetaMan 2013, Andy akan bersaing dengan atlet-atlet profesional seperti juara Ironman 70.3 di Jepang, James Hodge, dan runner-up Coles Bay Half Ironman 2012, Michael Murphy.


"Pingin sih podium, tapi saya lihat juga kompetitor lainnya. Persiapannya bagaimana," kata ayah satu anak ini. Tahun ini, Andy telah mencatat prestasi pada dua kompetisi triatlon, yakni sebagai runner-up Bintan Triathlon 2013 dan menjuarai Hardikal Triathlon 2013 di Surabaya.


Saat ini Andy tengah menjalani tantangan di MetaMan Bintan Triathlon 2013, dan diperkirakan akan finis sekitar pukul 13.30.





Editor : Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













8:07 PM | 0 komentar | Read More

Demi Nasib Penumpang Metromini, Jokowi Tak Gentar

Written By Smart Solusion on Thursday, August 29, 2013 | 8:39 PM






JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa besar pengemudi metromini di Balaikota DKI Jakarta tidak menyurutkan langkah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberangus angkutan reyot. Jokowi menegaskan bahwa dirinya tetap menjalankan Undang-Undang Lalu Lintas dan Peraturan Daerah dalam mengatur angkutan umum. Meski didemo sejak pagi hingga malam hari, Jokowi tidak gusar. Ia menegaskan bahwa uji kelaikan atau kir adalah kewajiban dengan menjamin keselamatan penumpang.

"Memang yang tidak lulus uji kir itu banyak. Hubungannya apa metromini sama nyopot Kadishub? Nggak boleh itu. Nyopot kadis itu urusan saya, wewenang saya. Jangan nanti ada demo suruh nyopot kadis apa lagi," ujar Jokowi, Kamis (29/8/2013).

Ia mengatakan, aksi demonstrasi besar-besaran tidak akan mengubah rencana menertibkan metromini yang tidak laik jalan. Ia menjamin semua yang tidak memenuhi kelaikan jalan akan dikandangkan.

Jokowi meminta para sopir dan pengusaha Metro Mini tidak memikirkan dirinya sendiri. "Penumpang juga dipikirin, itu orangnya lebih banyak. Kita sekarang tertib hukum dan sosial saja," ucap Jokowi.

Hal senada diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ia bahkan menyebut metromini akan lebih banyak membunuh orang jika tidak dilakukan uji kir. "Namanya kir kan harus ada syaratnya. Sementara kalau kita lepasin dan jalan, terus ada yang mati, gimana?" ujar pria yang biasa disapa Ahok ini.

Ahok menjelaskan, pihaknya sedang memikirkan bagaimana caranya agar para sopir tetap dapat pekerjaan. Menurutnya, para sopir menjadi korban para pengusaha yang tidak mau memperbaiki busnya.

Ahok menyatakan bahwa Pemprov DKI tengah menyiapkan bus baru untuk menggantikan sejumlah kendaraan umum di Jakarta yang sudah tidak laik jalan. Nantinya, sopir-sopir akan diseleksi untuk bekerja menggunakan bus baru tersebut.

Ahok menegaskan tidak akan melepaskan 140 metromini yang dikandangkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Menurutnya, kendaraan metromini yang tidak laik jalan memang harus ditangkap.

Sejak pagi, ratusan awak metromini sudah memenuhi Jalan Medan Merdeka Selatan, di depan Balaikota DKI Jakarta. Para demonstran menuntut bertemu Jokowi atau Ahok. Mereka bahkan meneriaki petugas Dishub DKI dan PNS DKI di Balaikota.

Mereka juga menghentikan paksa kopaja yang melintas untuk ikut berdemo. Kopaja B 7552 EW dengan nomor 502 jurusan Kampung Melayu-Tanah Abang ini digedor-gedor dan badan bus dipukuli. Bahkan, para demonstran naik ke atas atap bus dan menari-nari.

Orator demo meminta para peserta unjuk rasa tidak ricuh. "Mereka juga pekerja, jangan dirusak, mereka sama seperti kita," ujar orator.

Puluhan petugas kepolisian pun kewalahan menghalau para demonstran yang berjumlah ratusan ini. Akibat aksi penghentian paksa itu, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan kembali terhenti setelah sebelumnya mulai lancar. Mereka kemudian menghentikan satu transjakarta dan memecahkan satu kaca bus. Aksi demonstrasi terus berlangsung hingga malam hari dan baru selesai pukul 19.45.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menyesalkan aksi para demonstran yang ricuh karena menghentikan paksa kopaja, dan merusak transjakarta. "Bus yang dikandangkan ada yang tobat, dan ada yang sesat. Mereka yang demo ini mau masuk golongan mana?" ujar Pristono.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil penindakan gabungan sejak Kamis (25/7/2013) hingga Rabu (28/8/2013), ada 160 metromini yang ditilang BAP, dan 108 distop beroperasi. Kopaja yang ditilang BAP sebanyak 48 unit dan distop beroperasi sebanyak 27 unit. Sementara itu, 1.146 kendaraan lainnya ditilang, dan 45 unit distop beroperasi.

"Jumlah kendaraan yang di BAP 1.354 unit dan dikandangkan 180 unit. Tapi perlu diketahui, ada yang sudah dikeluarkan dari pengandangan  dan menandatangani surat pernyataan, yakni metromini 38 unit, dan kopaja 14 unit. Mereka ini aliran tobat, mereka sudah memperbaiki kendaraan mereka dan menjalani uji kir lagi," ujarnya. Selain itu, lanjut Pristono, Dishub DKI juga sudah melaporkan buku kir palsu ke Subdit Ranmor Polda Metro Jaya sebanyak 25 unit.

Ia mengatakan, pemalsuan kir, baik buku, tanda tangan, maupun stempel, adalah pemalsuan dokumen yang dikenakan Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara. Ia menegaskan, uji kir memang dilaksanakan setiap enam bulan. Namun, hal itu tidak pernah bisa dijadikan patokan.

"Kita semua tahu, ketika diperiksa kir, mereka mengganti dulu ban, kelistrikan, rem, dan lampu. Namun setelah kir, mereka kembali lagi ke kondisi asal. Jadi, kir hanya sebagai medical check-up. Kami ingin membatasi usia maksimal kendaraan umum, tetapi tidak bisa karena tidak diatur di dalam UU Lalu Lintas dan Kementerian Perhubungan," urainya.

Ia pernah mengusulkan pembatasan usia kendaraan yakni 10 tahun untuk bus besar, 8 tahun bus sedang, dan 7 tahun untuk bus kecil (angkot). Namun Menteri Perhubungan tidak mau mengeluarkan keputusan menteri terkait pembatasan usia kendaraan umum ini. Pristono menjelaskan, para pemilik metromini menginginkan spidometer atau penunjuk kecepatan dan rem tangan dihapuskan dari daftar uji kelaikan.

"Berdasarkan PP 55 tahun 2012 tentang Kendaraan, ada sembilan hal dalam pengujian kendaraan bermotor. Jadi, tidak bisa dikurangi. Itu namanya melanggar aturan. Coba Anda lihat, metromini tidak pernah pakai rem tangan, mereka hanya modal kayu balok untuk ganjal roda," tuturnya.

Dalam PP tersebut disebutkan sembilan hal untuk uji kelaikan, yakni emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, serta kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat kendaraan.

"Jadi kita tidak ada toleransi untuk keselamatan, yang tidak ada rem tangannya tidak boleh jalan," tekan Pristono.




Editor : Ana Shofiana Syatiri
















8:39 PM | 0 komentar | Read More

Anggota DPR \"Si Pandai Menghilang\"






KOMPAS.com - Anggota DPR ternyata tidak hanya pandai menghilang dari ruang-ruang rapat, tetapi juga piawai raib dari laporan audit investigatif BPK tahap II proyek Hambalang. Namun, jangan senang dulu. Dalam draf laporan audit investigatif yang murni (laporan yang disusun sebelum nama-nama anggota DPR dihilangkan) juga beredar di masyarakat.

Artinya, KPK dapat menggunakan draf laporan tersebut untuk mengusut keterlibatan anggota DPR dalam pembahasan anggaran proyek Hambalang di Komisi X DPR. Kalaupun KPK enggan mengusut nama-nama tersebut, masyarakat tetap akan menghukum secara sosial dengan kemungkinan tidak akan memilih mereka sebagai wakilnya dalam pemilu mendatang.

Hilangnya nama-nama anggota DPR dalam laporan audit resmi BPK yang disampaikan ke DPR memang terasa janggal dan aneh. Dalam beberapa jumpa pers sebelumnya saat menyampaikan progres audit investigatif Hambalang tahap II, Ketua BPK Hadi Purnomo mengatakan, salah satu yang disorot BPK adalah proses persetujuan anggaran di DPR. BPK juga telah meminta keterangan dari sejumlah anggota DPR yang dinilai terkait dengan kasus tersebut.

Namun, sebelum BPK menyerahkan laporan audit secara resmi ke DPR, draf laporan yang memuat nama-nama anggota DPR sudah beredar. Jadi, sangat mengejutkan tatkala nama-nama anggota DPR tersebut hilang dalam laporan resmi.

Dalam draf laporan yang murni, secara gamblang pada halaman 18-42 dijelaskan proses penganggaran proyek Hambalang di DPR, termasuk 15 anggota DPR yang diduga terlibat.

Jenis penyimpangan yang dilakukan para anggota DPR itu adalah meneken persetujuan alokasi anggaran pada APBN Perubahan 2010 meskipun tambahan anggaran optimalisasi Rp 600 miliar belum dibahas dalam rapat kerja antara DPR dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Modus sama juga dilakukan anggota DPR pada pembahasan anggaran Hambalang dalam APBN 2011.

Hadi Purnomo mengaku tidak tahu menahu soal draf laporan yang memuat nama-nama anggota DPR tersebut. Ketua DPR Marzuki Alie bilang tidak ada nama-nama anggota DPR dalam laporan audit resmi yang diterima DPR. Kendati demikian, pihaknya mendukung KPK untuk menindak siapa pun anggota DPR yang terlibat.

Hilangnya 15 nama anggota DPR membuktikan BPK rentan diintervensi. Intervensi juga terjadi saat BPK melakukan audit Hambalang tahap I. Dalam draf laporan yang murni, Andi Mallarangeng (Menteri Pemuda dan Olahraga saat itu) disebut sebagai pihak yang diduga terkait. Namun, dalam laporan yang diserahkan ke DPR, nama Andi hilang.

Untung saja, cepat terungkap media. Akibat tekanan publik, nama Andi akhirnya masuk kembali ke dalam laporan audit. Untungnya lagi, masih ada pihak yang membocorkan dokumen supaya publik tahu. (M Fajar Marta)




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











8:17 PM | 0 komentar | Read More

PBSI Kirim Pemain Muda ke Ukraina dan Belgia





JAKARTA, Kompas.com - PP PBSI  mewujudkan program kaderisasi sebagai salah satu fokus pembinaan dengan mengirim pemain-pemain muda bertanding di turnamen luar negeri.

Seperti pernah disebutkan Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan, kaderisasi menjadi salah satu fokus pembinaan PBSI. Pentingnya regenerasi pemain disadari betul oleh PBSI, oleh karenanya, pemain-pemain muda akan mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk menggali potensi mereka.
 
Pengiriman pemain muda guna mengasah pengalaman bertanding menjadi bentuk program regenerasi yang tengah dijalankan. Empat pemain tunggal putra yang diproyeksikan ke World Junior Championships 2013 pada Oktober mendatang akan dikirim ke beberapa turnamen di Eropa sebagai salah satu 'ujian' setelah beberapa minggu mengikuti karantina di Pelatnas Cipayung.
 
Ihsan Maulana Mustofa, Fikri Ihsandi Hadmadi, Muhammad Bayu Pangisthu dan Jonatan Chrsitie dijadwalkan akan bertolak ke Ukraina untuk mengikuti turnamen Kharkov International Challenge 2013 pada tanggal 5-8 September 2013. Setelahnya, keempat pemain U19 ini langsung beraksi di ajang Belgian International Challenge 2013 yang akan dilangsungkan di kota Leuven, Belgia, pada 11-14 September 2013.
 
“Pengiriman pemain-pemain muda dimaksudkan untuk menambah pengalaman dan memperbaiki rangking dunia. Ini juga akan mempengaruhi seeding di World Junior Championships 2013” kata Joko Suprianto, Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI yang ditemui di Pelatnas Cipayung seperti dikutip badmintonindonesia.
 
Joko juga menyebutkan bahwa pembinaan regenerasi di tunggal putra memang memiliki tantangan tersendiri. Beberapa negara seperti China, Korea dan bahkan Thailand menurutnya sudah lebih dulu menjalankan program regenerasi. Dua tunggal putra junior andalan Thailand yang akan berlaga di World Junior Championships 2013, Thammasin Sitthikom dan Pannawit Thongnuam bahkan sudah wara-wiri di level grand prix gold.
 
“Sektor tunggal putra memang lebih sulit karena persaingannya lebih ketat dan pemainnya lebih banyak, sehingga dibutuhkan banyak jam terbang. Kami tidak mau kalah start lagi dengan negara lain” ujarnya.
 
“Tentunya ada beberapa tantangan dalam hal ini seperti biaya, tidak murah mengirimkan pemain ke turnamen-turnamen seperti ini. Oleh karenanya dibutuhkan komitmen dan visi misi yang sama antara pemain, pelatih dan pengurus. Selama ini pengurus memberikan dukungan, jika sudah ada fasilitas seperti ini, maka selanjutnya tugas pelatih dan pemain yang memberikan prestasi” pungkas juara dunia tunggal putra tahun 1993 ini.
 
Berikut daftar pemain Indonesia yang berlaga di Kharkov International Challenge 2013 dan Belgian International Challenge 2013 :
 
Tunggal putra
Ihsan Maulana Mustofa, Fikri Ihsandi Hadmadi, Muhammad Bayu Pangisthu, Jonatan Christie Nathaniel Ernestan Sulistyo, Andre Kurniawan Tedjono (Andre hanya mengikuti Belgian International Challenge 2013)
 
Tunggal putri
Febby Angguni, Dinar Dyah Ayustine, Ana Rovita, Sylvina Kurniawan
 
Ganda putra
Andrei Adistia/Didit Juang
 




Editor : Tjahjo Sasongko















8:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger