Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Pesan untuk Sutarman: Jangan Lupakan Penembakan Polisi!

Written By Smart Solusion on Tuesday, October 8, 2013 | 8:17 PM






JAKARTA, KOMPAS.com
- Kepolisian diminta tidak melupakan rentetan kasus penembakan gelap terhadap aparat kepolisian. Jajaran Kepolisian didesak serius segera mengungkap kasus itu karena masih menimbulkan keresahan di masyarakat. Hal itu dikatakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane di Jakarta, Rabu (9/10/2013), menyikapi belum adanya perkembangan penanganan kasus penembakan misterius di berbagai daerah.


Neta menilai kasus penembakan misterus tersebut seakan dilupakan Kepolisian. Elit Polri, kata dia, tampaknya lebih sibuk bermanuver untuk suksesi pergantian Kepala Polri ketimbang membantu mengatur strategi memburu para pelaku.


"Diharapkan elit-elit Polri jangan larut kepada manuver pencalonan Kapolri. Kasus penembakan ini sangat membuat masyarakat resah. Aksi penembakan yang semula terjadi di pinggiran, kini mulai bergeser ke pusat ibu kota sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi banyak pihak," kata Neta.


Neta mengatakan, pihaknya mencatat, setidaknya ada 25 kasus penembakan misterius di Indonesia selama empat bulan terakhir. Delapan kasus di antaranya merupakan penyerangan polisi. Namun, hanya satu pelaku yang tertangkap.


Mabes Polri, kata Neta, tidak bisa melimpahkan tanggung jawab pengungkapan kasus kepada Kepolisian Daerah. Bareskrim sebagai satuan tertinggi reserse dan kriminal harus ikut bertanggung jawab untuk mengungkap kasus-kasus penembakan ini.

"Kemampuan Polri mengungkap kasus ini juga akan berdampak kepada citra Bareskrim yang dipimpin Komjen Sutarman," kata Neta.


Neta mengatakan, jika Kepolisian tidak bisa segera mengungkap, maka akan semakin memperburuk tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya untuk menjaga keamanan warga.

"Menjaga keamanan dirinya saja tidak mampu," ujar Neta.


Seperti diberitakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengajukan nama Sutarman sebagai calon tunggal Kapolri kepada DPR. Jika DPR menyetujui, Sutarman akan menggantikan Jenderal (Pol) Timur Pradopo.


Sedianya, masa jabatan Timur habis pada Januari 2014. Namun, Presiden berpendapat perlu ada percepatan pergantian Kapolri agar pemimpin baru bisa mempersiapkan pengamanan pemilu 2014.





Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











8:17 PM | 0 komentar | Read More

Pedrosa Tak Bisa Berjalan Tiga Hari Setelah Kecelakaan di Aragon





SEPANG, KOMPAS.com - Dani Pedrosa mengaku tidak bisa berjalan selama tiga hari setelah kecelakaan yang dialami saat membalap di GP Aragon, dua pekan lalu. Tapi dia siap untuk bersaing lagi di GP Malaysia yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang, akhir pekan ini.

Pedrosa terjatuh setelah kehilangan kendali motor karena putusnya kabel kontrol traksi pada ban belakang, yang diduga kuat karena kontak minor dengan motor rekan satu timnya, Marc Marquez. Hal ini masih dalam proses penyelidikan Race Direction. Pedrosa dan Marquez dijadwalkan bertemu Race Directioan untuk pemerikasaan lebih lanjut, Kamis (10/10/2013) di Sepang.

Meski tidak mendapat cedera serius, Pedrosa mengaku merasakan sakit yang parah sejak balapan tersebut. "Secara fisik, kemarin adalah pekan yang berat. Saya tidak bisa berjalan selama tiga hari karena sakit pada pinggang saya. Tetapi, saya semakin baik hari demi hari, jadi saya berharap sudah dalam kondisi fisik sempurna akhir pekan ini," kata Pedrosa yang tepat berusia 28 tahun saat kecelakaan tersebut terjadi.

Menanggapi insiden tersebut, pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo berkata pada beberapa media bahwa Marquez telah membuat dirinya dan pebalap lain dalam bahaya. Sementara Pedrosa mengatakan bahwa ofisial menanggapi beberapa hal dengan terlalu santai.




Editor : Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Polresta Bogor Akan Tindak Tegas Pelajar Tawuran

Written By Smart Solusion on Monday, October 7, 2013 | 8:38 PM





BOGOR, KOMPAS.com -- Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama menyatakan keseriusannya untuk menindak tegas aksi tawuran pelajar dengan memproses hukum pelajar yang terlibat dalam tindakan yang menjurus kriminal tersebut.


"Kita tegas menyatakan akan menindak seluruh pelajar yang terlibat tawuran, baik yang membawa senjata tajam, yang mengajak tawuran, menghasut, sampai ada terluka akan kita proses secara hukum," kata Kapolres, di Kota Bogor, Selasa (8/10/2013).


Kapolres mengatakan aksi tawuran pelajar sudah menjurus ke kriminalitas, tidak hanya menyebabkan jatuhnya korban, tapi juga ada unsur membawa senjata tajam, narkoba dan pencurian hingga penganiayaan.


Menurut Kapolres, untuk pelajar yang membawa senjata tajam akan dikenai sanksi dalam Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman penjara. Begitu juga dengan para pelaku yang mengajak atau menghasut teman-temannya untuk melakukan aksi tawuran, akan dikenakan pasal sebagai provokator hingga memicu terjadinya pengeroyokan.


"Apabila dalam tawuran tersebut ada yang terluka atau bahkan meninggal dunia, akan dikenakan penganiayaan berat dengan pengeroyokan," kata Kapolres.


Ia mengemukakan Kepolisian Resor Bogor Kota telah membentuk tim kelompok kerja (Pokja) penanggulangan aksi tawuran pelajar yang melibatkan sejumlah unsur yakni kepolisian, sekolah, Satuan Tugas Pelajar, dan Dinas Pendidikan.


Tim Pokja ini bertugas merumuskan upaya-upaya dalam mencegah dan menghentikan aksi tawuran pelajar yang terus terjadi di Kota Bogor.


"Kami akan merumuskan upaya apa saja agar mencegah aksi ini terulang kembali. Apakah penanganan dan penindakan serta kesepatakan bersama bagaimana memfasilitas pelajar untuk memiliki waktu maksimal di sekolah dan di rumah dan tidak di jalanan," kata Kapolres.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Scarlett Johanson Raih Gelar Perempuan Terseksi 2013


Dalam kurun waktu tujuh tahun (2006) setelah terpilih sebagai "Perempuan Terseksi" oleh Majalah Esquire, aktris Scarlett Johansson kembali meraih gelar yang sama di tahun ini.


Raihan gelar "Sexiest Woman Alive" tersebut, menjadikan Johansson sebagai perempuan pertama yang berhasil meraih gelar tersebut sebanyak dua kali.


Meski begitu, Scarlett Johansson bukanlah satu-satunya nama bintang yang masuk dalam kategori perempuan terseksi yang masih aktif versi majalah lifestyle tersebut.


Aktris Mila Kunis yang meraih gelar tersebut pada tahun lalu juga masuk dalam nominasi.


Selain itu, super model Kate Upton juga dipertimbangkan sebagai salah satu super model paling cantik sepanjang masa.


Terakhir, nama Halle Berry juga masuak dalam daftar terseksi dan membuktikan bahwa daya tarik perempuan tidak berhubungan dengan usia.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

SBY Tahu dan Merasakan ”Rakyat Marah”






KOMPAS.com - Rabu (2/10/2013), Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golkar, Chairun Nisa; Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hambit Bintih; serta pengusaha dengan nama disingkat, DH dan CN.

Kamis (3/10/2013) pagi, peristiwa tersebut menjadi berita utama di media berita seluruh Indonesia. Dari pagi hingga tengah malam, berita itu terus diudarakan televisi.

Kamis pagi itu juga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi sibuk. SBY tidak bisa lagi menunda waktu untuk menyampaikan pernyataan soal peristiwa ini. Dia tahu rakyat menunggu apa yang hendak dikatakan.

Presiden SBY mengatakan di kawasan Istana Kepresidenan di Jakarta, ”Saya menerima pesan banyak sekali, di dunia media sosial maupun SMS yang disampaikan langsung kepada saya dan staf.”

”Itulah saudara-saudara pernyataan saya yang sudah ditunggu-tunggu oleh rakyat sejak tadi pagi,” begitu SBY menutup jumpa persnya mengenai peristiwa mencengangkan ini.

SBY tahu Indonesia terkejut, rakyat marah atas apa yang telah terjadi.

”Kita semua terkejut mendengarkan peristiwa penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi beserta satu orang anggota DPR RI, satu orang bupati dan dua orang lainnya oleh KPK tadi malam. Saya juga merasakan kemarahan dan keterkejutan rakyat Indonesia, mengetahui apa yang terjadi tadi malam itu,” kata SBY.

Sebelum bicara kepada wartawan, SBY berunding dengan para menterinya, stafnya, dan berbagai pihak. Mengapa SBY harus bicara tanpa banyak menunda waktu.

Sebelum menyampaikan alasannya mengapa harus bicara segera kepada rakyat, SBY mengucapkan, ”Tentu ini sangat mengejutkan apalagi Mahkamah Konstitusi adalah sebuah lembaga yang amat penting, termasuk perannya yang besar dan menentukan dalam kehidupan bernegara dan berpemerintahan di negeri ini.”

”Saya perlu menyampaikan khusus atas peristiwa ini karena dua hal. Pertama, kasus hukum ini menyangkut sebuah lembaga negara yang saya katakan tadi penting dan menentukan. Apalagi menyangkut pemimpin di lembaga itu,” kata SBY.

”Sedangkan yang kedua yang tidak kalah pentingnya, isu ini berkaitan pula dengan kehidupan demokrasi. Kalau kita sudah berbicara pemilihan umum, pemilihan kepala daerah itu berkaitan dengan rakyat, suara rakyat. Dan itu hakikatnya adalah demokrasi, yang akan terus kita matangkan dan tingkatkan kualitasnya di negeri ini,” ujar SBY.

Ia memperlihatkan, peristiwa penangkapan ini berkaitan dengan kasus suap pemilihan umum kepala daerah atau pemilu di daerah.

SBY juga mengingatkan dan mengaitkan peristiwa suap dengan pemilu tahun 2014 (pemilu presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota parlemen). Sementara pemilihan umum kepala daerah terus berlangsung.

”Saya tentu berharap baik kapasitas saya sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, dan pribadi, lembaga- lembaga yang diberikan mandat baik oleh Undang-Undang Dasar, oleh undang-undang, dan sejatinya oleh rakyat, seperti KPU, Bawaslu, DKPP, itu bisa menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu dalam arti luas, dengan profesional, netral, tidak boleh ada keberpihakan terhadap siapa pun yang sedang berkompetisi, lurus,” kata SBY.

Banyak yang dikatakan SBY Kamis itu. Kita mencatat, SBY mengungkapkan telah merasakan saat ini rakyat marah. Ini sangat penting. Rakyat marah. Banyak hal yang membuat rakyat marah.
(J Osdar)




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











8:17 PM | 0 komentar | Read More

Dovizioso Pesimistis Jelang GP Malaysia





SEPANG, KOMPAS.com - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso berharap akan ada peningkatan hasil, pada GP Malaysia yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang, akhir pekan nanti. Pebalap Ducati ini mendapat hasil mengecewakan saat uji coba pramusim, di sirkuit ini, Februari lalu.

Dovizioso menyebut Sepang sebagai salah satu sirkuit favoritnya. Tetapi, dia tak yakin akan bisa meraih hasil bagus kali ini. Pebalap Italia ini terakhir naik podium di Sepang pada 2010 setelah finis kedua bersama Honda.

"Sepang adalah salah satu sirkuit favorit saya, tapi hasil tes pada Februari lalu tidak terlalu bagus. Sepertinya, motor kami tidak bisa bekerja maksimal di lintasan ini, terutama karena cengkeramannya sangat kecil. Tapi mungkin kondisinya berbeda kali ini dan kami bisa menunjukkan peningkatan," kata pebalap 27 tahun tersebut.

"Kami akan pergi ke sana dan berusaha 100 persen, dan mencoba untuk bersenang-senang dengan motor," tambahnya.

Dovizioso saat ini berada di posisi delapan klasemen sementara dengan 112 poin, 13 angka tertinggal dari Alvaro Bautista, dan 10 angka lebih banyak dari rekan satu timnya, Nicky Hayden.

GP Malayisa merupakan seri ke-15 dari total 18 balapan musim ini.




Editor : Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Persiapan PON, Atlet Jabar Berlatih di Korea





BANDUNG, Kompas.com - KONI Jawa Barat memberangkatkan 27 atlet Pelatda ke Korea Selatan untuk berlatih selama tujuh bulan di "Negeri Gingseng" tersebut.

"Pemberangkatan 27 atlet itu dari tiga cabang, yakni senam, taekwondo dan gulat. Saat ini ada juga atlet gulat yang berlatih di sana," kata Sekretaris KONI Jawa Barat Lili Rolina di Bandung, Senin (7/10/2013).

Menurut Lili, atlet yang berangkat itu tujuh dari senam, tujuh dari gulat dan sepuluh atlet taekwondo. Pengiriman atlet itu merupakan bagian dari Pelatda jangka panjang yang digelar KONI Jawa Barat.

Ketiga cabang itu merupakan cabang yang memperebutkan emas cukup banyak di mana cabang-cabang dengan emas banyak akan menjadi prioritas Jabar dalam rangka mengejar target Jurara Umum pada PON XIX/2012.

"Cabang-cabang itu kebetulan ditangani atlet asal Korea dan rata-rata atlet belia dengan target mencapai puncak penampilan pada PON XIX/2013," katanya.

Lili menyebutkan dalam Pelatda Jangka Panjang itu diterapkan sistem promosi dan degradasi, sehingga bisa meningkatkan kompetitif di kalangan atlet.

Artinya, kata Lili, evaluasi dilakukan setiap waktu dan tidak menutup kemungkinan akan digantikan oleh atlet lainnya bila ada yang lebih baik.

"Selain sebelas cabang yang dilatih oleh atlet asal Korea, itu para atletnya tetap memiliki peluang untuk berlatih di luar negeri dengan beberapa tujuan negara, selain ke Korea juga ke China, Jepang atau bahkan ke beberapa negara di Eropa," kata Lili Rolina.

Selain dikirim berlatih di luar negeri, kata dia KONI Jabar juga akan mengirim atlet-atletnya untuk mengikuti sejumlah kejuaraan di luar negeri untuk meningkatkan percaya diri para atlet.

"Program uji tanding di kejuaraan di luar negeri merupakan salah satu cara yang akan dan telah kami lakukan, pengajuan dari cabang dan KONI menindaklanjuti dengan pengiriman mereka berlaga di luar negeri," katanya.




Editor : Tjahjo Sasongko















2:37 AM | 0 komentar | Read More

Adik Kandung Holly Tak Kenal Mr X

Written By Smart Solusion on Sunday, October 6, 2013 | 8:38 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Mencari identitas Mr X, teman Holly Angela, yang tewas karena jatuh dari lantai 9 Tower Ebony, Kalibata City, Jakarta Selatan, semakin sulit. Adik Kandung Holly, Prabu, mengaku tidak mengenal pria tersebut.

Untuk mendapat keterangan tentang Mr X dan mengungkap kematian Holly, penyidik sampai terbang ke Semarang, Jawa Tengah. Namun, hasilnya, belum bisa mengungkap siapa Mr X sebenarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, penyidik menanyakan beberapa pertanyaan seputar kehidupan Holly, dan aktivitasnya pada Prabu. Dan penyidik juga sempat memperlihatkan gambar wajah dari Mr x dan hasilnya Prabu mengaku tidak mengenalnya.

"Gambar wajah Mr X sudah ditunjukkan ke Prabu. Tadi dia mengaku tidak mengenal siapa Mr X yang lompat dari kamar kakaknya (Holly)," ungkap  kepada Tribunnews.com, Senin (7/10/2013).

Lantaran identitas Mr X tidak bisa terungkap dari keterangan Prabu,  rencananya penyidik mencari saksi lagi untuk bisa memunculkan titik terang mengenai kasus tewasnya Holly, dan siapa sebenarnya Mr X.

"Penyidik sedang mencari saksi lain, yang dimungkinkan mengetahui dan mengenal Mr X. Nanti siapa saksi berikutnya yang diperiksa dan kapan waktu pemeriksaan, penyidik yang menentukan," tutur Rikwanto.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















8:38 PM | 0 komentar | Read More

Nostalgia Bersama All 4 One di "Java Soulnation 2013"


Jakarta – Selain penampilan Macy Gray, aksi panggung grup musik asal Amerika Serikat, All 4 One, juga sangat dinanti-nantikan penonton di hari terakhir Java Soulnation Festival 2013 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (6/10).


Seolah ingin menggiring penonton ke era 90-an, Tony Borowiak, Jamie Jones, Delious Kennedy, dan Alfred Nevarez langsung menghentak Main Stage dengan tembang "I Can Love You Like That" dengan balutan celana merah, kemeja putih, jas hitam dan dasi kupu-kupu. Teriakan histeris penonton pun tak lagi terhindarkan.


“Kalian baik-baik saja? Kami sangat menghargai kehadiran kalian," kata Jamie dari atas panggung. “Kami senang bisa kembali berada di tengah-tengah kalian," sambung Tony.


Usai menyapa penonton, grup musik yang pernah meraih Grammy Awards untuk kategori Best Pop Performance By A Duo or Group With Vocal pada 1994 ini kembali menggoyang Istora dengan tembang "September," "Something About You," "Turn To You," dan "So Much In Love."


Penonton semakin larut dalam koor masal saat All 4 One melanjutkan penampilannya dengan tembang
"I Will Be Right Here dan These Arms." Mereka juga sempat menyanyikan "Blowin Me up" yang diambil dari album terakhir berjudul No Regrets (2009), disusul kemudian dengan hits "Skills," "Someday" dan tentu saja
"I Swear"  lagu yang pernah menjadi nomor satu di single chart Billboard dan bertahan selama 11 minggu berturut-turut.


Aksi panggung All 4 One malam itu memang tergolong sederhana khas grup vokal era 90-an. Namun harmonisasi vokal yang indah dari keempat personelnya mampu manghadirkan pertunjukan yang memukau dan berhasil membangkitkan kembali kenangan penonton "Java Soulnation" di era tahun 90-an.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Kritik Marzuki untuk Wakil Rakyat yang Pilih Akil Mochtar






JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie mengkritik para anggota Komisi III DPR yang memilih Akil Mochtar sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada periode kedua. Marzuki mengatakan, Akil seharusnya kembali menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) saat memperpanjang masa jabatannya.

"Ini saya juga mau saya kritik teman-teman saya di Komisi III yang ikut meloloskan Akil Mochtar," kata Marzuki dalam sebuah diskusi radio, di Jakarta, Senin (7/10/2013).

Menurutnya, DPR juga harus bertanggung jawab terhadap kualitas hakim MK. Ia mempertanyakan mekanisme uji kepatutan dan kelayakan yang tidak dijalankan oleh Komisi III DPR saat perpanjangan masa jabatan Akil Mochtar.


Marzuki mengatakan, saat itu DPR menganggap Akil Mochtar tidak memiliki rekam jejak yang negatif selama menjadi hakim MK pada periode pertama.

"Pak Akil mau lanjut enggak (jadi hakim MK). Oh mau, ya sudah jadi," kata Marzuki, menirukan keputusan Komisi III saat itu.

Ia mengungkapkan, Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang diajukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengoreksi sistem rekrutmen hakim MK. Perppu tersebut, lanjut Marzuki, akan mengurangi kewenangan DPR dalam menyeleksi hakim MK tanpa melanggar konstitusi.

"Kalau di konstitusi kan sudah jelas, hakim MK tiga dari pemerintah, tiga dari DPR, tiga dari Mahkamah Agung. Itu harus dipenuhi. Tetapi, bagaimana mekanismenya itu domainnya pemerintah. Tentu nanti juga dibicarakan dengan DPR dan Mahkamah Agung," jelasnya.

Seperti diberitakan, Akil telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan di Lebak, Banten.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















8:17 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger