Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Tampil di Pembukaan ISL, Slank Usung Slogan 'Fair Play'

Written By Smart Solusion on Saturday, January 5, 2013 | 7:32 PM


Konser Slank

Konser Slank (sumber: Yanuar Rahman/Beritasatu.com)




Aksi Slank mendapat apresiasi dari kalangan penonton yang memadati tribun Stadion Jaka Baring, Palembang.

Grup band ternama Slank mengusung semangat "fair play" pada penampilannya mengisi acara pembukaan kompetisi Liga Super Indonesia 2013, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu, (5/1).

Sebagai grup musik papan atas di Indonesia, Slank tampil atraktif di atas panggung yang berada di bagian depan tribun selatan Stadion Jaka Baring, Palembang.

Meski ribuan penonton tertahan di tribun atau tak memiliki akses mendekati panggung, namun tidak mengurangi semarak acara pembukaan itu.

"Penampilan seperti ini, sangat jarang dilakukan Slank, penonton jauh jadi agak kurang greget. Tapi yang terpenting kami sudah ada di Jakabaring dan mendorong 'fair play', baik bagi tim tuan rumah dan tamu. Semoga hal ini terus berlanjut pada pertandingan lain," kata Kaka, vokalis Slank seperti dikutip dari Antara.

Slank mengawali penampilan sore itu dengan menyanyikan beberapa lagu hits yakni "Bang-bang Tut", "I Miss You, But I Hate You", dan "Gara-gara Kamu", "Tong Kosong", dan "Bola".

Aksi Slank semakin mendapat apresiasi karena penonton mulai berdatangan dan memadati tribun.

Lagu berikutnya cukup akrab ditelinga masyarakat, "Seperti Koruptor", "Jangan Ingkari Janji", dan "Kemenangan". Slank menutup penampilannya, dengan menghadirkan lagu 'Ku tak Bisa'.

7:32 PM | 0 komentar | Read More

Spanyol Pupus Ambisi Serbia



Piala Hopman


Spanyol Pupus Ambisi Serbia





Minggu, 6 Januari 2013 | 01:22 WIB













AFP


Anabel Medina Garrigues





PERTH, Kompas.com - Spanyol secara mengejutkan mengalahkan Serbia 2-1 untuk merebut Piala Hopman untuk keempatkalinya, Minggu (6/1).

Dalam pertandingan final yang berlangsung emosional dan dramatis, ganda Spanyol, Fernando Verdasco/Anabel Medina Garrigues membalikkan perkiraan dengan memngalahkan ganda Serbia, Novak Djokovic/Ana Ivanovic 6-4, 7-5.

Kemenangan ini membuat Spanyol unggul 2-1 sekaligus memupus ambisi Serbia merebuat piala Hopman untuk pertamakalinya. Serbia pernah lolos ke final pada 2006 dan 2011.

Serbia sebenarnya unggul lebih dulu saat di partai pertama, Novak Djokovic mengalahkan Fernando Verdasco 6-3, 7-5.

Namun keunggulan ini mampu disamakan oleh tunggal puteri Anabel Medina Garrigues setelah secara mengejutkan petenis peringkat 50 dunia ini mampu mengalahkan petenis peringkat 13 dunia, Ana Ivanovic 6-4, 6-7, 6-2.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















7:14 PM | 0 komentar | Read More

Mobil Listrik Dahlan Iskan Belum Bersertifikat





Mobil Listrik Dahlan Iskan Belum Bersertifikat





Minggu, 6 Januari 2013 | 03:31 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil listrik "Ferrari" Tuxuci yang mengalami kecelakaan saat dikendarai oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan di Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (5/1/2013) belum memiliki sertifikat izin tipe mobil.


"Mobil listrik yang sudah dapat sertifikasi uji tipe adalah mobil listrik produksi Mitsubishi. Belum ada yang lain," kata juru bicara Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, Sabtu (5/1/2013).


Menurut dia, uji coba di ruang publik sangat riskan jika kendaraan belum lolos uji. Selain itu, kendaraan yang digunakan di jalan harus mempunyai surat tanda nomor kendaraan. Untuk mendapatkan STNK disyaratkan sudah memiliki sertifikat uji tipe. Untuk mendapatkan SUT harus dilakukan uji tipe.


Oleh karena itu, Bambang menyatakan belum diketahui apakah kendaraan itu memakai nomor kendaraan resmi atau tidak. Untuk mendaat nomor kendaraan resmi, perlu sertifikat lolos uji tipe. "Itu domain kepolisian," ujarnya.


Seperti diberitakan, mobil listrik baru tersebut dikendarai oleh Dahlan Iskan dan mengalami kecelakaan saat melewati daerah berbukit di Sarangan, Magetan, Jawa Timur. Diketahui, sistem rem mobil diduga tidak berfungsi dengan normal. Dahlan Iskan selamat dalam kecelakaan tersebut.(Hendra Gunawan)



















7:06 PM | 0 komentar | Read More

Circle K Kebayoran Lama Dirampok, Kasir Ditodong Pisau

Written By Smart Solusion on Friday, January 4, 2013 | 7:38 PM





Circle K Kebayoran Lama Dirampok, Kasir Ditodong Pisau





Penulis : Robertus Belarminus | Sabtu, 5 Januari 2013 | 09:08 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah minimarket Circle K yang berada di Kebayoran Lama, depan Gandaria City, Jalan Arteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, dirampok pada Sabtu (5/1/2013) sekitar pukul 02.30 WIB pagi dini hari tadi. Akibatnya, uang senilai Rp 1,3 juta raib digondol pelaku.


Kepala Polisi Sektor Kebayoran Lama Komisaris Polisi Imam Yulisdianto membenarkan hal tersebut. Imam menuturkan, pelaku perampokan datang seorang diri dan langsung mengancam kasir di minimarket tersebut yang dijaga oleh Rian Prayana (21) dan Raden Kaisar Ibnu Amir (18) dengan senjata tajam.


"Pelaku datang naik motor sendiri dan memakai helm, pelaku langsung masuk, menodongkan pisau ke penjaga kasir, kemudian mengambil uang kurang lebih satu juta tiga ratus ribu," kata Imam, melalui telepon selulernya, saat dikonfirmasi, Sabtu (5/1/2013) pagi.


Menurutnya, aksi pelaku belum berhenti sampai di situ. Tersangka yang berjumlah satu orang itu masih mau mengambil uang yang ada di dalam brankas minimarket tersebut.


Dibawa ancaman pisau, penjaga kasir digiring untuk menunjukan lokasi brankas. Beruntung upaya pelaku gagal lantaran brankas tidak dapat dibuka.


"Pelaku menggiring penjaga kasir ke tempat brankas karena brankas tidak bisa dibuka, kemudian pelaku langsung kabur naik motor," ujar Imam.


Imam mengatakan, kedua penjaga kasir tidak sampai dilukai oleh pelaku perampokan. Saat ini, pihaknya tengah melakukan upaya pengejaran tersangka. Kasus ini sendiri ditangani Polsek Metro Kebayoran Lama.


"Kita sudah dapat rekaman CCTV-nya, sekarang sedang dilakukan pengejaran terhadap tersangka," tutupnya.


















7:38 PM | 0 komentar | Read More

Korsel Akan Gelar Konser K-Pop di Jakarta


Boyband 2 PM saat menggelar jumpa pers konser di Jakarta.

Boyband 2 PM saat menggelar jumpa pers konser di Jakarta. (sumber: Beritasatu.com/Yanuar Rahman)




Dimeriahkan Big Bang, Super Junior, dan 2PM.

Merayakan hari jadi terjalinnya hubungan diplomasi antara Indonesia dan Korea Selatan yang ke-40, Kedutaan Besar Korea Selatan (Korsel) di Jakarta berencana mengadakan konser musik grup-grup K-pop.

Sehubungan hal tersebut, Duta Besar Korsel Kim Yeong Seon mengatakan, tahun ini akan dicanangkan sebagai tahun persahabatan Indonesia dan Korea Selatan.

“Untuk merayakan itu, kita akan menyelenggarakan acara konser musik pada 9 Maret mendatang di Gelora Bung Karno,” kata Kim Yeong Seon, di Gedung Balai Kota, Jakarta, Jumat (4/1) usai bertemu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Pada konser tersebut, sejumlah musisi yang dikabarkan akan turut memeriahkan acara adalah Big Bang, Super Junior dan 2PM.

Tidak hanya merayakan hal tersebut, Dubes Korsel yang pagi tadi bertemu dengan Gubernur Joko Widodo juga menyatakan kesediaannya untuk turut memeriahkan ulang tahun kota Jakarta yang jatuh setiap bulan Juni tersebut.

“Bulan Juni kan bulannya HUT DKI Jakarta, maka kami juga akan menyambung dengan acara-acara kami. Kami mau menyusun acara supaya bisa merayakan bersama. Kita ingin memperlihatkan bagaimana eratnya hubungan negara melalui DKI dengan Korea Selatan,” sambungnya.

7:32 PM | 0 komentar | Read More

Blusukan ...

'Blusukan'...


Oleh BUDIARTO SHAMBAZY


KOMPAS.com - Seperti ditulis judul utama harian ini edisi 2 Januari 2013, masyarakat puas dengan ”malam tanpa kendaraan” di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan Sudirman. Rasa puas ini layak dijaga kesinambungannya bagi kita warga Jakarta yang sudah lama rindu kebersamaan.


Sudah pasti acara yang lebih layak disebut sebagai ”pesta rakyat” itu dinobatkan jadi acara tahunan. Selain itu, acara serupa, misalnya ”malam muda- mudi”, yang digelar dalam rangka hari ulang tahun Jakarta setiap Juni, juga akan menjadi pesta rakyat.


Puluhan tahun lalu kita merasakan kebersamaan itu setiap malam menjelang hari-hari besar. Jakarta ramai tidak hanya pada malam tahun baru, tetapi juga malam takbiran Idul Fitri, malam takbiran Idul Adha, dan malam muda-mudi.


Malam-malam itu meriah karena pada paruh kedua tahun 1960-an Jakarta dilanda euforia berakhirnya Orde Lama. Oleh sebab itu, malam-malam pesta itu kadang kala diwarnai ”kebebasan” seperti perkelahian antargeng atau kebut-kebutan.


Apa pun, Bang Ali Sadikin selaku gubernur pandai mengemas acara-acara di luar ruang. Salah satunya, anak-anak muda berjalan atau bermobil lalu-lalang di sepanjang Thamrin-Sudirman dengan kostum dan tata wajah warna-warni serta unik.


Panggung bertebaran di mana-mana dan sebagian menyuguhkan band-band lokal top, seperti Koes Plus atau Panbers. Jumlah mobil yang terbilang sedikit saat itu tidak memerlukan pemberlakuan ”tanpa kendaraan” seperti sekarang. 


Namun, tradisi pesta seperti yang dilakukan di kota-kota besar lain di dunia itu terhenti setelah Bang Ali tak lagi menjadi Gubernur DKI tahun 1977. Popularitas Bang Ali yang meroket menimbulkan rasa cemburu elite penguasa saat itu.


Kini terbuka lagi peluang untuk merekatkan kembali persaudaraan antarwarga Ibu Kota berkat pesta rakyat 31 Desember lalu. Jakarta memerlukan emotional and physical gathering tanpa memandang kelas, kelamin, kulit, atau usia warga.


Banyak pelajaran dapat dipetik dari ”pesta rakyat” sejak sore 31 Desember 2012 sampai dini hari 1 Januari 2013. Kedatangan dan kepergian ribuan massa yang lalu-lalang dalam beberapa jam di wilayah tertentu adalah peristiwa tak main-main.


Entah berapa ribu orang yang tumplak di Thamrin-Sudirman. Namun, bagi wartawan yang terbiasa meliput pertandingan sepak bola, jumlah itu mencapai hitungan ”puluhan ribu”.


Terasa sekali kurangnya kehadiran aparat keamanan, terutama di tengah-tengah kerumunan yang kelewat berbahaya sampai sukar menggerakkan badan dan menyesakkan napas. Aparat keamanan kita mungkin masih awam dalam soal pengendalian massa berskala raksasa yang penuh ancaman.


Sebaiknya aparat keamanan lebih konsentrasi ke pengaturan lalu lintas manusia, baik yang menetap di tempat tertentu maupun yang lalu-lalang. Di beberapa titik terjadi kemacetan manusia yang cukup menyeramkan dan membahayakan nyawa.


Bisa dibayangkan, apa yang terjadi andaikan tiba-tiba muncul rasa panik di kerumunan padat tersebut? Tak urung banyak korban yang mungkin jatuh terinjak-injak lautan manusia.


Ngeri menyaksikan mereka yang berteduh di jembatan-jembatan penyeberangan ataupun halte-halte bus transjakarta. Pertanyaannya, seberapa kuatkah struktur jembatan dan halte untuk menahan beban berat manusia yang amat berjubel?


Jangankan ”rak sepeda” (semacam pagar besi) yang memagari dan mengatur alur massa, patroli pun nyaris tak terlihat. Akhirnya yang terjadi bisa ditebak: sebagian massa bertindak ”semau gue”.


Saking padatnya area di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Anda mustahil menembus kerumunan ke jalan-jalan di sekitar itu, seperti Jalan Sutan Syahrir. Sebaiknya Bundaran HI itu (bibir bundar kolam air mancur) harus bersih dari manusia.


Sebab, di situlah sentra kegiatan yang menjadi klimaks dari rentetan acara sejak karnaval sore sampai pesta kembang api. Andai area itu bersih, semua pengunjung merasa aman dan nyaman menyaksikan pesta kembang api.


Pengelolaan panggung (semuanya ada 16 panggung) juga kurang memadai. Di beberapa titik ada panggung yang berhadapan sehingga membuat kerumunan tidak terkontrol dan taman median jalan pun rusak parah terinjak kaki.


Sejak petang terlihat juga kekeliruan penutupan jalan yang cuma berlaku di Thamrin-Sudirman. Mungkin pada masa mendatang perlu juga penutupan diperluas ke jalan-jalan di sekitar Thamrin-Sudirman.


Saya pernah meliput pelantikan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di halaman Kongres, Washington DC, tahun 2009. Pelantikan disesaki sekitar 1,1 juta manusia dan dikawal ”hanya” 10.000 polisi plus ribuan rak sepeda yang bekerja efektif.


Kunci sukses acara, jalan-jalan dalam radius 3-5 kilometer sekeliling tempat acara ditutup dari kendaraan sejak subuh sampai malam. Itu pun sempat ada insiden, massa nyaris terinjak-injak di sebuah terowongan karena mendadak panik.


Sistem pengamanan wajib tentu perlu kajian serius dan berkali-kali untuk menghindari jatuhnya korban pada masa mendatang. Manajemen panggung pasti akan jauh lebih baik jika pesta rakyat ini melibatkan lebih banyak kalangan profesional.


Puas rasanya berada di antara warga Jakarta dan juga dari luar kota untuk melepas tahun yang lama sekaligus menyambut tahun yang baru. Terharu rasanya melihat antusiasme warga, misalnya keluarga-keluarga yang bertenda di trotoar.


Setiap warga kota besar/ibu kota perlu gairah dan salah satu kanal menambah kegairahan itu berkumpul menikmati pesta rakyat, mulai dari karnaval sampai atraksi kembang api. Pesta rakyat yang lalu bukan sekadar sukses gubernur atau kepala polda, melainkan juga sukses kita warga Ibu Kota.


Justru karena ini sukses bersama, sia-sia rasanya menganggap ”fenomena Jokowi” sebagai pengulangan Bang Ali. Terima saja faktanya: kepemimpinan mereka memang populer.


Kita warga Jakarta jangan mau kalah sama Bang Jo. Kalau dia sering blusukan, kita juga perlu blusukan ke Thamrin-Sudirman pada saat pesta- pesta rakyat mendatang.













7:17 PM | 0 komentar | Read More

Mundur di Brisbane, Sharapova Berharap Tampil di Australia Terbuka


BRISBANE, KOMPAS.com - Tahun lalu, Maria Sharapova juga tidak sempat berlatih lama, namun mampu melaju sampai ke final Australia Terbuka. Di tahun 2013, hal yang sama terulang lagi dimana cedera tulang leher membuatnya mengundurkan diri dari turnamen Brisbane Internasional.


Petenis nomor dua dunia ini mengundurkan diri dari Brisbane, dengan alasan cedera yang sama dimana dia juga mundur dari pertandingan eksibisi di Korea Selatan minggu lalu. Sharapova sedianya akan bertanding hari Selasa (1/1) melawan petenis tuan rumah Jarmila Gajdosova.


Menurut Brisbane Times, dalam jumpa pers, Sharapova dengan cepat mengatakan bahwa cedera tidak akan menjadi masalah untuk tampil di Australia Terbuka yang dimulai 17 Januari di Melbourne. Tahun lalu, Sharapova juga sempat menderita cedera pergelangan kaki, dan tidak terjun di turnamen pemanasan, namun maju ke final.


Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L. Sastra Wijaya, Sharapova sekarang akan langsung ke Melbourne untuk mempersiapkan diri.


"Saya masih punya waktu untuk mempersiapkan diri. Saya sudah di jalur yang benar, latihan berjalan baik, dan saya tidak mau mengalami kemunduran dari persiapan yang sudah saya lakukan selama ini." kata petenis asal Rusia tersebut.


Sharapova sudah mengadakan konsultasi dengan dokternya di New York, yang menyarankan agar dia melanjutkan penyembuhan cedera tulang lehernya, dari pada terjun di Brisbane dimana 8 dari 10 petenis terbaik putri dunia berlaga.


Dia mengatakan hasil di Australia tahun lalu dimana dia kalah di final dari Victoria Azarenka, membuktikan bahwa dia tidak perlu harus turun di turnamen pemanasan sebelum terjun di turnamen grandslam.


"Yang lebih penting adalah saya sehat dan fit, daripada terjun di pertandingan pemanasan." kata Sharapova.


"Tahun lalu di Melbourne, menjadi contoh bagus dan itu bukan yang pertama kali. Yang penting bagi saya adalah terjun di turnamen seperti Australia Terbuka, penuh percaya diri bahwa saya sehat dan fit. Saya tidak perlu terjun di lima turnamen untuk merasakan hal tersebut." kata Sharapova lagi.












7:14 PM | 0 komentar | Read More

Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini





Di BEI, Kompas TV Buka Studio Mini





Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 2 Januari 2013 | 11:19 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Kompas TV membuka studio mini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal itu dilakukan untuk memberikan update informasi mengenai perdagangan saham di tanah air. Studio mini Kompas TV berada di tower 1 lantai 1 gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan SCBD Senayan Jakarta.


"Studio ini dibuka sebagai bentuk layanan Kompas TV agar pemirsa bisa mendapatkan informasi real time terhadap perkembangan bursa saham di tanah air," ujar Pemimpin Redaksi Kompas TV, Taufik Mihardja di Jakarta, Rabu (2/1/2013).


Studio tersebut terletak di atas lantai utama (main floor) perdagangan bursa saham di BEI. Di ruangan seluas 6 x 5 meter tersebut dilengkapi dengan studio siaran, ruang kontrol dan make up penyiar televisi. Studio mini ini juga sangat tepat dengan latar belakang ruangan perdagangan bursa saham di tanah air.


Rencananya studio mini ini akan mulai bersiaran mulai hari ini, Rabu (2/1/2013). Studio ini akan menyiarkan secara langsung kabar pasar saham pada pukul 12.00 wib. Studio ini akan memunculkan program "Kompas Bursa" atau satu segmen khusus di program "Kompas Siang" setiap jam 12.00 wib.



















7:07 PM | 0 komentar | Read More

Polisi Tetapkan Putra Hatta Rajasa Tersangka

Written By Smart Solusion on Thursday, January 3, 2013 | 7:38 PM





Polisi Tetapkan Putra Hatta Rajasa Tersangka





Penulis : Lariza Oky Adisty | Rabu, 2 Januari 2013 | 11:11 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Muhammad Rasyid Amrullah (22), pengemudi BMW X5 B 272 HR, yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Tol Jagorawi Km 3.350 pada Selasa (1/1/2013) pukul 05.45 WIB, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa yang menyebabkan tewasnya dua penumpang Daihatsu Luxio F 1622 CY tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Rabu (2/1/2013) pukul 11.00 WIB.

"Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka karena kelalaian dalam mengemudikan mobil hingga menyebabkan orang lain meninggal," ujar Kombes Rikwanto dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya.


Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, putra Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa itu tidak langsung ditahan.


"Karena Rasyid saat ini masih dalam perawatan di sebuah rumah sakit," kata Kombes Rikwanto.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rasyid Amrullah terlibat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Tol Jagorawi Km 3+350 arah Bogor pada Selasa (1/1/2013) sekitar pukul 05.45. Mobil BMW X5 B 272 HR yang dikemudikan Rasyid Amrullah menabrak dari belakang Daihatsu Luxio F 1622 CY yang dikemudikan Frans Joner Sirait.

Akibat kecelakaan hebat itu, dua penumpang Daihatsu Luxio tewas dalam peristiwa tersebut, masing-masing Harun (57) dan Muhammad Raihan, balita berumur 1,5 tahun. Dari hasil pemeriksaan awal polisi terhadap para saksi dan penelitian di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi akibat pengemudi BMW, dalam hal ini Rasyid Amrullah, mengemudi dalam keadaan mengantuk.


Berita terkait, baca :


INSIDEN BMW MAUT DI JAGORAWI







Editor :


Hertanto Soebijoto















7:38 PM | 0 komentar | Read More

Alika Tak Kesulitan Jalani Karir Sebagai Penyanyi Solo


Perpisahan Alika dengan para personel girlband Princess.

Perpisahan Alika dengan para personel girlband Princess. (sumber: Beritasatu.com/Chairul Fikrie)




Dirinya fokus mempersiapkan album solonya dengan dibantu oleh Kevin Aprilio.

Setelah memutuskan untuk menjalani karir sebagai penyanyi solo, Alika yang sebelumnya tergabung dalam grup Princess menjelaskan tiap perannya itu masing-masing memiliki kesulitan dan tantangan yang harus ia atasi.

"Dengan group tantangannya adalah menjaga kekompakan. Kalau solo harus menjaga kualitas vokal dan performance. Dua-dua nya aku suka," terangnya saat dihubungi Beritasatu.com via telepon, Kamis (3/1).

Saat ini, Alika sendiri tengah fokus mempersiapkan album solonya yang dibantu oleh Kevin Aprilio.

Namun, meski ia sedang menyelesaikan target rekaman dan proses penggarapan album barunya itu, ia masih berusaha untuk tetap menjaga komunikasi dengan eks koleganya di Princess.

"Kalau enggak sama-sama sibuk, at least seminggu sekali kita masih ketemu. Kalo enggak makan bareng, nonton atau enggak mereka nginep di rumah aku," sambungnya.

Perempuan yang tergila-gila dengan grup boyband Super Junior itu bahkan rela menyempatkan dirinya untuk menyaksikan penampilan para anggota Princess beraksi di atas panggung.

"Dengan Kevin aku juga suka perform bareng, seperti baru-baru ini aku perform di suatu acara private party dengan diiringi piano Kevin," pungkasnya.

7:32 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger