Powered by Blogger.

Popular Posts Today

KPU DKI Beri Waktu Bacaleg Penuhi Syarat Administrasi

Written By Smart Solusion on Wednesday, May 8, 2013 | 8:38 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyatakan seluruh parpol tidak memenuhi persyaratan bakal calon legislatif DPRD DKI. KPU DKI pun memberi tenggat waktu bagi para bakal calon legislatif (bacaleg) untuk memenuhi persyaratan administratif.


"Bagi bacaleg yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat), masih ada masa perbaikan berkas pencalonan selama dua pekan, mulai dari tanggal 9 sampai 22 Mei 2013 dan diserahkan jam 09.00 sampai 16.00 WIB," kata Ketua Pokja Pencalonan KPU DKI Sumarno di Jakarta, Rabu (8/5/2013).


Perbaikan dilakukan secara kolektif melalui parpol (petugas penghubung) dan tidak dapat dilakukan secara individual ke KPU. Parpol menyerahkan dokumen perbaikan hanya satu kali pada masa perbaikan.


Sumarno juga menjelaskan, jika pengajuan daftar bakal calon belum mencapai 100 persen dari jumlah kursi setiap daerah pemilihan (dapil), parpol dapat menambah jumlah bacaleg. Saat ini, parpol dapat mengubah nama dan nomor urut bacaleg masing-masing. Kebijakan ini mulai berlaku semenjak diterbitkannya Surat Edaran KPU Nomor 315/KPU/V/2013 pada tanggal 6 Mei 2013.


"Melalui surat edaran itu, parpol dapat mengganti bakal calon dengan bakal calon baru, menambah, dan mengurangi bakal calon. Namun, konsekuensinya, bapak ibu harus merubah formulir-formulirnya," kata Sumarno.


Dari total jumlah caleg DPRD DKI Jakarta sebanyak 1.267 orang dari 12 partai politik yang ada, hampir seluruh caleg itu tidak memenuhi syarat administrasi pencalegan yang telah ditentukan oleh KPU DKI. Selain itu, ada bacaleg yang tidak ada berkasnya sama sekali.


Kebanyakan, para bacaleg itu tidak memenuhi syarat karena tidak melengkapi dan mengisi formulir BB8 yang menyatakan tidak akan rangkap tugas sebagai advokat dan notaris serta BB10 yang menyatakan tidak akan rangkap jabatan di perusahaan BUMN ataupun menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bahkan, kata dia, ada caleg yang lupa mengisi BB11, yaitu daftar riwayat hidup.


Tahap selanjutnya, KPU DKI akan menyusun Daftar Calon Sementara (DCS) pada 13 Mei sampai 12 Juni 2013. DCS diumumkan di media cetak dan website KPU DKI hingga 17 Juni 2013. Mulai 14 sampai 27 Juli, KPU DKI menerima tanggapan masyarakat lewat website KPU DKI. Hingga akhirnya, KPU DKI menyusun Daftar Calon Tetap (DCT) mulai 9 sampai 22 Agustus 2013.






Editor :


Ana Shofiana Syatiri









8:38 PM | 0 komentar | Read More

Paul McCartney 'Diserang' Belalang di Atas Panggung


Brasil - Paul McCartney, salah satu personel Beatles yang tersisa, rupanya merasa terganggu dengan serangan belalang, saat manggung, Selasa (7/5).


Segerombolan serangga berwarna hijau tersebut hinggap di tubuh Paul yang sedang memainkan tuts piano di atas panggung, saat tampil di Goiania, Brasil. Segerombolan belalang lainnya tampak berputar-putar di atas panggung.


Namun, Paul mencoba untuk tetap tenang dan tersenyum meski awalnya ia sangat terkejut dengan keberadaan ribuan serangga pemakan daun tersebut.


Di bagian panggung yang disorot lampu, tampak 'invasi' belalang mengganas.


Meski demikian, konser tetap berjalan. Paul menyanyikan sejumlah lagu-lagu hits Beatles di hadapan para penggemarnya.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Nadal Aman di Partai Perdana



Madrid Open


Nadal Aman di Partai Perdana





Kamis, 9 Mei 2013 | 00:25 WIB













MADRID, KOMPAS.com - Rafael Nadal yang tengah mengincar gelar kelima tahun ini, bertemu Benoit Paire pada laga pertamanya di babak kedua Madrid Open yang merupakan turnamen Masters 1000 keempat tahun ini, Rabu (8/5/2013).

Nadal adalah pemegang dua gelar turnamen ini. Kali pertama dia juara pada 2005 ketika turnamen ini masih memakai lapangan keras indoor. Gelar keduanya didapat pada 2010.

Sebelum pertemuan ini, Nadal sudah pernah sekali mengalahkan Paire di babak ketiga Barcelona Open, April lalu.

Kali ini Nadal juga masih terlalu tangguh bagi Paire. Petenis Spanyol tersebut memenangi pertandingan dengan 6-3 6-4 dalam satu jam 25 menit. Di babak ketiga, Nadal akan bertemu pemenang laga antara Mikhail Youzhny dan Nicolas Almagro.

Setelah pulih dari cedera lutut yang membuatnya absen berkompetisi sekitar tujuh bulan, Nadal selalu lolos ke final dari enam turnamen yang diikuti dan empat kali menjadi juara. Madrid Masters adalah turnamen ketujuhnya sejak Februari lalu.







Editor :


Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Rusia Larang Kepemilikan Rekening di Bank Asing





Rusia Larang Kepemilikan Rekening di Bank Asing





Penulis : Palupi Annisa Auliani | Kamis, 9 Mei 2013 | 09:43 WIB













AP


Presiden Rusia Valdimir Putin.




TERKAIT:





MOSKOW, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani beberapa undang-undang federal yang melarang individu dalam kategori tertentu membuka dan memiliki rekening deposito, serta menyimpan uang dan barang berharga, di bank asing yang berlokasi di luar Rusia. Dalam beberapa UU tersebut, individu dalam kategori tertentu dilarang pula memiliki atau menggunakan instrumen keuangan asing.


UU yang sama juga otomatis mengubah beragam peraturan perundangan yang saat ini berlaku mengadopsi ketentuan baru ini. Pernyataan pers yang menyatakan terbitnya aturan baru ini dikeluarkan Rabu (8/5/2013).


Di antara orang-orang yang terkena aturan ini adalah para jaksa, anggota dewan Bank Sentral, pejabat publik wilayah, para pimpinan badan federal, dan pegawai layanan publik. Juga, larangan dikenakan pada para pengelola perusahaan negara, yayasan, serta organisasi lain yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden, Pemerintah, atau jaksa.


Sumber: itar.tass.com, rbth.ru






Editor :


Palupi Annisa Auliani















8:07 PM | 0 komentar | Read More

Ke Mana Saja Uang Fathanah Mengalir

Written By Smart Solusion on Tuesday, May 7, 2013 | 8:17 PM


JAKARTA, KOMPAS.com — "Follow the money (ikuti aliran uangnya)", menjadi prinsip yang digunakan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam menyidik kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Ahmad Fathanah. Orang dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq yang juga punya nama lain Olong ini diduga melakukan pencucian uang yang menyamarkan hasil tindak pidana korupsi melalui sejumlah cara.


Salah satu cara yang diduga dipakai Fathanah adalah mentransfer sejumlah uang ke orang lain atau membeli aset yang kemudian diatasnamakan orang lain. Sejauh ini, KPK menyita 10 aset yang diduga terkait dengan Fathanah. Pada Kamis (2/5/2013) pekan lalu, misalnya, KPK menyita satu unit Honda Jazz putih dari seorang model cantik bernama Vitalia Shesya.


Honda Jazz bernomor polisi B 15 VTA itu diperoleh Vitalia dari Fathanah yang diakuinya sebagai seorang teman. Selain Jazz, Vitalia juga mendapatkan sejumlah uang yang kemudian dibelikan jam tangan mewah merek Chopard. Harga jam tangan asal Swiss ini ditaksir sekitar Rp 70 juta.


Bukan hanya ke Vitalia, uang Fathanah juga mengalir ke artis Ayu Azhari. KPK menemukan aliran uang Rp 20 juta dan 1.800 dollar AS dari Fathanah ke artis dengan nama asli Siti Khadijah Azhari itu. Kepada penyidik, Ayu mengaku bahwa uang tersebut merupakan pembayaran uang muka karena dia bersedia manggung dalam acara-acara terkait PKS yang ditawarkan Fathanah. Ayu telah mengembalikan uang tersebut kepada KPK pekan lalu.


Masih terkait Fathanah, KPK menyita pula satu mobil Honda Freed dari seorang wanita bernama Tri Kurnia Rahayu. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, Tri mengembalikan Honda Freed bernomor polisi B 881 LAA itu kepada KPK seusai pemeriksaannya sebagai saksi Fathanah dua hari lalu.


Selain mobil, Tri mengembalikan gelang bermerek Hermes yang harganya sekitar Rp 50 juta hingga Rp 70 juta serta jam tangan Rolex dengan harga di atas Rp 10 juta. Barang-barang itu diperoleh Tri dari Fathanah yang juga diakuinya sebagai teman. "Tri yang mengaku sebagai teman Fathanah," kata Johan, Selasa (7/5/2013).


Para lelaki juga


Uang dari Fathanah rupanya tidak hanya mengalir ke para wanita. Uang yang diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi itu pun diketahui mengalir ke kas pengurus PKS di daerah. Salah satunya diduga mengalir untuk mendanai pemenangan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin dalam pemilihan gubernur Sulawesi Selatan periode 2013-2018.


Ilham mengungkapkan hal ini seusai diperiksa KPK sebagai saksi Fathanah, Senin (6/5/2013). Dia mengaku baru tahu dari penyidik bahwa uang di DPW PKS yang digunakan untuk pemenangannya itu ada yang berasal dari Fathanah. "Katanya dana yang ditransfer ke DPW itu dari pencucian uang AF (Ahmad Fathanah), saya kaget. Nilai (uang)-nya, tanya penyidik," kata dia.


Ilham mengenal Fathanah sebagai seorang teman. Fathanah, katanya, dikenal sebagai salah satu tokoh besar di Sulsel. Fathanahlah yang menjembatani Ilham dengan para petinggi PKS.


Lalu, Selasa (7/5/2013), KPK memeriksa Saldi Matta sebagai saksi Fathanah. Dia adalah adik dari Presiden PKS Anis Matta. Seusai diperiksa, Saldi mengaku pernah mendapatkan transferan uang Rp 50 juta dari Fathanah. Menurut Saldi, uang tersebut merupakan pembayaran utang. Pada September tahun lalu, Fathanah berutang pada Saldi dan baru membayarnya pada Januari 2013.


Satu per satu orang yang diduga menerima aliran dana Fathanah diperiksa KPK. Lembaga antikorupsi itu pun menjadwalkan pemeriksaan Anis Matta sebagai saksi untuk kasus dugaan pidana pencucian uang Fathanah. Lantas, dalam kaitan apa KPK memeriksa Anis? Apakah dia juga menerima aliran dana Fathanah?






Editor :


Palupi Annisa Auliani









8:17 PM | 0 komentar | Read More

Knicks Sejajarkan Posisi dengan Pacers



NBA Playoffs


Knicks Sejajarkan Posisi dengan Pacers





Rabu, 8 Mei 2013 | 09:58 WIB













NEW YORK, KOMPAS.com - Setelah kecolongan pada pertandingan pertama, New York Knicks bertekad tak akan membiarkan Indiana Pacers kembali menang di markas mereka, Madison Square Garden, pada laga kedua semifinal Wilayah Timur, Kamis (7/5/2013) waktu setempat atau Rabu pagi WIB.

Knicks  unggul 6-0 di awal laga dan menutup kuarter pertama dengan 29-20. Di kuarter dua, Pacers berhasil menipiskan selisih. Saat turun minum Knicks unggul lima poin, 47-42.

Persaingan ketat terjadi di kuarter tiga. Dunk Tyson Chandler saat waktu tersisa 2,2 detik membawa Knicks memimpin 72-66 di akhir kuarter.

Carmelo Anthony dkk membuka kuarter empat dengan mencetak 12 poin secara beruntun saat Pacers tidak mencetak sau pun. Produktivitas Knicks terus meningkat dengan menghasilkan 33 poin di kuarter ini, 20 lebih banyak dari Pacers.

Knicks mendapat kemenangan besar 105-79 yang mengubah kedudukan sementara menjadi imbang 1-1. Anthony jadi pencetak poin terbesar dengan 32 angka.

Laga ketiga dan empat akan berlangsung di markas Indiana Pacers.







Editor :


Pipit Puspita Rini















8:14 PM | 0 komentar | Read More

Harga Emas Antam Turun Lagi





Harga Emas Antam Turun Lagi





Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 8 Mei 2013 | 09:50 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Harga emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini kembali mengalami penurunan. Hal ini mengikuti penurunan harga emas dunia.


Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange (NYMEX) kemarin masih naik 1 dollar AS (0,07 persen) ke 1.449,8 dollar AS per ounce. Harga emas tersebut merupakan kontrak untuk pengiriman 13 Juni mendatang. Sedangkan harga emas untuk gold spot turun 2,25 dollar AS (0,15 persen) ke 1.450,45 dollar AS per ounce, emas di Euro spot turun 1,72 dollar AS (0,15 persen) ke 1.108,9 dollar AS per ounce dan Inggris Pound spot turun 0,77 dollar AS (0,08 persen) ke 937,38 dollar AS per ounce.


Dikutip dari situs logam mulia, Rabu (8/5/2013), harga emas logam mulia terkecil dijual Rp 529.000 per gram, turun Rp 2.000 per gram dibanding perdagangan kemarin. Semua stok ukuran emas logam mulia tersedia.


Harga emas batangan ini memang sangat tergantung dengan pergerakan emas internasional dan pergerakan nilai tukar rupiah dengan dollar AS.


Berikut harga emas batangan yang dijual Logam Mulia Antam hari ini:
Pecahan 1 gram   : Rp 529.000
Pecahan 5 gram   : Rp 2.500.000
Pecahan 10 gram  : Rp 4.950.000
Pecahan 25 gram  : Rp 12.300.000
Pecahan 50 gram  : Rp 24.550.000
Pecahan 100 gram : Rp 49.050.000


Sementara harga buyback atau pembelian emas jika konsumen menjual kembali ke Antam adalah Rp 453.000 per gram, turun Rp 6.000 per gram dibanding perdagangan kemarin.






Editor :


Erlangga Djumena















8:07 PM | 0 komentar | Read More

KRL Ekonomi Dihapus, Penumpang Menjerit

Written By Smart Solusion on Monday, May 6, 2013 | 8:38 PM





KRL Ekonomi Dihapus, Penumpang Menjerit





Selasa, 7 Mei 2013 | 10:20 WIB













BOGOR, KOMPAS.com - Penghapusan sejumlah jadwal kereta rel listrik (KRL) ekonomi mengundang protes penumpang. Ribuan penumpang kereta ekonomi yang biasa berangkat dari Stasiun Bogor mengancam akan mendemo PT KAI jika seluruh jadwal kereta ekonomi seluruhnya dihapus.


"(KRL) Yang (berangkat) jam 08.41 udah enggak ada, saya jadi naik yang jam 09.01. Kalau jadwal (KRL) ekonomi terus dihapus, kita akan demo," ujar Sukesih (35), salah satu penumpang setia kereta ekonomi saat ditemui di Stasiun Bogor, Selasa (7/5/2013) pagi.


Protes serupa juga disampaikan Anda (55), penumpang kereta ekonomi lainnya. Dia mengaku cukup untuk naik Commuter Line (CL) karena harga tiketnya mahal.


"Uang makan saya per hari cuma Rp 20.000, kalau naik CL berarti Rp 18.000 buat berangkat dan pulang, sisa uang makan saya tinggal Rp 2.000," kata Anda yang sudah menggunakan kereta sejak 20 tahun lalu.


Pantauan di Stasiun Bogor, jumlah penumpang kereta ekonomi masih menumpuk di peron 7. Para penumpang terpaksa naik kereta dengan pemberangkatan pukul 09.01 WIB karena jadwal sebelumnya dihapuskan.


Para penumpang terlihat berebut saat akan naik ke dalam gerbong kereta ekonomi. Mereka saling berdesakan di pintu masuk kereta yang sempit.


Sejumlah penumpang yang sudah berhasil masuk, langsung menggelar koran untuk alas duduk di lantai gerbong di rangkaian paling belakang yang dekat dengan ruang masinis.


"Demo, demo, kalau semua kereta ekonomi dihapus," teriak para penumpang kompak.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri














8:38 PM | 0 komentar | Read More

Pulang Umrah, Krisdayanti Takjub Lihat Sang Suami Menangis


Tangerang - Perjalanan ibadah umrah Krisdayanti (KD) dan suaminya Raul Lemos yang baru saja ditunaikan memberi kesan mendalam bagi keduanya. Hal tersebut diungkap KD saat ditemui begitu tiba di Bandara Internasional, Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Senin (6/5) malam.


"Raul menitikkan air mata begitu landing di Madinah, bahkan dia pengin lagi datang ke sana. Itu merupakan suatu keajaiban. Mudah-mudahan, setelah pengalaman religi yang pertama khusyuk, mudah-mudahan keinginan dia (Raul) untuk membawa ibu dan anak-anak dapat terealisasi," ungkap wanita kelahiran Malang, Jawa Timur itu.


Lebih lanjut dijelaskan KD, perjalanan religi pertama bersama Raul ternyata membuat sang suami begitu tersentuh hatinya ketika berdoa di sana.


"Saya kaget, saat ayah suami saya meninggal, dia enggak menangis, tapi dia sampai mengguguh (sesenggukan) [di Madinah]. Saya jadi beryukur, ternyata dia tersentuh hatinya," terang KD.


Berdasar hal itu, pelantun tembang "Mencintaimu" itu berharap bisa kembali datang bersama sang suami dan anak-anaknya ke tanah suci, bila memungkinkan ingin menunaikan ibadah haji.


"Aku berharap bisa menunaikan ibadah haji bareng suami dan keluarga, mungkin daftarnya dari Timor Leste, karena kuotanya. Kalau daftar di Indonesia bisa sampai lima sampai sepuluh tahun lagi. Mudah-mudahan kita dapat kemudahan untuk dapat ibadah lagi," harap KD.


8:32 PM | 0 komentar | Read More

Perempuan-perempuan di Sekitar Fathanah


KOMPAS.com - Selasa, 29 Januari 2013, pukul 20.20, menjadi malam yang takkan dilupakan Ahmad Fathanah, teman dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, saat ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.


Saat ditangkap di Hotel Le Meridien, Jakarta, Fathanah bersama perempuan muda yang belakangan diketahui bernama Maharany Suciyono, mahasiswi di Jakarta. Malam itu, KPK juga menangkap dua anggota direksi perusahaan importir daging sapi PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Fathanah ditangkap terkait suap pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian.


Maharany mengaku diberi uang Rp 10 juta oleh Fathanah. Namun, karena tak terkait kasus korupsi yang disidik, Rabu (30/1) dini hari, Maharany diperbolehkan pulang. Fathanah tetap diperiksa penyidik.


Beberapa hari kemudian, Maharany menggelar jumpa pers. Dia membantah melakukan hubungan seks dengan Fathanah. Maharany mengaku berkenalan dengan Fathanah di Senayan City pada 28 Januari.


Dari pengusutan KPK, ternyata uang Rp 10 juta itu diambil dari uang Rp 1 miliar yang telah diserahkan Juard dan Arya. Uang Rp 1 miliar itu diduga hendak diberikan kepada Luthfi melalui Fathanah.


Cerita soal Maharany lalu dilupakan ketika KPK fokus mengusut tersangka kasus suap impor daging sapi ini. Ketika KPK mulai menyidik Fathanah atas sangkaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), cerita soal perempuan-perempuan bersama Fathanah mencuat lagi.


Awalnya KPK memeriksa perempuan yang tengah hamil tua, Sefti Sanustika. Belakangan diketahui Sefti adalah istri muda Fathanah yang tinggal di sebuah apartemen di Depok. Kala itu KPK melacak aset Fathanah dan menyita sejumlah mobil mewah yang terkait dengannya, seperti Mercedes Benz C200, Toyota FJ Cruiser, dan Toyota Alphard.


Masih dalam kaitan penyidikan TPPU terhadap Fathanah, publik dikejutkan dengan pemeriksaan artis lawas Ayu Azhari. Ayu sempat membantah menerima uang atau sesuatu dari Fathanah. Namun, sehari setelah diperiksa, Ayu kembali ke KPK dan mengembalikan uang sebesar Rp 20 juta dan 1.800 dollar AS yang diberikan Fathanah.


Ayu memang mengakui Fathanah menawarkan kerja sama kepadanya, tetapi tak pernah terwujud. Pengacara Ayu, Fahmi Bachmid, mengatakan, kliennya hanya menjadi korban janji-janji Fathanah.

”Sudah saya jelaskan keterkaitannya dengan kerja sama yang ditawarkan beliau,” ujar Ayu seusai diperiksa KPK.


Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, ”Jadi, (uang) ini untuk, istilahnya dia (Ayu), mau manggung di suatu tempat pertunjukan, tapi ditunggu-tunggu enggak jadi. Dia sudah dikasih duluan. Mengembalikannya dalam bentuk tunai.”


Cerita soal perempuan-perempuan Fathanah ini belum berhenti. KPK telah menyita mobil Honda Jazz dari model Vitalia Shesya. Honda Jazz ini ternyata diduga pemberian Fa- thanah untuk Vitalia. Vitalia sudah dua kali diperiksa KPK dalam kaitan sangkaan TPPU Fathanah. Wajah Vitalia mudah dikenali karena pernah menjadi sampul majalah pria dewasa. Bahkan, sesi pemotretan yang menggambarkan keseksian Vitalia bisa dilihat melalui Youtube.


Vitalia juga menerima jam tangan buatan Swiss merek Chopard seharga Rp 70 juta dan uang Rp 250 juta dari Fathanah. Keroyalan Fathanah untuk Vitalia tak sebatas itu. Vitalia juga diberikan perhiasan senilai Rp 100 juta, tetapi telah dijual dan uangnya habis untuk biaya hidup.


Keberadaan Vitalia kini tak diketahui. Seorang teman dekatnya, Aldy, mengatakan, Vitalia tengah menenangkan diri. Soal kedekatan Vitalia dengan Fathanah, Aldy bilang, ”Kalau yang itu, saya sebaiknya enggak omong. Biar Vitalia yang menjelaskan saja.”


Apakah cerita perempuan di sekitar Fathanah bakal berhenti? Entahlah. (KHAERUDIN)

Ikuti berita terkait kasus ini dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









8:17 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger